Jurnalis ‘Mangprang JPC’ Disekutukan Persoalan Berat Citarum, Beginilah Jadinya

Tim JPC di lapanganDestinasianews– Ini sedikit ihwal sedikit bocoran bagaimana para jurnalis beda-beda mazhab bersatu, bersekutu di JPC – Jurnalis Peduli Citarum. Hingga 27 Juni 2018 terdaftar sekitar 45 jurnalis ‘mangprang’ JPC. Dikatakan mereka ‘mangprang’, karena urat takutnya sudah putus – mengungkap kebenaran tentang betapa buruknya penanganan DAS (Dae

rah Aliran Sungai) Citarum sebagai urat nadi kehidupan puluhan juta warga Jabar.

 

JPC lahir seiring terbitnya Perpres No 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum. Yang diperjuangkan itu, bagaimana merevitalisasi sungai sepanjang hampir 297 km dari Cisanti hingga ke Muara Gembong di utara Jabar, pulih seperti sungai yang seharusnya berperan layak minum, layak bagi ekosistem, bahkan layak untuk berenang.

 

Saat rapat JPC yang kesekian kali di Sekertariatnya di Jl. Situ Cileunca No. 17 Kota Bandung, hadir sekitar 25 anggotanya. Sang Ketua JPC, Setio SH, MH yang akrab disapa Bang Tio, buka suara. Menurutnya, rapat kali ini semoga fokus pada sejumlah program kerja, dan arah JPC.

 

“Tujuannya, profesionalitas dan kinerja kita meningkat. Otomatis implementasi Perpres No 15 Tahun 2018 yang dirancang 7 tahun ke depan demi revitalisasi DAS Citarum, bisa tercapai.”

 

Hasil lainnya, jurnalis senior Herry KS, Adi Raksanagara, Isur Suryana, serta lainnya angkat bicara. Muaranya, hendak dibawa kemana JPC?

 

Ternyata, satu pun tak ada yang membangkang, sepakat memotivasi semua kalangan yang terlibat di program revitalisasi DAS Citarum. “Programnya bisa macam-macam, mendukung Kodam III Siliwangi dengan ribuan pasukannya menggerakkan masyarakat di bantaran Citarum. Menyatukan lintas sektor dari dinas maupun instansi terkait. Kita mamprang saja, toh ini lillahi ta’ala,” seru Adi Raksanagara yang diamini Isur Suryana sambil membetulkan topi lapangan yang ke mana pun selalu dikenakan.

 

“Ungkap semua kebenaran tentang DAS Citarum, agar masyarakat tahu dan merasa memiliki. Jangan seperti dulu, setiap pembenahannya, tak menyentuh warga setempat,” papar Suryadi yang di JPC kebagian tugas di Kesekretariatan.

 

Lainnya, menurut Pakde Fajar dari Bandungside.com, ”Selama di JPC ini, kita nyaman karena siapa pun itu jurnalisnya, di sini tidak ada mazhab-mazhaban. Yang menyekutukan kita hanya nasib DAS Citarum”.

 

Rekomendasi Rapat

 

Dari hasil godokan dan rembung-pendapat antara jurnalis senior dan junior yang seakan tanpa sekat, sejumlah rekomendasi program kerja jangka pendek dan menengah. Antara lain yang dihasilkan itu, meliputi penjadwalan liputan, pemerataan peliputan di lapangan yang menyangkut area Bandung Raya dan beberapa kabupaten/kota lainnya di Jabar yang dilalui DAS Citarum, pewadahan dan penyaluran materi pemberitaan seperti E – Magazine dan semacamnya, perkuatan di bidang kesekretariatan dan rilis pemberitaan, dan lainnya.

 

“Ini yang saya mau, makanya bergabung ke JPC. Kita merasa diwadahi dan dibimbing dengan baik di sini,” kata Arbim yang dalam kesehariannya  di JPC bisa wara-wiri antar Kota Bandung ke daerah di sekitarnya.

 

“Sejumlah rekomendasi ini jangan lama-lama diendapkan, besok lusa kita implementasikan. Semua tahu, para jurnalis ini sudah bekerja maksimal, melalui fasilitas yang ada, mari kita tingkatkan lagi,” pungkas Bang Tio dengan nada optimis.*** (IG/HS) 

Add a comment

PT Kahatex Dicor Dua Kali Saluran Limbahnya – Upaya Satgas Citarum Harum Sektor 21 Berdampakkah?

KAHATEX 1Destinasianews – Kamis, 28 Juni 2018 di lokasi saluran buangan limbah PT Kahatex yang berlokasi di Jalan Raya Rancaekek Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dicor utuk yang kedua kalinya. Saluran buangan limbah yang berukuran jumbo hampir 2 meteran diameter-nya, pertama dicor pada 25 Juni 2018. Prakarsa pengecorannya Satgas Citarum Harum Sektor 21.

 

Komandannya, Kol. Inf. Yusep Sudrajat. Bedanya, hari itu sang komandan Yusep Sudrajat berhalangan hadir. ”Ya, saya harus menghadiri sebuah pertemuan dinas di SUAD Jakarta. Saya delegasikan komando ke Kait Ujang Mulyana (Danramil Rancaekek – Kab. Sumedang)," ujarnya saat dihubungi via telepon.

 

KAHATEX 4Ujang Mulyana dalam Program Citarum Harum berperan sebagai DanSubSektor 21 untuk wilayah Sungai Citarik di Kab. Sumedang, ”Hari ini tuntas penutupan di Kahatex setelah dua kali dilakukan, berkat bantuan dari pegiat lingkungan dan masyarakat,” begitu ujarnya setelah lebih dari 4 jam hari itu bahu-membahu mengecor saluran buangan limbah dengam mengerahkan pasangan beronjong bersama pasukannya yang punya daya juang tinggi.

 

Operasi pengecoran pabrik bandel pembuang limbah selama puluhan tahun, mereka membawa masuk truk molen melalui pabrik tetangganya PT. Five Star Industries. Kapasitas truk beton molen, 8 meter kubik!

 

KAHATEX 2Kejadian pengecoran kali ini, pihak PT Kahatex tidak menghampirinya secara fisik di lapangan. Berbeda, pengecoran pertama sempat terjadi adu mulut dengan Kuasa Hukum pabrk ini. Yang terlihat pada hari itu, hanya beberapa pemuda setempat berseragam komunitas tertentu, namun tidak melakukan perlawanan sama sekali.

 

“Semua kondusif kali ini,” kata Kapten Ruswendi, Danramil Cimanggung.  

 

“Disinyalir masih ada lubang-lubang (saluran) limbah lain. Waktu itu bersama DanSektor 21 pernah melihatnya tuh di pojok sana. Belum lagi katanya di bawah jalan. Nantilah, kita patroli dan dilaporkan ke komandan,” tambah Ujang ketika ditanya – masih adakah saluran buangan limbah lain di pabrik ini?

 

Tahunan Cemari Lingkungan

 

KAHATEX 3Yang spesial saat Satgas Citarum Harum bersama puluhan pegiat penyelamat lingkungan, ada LSM PMPR (Pemuda Mandiri Peduli Rakyat), dan Komunitas Gemah Gesit dari wilayah seputar Jl. Moh Toha Kota Bandung. Nah, perwakilan Komunitas Gemah Gesit ini, angkat bicara. Yang bicara itu Cecep Setiyadi dan Nanong. Mereka berteman sejak lama, masing-masing pria dan wanita setengah baya:

 

”Saya dulu disungai-sungai di kota Bandung dan Kabupaten, masih bisa berenang pada tahun 70 atau 80-an. Sekarang mana bisa dilakukan oleh anak dan cucu kita?” begitu ujarnya dengan wajah nelangsa.

 

“Kami beberapa kali ikut upaya penertiban ini. Tujuannya, mendorong tindakan ke pabrik bandel ini, harus dilanjutkan. Jangan menyerah, ribuan masyarakat menanti hasil gerakan ini,” kata Cecep penuh harap – “Baru kali ini ada aparat berani bertindak, mengecor saluran buangan limbah…”

 

KAHATEX 5Sementara itu menurut Arief, Direktur Investigasi LSM PMPRI, penuntasan pengecoran hari ini karena terpotong liburan Pilkada Serentak (27 Juni 2018). “Baru hari ini bisa dituntaskan. Itu pun dengan catatan akan diteruskan ke lubang lain bila ditemukan saluran yang tersembunyi.”

 

Yusep Sudrajat masih melalui kontak telepon menyatakan, ”Demi Perpres No 15 Tahun 2018 yang intinya merevitalisai Sungai Citarum, tindakan ini merupakan upaya setelah, berbulan-bulan memberikan peringatan ke pemilik atau pengelola pabrik agar mengolah limbah secara benar. Faktanya, tak pernah mereka indahkan. Ini upaya terpaksa…”

 

Ketika Yusep ditanya, akankah memberi apresiasi terhadap pabrik yang sudah memperbaiki IPAL-nya? “Otomatis, hal itu kami lakukan dan disinergikan dengan dinas dan pihak terkait lainnya. Pabrik yang sudah ramah lingkungan dalam hal IPAL-nya, pasti diapresiasi. Dan sudah ada beberapa yang mengarah ke sana. Termasuk pabrik ini, bila IPAL-nya sudah benar difungsikan dengan sejumlah pembuktian berjangka panjang, mengapa tidak dibuka lagi?”

 

Terkait dengan kilah, bahwa pengecoran ini akan berdampak akan merumahkan ribuan karyawan serta men-down grade produknya dimata buyer dari berbagai negara?

 

“Nah, ini selalu kilah yang mereka sodorkan. Perusahaan yang sehat dan benar, sejak awal sudah memiliki perecanaan matang, termasuk yang ramah lingkungan. Ini sudah bertahun-tahun mereka lakukan. Ini saatnya kita harus bertanggung-jawab ke masyarakat dan lingkungan di masa depan. Bukan sebaliknya, demi keuntungan sesaat dengan mengorbankan ribuan bahkan jutaan orang dalam jangka panjang. Ini makna dari Perpres No 15 Tahun 2018, marilah kita sadari bersama.”

 

Terkait dampak dari pengecoran ini yang dilakukan terhadap puluhan pabrik bandel di seputar Bandung Raya dari ratusan pabrik lainnya? “Yakin dalam waktu dekat, mereka akan memperbaiki IPAL-nya. Beberapa sudah melakukannya, kita beri apresiasi. Dan yang belum, janganlah tenang-tenang saja, kami akan mendatanginya,” pungkas Yusep Sudrajat melalui ponselnya. (HS/IG)

Add a comment

Ribuan Masyarakat KBB Hadiri Kampanye Terbuka Paslon EMAS No 1

IMG 20180621 123727
destinasiaNews - Ribuan masa hadiri dalam Rangkain gerakan kegiatan dalam masa kampanye di hari terakhir sebagaimana yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Bandung Barat PASLON EMAS No.1 menggelar acara Kampanye terbuka dengan acara Istigosah bersama yg melibatkan seluruh perwakilan para Relawan dan Simpatisan se-Kabupaten Bandung barat.
 
H.Uya selaku koordinator Relawan Pemenangan Mengungkapkan," Bahwasanya sebelum acara Istigosah yg bertempat di Lapangan Desa Sukatani Kecamatan Ngamprah para Relawan dan Simpatisan berkumpul di Posko Pemenangan EMAS No.1 dan alhamdulillah acara ini di hadiri kurang lebih dari ribuan masyarakat yang ingin mengikuti istigosah. Dan juga dilakukan Istigosah di beberapa titik daerah, untuk mendoakan agar Bandung Barat sejahtera, Paslon EMAS no 1 menang".
 
Dalam acara istigosah tersebut diisi oleh penceramah KH.MD Ubaidillah AB dan Kiyai Asep (Ustadz Cepot)
 
Di agenda Rapat Akbar tersebut PASLON EMAS No.1 Yang di wakili oleh CAWABUP Maman S Sunjaya menyampaikan orasi politiknya diantaranya, Menghimbau kepada seluruh para Relawan, Simpatisan, Ormas, OKP LSM, seluruh anggota dan kader dari partai PDIP, PPP, PKB, PERINDO dan Partai BERKARYA serta seluruh warga masyarakat se-Kabupaten Bandung Barat untuk merapatkan Barisan datang Ke TPS masing masing pada tanggal 27 juni 2018 untuk mencoblos PASLON EMAS No.1 dan kata Maman meyakini bahwa PILKADA KBB PASLON EMAS No.1 sebagai Pemenang, saatnya masyarakat memilih pemimpin untuk kepentingan kemaslahatan umat Bandung Barat.
 
Lanjut Maman dalam orasinya,"Kedepannya Bandung Barat dengan segala potensinya , Insya Allah kita akan menjadi kabupaten yang maju dan sejahtera , dan Bandung Barat di isi oleh manusia manusia yang berahklak, dan menjadi kabupaten yang asri, cur cor caina, hejo leweungna  tingsiriwik laukna, makmur jalmana", katanya.[BI]
 
Add a comment

Maman Cawabup Paslon No 1 Sangat Menghargai KPKBB Sebagai Pelopor Pemekaran Bandung Barat

IMG 20180620 183908
destinasiaNews - Rangkaian perhelatan Pilkada bertepatan pada hari jadi Bandung Barat yang jatuh pada tanggal 19 Juni juga terselenggara debat kandidat putaran ketiga calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Bandung Barat yang di selenggarakan di hotel mansion paine kota baru Parahyangan, Selasa (19/6/2018)
 
Maman S Sunjaya calon wakil Bupati Bandung barat  dari Paslon EMAS no urut 1, saat kegiatan tersebut memaparkan bahwa dirinya pada saat itu sebagai salah satu panitia pemekaran Bandung Barat (KBB), harus membeli peta besar KBB juga prasasti yang harga mencapai Rp 20 juta untuk proses simbolis yang di tandatangani oleh Menteri Dalam Negeri.
 
Kabupaten Bandung sebagai induk dalam hal pendanaan tidak memfasilitasi anggaran dalam proses tersebut terhadap Kabupaten  Bandung Barat yang baru lepas, "Sedangkan anggaran dari Provinsi Jawa Barat pun tidak ada, namun Alhamdulilah dalam prosesnya pemerintahan bisa berlanjut terus,” sebutnya", ujar Maman.
 
Dalam posisinya sebagai birokrat pemerintahan pada saat itu, Maman S Sunjaya pun ikut memperjuangkan secara birokrasi dalam percepatan pemekaran KBB.
Namun yang mendorong keras dalam gerakan Masyarakat di lapangan adalah rekan rekan yang tergabung dalam Komite Pembentukan Kabupaten Bandung Barat (PKBB).
 
"Bupati Kabupaten Bandung, pak Obar dan sekda Kabupaten Bandung pak Abubakar, dalam membuat draf percepatan pemekaran KBB, memerintahkan saya dan salah satunya soal pemisahan aset dan lain-lainnya, jadi Pak Obar dan Pak Abu ikut mendukungnya,”ucap Maman.
 
Dalam mendorong KBB sebagai daerah otonom, Maman mengakui perjuangan KPKBB, "pemekaran itu adalah kehendak dari masyarakat, makanya kita harus menghargai rekan-rekan yang tergabung dalam KPKBB sebagai pelopor pemekaran,” Ungkapnya. [B]
 
 
Add a comment

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’ - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

EkaSan 1

destinasiaNews  – Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, yang juga Sekertaris Jenderal (Duta Sawala) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, dihubungi melalui ponsel, di kampung halamannya di Bojong Koneng Kabupaten Tasikmalaya (18/6/2018), mengapresiasi pelantikan sahabatnya ‘Iwan Bule’. Tak lain yang dimaksud sahabatnya itu Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas), Komjen Pol M Iriawan.

 

 Terkait pembicaraan riuh-rendah, menyangkut pelantikan ‘Iwan Bule’ (18/6/2018) oleh Mendagri Tjahjo Kumolo di Gedung Merdeka Bandung, Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar (1999 – 2004) yang kini selaku Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, memberikan dukungan penuh atas pelantikan ini.

 

 “Pemerintah dalam hal ini telah melakukan pilihan tepat. Dipenghujung Pilgub Jabar 2018, nanti ada 16 Pilkada Serentak dan Pilgub Jabar, ini kondisi rawan. Antisipasi untuk suasana yang tidak kita inginkan, sosok Kang Iwan Bule, dengan pengalaman penuh beberapa kali penanganan kasus di tingkat nasional, maupun regional, sangatlah mumpuni,” begitu kata Eka yang menurutnya senantiasa melakukan kontak pada saat-saat terakhir ini dengannya.

 

Masih menurut Eka yang juga bersahabat dekat dengan tokoh Jabar Mugi Sudjana, Ketua Umum Ormas BBC, mengupas sosok ‘Iwan Bule’:”Janganlah diragukan keberpihakannya dalam penanganan pihak terkait di Jabar. Integritas untuk menetralisir sejumlah ketegangan menjadi sesuatu yang fungsional, ada di sosok ini. Saya percaya itu, jadi janganlah belum apa-apa sudah meragukannya.”

 

Dalam kesempatan lain, sosok “Iwan Bule” yang menurut Eka sudah dikenal “luar-dalem” dari segi masyarakat adat, terkait ia sebagai salah satu tokoh penyandang gelar kasepuhan dari BOMA Jabar:

 

 ”Pelu diingat sebulan lalu Kang Iwan Bule diberi mandat khusus dari sesepuh Jabar Solihin GP, kaitannya beliau sebagai Penjabat Gubernur Jabar, sudahlah pas. Hilangkanlah keraguan itu. Posisi Jabar di tingkat nasional adalah pertaruhan baginya. Sangat kecil kemungkinan mempermainkan peran penting ini.”

 

 Mugi Sudjana, Bicara …

 

Sementara itu masih dihari yang sama, Mugi Sudjana ditemui di kediamannya di Jl. Palasari Kota Bandung, seusai ia menghadiri pelantikan ‘Iwan Bule’ di Gedung Merdeka Kota Bandung, hampir senada dengan sobat dalitnya Eka Santosa, berkomentar:

 

 “Saya percaya Kang Iwan sudah sangat mengenal kultur masyarakat Jawa Barat. Saya dan rekan-rekan justru akan turut menjaga kinerjanya, termasuk memberikan saran-saran yang baik kepadanya.”  

 

 Kala disinggung masih adanya penentangan atas pelantikan “Iwan Bule” sebagai Pj Gubernur Jabar. Sinyalemen penentangan ini, dikarenakan akan timbul keberpihakan, seturut pelaksanaan Pilgub Jabar 2018 pada 27 Juni 2018. Bukankah, salah satu peserta dari 4 pasangan cawagub- cagub itu berasal dari unsur Polri?

 

 Menjawab hal ini, Mugi yang hari itu di kediamannya tampak sedang menjamu rekan, dan beberapa tokoh masyarakat Jawa Barat, menjelaskan:

 

 ”Saya dan rekan sekali lagi sangat percaya, Kang Iwan Bule akan menjunjung netralitas. Ini pertaruhan bagi dirinya. Musykil, bila dirinya berbuat di luar harapan masyarakat Jabar. Beliau sangat mencintai Tanah Pasundan. Pasti, akan berintegritas, ini demi kebaikan bersama.”

 

Putusan Pemerintah Pusat

 

Masih di kediaman Mugi Sudjana, kebetulan beberapa tokoh masyarakat Jawa Barat hadir, di antaranya Denny Rinaldi, Achmad Taufik Avip. serta Koni Ahmad Koncara. Rupanya, ada benang merah mnegarah pada dukungan  pelantikan ini.

 

 “Ini menandakan pemerintah pusat peka terhadap pentingnya Jawa Barat kondusif selama Pilkada Serentak 2018,” kata Denny Rinaldi sambil menambahkan –“Bila pun masih ada perbedaan pendapat, menyangkut proses pelantikan hari ini, untuk sebuah negara demokrasi, sah-sah saja. Marilah, kita cari titik temunya.”

 

 Jangan  Golput

 

Masih soal keterkaitan dari rangkuman dialog antar tokoh, berkenaan peristiwa besar di Jawa Barat hari ini. Tampaknya,  ada benang merah lain yang disepakati bersama. Demi menjadikan Jawa Barat kondusif, setidaknya menjelang dan sesudah Pilkada Serentak 27 Juni 2018, sangat dihimbau oleh para pihak, rakyat Jabar sebagai peserta demokrasi hendaknya mengisi hari-harinya dengan suka cita, penuh rasa optimisme.

 

 “Jangan Golput, ramaikanlah pesta demokrasi ini dengan riang gembira,” jawab Eka Santosa di seberang telepon sana.

 

Begitu pun Mugi Sudjana menghimbau warga Jabar untuk berpartisipasi penuh pada Pilkada Serentak:”Kapan lagi kita memberikan amanah kepada para wakil dan calon pemimpin di berbagai tingkatan pemerintahan selengkap ini. Saatnya, mencoblos di bilik Pilkada dengan landasan hati nurani bersih. Hindarkan golput,” punkas Mugi yang dibarengi dukungan yel-yel penuh harapan – “Jabar kondusif dan Amanah”.  (HS/HRS/dtn)  

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Wow, Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

Wow,  Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

destinasiaNews - Boleh dibilang kegiatan produktif ini nyaris tak banyak orang tahu, padahal ini merupakan 'giant step for Indonesian's development'....

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

destinasiaNews - Boleh dikata ini penampilan tokoh Jabar Eka Santosa yang sedikit tak 'lazim' akhir-akhir ini? Gerangannya kali ini penuh dengan...

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

destinasiaNews - Sejumlah peserta Musyawarah Nasional (Munas), Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) ke-2 di Hotel Grand Asrilia Bandung, pada Sabtu,...

LAKSI Dukung Kapolri - Tegakkan Hukum Bagi Pelaku Hoax

LAKSI Dukung Kapolri - Tegakkan Hukum Bagi Pelaku  Hoax

destinasiaNews - Terkait pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Kehormatan PAN, M Amien Rais. Dalam hal ini sebagai saksi, pada kasus dugaan...

Pengunjung

02662680
Hari ini
Kemarin
4591
5177