Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

IMG 20180524 WA0001
destinasiaNews –Bertempat di Sekertariat “lokasi nongkrong” Jl. Situ Cileunca No 17 Cijagra Kota Bandung, puluhan aktivis yang tergabung pada Jurnalis Peduli Citarum Harum (JPCH) berkumpul (23/5/2018) tidak seperti biasanya. Gerangannya, selain buka bersama, petang itu dirintis semacam badan hukum bagi JPCH.
 
“Ini poin penting pertemuan ini. Secepatnya dilaporkan ke para pihak di Satgas Citarum. Gubernur Jabar sebagai Dan Satgas, Menko Maritim selaku Koordinator Citarum Harum, juga Sesjen Wantannas” papar Setio SH, MH yang malam itu dikukuhkan secara aklamasi oleh relan-rekannya selaku Ketua JPCH.
 
Hadir dalam pertemuan itu sedikitnya 27 jurnalis dari berbagai organisasi profesi kewartawanan di seputaran kota Bandung.”Di sini tidak ada media apa pun yang melatar-belakanginya. Semua fokus mengajak warga, mendukung dan mewujudkan ruh Perpres No 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum,’ papar Herry KS yang dikenal sebagai salah satu jurnalis senior PWI Bandung –“Saya tak merasa sendirian di sini. Yang sudah-sudah tinggalkan saja. Dulu itu seakan hanya perjuangan sektoral, sekarang bergabung, tambag kuat jadinya.”
 
Tio Gila !
 
Menarik disimak dalam pertemuan yang dianggap luar biasa oleh para pewarta sendiri, tersebab tak sedikit talah lama mengungkap pemasalahan sungai sepangjang kira-kira 298 Km, yang melewati 12 kota dan kabupaten mulai Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Bekasi di utara Jawa Barat, telah muncul semacam frustrasi, karena dalam 10 tahun terakhir masih berlabel sungai terkotor sedunia. Hebatnya, muncul pernyataan dari Adi Raksanagara, pewarta senior yang dikenal punya 1001 kiat menggerakkan massa:
 
“Tio ini memang gila ! Sejak Desember 2017 menghimpun para pewarta tanpa lelah, lalu mereka digiring mendampingi prajurit Siliwangi di lapangan. Padahal pewarta ini paling susah diatur. Tersebab, Bung Tio (sapaan akrab Ketua JPCH) inilah, kita jadi bersatu. Ini biasa di luar, eh maksudnya amazing ..,” katanya sambil menambahkan semacam rumus “matematikan” baru - ”Siapa tahu orang gila dikali orang gila menjadi waras…!”
 
Sementara itu Martika Edison, Agus Cheppy, Stanley Teguh, Banu, Shahadat Akbar, Igun, Ucok, dan Dedi Rosadi, ini di antaranya para pewarta yang sempat dimintai satu persatu pendapatnya tentang rintisan badan hukum dari perkumpulannya, satu pun tak ada yang mengingkari:
 
“Ini riungan paling top selama berkarir. Nasib kita jadi ada kepastian, karena bersatu” tutur Arbim dari Media Suara Nasional yang diamini rekannya sambil mengangguk-anggukan kepala tanda setuju seperti diperagakan Dedi Rosadi, Ahmad, Wahyudin, Acep Dimulya, dan Sabrina dari Media Xpresi.
 
Lainnya Kang Isur pewarta senior dan Bagoes Rintohadi yang malam itu berhalangan hadir, ketika dikontak dan dilapori ada progress JPCH berbadan hukum:”Sangat mendukung, ini penting demi kekuatan kita selama di lapangan,” jelas Kang Isur yang di seberang telepon terdengar sedikit “menggerung” tersebab sedang kerokan di rumahnya –“Kalau tak masuk angin saya mau hadir ke Jl. Situ Cileunca.” (Harri Safiari)
 
Add a comment

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

IMG 20180517 173854
destinasiaNews – Kasus “alot” pembongkaran SPBU No. 34 – 40109 (Kebon Kawung) di lahan “panas” PT KAI Daop 2 Bandung, milik UD Mahkota atas nama Tubagus Setiawan di atas lahan seluas 1700 meter persegi pada 22 Maret 2018 lalu, kini memasuki babak baru. Pantauan terakhir pada Kamis,17 Mei 2018, Sri Royani yang akrab disapa Riri, ia mewakili keluatga Tubagus Setiawan memberi keterangan di PN Bandung Jl. Martadinata.
 
“Ini kali ke dua, pengacara pihak tergugat PT KAI Daop 2 Bandung tidak hadir di persidangan. Setelah ini kami akan ke Ombudsman di Jl. Kebon Waru,” jelas Riri yang diiyakan Rinni Arianny SH. MH mewakili pengacara penggugat asal Jakarta Falaki Kartono  M. SH.  
Sebelumnya, Rinni Arianny pada pra sidang (17/5/2018) sempat beracara di Ruang Sidang II Ali Said R 37 yang dipimpin Hakim Ketua Judijanto Hadi Laksana, S.H dengan Hakim Anggota 1 Tardi S.H dan Hakim Anggota 2 Sri Kuncoro S.H., dengan nomor perkara 142/Pdt.G/2018/PN Bdg.
 
“Keputusannya sidang dilanjut minggu depan (24/5/2018 - red), karena pihak tergugat tidak hadir sampai siang ini,” papar Rinni Arianny.
 
Lapor ke Ombudsman
 
Masih di hari yang sama usai dari PN Bandung, Riri diantar salah satu dari 24 mantan karyawan SPBU Kebon Kawung, Suwignyo melaporkan tentang kesewenag-wenangan pembongkaran SPBU ini ke Ombudsman Perwakilan Jawa Barat.
 
“Ini surat penerimaannya, diterima Komisioner Ombudsman RI Bapak M Taufan. Agak lama kami membincangkannya, tujuannya agar tidak tumpang tindih dengan gugatan di PN Bandung. Mereka akan mengkajinya segera,” terang Riri.
 
“Mal administrasi di kasus ini amat kentara. Apa peran Polsuska dalam pembongkaran ini? Uu Kehakiman 48/2009 pasal 54 ayat 2 jelas pelaksanaan putusan pengadilan perdata dilakukan panitera dan juru sita, dipimpin ketua pengadilan. Di kasus ini kental unsur abuse of power. Penyelenggara negara ternyata tak mampu mengedukasi hukum bagi rakyat. Ini saya sesalkan…” lagi jelas Riri sambil menambahkan – Makanya, kita teruskan hingga ke Ombudsman juga.”.
 
Secara terpisah Manajer Humas PT KAI (Persero) Daop 2 Bandung, Joni Martinus, kala dikonfirmasi perihal ketidakhadiran pengacara dari pihak tergugat menyatakan, intinya akan mengikuti mekanisme pesidangan sesuai peraturan yang berlaku. “Rasanya, ketidakhadiran kami kali ini masih dalam perkenan ketentuan dari majelis hakim.” (HS/HL)    
 
 
Add a comment

Polda Jabar dan Polres Garut Gelar Tabligh Akbar Jelang Pemilukada Damai 2018

Tabligh Akbar 1

destinasiaNews - Polda Jabar dan Polres Garut menggelar Tablig Akbar menjelang Pemilukada 2018 yang aman dan damai dan bertindak selaku penanggung jawab kegiatan tersebut, Kompol Gotam Hidayat, S.I.K, M.Si (Kasatgas Nusantara Polres Garut).

Kegiatan Tablig Akbar ini, mengundang penceramah KH. Maulana Al-Habib Muhammad Lutfi Bin Ali Bin Hasyim Bin Yahya (Ketua MUI Jawa Tengah) berlangsung di Lapangan  Apel Polres Garut Jalan Sudirman Kec. Karangpawitan Kab. Garut, Selasa sore,8/5/2018.

Dalam release yang diterima redaksi destinasiaNews.com melalui Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko,S.I.K, tentang kegiatan Tabligh Akbar, dalam rangka Mewujudkan Pemilukada 2018 agar berjalan aman dan damai.

tabligh Akbar4

Hadir dalam kesempatan tersebut Kakor Binmas  Irjen Pol Arkian Lubis, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto, M.Si, Waka Polda Jabar, Dir Binmas Polda Jabar beserta PJU Polda Jabar, Kapolres Garut beserta PJU Polres Garut, Danrem 062 TN,Unsur Muspida, Dan Yonif 303 Raider, Kasubden 4 Brimob Polda Jabar, Para Kapolsek Jajaran Polres Garut, Para Danramil 0611, Pimp Ponpes Al Halim, Mifhatul Thoriq, Fauzan, Hidayatul Faizin, Darul Ulum, Al Bayinah, Ponpes Darul Muwahidin, Jamiyatul Aftal, Al Hidayah, Al Fatih, An Nur, Suci Balon, Sadang, Imam Besar Mesjid Agung, Perwakilan tokoh warga, tokoh masyarakat, Ormas, Para Pengurus Bhayangkari, Banser, FKPM serta warga masyarakat yang seluruhnya berjumlah 8 ribu orang .

Acara diawali dengan pembacaan ayat Suci Al Quran, menyanyikan lagu  Indonesia Raya, pembacaan sholawat dari grup marawis Al Halim, sambutan-sambutan yang disampaikan Plt Bupati Garut dan Kapolda Jabar, selain itu acara diisi pula menyanyikan Lagu Hubbul Wathon,  Tausiah dan Doa, sekitar pukul 16.30 Wib Tausiah mulai disampaikan KH. Maulana Al Habib Muhammad Luthfi Bin Yahya.

Dalam Tausiahnya Kyai Luthfi mengingatkan tanggung jawab generasi muda menyongsong masa depan, sehingga memerlukan pembekalan untuk membentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Tabligh Akbar2

Lebih jauh, Kyai Luthfi juga menyinggung pengertian dan isi Al Quran yang sangat universal, sehingga untuk mengurai isi Al Quran diperlukan seseorang yang paham dan bisa membedakan hak dan kewajiban.

Ia menyebutkan  Al Quran tidak melupakan sejarah, sehingga dalam Islam bukti sejarah sangat berharga. Al Quran  mengangkat nama surat dengan nama para Nabi dan Rosul, bahkan sahabat Rasul dan abdi yang sholeh, contohnya Ashabul Kahfi, ” tegas Kyai Luthfi.

Suatu Bangsa akan besar jika memperhatikan dan tidak lupa akan sejarah atau tidak buta sejarah, karena banyak kalangan yang salah faham dalam mengartikan jihad baik dalam definisi maupun dalam pelaksanaan, hal paling mendasar yang perlu difahami adalah berjuang dalam lingkup terkecil yakni keluarga, utamanya berjuang untuk kebaikan orang tua, setelah itu baru mengartikan jihad dalam arti yang luas, katanya

Menurutnya sejarah para ulama dahulu menyebarkan syiar dakwah di Indonesia penuh dengan tantangan, hambatan bahkan turut dalam perjuangan melawan penjajah, tidak semudah saat ini.

Tabligh Akbar 5

Sebagai seorang muslim harus mencontoh kedisiplinan Rasulullah SAW, warga muslim yang lahir hidup NKRI harus benar-benar mempunyai rasa Nasionalisme dan merasa memiliki,  sehingga saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya Tanah Airku itu bukan sekedar basa basi, akan tetapi harga mati.

Apapun golongan atau kelompok yang anti Pancasila dan NKRI harus menjadi perhatian serius, walaupun golongan atau kelompok tersebut dinyatakan terlarang dan dibubarkan oleh keputusan Pemerintah akan tetapi harus benar-benar diwaspadai keberadaan dan cikal bakal benih ideologi nya, karena ideologi melekat di hati bukan di baju.

Dijelaskannya  umat Islam harus bersatu dalam persatuan yang kokoh, waspada dengan upaya penghancuran dengan politik adu domba yakni dibenturkan antar pihak dan golongan. (HRS/Rls/dtn)

Add a comment

Kapolda Jabar Memberikan Penghargaan Kepada Anggota TNI-Polri Yang Berprestasi

Apresiasi Polda 1

destinasiaNews – Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si, memimpin apel pagi. Dalam apel pagi ini, Kapolda memberikan apresiasi atas kinerja, dedikasi serta loyalitas bagi seluruh anggota Polda Jabar terhadap kesatuan. Adapun apresiasi yang diberikan berupa piagam penghargaan atas prestasi dalam pengungkapan kasus curas, serta penghargaan atas juara pertandingan ascending chellenge, berlangsung di halaman apel Mapolda Jabar Jalan Soekarno Hatta No. 748 Kota bandung, Selasa, 8/5/2018. Pada apel pagi ini diikuti oleh Wakapolda Jabar, para Pejabat Utama Polda Jabar, serta seluruh anggota Mapolda Jabar.

“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya, kepada seluruh anggota jajaran Polda Jabar yang telah melaksanakan tugas dengan baik, penuh dedikasi dan loyalitas,” ucap Kapolda.

Penghargaan diberikan kepada 5 (lima) orang anggota TNI dan Polri atas prestasi dan dedikasinya terhadap masyarakat serta institusi baik TNI maupun Polri. Hal tersebut terbukti dari peran serta 2 (dua) orang Bhabinkabtibmas serta Babinsa yang telah bersinergi dalam mengungkap dan menangkap pelaku curas terhadap pedagang cilok di Desa Sindanggalih, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Serta 3 (tiga) orang anggota Brimob yang telah berprestasi dalam pertandingan ascending chellenge yang diselenggarakan oleh SAR Sagara Karawang.

Apresiasi Polda 2

Kapolda menyampaikan, “Satu hal yang sangat menarik pada penerimaan penghargaan kali ini yaitu dengan melibatkan rekan kita dari TNI, karena telah mendukung tugas-tugas Kepolisian untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah penugasannya.”

Kapolda mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan pelaksanaan tugas dan prestasi tersebut, Kapolda berharap dengan diberikannya penghargaan ini, setiap personil Polda Jabar dapat meneladani setiap prestasi yang telah dilakukan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme dan pengabdian. (Rls/dtn)

Add a comment

Kemenristekdikti Gelar Beragam Kegiatan Menarik Pada Hardiknas 2018

Hardiknas1

destinasiaNews - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) sebagai salah satu kementerian yang bertanggung jawab memajukan pendidikan, terutama pendidikan tinggi, akan menggelar rangkaian acara yang dimulai pada tanggal 2 – 13 Mei 2018 dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2018. Kegiatan-kegiatan tersebut dihelat di dua kota, yaitu Bandung dan Jakarta.

Pada peringatan Hardiknas kali ini, Kemenristekdikti secara khusus mengusung sub tema “Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia”, dari tema nasional, yakni “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan” yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pemilihan tema ini dilatarbelakangi oleh misi Kemenristekdikti untuk menjadikan pendidikan tinggi sebagai agenda publik. Oleh sebab itu, kegiatan yang digelar pun melibatkan berbagai elemen masyarakat, dari mulai mahasiswa, akademisi, peneliti, komunitas, hingga masyarakat umum.

“Bagi kami selaku pemangku kepentingan utama di bidang pendidikan, tanggal 2 Mei merupakan hari yang sangat penting, penuh dengan makna, inspirasi, dan motivasi dalam memajukan peradaban nasional kita melalui pengembangan sumber daya manusia,” ujar Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, saat menjadi Pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2018 di Kampus Iwa Koesoemasoemantri Universitas Padjadjaran Jalan Dipati Ukur No. 35 Kota Bandung, Rabu, 2/5/2018.

Upacara ini dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kemenristekdikti, Rektor ITB, Unpad, UPI, ISBI, Unsil dan Unsika, pimpinan dan karyawan di lingkungan Kopertis IV  Jawa Barat, pimpinan, dosen, karyawan dan mahasiswa di lingkungan Unpad serta penerima Satyalancana Karya Satya.

Menteri Nasir menjelaskan, pendidikan tinggi sebagai terminal akhir dalam jenjang pendidikan formal memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas SDM. Menurut dia, pendidikan tinggi tidak sekadar jenjang studi, tetapi juga wahana mengembangkan riset untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi demi kesejahteraan manusia Indonesia dan dunia.

“Keharusan perguruan tinggi melaksanakan riset serta inovasi semakin penting dalam situasi sosial yang penuh disrupsi di era sekarang ini, terutama dengan dorongan Revolusi Industri 4.0. Oleh karenanya, perguruan tinggi harus lebih sensitif terhadap segala perubahan yang terjadi di masyarakat dan peka terhadap tantangan yang dihadapi. Karena dengan kepekaan itulah perguruan tinggi dapat secara cepat memberikan rekomendasi serta solusi untuk menjawab segala permasalahan,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Menteri Nasir, Kemenristekdikti juga terus memperluas akses bagi lulusan sekolah menengah atas untuk memasuki pendidikan tinggi melalui pembukaan maupun peningkatan daya tampung di PTN maupun PTS. Untuk relevansi, pemerintah terus mendorong agar pengelolaan program studi diarahkan pada kebutuhan pasar. Sedangkan dalam rangka mewujudkan peningkatan mutu, Kemenristekdikti juga terus mendorong agar PTN dan PTS senantiasa mendongkrak mutu lembaga dan proses pembelajarannya.

“Tiga pilar ini, meliputi akses, relevansi, dan mutu, diperlukan untuk menghasilkan SDM yang berkualitas,” tuturnya. 

SPADA – IdREN

Hardiknas2

Usai Upacara Bendera Peringatan Hardiknas 2018 dilakukan konferensi pers peluncuran program strategis Kemenristekdikti yaitu SPADA-IdREN dan Program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Unpad. Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan selama ini telah menginisiasi Sistem Pembelajaran Dalam Jaringan (SPADA) yang berbasis TIK. Untuk menfasilitasi pelaksanaan SPADA, maka dilakukan inovasi melalui IdREN (Indonesia Research and Education Network) yaitu jaringan privat nasional dalam pendidikan dan riset yang bisa menghubungkan perguruan tinggi baik negeri atau swasta dan mahasiswa untuk belajar lebih inovatif, mandiri, dan fleksibel.

Lebih jauh, Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Na’im menyampaikan bahwa pada sistem pembelajaran online ini tidak berarti hanya mentransfer power point atau materi dosen ke web tetapi online process ini juga bisa memfasilitasi interaksi mahasiswa melalui sistem online tersebut.

Ainun juga mengatakan tidak hanya PTN, namun PTS juga mendapatkan manfaat dari kebijakan Kemenristekdikti terkait SPADA dan IdRen. Ia menyebutkan bahwa kini IdREN sudah bisa diakses oleh 80 perguruan tinggi baik PTN maupun PTS.

Sementara itu Sekretaris Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Rina Indriastuti menambahkan Hardiknas kali ini juga sebagai momentum untuk melakukan inovasi pada pendidikan tinggi Indonesia.

“Dengan implementasi SPADA dan IdREN membuka kolaborasi antara PTN/PTS dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut ditujukan menguatkan praktek pendidikan digital yang inovatif dan fleksibel tentu dengan standar mutu yang baik,” tutur Rina.

Pada kesempatan yang sama Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad mengatakan dengan adanya fasilitasi PJJ ini pemanfaatannya bukan hanya dari aspek program studi itu sendiri tapi merupakan wujud dari resource sharing.

“Apa yang dimiliki oleh suatu perguruan tinggi bisa manfaatkan oleh perguruan tinggi lain. Bukan hanya materinya termasuk kapasitas para dosennya. Sehingga rekognisi terhadap mereka dapat dilihat juga oleh banyak pihak,” tutur Tri.

Peringatan Hardiknas Kemenristekdikti tahun ini sendiri akan menyuguhkan berbagai macam kegiatan menarik lainnya, seperti diskusi dengan peserta PMDSU ITB tentang Karier Dosen Bagi Generasi Milenial di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Seminar Halal Science bersama King Faisal International Prize 2018 kategori Berjasa untuk Islam, Prof Irwandi Jaswir dari Malaysia, Pameran Foto dan Diskusi tentang Potensi Pendidikan Seni dalam Pendidikan Tinggi Indonesia : Modal dan Visi ke Depan, serta jalan sehat dan layanan publik di kawasan Car Free Day Dago, Kota Bandung.

Rangkaian kegiatan Hardiknas juga akan digelar di Jakarta yaitu Diskusi Publik Bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; Menteri Keuangan, Sri Mulyani; dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia, Bambang Brodjonegoro yang akan duduk bersama membahas Pendidikan Tinggi dan Meninggikan SDM Indonesia, Seminar dan Workshop dengan topik Return of Investment in Research and Higher Education bersama University of Nottingham. Selanjutnya kegiatan Hardiknas Kemenristekdikti ditutup dengan World Postgraduate Expo 2018 (Pameran Pendidikan Pascasarjana) yang akan diisi 30 universitas dari berbagai negara, pada tanggal 12-13 Mei 2018 di Jakarta Convention Center (JCC). (HRS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

destinasiaNews – Ada kisah unik, dari kuliner legenda di Kota Bandung. Ini sudah ada lho, semenjak era Kemerdekaan RI pada tahun 1945...

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

destinasiaNews -Elemen warga yang tergabung pada “Musisi Bandung”, berencana membikin dompet khusus terkait bencana gempa bumi yang melanda Lombok pada...

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Destinasianews – Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat gelar konferensi pers di Kawasan Ekowisata Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung,...

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit - Ini Pertimbangannya …

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit  - Ini Pertimbangannya …

destinasiaNews – Kabar teranyar dari kesepakatan di antara konsumen Grand Asia Afrika Residence(GAAR) Bandung yang tergabung dalam wadah Paguyuban Konsumen...

Pengunjung

02340022
Hari ini
Kemarin
816
3711