Sidak Ketum HNSI dan DPD HNSI Jabar – Antara Temuan & Bentrok antar Nelayan

DTN HNSI 1 CopyDestinasiaNews – H. Nandang A Permana, Ketua DPD HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Jawa Barat, ditemui di kantornya Jl. Dago Pakar Barat No 9B Bandung memaparkan kiprah terbarunya: “Baru saja (19/10/2016 – red) mendampingi Ketua DPP HNSI, Mayjen Laut Pur. Yusuf Solichien dalam kunjungan kerja ke Kota Cirebon. “Banyak hal kami temui di sana, fokusnya kenelayanan.Beberapa permasalahan ada yang dicari jalan keluarnya, langsung …”.

Nandang, yang sebelumnya menjabat Ketua DPC HNSI Garut, merasa yang paling menggembirakan dari kunjungan kerja ini:”Ketua Umum HNSI, bersedia turun ke lapangan. Ia tak sekedar menerima laporan dari daerah ”

Jadwal pertama di kota Cirebon, bertemu dengan kepala PPN (Pelabuhan Perikanan Nusantara) Kejawanan Kota Cirebon, Imas Masriah.Selanjutnya ke PPI (Pelabuhan Pendaratan Ikan) Gebang Kabupaten Cirebon. Terakhir ke kantor Dan Lanal Cirebon. Diketahui instansi ini daerah operasionalnya, meliputi wilayah pantai laut Subang, Indramayu, kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon.

Di PPN Kejawanan Kota Cirebon membahas secara teknis rencana perayaan hari nelayan pada Mei 2017. “Menteri KKP dan Presiden RI pun, direncanakan hadir di sini”, kata Nandang sambil menjelaskan hasil surveynya di PPI Gebang - ternyata, masih banyak nelayan yang belum lepas menggunakan alat tangkap yang dilarang. Dalam hal ini, HNSI tetap mensosialisasikan Permen 1 dan Permen 2 terkait alat tangkap yang dilarang, mengganti dengan alat tangkap yang ramah lingkungan. “Ihwal Inilah yang terus kami sosialisaikan pada setiap kunjungan di pantai Jabar”.

Mendamaikan Bentrokan

DTN HNSI 2 CopyMenurut Nandang selama di PPI Gebang, ditemukan sejumlah fasilitas dasar dan pendukung untuk nelayan, masih perlu dikembangkan. Contohnya, Ia jelaskan tidak adanya pemeliharaan infrastruktur pelabuhan nelayan di Gebang – terjadi penyempitan akses jalan karena ada bangunan di bahu jalan, juga pasar ikan yang tumpah ke luar dari area PPI. “Kita akan cari solusi secepatnya, ini akan dibahas di pusat”, katanya menirukan ucapan Ketua Umum DPP HNSI.

Menurutnya, komentar dan janji Ketum DPP HNSI ini cukup melegakannya.”Nelayan itu ibarat prajurit yang harus maju ke medan laga. Bila senjatanya, tak berkualitas. Bagaimana mungkin memenangkannya? Maksud saya, meningkatkan kesejahteraannya”.

Temuan lainnya selama di PPI Gebang, terpecahkan permasalahan krusial yang terjadi cukup lama - sering terjadi bentrokan antar nelayan. “Paling aktual, penagkapan nelayan oleh PSDKP. Karena surat penunjang saat melaut tak lengkap. Juga bentrok antar nelayan Brebes dengan nelayan Kabupaten Cirebon. Ini terjadi lima hari lalu.”

Hikmahnya, melalui kunjungan ini, bentrokan terakhir ini dapat diselesaikan dengan cara damai. “Kebetulan Ketua DPC Brebes hadir, tokoh masyarakat dan intansi terkait pun ada. Ending-nya, persoalan ini selesai dengan bijak.”

Terakhir, kala bertemu dengan Dan Lanal Cirebon, Letkol Laut Tarus. Turut serta di antaranya Ketua DPC HNSI Kota Cirebon, Karsudin; Ketua DPC HNSI Kabupaten Cirebon, H. Suherman. Materi pembahasannya fokus pada pentingnya keamanan territorial laut di pantai utara Provinsi Jawa Barat.

Teknisnya, mengatasi problema perompakan dan bentrokan antar nelayan di area ini, pembinaan sadar hukum bagi nelayan, serta rencana pelibatan lembaga Lanal Cirebon sebagai pendidik dan pelatih Satgas Laut bentukan DPD HNSI Jawa Barat. “Ini terobosan baru dari DPD HNSI Jawa Barat. Prakarsa baik ini akan saya sebarkan untuk ditiru DPD HNSI seluruh Indonesia”, tutup Nandang, lagi menirukan ujaran Ketua DPP HNSI yang menyamakan kunjungan kerjanya sebagai Sidak (inspeksi mendadak) ke lapangan. (HS/SA/dtn)

DTN HNSI 23 Copy

Add a comment

Resolusi Cimanuk Bertabur Artis PAPPRI Jawa Barat, Pengungsi Terhibur

DTN resolusi cimanuk 1 Copy

DestinasiaNews – Tuti (37), Kartamin (57), dan tetangganya Ratna (13) korban banjir bandang Garut, penduduk Mekar Asi, Sindang Reret Tarogong Kidul, tampak sumringah. Gerangannya, hari itu(20/10/2016) bertiga bergabung dengan ratusan pengungsi lainnya terhibur. Penghiburnya, puluhan artis dan seniman yang tergabung dalam PAPPRI Jawa Barat asuhan Dose Hudaya. “Kami terpanggil untuk menghibur saudara kita di Garut”, papar Dose.

Artis kondang  itu di antaranya Bimbo, Doel Sumbang, Nining Meida, Ki Daus, Bungsu Bandung, dan Lia Aprilia.  Mengimbangi kehadiran Rudy Gunawan, Bupati Garut selaku “tuan rumah”, berkelindan di antara pengungsi ada Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo, dan Dindin S Maolani.

“Ini momen hiburan terbesar usai bencana. Tentu, tak sekedar hiburan biasa, ini bagian dari trauma healing. Juga sebagai ajang menyatukan 31 kelompok relawan bencana – Aliansi Cimanuk,” kata Rudy Gunawan seusai membagikan langsung paket konsumsi bagi pengungsi.

DTN resolusi cimanuk 3 Copy

Sementara itu  Eka Santosa yang turut membagikan nasi kotak ke para pengungsi, merasa senang dengan momen ini. Menurutnya, para pengungsi harus kita hibur. Jangka panjangnya harus terwujud tempat yang layak bagi mereka. “Lebih penting lagi, penyebab utama hulu sungai Cimanuk, hijaukan segera. Jangan seperti sekarang dialih-fungsikan ditanami sayuran. Benahi tata ruangnya, dan seret penjahat lingkungan ke ranah hukum .”  

Maknawi dari kegiatan ini menurut para penonton yang memadati panggung dari pagi hingga sorenya  di lapangan Kerkof Garut, menimbulkan penyadaran baru. Pasalnya, penyelenggara Aliansi Cimanuk dibawah koordinasi Wa Ratno dan rekannya Ceng Nasir, sempat melahiran Resolusi Cimanuk.  

Inti Resolusi Cimanuk meliputi: Pentingnya mengakomodir nilai kearifan lokal, etika keagamaan, dan tata kelola alam di Garut; Perkuatan political ecology secara nasional, provinsi maupun kabupaten; Penguatan ekonomi kerakyatan; Peningkatan edukasi lingkungan hidup; dan ketegasan serta kepastian penegakan hukum bagi pelanggar UU LH di Kabupaten Garut khususnya. “Pesan dari Resolusi Cimanuk inilah yang kami rasa penting. Hiburannya juga hebat-hebat, tapi itu tadi pesannya kami simak betul. Ini demi masa depan Garut. Salutlah buat penyelenggaraan ini yang sukses,” pungkas Dedi (37) warga Garut yang hadir bersama rombongannya sejak pagi hari. (HS/SA/dtn)

Add a comment

Agung Suryamal Ketua Kadin Jabar, Maju ke Pilgub 2018 ?

Agung Suryamal 1 Copy

DestinasiaNews – Ajang Pilgub Jabar 2018 pagi hari itu (18/10/2016) di Lantai 1 Pasar Ciroyom Bandung sudah bergaung. Gerangannya, seratus lebih simpatisannya yang tergabung sebagai “Sobat Agung” mendorong Agung Suryamal (51) terjun ke Pilgub Jabar 2018. “Kami sudah sepakat dengan koordinator pendukung lainnya di 27 kota dan kabupaten se-Jabar untuk mendukungnya,” ujar Andre Lukman di hadapan para awak media.

 

Pertimbangan para pendukungnya yang silih-berganti mengemukakan alasan utama mengapa Agung yang kini menjabat sebagai Ketua Kadin Jabar:”Kang Agung ini orangnya sama seperti kita-kita tak berjarak, dekat dengan masyarakat. Keberpihakkannya ke rakyat kecil di Jawa Barat, sudah sama-sama kita ketahui dan rasakan. Ekonomi kerakyatan yang oleh orang lain hanya teori, tanpa banyak bicara sudah membukti. Contohnya, di pasar ini. Betulkah, begitu …”,  ucap seniman “nyleneh” Asep Berlian yang dijawab langsung secara serentak para pendukungnya dengan gempita.

 

Namun, masih di hari yang sama, Agung Suryamal pada siang harinya ke group WA wartawan Bandung mengirim press release, menyanggah pemberitaan yang sudah “terlanjur” muncul di media massa nasional, seakan dirinya telah mendeklarasikan dirinya maju ke Pilgub Jabar 2018. Judul press release ini  – SAYA TIDAK PERNAH MENDEKLARASIKAN SEBAGAI GUBERNUR JAWA BARAT, NAMUN SAYA SIAP MAJU JIKA MENDAPAT DUKUNGAN DARI MASYARAKAT.

 

Diamati lebih dalam isi press release Agung ini berintikan: apresiasi atas dukungan yang terjadi secara spontan dari masyaraat, pelurusan atas simpang siur fenomena ini karena dirinya sedang (hari itu – red) dalam agenda Muskab Kadin Ciamis. “Apa pun yang terjadi, pemberitaan Agung Suryamal didorong atau ikut terjun di Pilgub Jabar 2018, sah-sah saja. Namanya juga alam demokrasi, silahkan saja, Tokh, tak ada yang dilanggar, mau maju atau mundur sekali pun”, tutur Entis Sumantri (34), pedagang pasar Ciroyom yang mengamati gejala politik di Jabar. “Sekarang mah makin hangat saja, Bung …”. (HS/SA/dtn). 

Add a comment

Warga Tuntut Bongkar Tower Indosat

Dtn Bongkar Tower 3 Copy

DestinasiaNews – Puluhan warga di pemukiman padat Sukaharja RW 03 Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Bandung hari itu (17/10/2016), tak biasanya merangsek ke kantor kelurahan setempat di Jl. Sekejati V Bandung. “Ingin kepastian tower Indosat di wilayah kami yang tingginya 52 meter sejak 2001, segera dibongkar. Selama saya tinggal, sejak berdiri tak pernah ada pemeliharaan. Memang itu besi, bisa saja berkarat. Dan bruuk kena hujan angin. Ah, pokona mah harus dibongkar!”  kata Tatang (43) penduduk RW 03 Kelurahan Sukapada. “Hari ini kami hanya mau ada kepastian, bongkar segera.”

Puncak kekesalan puluhan warga Kelurahan Sukapada ini mewakili sedikitnya 30 Kepala Keluarga di radius tinggi tower, dua hari sebelumnya telah mengajukan petisi dengan judul – Forum Warga Sukaharja Menggugat. Penandatangannya tokoh setempat seperti Arif Hidayat, Ruhiatna, Dani Rusmantoro, Dayat Hidayat, Adang, dan Adi Harijanto.

“Kami ajukan ke pihak terkait mulai keberadaannya, ini tower seperti tak bertuan. Menyalahi sejumlah peraturan dan perundang-undangan Mendagri, Kemen PU, Kemen Kom dan Informatika serta Bidang Koordinasi dan Penanaman Modal, No 18 tahun 2009, No 07/PER /M. KOMINFO/03/2009, No. 3/P/2009. Lainnya, secara sosial-ekonomi tower ini selalu menjadikan saling curiga antar warga. Biasalah soal dana dari pihak pemasang,” terang Arif Hidayat sambil memperlihatkan lembaran petisi yang rinci memuat analisa pelanggaran dari pemasang tower.

Bongkar Tower

Dtn Bongkar Tower 2 CopyMujurnya, hari itu yang dirangsek penduduk Sukaharja sebatas untuk berembuk dengan pihak terkait secara musyawarah. Yang hadir di antaranya Lurah Sukapada, Maman Rochman, S.Sos; Kasi Pemerintahan Sukapada, Agus Susilo, S.H; Arif Hidayat mewakili warga RW 03 Kelurahan Sukapada, dan Agus Rustandi, Ketua RW 03 Kelurahan Sukapada.

Lainnya sebagai pemantau situasi hadir Kanit Binmas beserta jajarannya dari Polsek Padasuka, Bandung, dan Babinsa dari Koramil setempat. “Bersyukur, setelah berembuk dengan penuh kedewasaan, tak memasalahkan soal guliran sejumlah dana dari pemasang tower yang selalu jadi bahan kecurigaan antar warga. Mengarahnya ke pembongkaran tower, yang sudah 15 tahun berdiri. Ini kesepakatannya, ditandatangani,” terang Maman yang sore itu bertindak selaku penengah. “Secepatnya, kesepakatan disampaikan ke pihak terkait. Ada baiknya, daripada kemarin situasi di lapangan hampir mengarah ke anarkhis. Ini yang kami cegah, di sini.”

Kata Indosat …

Mengklarifikasi situasi ini, pada hari yang sama redaksi mengontak “person in charge” Yudi melalui WA. Menurut warga Sukaharja, Yudi memang menangani beroperasinya tower ini. “Ooowh, begitu ya, Kang,” begitu jawabnya kala diklarifikasi bahwa puluhan penduduk saat itu sedang bermusyawarah dengan di Kelurahan Sukapada dengan kesepakatan – Membongkar tower. Kala Yudi didesak, seputar tuntutan warga yang keukeuh ingin membongkar tower: ”Maaf Kang, pertanyaannya nggak bisa saya jawab, terkait tuntutan warga.”

Penutup reportase kali ini, ada baiknya merujuk ke opini Arif Hidayat selaku tokoh setempat: ”Warga di sekitar tower selama 15 tahun, bayangkan baru hari ini punya kepastian,  walau sebatas tuntutan sepihak. Minimal bisa diredam aksi yang mengarah ke hal yang tak kita inginkan. Fenomenal-lah, kesepakatan ini. Biasanya saling curiga. Menyangkut kompensasi dana buat warga, tadi kan tegas semua menolak, terpulang ke pemasang tower sekarang.”  (HS/SA/dtn) 

Add a comment

Kongkow Menohok Ahok dari Bandung

Kongkow Ahok 1Destinasianews -. Acara yang di gelar  Kongkow Bareng Alumni Unisba yang mengambil tema, “Menohok Ahok dari Bandung”, berlangsung, pada hari Minggu, (16/10/2016), di Dacosta Cafe & Lounge jalan Sawunggaling Bandung.

Saatnya dalam  isue yang santer ini Ikatan Alumni (IA) Unisba ikut bersuara berkenaan dengan  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau biasa dipanggil Ahok yang dianggap menghina ayat suci Alquran dan para ulama.

Acara kongkow “Menohok Ahok dari Bandung” diawali pembacaan surat Al Maidah ayat 51 oleh Ketua Ikatan Alumni (IA) Unisba Imam Rusdi dilanjutkan pembacaan terjemahannya berdasarkan Kementerian Agama RI.

Turut hadir,  Mantan Presiden Mahasiswa Unisba tahun 2006/2007 Gusmiadi, dan para alumni Unisba dari berbagai angkatan.

“Hari ini kita turut berterima kasih pada Ahok  yang telah mempersatukan kita semua alumni Unisba,  bisa berkumpul dan bersilaturahmi di sini,” kata Ketua Ikatan Alumni (IA) Unisba Imam Rusdi, yang disambut tawa para hadirin.

Lebih lanjut Imam mengakui organisasi Ikatan Alumni (IA) Unisba masih ‘bayi’, “Kami mengadakan acara ini karena ada masalah politik yang menyentuh keyakinan dan akidah saya,” kata Imam.

Mantan Presiden Mahasiswa Unisba tahun 2006/2007 Gusmiadi yang biasa disapa Goben menegaskan, Republik Indonesia dibangun berbagai agama dan kepercayaan, “Persoalannya Ahok bukanlah seorang muslim akan tetapi Ahok mengomentari yang bukan keyakinannya,” tegas Goben.

“Ketika Ahok menghina Ulama-ulama yang menyampaikan Surat Al Maidah ayat 51, dengan mengatakan ulama dianggap membohongi dan membodohi umat, bisa dipastikan siapa yang SARA,” tegas Goben.

“Saya secara tegas mengatakan, Ahok musuh semua agama,” kata Goben, “Ahok tidak layak memimpin Jakarta karena Ahok bermulut jamban,” tegas Goben.

Kongkow Ahok 2

“Saya mengusulkan Ikatan Alumni (IA) Unisba menyiapkan lima bus menuju Jakarta untuk mendemo Ahok, dan kita fokus terhadap penistaan ulama dan pastinya demo kita tidak anarkis,” kata Goben.

Lebih lanjut Goben mengungkapkan, Ahok telah menipu satu juta pendukungnya yang telah memberikan KTP nya dengan masuk partai, “Ahok berkhianat,” ujarnya.

“Ahok inkosisten terhadap rakyat gusuran, dan Ahok menerima Rp.1,6 triliun tanpa melalui proses dan tidak masuk APBD DKI Jakarta, “Bahkan Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI-P Junimart Girsang mengatakan Teman Ahok menerima Rp.30 miliar, “Ahok juga diduga menerima Rp.6 miliar dari pengembang Agung Podomoro untuk penggusuran Kalijodo, dan masih banyak temuan lainnya,” pungkas Goben.

Anggota Ikatan Alumni (IA) Unisba Asrevi Rangkuti menegaskan, Unisba sekecil apapun harus berkontribusi terkait masalah Ahok yang dianggap menghina ayat suci Alquran, “Hal ini tidak bisa ditoleransi dan kita tidak boleh diam,” pungkasnya.

Anggota Ikatan Alumni (IA) Unisba Edo mengatakan, seharusnya Universitas Islam Bandung (Unisba) memberikan sikap terkait Ahok yang dianggap menghina ayat suci Alquran dan para ulama.

“Tamansari 1 (Unisba) seharusnya memberikan sikap terkait Ahok kepada Bareskrim,” kata Edo, “Kita pasti akan mendapat resiko ketika memunculkan isu Ahok, namun jangan takut karena yang diganggu adalah umat Islam,” tegasnya.  (Dtn/SH)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

DestinasiaNews.com, Bandung Barat – Pertarungan politik merebut kursi Bandung Barat satu semakin menggeliat, Kali ini organisasi  DPC Taruna Merah Putih...

Manusia Pohon Aiptu Nunuh & Kapolsek Ibun Asep Dedi – Kembali, Tanam 2.500 Pohon

Manusia Pohon Aiptu Nunuh & Kapolsek Ibun Asep Dedi – Kembali, Tanam 2.500 Pohon

destinasiaNews – Menyongsong pengingatan hari pohon se dunia, kembali “Manusia Pohon” Aiptu Nunuh  dan kapolsek Ibun Iptu Asep Dedi menghijaukan...

Gerakan Hejo Garut & ‘Barudak’ XTC,  Plus Angin Metal Head, Tanam 1000 Pohon -  Biar, Air Terkendali …

Gerakan Hejo Garut & ‘Barudak’ XTC,  Plus Angin Metal Head, Tanam 1000 Pohon -  Biar, Air Terkendali …

destinasiaNews – Katakanlah ini ‘goup’ atau resminya DPD Gerakan Hejo Kabupaten Garut, seakan-akan ‘gak ada abiznya’ – Terus menghijaukan tatar...

Demiz Ditanya Wakilnya, Kala Berkunjung ke Partai Berkarya Jabar: Akan Diselesaikan Secara Adat

Demiz Ditanya Wakilnya, Kala Berkunjung ke Partai Berkarya Jabar: Akan Diselesaikan Secara Adat

destinasiaNews – Ujung dari acara kunjungan Dedy Mizwar Wakil Gubernur Jabar ke Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun...

Obsatar Sinaga: Dedy Mizwar Kunjungi Partai Berkarya Jabar, Ada Apa?

Obsatar Sinaga: Dedy Mizwar Kunjungi Partai Berkarya Jabar, Ada Apa?

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat, terkait rencana kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar ke...

Pengunjung

01692634
Hari ini
Kemarin
867
1496