Maman Cawabup Paslon No 1 Sangat Menghargai KPKBB Sebagai Pelopor Pemekaran Bandung Barat

IMG 20180620 183908
destinasiaNews - Rangkaian perhelatan Pilkada bertepatan pada hari jadi Bandung Barat yang jatuh pada tanggal 19 Juni juga terselenggara debat kandidat putaran ketiga calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung Barat yang di selenggarakan di hotel mansion paine kota baru Parahyangan, Selasa (19/6/2018)
 
Maman S Sunjaya calon wakil Bupati Bandung barat  dari Paslon EMAS no urut 1, saat kegiatan tersebut memaparkan bahwa dirinya pada saat itu sebagai salah satu panitia pemekaran Bandung Barat (KBB), harus membeli peta besar KBB juga prasasti yang harga mencapai Rp 20 juta untuk proses simbolis yang di tandatangani oleh Menteri Dalam Negeri.
 
Kabupaten Bandung sebagai induk dalam hal pendanaan tidak memfasilitasi anggaran dalam proses tersebut terhadap Kabupaten  Bandung Barat yang baru lepas, "Sedangkan anggaran dari Provinsi Jawa Barat pun tidak ada, namun Alhamdulilah dalam prosesnya pemerintahan bisa berlanjut terus,” sebutnya", ujar Maman.
 
Dalam posisinya sebagai birokrat pemerintahan pada saat itu, Maman S Sunjaya pun ikut memperjuangkan secara birokrasi dalam percepatan pemekaran KBB.
Namun yang mendorong keras dalam gerakan Masyarakat di lapangan adalah rekan rekan yang tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (PKBB).
 
"Bupati Kabupaten Bandung, pak Obar dan sekda Kabupaten Bandung pak Abubakar, dalam membuat draf percepatan pemekaran KBB, memerintahkan saya dan salah satunya soal pemisahan aset dan lain-lainnya, jadi Pak Obar dan Pak Abu ikut mendukungnya,”ucap Maman.
 
Dalam mendorong KBB sebagai daerah otonom, Maman mengakui perjuangan KPKBB, "pemekaran itu adalah kehendak dari masyarakat, makanya kita harus menghargai rekan-rekan yang tergabung dalam KPKBB sebagai pelopor pemekaran,” Ungkapnya. [B]
 
 
Add a comment

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’ - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

EkaSan 1

destinasiaNews  – Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, yang juga Sekertaris Jenderal (Duta Sawala) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, dihubungi melalui ponsel, di kampung halamannya di Bojong Koneng Kabupaten Tasikmalaya (18/6/2018), mengapresiasi pelantikan sahabatnya ‘Iwan Bule’. Tak lain yang dimaksud sahabatnya itu Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Komjen Pol M Iriawan.

 

 Terkait pembicaraan riuh-rendah, menyangkut pelantikan ‘Iwan Bule’ (18/6/2018) oleh Mendagri Tjahjo Kumolo di Gedung Merdeka Bandung, Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar (1999 – 2004) yang kini selaku Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, memberikan dukungan penuh atas pelantikan ini.

 

 “Pemerintah dalam hal ini telah melakukan pilihan tepat. Dipenghujung Pilgub Jabar 2018, nanti ada 16 Pilkada Serentak dan Pilgub Jabar, ini kondisi rawan. Antisipasi untuk suasana yang tidak kita inginkan, sosok Kang Iwan Bule, dengan pengalaman penuh beberapa kali penanganan kasus di tingkat nasional, maupun regional, sangatlah mumpuni,” begitu kata Eka yang menurutnya senantiasa melakukan kontak pada saat-saat terakhir ini dengannya.

 

Masih menurut Eka yang juga bersahabat dekat dengan tokoh Jabar Mugi Sudjana, Ketua Umum Ormas BBC, mengupas sosok ‘Iwan Bule’:”Janganlah diragukan keberpihakannya dalam penanganan pihak terkait di Jabar. Integritas untuk menetralisir sejumlah ketegangan menjadi sesuatu yang fungsional, ada di sosok ini. Saya percaya itu, jadi janganlah belum apa-apa sudah meragukannya.”

 

Dalam kesempatan lain, sosok “Iwan Bule” yang menurut Eka sudah dikenal “luar-dalem” dari segi masyarakat adat, terkait ia sebagai salah satu tokoh penyandang gelar kasepuhan dari BOMA Jabar:

 

 ”Pelu diingat sebulan lalu Kang Iwan Bule diberi mandat khusus dari sesepuh Jabar Solihin GP, kaitannya beliau sebagai Penjabat Gubernur Jabar, sudahlah pas. Hilangkanlah keraguan itu. Posisi Jabar di tingkat nasional adalah pertaruhan baginya. Sangat kecil kemungkinan mempermainkan peran penting ini.”

 

 Mugi Sudjana, Bicara …

 

Sementara itu masih dihari yang sama, Mugi Sudjana ditemui di kediamannya di Jl. Palasari Kota Bandung, seusai ia menghadiri pelantikan ‘Iwan Bule’ di Gedung Merdeka Kota Bandung, hampir senada dengan sobat dalitnya Eka Santosa, berkomentar:

 

 “Saya percaya Kang Iwan sudah sangat mengenal kultur masyarakat Jawa Barat. Saya dan rekan-rekan justru akan turut menjaga kinerjanya, termasuk memberikan saran-saran yang baik kepadanya.”  

 

 Kala disinggung masih adanya penentangan atas pelantikan “Iwan Bule” sebagai Pj Gubernur Jabar. Sinyalemen penentangan ini, dikarenakan akan timbul keberpihakan, seturut pelaksanaan Pilgub Jabar 2018 pada 27 Juni 2018. Bukankah, salah satu peserta dari 4 pasangan cawagub- cagub itu berasal dari unsur Polri?

 

 Menjawab hal ini, Mugi yang hari itu di kediamannya tampak sedang menjamu rekan, dan beberapa tokoh masyarakat Jawa Barat, menjelaskan:

 

 ”Saya dan rekan sekali lagi sangat percaya, Kang Iwan Bule akan menjunjung netralitas. Ini pertaruhan bagi dirinya. Musykil, bila dirinya berbuat di luar harapan masyarakat Jabar. Beliau sangat mencintai Tanah Pasundan. Pasti, akan berintegritas, ini demi kebaikan bersama.”

 

Putusan Pemerintah Pusat

 

Masih di kediaman Mugi Sudjana, kebetulan beberapa tokoh masyarakat Jawa Barat hadir, di antaranya Denny Rinaldi, Achmad Taufik Avip. serta Koni Ahmad Koncara. Rupanya, ada benang merah mnegarah pada dukungan  pelantikan ini.

 

 “Ini menandakan pemerintah pusat peka terhadap pentingnya Jawa Barat kondusif selama Pilkada Serentak 2018,” kata Denny Rinaldi sambil menambahkan –“Bila pun masih ada perbedaan pendapat, menyangkut proses pelantikan hari ini, untuk sebuah negara demokrasi, sah-sah saja. Marilah, kita cari titik temunya.”

 

 Jangan  Golput

 

Masih soal keterkaitan dari rangkuman dialog antar tokoh, berkenaan peristiwa besar di Jawa Barat hari ini. Tampaknya,  ada benang merah lain yang disepakati bersama. Demi menjadikan Jawa Barat kondusif, setidaknya menjelang dan sesudah Pilkada Serentak 27 Juni 2018, sangat dihimbau oleh para pihak, rakyat Jabar sebagai peserta demokrasi hendaknya mengisi hari-harinya dengan suka cita, penuh rasa optimisme.

 

 “Jangan Golput, ramaikanlah pesta demokrasi ini dengan riang gembira,” jawab Eka Santosa di seberang telepon sana.

 

Begitu pun Mugi Sudjana menghimbau warga Jabar untuk berpartisipasi penuh pada Pilkada Serentak:”Kapan lagi kita memberikan amanah kepada para wakil dan calon pemimpin di berbagai tingkatan pemerintahan selengkap ini. Saatnya, mencoblos di bilik Pilkada dengan landasan hati nurani bersih. Hindarkan golput,” punkas Mugi yang dibarengi dukungan yel-yel penuh harapan – “Jabar kondusif dan Amanah”.  (HS/HRS/dtn)  

Add a comment

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

IMG 20180614 084932
destinasiaNews - Dalam perjalanan gerakan pemenangan EMAS No.1 begitu di hadapkan pada posisi dinamika politik terutama selama gerakan pemenangan di bulan suci Ramadhan
 
Para relawan di berbagai tingkat RT,RW, Desa, Kecamatan se Kabupaten Bandung Barat dan para relawan dari bebagai kelompok dan komunitas seakan tak pernah lelah berjuang dan  terus berjuang walaupun di bulan suci Ramadhan dengan berbagai keterbatasan Mereka terus memekikan sebuah perjuangan untuk melakukan kampanye dan sosialisasi kepada masyarakat untuk Pemenangan EMAS.
 
Kata Bambang Irawan (Bi sapaan akrabnya) yang mewakili Paslon EMAS no 1 dan tim Genjring saat ditemui awak media di Posko Pemenanagan emas , kota baru Parahyangan Bandung barat , Rabu (14/6/2018) memaparkan,"Kami PASLON EMAS No.1 begitu terharu dan bangga atas perjuangan yang  di lakukan oleh para Relawan EMAS, kami memberikan Apresiasi yang setinggi tingginya kepada semua Para Relawan dan berbagai kelompok serta komunitas yang peduli dan antusias dalam mengkampanyekan dan mensosialisasikan PASLON EMAS No.1 semoga Allah SWT memberikan balasan yg terbaik utk semuanya, dan di tanggal 27 Juni 2018  Kemenangan PASLON EMAS No.1 adalah Kemenangan berbagai kelompok dan komunitas Relawan beserta Rakyat Kabupaten Bandung Barat.
 
Lanjut Bambang, "Insyaallah Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1439 H  sebentar lagi, kami dan PASLON EMAS No.1 mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Bathin kepada seluruh Para Relawan dan Masyarakat Kabupaten Bandung Barat, Semoga di hari Kemenangan nanti Masyarakat Bandung Barat kembali pada Fitrohnya", ucapnya.[rls]
 
Add a comment

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

IMG 20180612 WA0148
DestinasiaNews.com – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat ditemui di Sekretariat Bappilu Partai Berkarya Jabar Jl. Soekano Hatta No 54 Kota Bandung (12/6/2018), mananggapi positip hijrahnya Titiek Soeharto, kakak kandung dari HMP (Hutomo Manda Putra), Ketum Partai Berkarya, ke Partai Berkarya.
 
“Ini enerji tambahan bermakna bagi Partai Berkarya,’ ujar Eka yang diamini jajaran pengurus DPW Partai Berkarya Jabar, di antaranya Sekertaris, Drs. H Dadang Ekadireja, dan Bendahara, Drs H Marwan Effendi, SH, M.Si.
 
Lebih lanjut menurut Eka yang dua hari sebelumnya kedatangan Ridwan Kamil, selaku calon Gubernur Jawa Barat dari pasangan Pilgub Jabar 2018 No 1 (Rindu), di kediamannya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung. Menurutnya, dua hal terbaru ini, harus segera disikapinya.  
 
“Khusus untuk dukungan di Pilgub Jabar 2018 ke pasangan Rindu. Sekali lagi, ini selaras dengan perintah Ketum Partai Berkarya, HMP (Hutomo Mandala Putra). Kebetulan pula, diperkuat arahan dari sesepuh Jawa Barat Bapak Solihin GP. Otomatis saja, hal ini langsung saya perintahkan ke jajaran DPD, DPC, hingga ke RT/RW yang sudah terbentuk di Jawa Barat untuk diimplementasikan di lapangan.”
 
Terkait dengan hijrahnya Titiek Soeharto (11/6/2018), menurut Eka, pertama ia ucapkan selamat datang dan selamat bergabung ke Partai Berkarya. Menurutnya, Mbak Titiek Soeharto sebagai putra biologis Bapak Soeharto, dipastikan bersama Tommy Soeharto akan mewarnai kiprah partai ini demi melanjutkan hal-hal positip selama kepemimpinan ayahandanya:
 
“Saya rasa dua putra-putri biologis ini akan menjadikan partai ini lebih berenerji dalam mengarungi dinamika kebangsaan kita. Raihan, kembalinya bangsa kita mempedomani UUD 1945 secara lebih murni, harapannya akan lebih realistis.”
 
Sementara itu menurut Sekertaris DPW Partai Berkarya Jawa Barat, Dadang Ekadireja yang terakhir ini disebut “duet’ Eka dengan Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, hijrahnya Titiek Soeharto dari Golkar ke Partai Berkarya.
 
”Mbak Titiek ini bukanlah orang sembarangan di Golkar. Sekarang bergabung ke Partai Berkarya, yakin akan banyak pembaruan, dan dinamika yang selama ini tak bisa ia kembangkan di partai terdahulu, menjadi leluasa di Partai Berkarya,” ujar Dadang yang mengakhiri dialog ini dengan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H – “Mohon maaf lahir dan bathin’. (Harri Safiari)  
 
Add a comment

Final, Partai Berkarya di Pilgub Jabar 2018 Mendukung Pasangan Rindu

PB

destinasiaNews - Belum apa-apa sudah ada pernyataan kejutan dari politisi senior Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat:”Ini ibarat “menyalip di tikungan”.

Hal ini diucapkan Minggu petang usai acara buka bersama (10/6/2018) di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung. Petang itu Eka menyambut dengan hangat di kediamannya yang serba hijau. Tak lain tamunya, Ridwan Kamil, calon gubernur Jabar dari pasangan No 1 yang acap disingkat “Rindu” – Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

Diketahui dua hari sebelum ke Alam Santosa di Pasir Impun, Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil telah bertemu secara khusus di Jakarta dengan Ketua Umum Partai Berkarya, Tommy Soeharto.

“Tadinya, Pak Priyo Budi Santoso (Sekjen Partai Berkarya), akan hadir menyambut Kang Emil di sini. Namun, mendadak kehadirannya tertunda, karena ada kepentingan lain di DPP,” kata Eka dihadapan tamunya yang diiringi beberapa anggota timses-nya..

Emil yang tampak bungah mereaksi sambutan jajaran DPW Partai Berkarya Jabar dan beberapa Ketua DPD, saat itu menyatakan:”Ini hari dan bulan baik bagi kita semua, setelah sebelumnya di DPP Partai Berkarya bertemu dengan Ketum Partai Berkarya Pak Tommy Soeharto dan Sekjen,” paparnya yang siangnya sempat sowan ke kediaman sesepuh Jabar, Solihin GP di kawasan Cisitu Kota Bandung.

“Ini seperti kunjungan otomatis saja, dari DPP, Partai Berkarya lalu ke Mang Ihin (Solihin GP) yang saya anggap sebagai orang tua sendiri. Sekarang ke Kang Eka. Kita bersinergi di sini,utamanya untuk pemenangan di Pilgub Jabar 2018. Ternyata, sambutannya, luar biasa,” jelas Emil yang sebelumnya di Pasir Impun sempat sholat magrib berjamaah di lapangan rumput, bersama seratusan lebih santri dari Yayasan Amanah Peduli Umat. Para santri ini sebelumnya telah “mondok” sejak tanggal 9 hingga 11 Juni 2018.

Tantangan Bersama

Melanjut usai acara berbuka bersama, Emil bersama puluhan pengurus dan kader Partai Berkarya Jawa Barat, melakukan tukar pikiran. Tampak, banyak hal yang dibahas intensif dalam pertemuan ini.

”Ya, kami membahas hal teknis dan semacamnya. Optimis, dengan pertemuan ini seperti ada tambahan enerji baru. Intinya, ini silaturahmi, termasuk bagaimana menghadapi tantangan bersama itu, untuk sisa 17 hari lagi.”

Diakui oleh Emil sendiri bersama pasangannya calon wakil gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, saat berkampanye di daerah tertentu, mengalami tantangan tersendiri. Ragam tantangan ini, meliputi bagaimana meningkatkan popularitas, maupun kemungkinan elektabilitas pada Pilkada Serentak 27 Juni 2018..

”Melalui pertemuan ini, kami berbagi tugas, mensinergikan perjuangan dengan lebih leluasa. Tadi dengar sendiri, dukungan dari kader Partai Berkarya Jabar sangat besar. Ini di luar dugaan saya, malah.”

Kepada Eka sempat dikonfirmasi, terkait kabar dukungan Partai Berkarya beberapa waktu lalu di luar ke pasangan No 1 pada Pilgub Jabar 2018, tepatnya di luar Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum?

“Nah, inilah esensi berpolitik itu. Salah satu sendinya, fatsun. Lagi pula legitimasi calon yang Kang Emil yang kami dukung, dua hari lalu telah bertemu dengan Ketua Umum di DPP Jakarta. Ini perintah langsung dari Ketua Umum, konsekuensi logis, ya fatsun dan final,” tutu Eka dengan nada suara tegas.

Stiker & Ozenk …

Disela-sela pertemuan yang berujung pada dukungan Partai Berkarya Jabar untuk pasangan No 1 di Pilgub Jabar 2018, sempat terjadi simbolisasi atas pendukungan ini. Salah satunya, pihak Emil memberikan beberapa alat peraga kampanye seperti T Shirt, dan stiker. Khusus untuk pemasangan stiker yang acap dipasang di pintu rumah calon pemilih, Emil sempat memperagakannya.

“Tok tok tok, ibu bolehkah saya memasang stiker di piintu rumah ibu?” ujar Emil menanyakan langsung kepada isteri Eka Santosa Ny. Rinaningsih. Tak pelak adegan ini cukup memancing senyum dari para hadirin.

Yang menarik lainnya, sebelum pemasangan stiker tadi, secara simbolis Eka kepada tamunya, dihadapan puluhan hadirin memberikan tugas khusus kepada Deni Tudirahayu, Wakil Ketua Dewan Pengurus DPW Partai Berkarya Jabar sebagai penghubung dalam pengorganisasian, mensukseskan pemenangan pasangan “Rindu”.

“Ini Kang Ozenk, ternyata nama aslinya itu Kang Deni, temannya Dwiki Dharmawan itu di Krakatau Band, yang cukup lama bermukim di negara Kangguru sebagai dosen seni di sana. Mari kita mainkan Kang Ozenk …percussion”, ujar Eka yang disambut gelak tawa dan tepuk tangan dari para hadirin. ( HS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

destinasiaNews – Ada kisah unik, dari kuliner legenda di Kota Bandung. Ini sudah ada lho, semenjak era Kemerdekaan RI pada tahun 1945...

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

destinasiaNews -Elemen warga yang tergabung pada “Musisi Bandung”, berencana membikin dompet khusus terkait bencana gempa bumi yang melanda Lombok pada...

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Destinasianews – Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat gelar konferensi pers di Kawasan Ekowisata Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung,...

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit - Ini Pertimbangannya …

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit  - Ini Pertimbangannya …

destinasiaNews – Kabar teranyar dari kesepakatan di antara konsumen Grand Asia Afrika Residence(GAAR) Bandung yang tergabung dalam wadah Paguyuban Konsumen...

Pengunjung

02340021
Hari ini
Kemarin
815
3711