Menjerit, Pembudidaya Ikan dan Petani Kabupaten Bandung Merasa Dianaktirikan – Mengadu ke Gerakan Hejo

KKP Bogor 1

DestinasiaNews – “Di sini merasa dimuliakan. Selama ini merasa dianaktirikan instansi berwenang yang seharusnya membantu pembudidayaan ikan di daerah kami. Walau demikian, kami ini mandiri. Syukurlah sekarang diterima Gerakan Hejo”, demikian kata Tatang Supriyatna, (Gerakan Ketua Forum Gerpari Pakan Mandiri) Kabupaten Bandung. Hari itu (14/9/2016) Tatang bersama 30-an anggotanya mengadu ke Ketua Umum Gerakan Hejo, Eka Santosa di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung.

Hadir dalam kesempatan langka yang bernuansa haru-biru itu Dr. Agus Somamihardja, MM, pensiunan pimpinan Javfa Confeed, Nandang Permana Ketua HNSI Jabar, Ir. Moh Husen alias “Husen Lauk”, Djamal Muslim pensiunan Bank BJB, dan Agus Warsito Sekjen Gerakan Hej  o dan HNSI Jabar. Lainnya yang istimewa hadir secara kebetulan Kol. Inf. Wawan Hermawan dari Dislitbang AD. “Saya hadir di sini kebetulan saja ingin bersilaturahmi saja dengan Kang Eka Santosa sudah lama tidak bertemu. Bertemu dengan pembudidaya ikan ini, ya kebetulan saja”.

Sinergitas Gerakan Hejo

Singkat kisah dari pertemuan yang pada awalnya berisikan aneka keluh kesah, serta mundur dan stagnan-nya situasi pembudidayaan ikan di daerahnya, tercerahkanlah melalui pertemuan ini. “Saya hanya rekomendasikan secara moral dan langsung saja, para pihak segeralah membentuk kelompok kerja. Gerakan Hejo yang berbasis pada pengembangan ekologi,  edukasi, dan ekonomi, sangat berkepentingan menampung keluhan ini. Silahkan semua di sini dicari jalan keluarnya secara praktis saja”.

Sementara Agus Somamihardja dalam kesempatan ini yang kini tinggal di kota Bogor, bersiap menyediakan waktu dan kemampuannya untuk ikut bersama-sama menumbuh-kembangkan budi daya ikan di Kabupaten Bandung dan Jawa Barat:”Bentuklah kelompok kerja. Dalam waktu dekat mari kita praktikkan di lapangan. Saya tak mau hanya membuat janji-janji kosong ...”.

Keluhan itu ...

Inventarisasi keluhan dalam pertemuan ini diantaranya menyangkut permodalan, kelangsungan pasar, pengadaan bibit dan pakan, serta penjaminan mutu. “Nah, persoalan ini sedikit terkuak melalui diskusi ini. Forum seperti inilah yang kami butuhkan, bukan yang banyak teori dan janji-janji”, jawab Tatang Supriyatna yang bergiat di lingkungan pembudidaya ikan di 13 Kecamatan di daerahnya.

Intinya, rekan-rekan Tatang Supriyatna, melalui pertemuan ini merasa tercerahkan. “Hari ini pula kami buat kelompok kerja di sini”, tambahnya yang diamini rekannya Udin Syarifudin, dan Deni.

Program Citarum Bestari

KKP Bogor 2

Keluhan lain dari anggota Forum Gerpari Kabupaten Bandung, datangnya dari Jajang Mahmudin yang bergiat pada Kelompok Tani Mitra Balsa. Kelompok ini mengeluhkan diantaranya soal Program Citarum Bestari. “Sebaiknya, pemerintah merangkul keberadan petani di Kecamatan Kertasari. Bukan seperti sekarang mengabaikannya, hingga tak ada titik temu. Terkadang merasa dianaktirikan ...”.

Keluhan lanjutan Jajang Mahmudin soal tata pertanian di daerahnya:”Kerjasama PTPN Vlll dengan Indo Food dan Lonsum dalam budi daya tanaman telah menjadikan hutan sebagai kebon. Ini patut dipertanyakan, sedikitnya jeritan kami di sini ditampung dan ada solusinya. Secepatnya kami akan bergerak ...”, pungkasnya penuh optimis.  (HS/SA/dtn)

Add a comment

SMPN 1 Cilengkrang Kab. Bandung Perkenalkan Mulok Pertanian & Kewirausahaan ke Solihin GP: “Teruskan Nak pake Rakgantang Jilid Dua”

ciporeat 1

DestinasiaNews –  Nun jauh di puncak “gunung” di Kampung Pasir Jirak Desa Ciporeat Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat, sejak 2012 kini tampak semakin hijau suasananya. Salah satu pelopornya, tokoh setempat Joni Siswandi dan Rahmat Kurnia. Keduanya, tak lelah membina Kelompok Tani Kahuripan ll.

“Bertahap kami lakukan PMDHM (Pemberdayaan Masyarakat Desa Hijau Mandiri). Termasuk diikutsertakan SMPN l Cilengkrang. Murid dan gurunya terlibat pada pengelolaan pasca panen. Tanaman kopi salah satunya”, kata Joni Siswandi dalam kesempatan berbincang di sela-sela acara Soft Launching Rakgantang (10/9/2016) di Ciporeat. Yang istimewa Ciporeat yang berada di daerah pegunungan, hadir tokoh Jawa Barat Solihin GP (91).

 

ciporeat 5Menariknya pula, Solihin GP kala itu didampingi pengurus inti DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) Dr. Mubiar Purwasasmita dan Dr. Supardiyono Sobirin. Kepada destnasiaNews mereka sangat mengapresiasi prakarsa siswa dan guru SMPN l Cilengkrang, ”Saya lihat tadi para siswa SMP itu terampil melayani pengunjung di stand kopi. Itu bagus untuk generasi muda, kembalilah geluti dunia pertanian. Teruskan nak pake Rakgantang Jilid Dua”.

 

Muatan Lokal

 

ciporeat 2Sejauh pengamatan pada acara Soft Launching ini,  stand SMPN l Cilengkrang yang bersebelahan dengan stand Palalangon Farm yang memperkenalkan produk susu sapi dan kambing, kerap diserbu puluhan pengunjung. Dengarkanlah, aneka tanya maupun komentar dari pengunjung seakan berhamburan - “Berapa puluh siswa yang terlibat pada pembuatan kopi ini. Wah, rasa kopinya enak dan murni. Siapa guru pembinanya? Sudah dijual kemana kopi ini ?”.

Yang membanggakan, hampir semua sisiwa dan guru-guru pendamping yang berada di stand ini sigap menjawab semua keingintahuan para pengunjung. “Memang kami sudah dilatih oeh para guru sebelumnya, untuk menghadapi pengunjung”, jelas salah satu siswa sembari  tangannya sigap melayani keingintahuan pengunjung – Dik ini betulkah kopi hasil olahan para siswa SMP?

 

“Mau mencoba rasa kopi kami? Pakai gula atu tidak? Tunggu sebentar ya, airnya kami panaskan dulu …”, itu kata beberapa siswa lainnya siswi dengan nada ramah khas warga Ciporeat yang serba terbuka. Praktis hari itu, siapa pun yang mengunjungi stand ini akan beroleh jamuan kopi olahan yang lain dari yang lain rasa nikmatnya.

 

“Hebat ya, baru SMP sudah bisa mengolah kopi. Kalau hasilnya di bawa ke kota pasti diserbu orang”, kata Stefan (32) pengelola salah satu café di Jl. Ir. H. Juanda kota Bandung. Tak kurang pengunjung selain Stefan pun sempat bertransaksi untuk kopi olahan khusus ini. Hari itu, kopi olahan siswa SMPN l Cilengrang menjadi buah bibir para pengunjung event langka di “tanah tinggi” Ciporeat.

 

Tuturan Ibu Guru Lina

 

Mau tahu alkisah SMPN 1 Cilengkrang yang punya mulok “pengolahan kopi” yang patut dibanggakan itu? Menurut para guru di sekolah ini, muasalnya dirintis sejak 2014:”Asalnya atas prakarsa Ibu Lisde Sulistiawati, M.Pd. selanjutnya dilakukanlah pembibitan dan pembenihan kayu, lalu 2015 menggarap sayuran juga kopi. Ini bekerjasama dengan petani setempat yang menanam kopi. Tak jarang petani itu para orang tua siswa atau kerabatnya”. 

Babakan baru program mulok ini, salah satu puncaknya pada 7 September 2016 sekolah ini dianugrahi penghargaan oleh Bupati Bandung, Dadang M Naser. Kala itu diberikan bertepatan Hari Lingkungan Hidup di Gedung Sabilulungan Kabupaten Bandung. Tercatat dalam program mulok ini ada nama-nama Drs. Petrus Joko Purwanto, dan anggotanya Lina Herlina S.Pd., serta Dewi Sopiah, S.Pd. dan Dra Elis Widiani.  

 

ciporeat 3Saat ini dengan kepala sekolah yang relatif baru Drs. Amanaddin Hidayat, M.Pdi, untuk masa mendatang akan berprospek lebih cerah.”Semoga dengan bapak kepala sekolah yang baru ini. Kopi buatan seklah kami makin berkibar di mana-mana …”, demikian kata perwakilan siswa yang diucapkan Yusuf Azi dan Rizky Dena Cahya. Keduanya menjawab serentak, ketika ditanya – Harapan ke depan atas kegiatan mulok ini di sekolah kalian ?

 

Nah, destiners demikian serba sedikit tentang kreasi pengolahan kopi berbasis pertanian “rakyat semesta” seperti yang dicita-citakan sesepuh Jabar Solihin GP atau akrab kita sapa Mang Ihin, telah muncul dari siswa-siswi unggulan di SMPN l Cilengkrang. Tak salah bila Duta Rakgantang pesohor Denny Chandra dan Yeni Fatmawati sempat berujar tentang sekolah ini: ”Harapan baru dari generasi penerus yang tekun mengolah hasil pertanian, akan muncul dari Ciporeat !”.

 

ciporeat 4

Lainnya, Hadi Daryanto, Dirjen Perhutanan Sosial & Kemitraan Lingkungan Hidup, ketika dimintai komentarya perihal upaya mulok yang khas ini:”Sungguh sesuatu yang menginspirasi. Ini bagus untuk dikembangkan dan dijadikan percontohan se Indonesia, malah”. Pujian ini pada sore harinya, muncul pula dari dua tokoh lingkungan hidup di Jawa Barat, masing-masing Dr. Mubiat Purwasasmita dan Supardiono Sobirin, keduanya mengatakan: ”Good performance”, sambil mengacungkan jempolnya tinggi-tinggi.

 

Alhasil antara upaya mulok di sekolah ini dengan revitalisasi Rakgantang oleh Mang Ihin, ada sinergitas yang jelas. “Leuweung na jadi tambah hejo. Urang oge jadi bisa ngejo…Nu penting mah leuweungna teu ruksak, da bisi rakyatna jadi balangsak …”, pungkas Taufan Suranto dari DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) yang menghelat acara ini hingga tuntas pada sore itu. (HS/SA/dyn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

destinasiaNews – Ibaratnya, jalan terang itu masih sebatas angan-angan. Padahal, reformasi di negeri ini telah muncul sejak 1998. Sempat kala...

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

destinasiaNews – Suasana Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, hutan buatan seluas 4,5 ha, yang kini melebat kembali sejak ditanami...

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

  destinasiaNews -  Lanjutan sidang “pembebasan lahan” PLPR Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi di PTUN Bandung Jl. Diponegoro Bandung, nama resmi perkara...

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

DestinasiaNews – Hi Destiners, ada rahasia baru dari Wardah untuk kulitmu! Kali ini, Wardah meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Wardah White...

Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

Bandung  Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

destinasiaNews - Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya...

Pengunjung

01608611
Hari ini
Kemarin
1164
1318