Giat  Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 2 Cileunyi: Bantaran Sungai Cikeruh Rancaekek Kab. Bandung, Bersihkan !

IMG 20190627 055612
destinasiaNews --  Progres Program Citarum Harum sesuai Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang  Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum, per 26 Juni 2019 dari laporan kegiatan harian Sektor 21 – 2 Cileunyi, Rancaekek Kabupaten Bandung, melalui  Dansub Sektor 2 Cileunyi, Serka Ahmad Jamroni, menyatakan:
 
“Hari ini ada giat (kegiatan) pembersihan sampah dan rumput liar di bantaran sungai Cikeruh, Kampung Bojong Pulus RT 04/RW 07, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Dikerahkan  24 orang terdiri 12 TNI dan 12 warga setmpat yang tergabung pada ‘satuan’ Gober’ (Gotong Royong Bersama),” papar Serka Ahmad Jamroni dengan penuh ketegasan.
 
Sementara menurut  Yaya, Ceceng, dan Devi yang tergabung pada ‘pasukan Goger’ keikutsertaan mereka total 12 warga dalam kegiatan aksi pembersihan ini, sangatlah bermanfaat bagi lingkungan setempat.
 
“Buktinya, banyak warga yang tergugah dengan kegiatan kami. Akhirnya mereka yang tadinya hanya melihat-lihat kegiatan ini, jadi tergerak untuk membersihkan lingkungan dengan sukarela,” pungkas Serka Ahmad Jamroni yang setiap saat bersama pasukannya – siap mensukseskan program Citarum Harum, dan bantaran sungai siap dibersihkan!  (HS/dtn)
 
Add a comment

Citarum Harum Sektor 21-13 Terima Mahasiswi University of Edinburgh & Peneliti Indohun – Kagumi, Ikan Hidup di IPAL

IMG 20190626 211940
destinasiaNews - Satgas Citarum Harum Sektor 21- 13 Cimahi Selatan pada Rabu, 26 Juni 2019 menerima kehadiran Veleka Georgieva mahasiswi program S-2  dari University of Edinburgh Inggris yang didampingi Anna Nurhalimah dari Indohun (Indonesia One Health University Network). Mewakili Dansektor 21, Pasiminlog Sektor 21 Letda Saniyo pada hari itu mengantar keduanya mengunjungi IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) di industri tekstil PT. Suritex , dan PT. Mewah Niagajaya.
 
Diketahui, kedua tamu ini sebelumnya (14/5/2019) pernah berkunjung ke Posko Utama Sektor 7 di Perumahan Cluster Rancamanyar, yang diterima Dansektor 7 Kol. Kav. Purwadi. Tujuan kunjungannya kala itu, untuk memperkaya penelitiannya tentang ‘revitalisasi sungai Citarum’. Menurut keduanya, ternyata hanya relatif singkat dengan anggaran terbatas, Perpres No. 15 Tahun 2018 telah berdampak baik bagi lingkungan.
 
“Hal inilah yang menarik saya untuk memahami upaya pengembalian ekosistem di bantaran sungai Citarum,” kata Veleka yang diamini Anna dari Indohun.
 
Pengamatan redaksi, keduanya selama mengunjungi keberadaan IPAL di PT. Suritex dan PT. Mewah Niagajaya, tampak melakukan dialog intensif dengan penanggung-jawab di kedua pabrik tersebut.
 IMG 20190626 211926
Tak urung muncul pula kekaguman dari Veleka dan Anna, karena kedua pabrik ini beberapa waktu lalu berdasarkan penuturan Letda Saniyo pernah memperoleh teguran keras, terkait limbah cair yang dikeluarkan ke kali di sekitarya, ternyata dengan penuh kesadaran kini bisa menjadi contoh bagi pabrik di sekitarnya.  
 
“Berkat, upaya keras, juga dari sekitar 385 pabrik lainnya yang jadi garapan pengawasan dan bimbingan kami, kini berangsur baik kinerja IPAL-nya. Catatannya, bersama masyarakat hampir 24 jam mengawasi saluran buangan (out let) di setiap pabrik. Tak segan, bila ditemukan yang menyalahi aturan, atas ijin DanSatgas langsung dicor, salurannya,” terang Letda Saniyo.
 
Diskusi & Bak Kontrol, Ikan
 
Pengamatan lain oleh redaksi, kedua ‘tamu’ ini selama berkunjung di kedua pabrik ini, selain kerap mengajak berdiskusi para pengelola IPAL, juga kerap mencatat progress maupun kendala selama meningkatkan fungsinya.
 
“Sekali lagi kami kagumi kemajuan yang relatif cepat. Sebelumnya, terbayang IPAL di pabrik-pabrik ini seperti yang banyak digambarkan di youtube atau pemberitaan pada era 2017 dan 2018. Waktu itu fungsi IPAL rata-rata diabaikan, ya? Eh, sekarang malah wajib ada bak control di IPAL yang ada ikannya. Ini hal baru, bagi kami,” tutur Veleka yang kemudian diterjemahkan rekannya Anna untuk ditanggapi oleh segenap yang hadir di sana.
 
Hal yang menarik lainnya, justru Veleka dan Anna sesekali bertanya dengan serius kepada para pewarta, mengapa mau bersusah-payah meliput kegiatan Satgas Citarum Harum, apa yang memotivasinya?
 
“Sebelum Perpres No 15 Tahun 2018 tentang ‘Revitalisasi DAS Citarum’, sebagai pewarta kami sudah sering meliput kegiatan seperti ini. Sayangnya, dulu-dulu itu dampak positif-nya tak begitu terasa oleh warga bantaran DAS Citarum. Berbeda, ketika Presiden Jokowi yang menempatkan Gubernur Jabar sebagai Dan Satgas, melibatkan Pangdam III/ Siliwangi dan Kapolda Jabar secara proporsional dengan tugas-tugas hariannya yang menerjunkan langsung jajaran maupun satuannya ke lapangan. Ini yang berbeda dengan yang sebelumnya,” jelas Suryadi yang kerap disapa Cuya, salah satu pewarta yang berdiskusi langsung dengan Veleka dan Anna. (HS/Cuy/dtn)  
 
Add a comment

Kolaborasi Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 13 Cimahi Selatan dengan Sektor 22 – 06 Kota Bandung : Korve Persampahan di Perbatasan

IMG 20190626 042317
destinasiaNews – Rupanya, ada sebuah kolaborasi yang ‘gampang-gampang susah’. Ini dia berupa kesepakatan anatar Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 13 Cimahi Selatan dengan Sektor 22 – 06 Kota Bandung, pada hari Selasa, 25 Juni 2019.
 
“Kami menggarapmasalah sampah yang terjadi di perbatasan ke dua daerah. Selama ini seperti sulit untuk dipahami, masing-masing pihak seperti ada ego sektoral. Namun berkat kita turun bersama, hal ini sudah berakhir,” kata Dansubsektor 22 – 06  Pelda Mulyanto.
 
Kesepakatan itu dalam korve ini mengangkat sejumlah tumpukan sampah di berbagai sudut di antara kedua wilayah. Tercatat di antaranya,  di RW 08 Kelurahan Cijerah, Bandung Kulon (sektor 22) dan RW 3 Titik lokasi kegiatan pembersihan perbatasan di wilayah RW 30 Melong cimahi selatan (sektor 21) dan wilayah RW 08 komplek perum Mekar Asih  Cijerah Kota Bandung di bantaran sungai yg beralamat kp cijerah melong asih, kec cimahi selatan. 
 
Lainnya, kedua Tim Gober dan ‘satuan bakap-bapak TNI’, bahu membahu melakukan pembersihan pada 9 titik curug sugaiCcikendal. Sesudahnya, melakukan pembersihan sampah sebanyak kurang lebih 10 M2. Selanjutnya, melalui koordinasi antara Satgas sektor 21 -13 Cimahi dengan dinas terkait dariPemkot Cimahi, sampah yang sementara disimpan di bantaran sungai akan ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Kota Cimahi. “Rencananya, akan tuntas diangkut menggunakan truk sampah,” jelas Pelda Mulyanto.
 
Alhasil, menurut para anggota Gober ‘Gotong Royog Bersama’, model kerjasama antara wilayah perbatasan ini, patut dijadikan contoh untuk penanganan maslaha lingkungan di kemudian hari. “Ini contoh yang baik, semua dikerjakan dengan fleksibel dan efektip,” pungkas Oki dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahiyang diamini rekannya Fitri. (HS/dtn) 
 
Add a comment

Satgas Citarum Harum Sektor 21 - 01 Rancaekek Kab. Bandung Libatkan Warga Bersihkan Bantaran Sungai

IMG 20190625 231623
destinasiaNews – Komandan Subsektor 01 (Rancaekek, Kab. Bandung) dari Satgas Citarum Harum Sektor 21 yakni Serka Nurwan Aksa, angkat bicara terkait kegiatan pembersihan bantaran sungai di wilayahnya pada Selasa, 25 Juni 2019.
 
“Seperti biasa program revitalisasi sungai Citarum yang kami lakukan berupa pembersihan di anak dan cucu, serta cicit sungai utamanya, harus sebanyak mungkin melibatkan unsure warga setempat. Merekalah, ujung tombak untukperbaikan ekosistem ini,” papar Nurwan Aksa kepada redaksi setelah melakukan pembersihan bantaran di beberapa titik sungai Citarik dan Cimande.
 
Tercatat pada hari Selasa itu ada 11 personal TNI, dan 12 warga setempat yang tergabung pada Tim Gober (Gotong Royong Bersama). “Intinya saya dan 11 warga, mulai dari Yayat, Ade, Ipang, Ade Yoyo, Wahyu, Wahyudin, Aan Mar'an, Asep Mahfudin, Dadang R, Iwan Hermana, dan Irwan kuniawan, “ kata Bana selaku Koordinator Gober –“Pokoknya, kami senang dengan bimbingan bapak-bapak TNI, jadi lingkungan kami bersih lagi. Sifat aing-aingan (individualis), sekarang semakin hilanglah, dengan kerja bakti ini.”
 
Tak pelak berkat turunnya anggota Subsektor 01 dari jajaran Sektor 21 di Rancaekek, masyarakat tampak senang , berpaling untuk lebih peduli pada peningkatan lingkungan hidup.
 
“Sebenarnya, warga di bantaran sungai itu relative mudah diarahkan, sayangnya selama ini para pemimpon setempat sepertinya tampak abai dalam hal pengerahan warga. Padahal ini untuk peningkatan kesejahteraan mereka sendiri, kan?” tanya Nurwan Aksa memungkas pertemuan hari Selasa itu. (HS/dtn)
 
Add a comment

Progres Kegiatan Sektor 21 Satgas Citarum Harum, Nih Laporannya dari Kol. Inf. YUsep Sudrajat

IMG 20190625 095134
destinasiNews --  Membedah laporan perkembangan program Citarum Harum di wilayah kerja Satgas sector 21, yang dilakukan secara berkala. Di bawah ini rangkuman dari hasil kinerja Satgas Citarum Harum yang dikomandoi Kolonel Inf. Yusep Sudrajat, Sektor 21.
 
Perkembangan atas laporan di atas per hari Selasa (24/06/2019), menurutnya secara umum masih terkendala. Artinya, masalah kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta sarana yang ada di sekitarnya, masih dalam batas-batas tertentuyang dapat diperbaiki. Dalam hal ini, Dansektor 21 mengungkapkan kendala yang di hadapi, masih di seputar kurangnya kepedulian masyarakat. Dalam hal ini, menyangkut upaya menjaga kelestanan alam,  serta masih kurangnya kepedulian masyarakat setempat terhadap pentingnya sarana dan prasarana olahraga, dimiliki oleh warga setempat.
 
Penghijauan & Banjir.
 
Menyangkut upaya penghijauan yang merupakan kegiatan mutral untuk revitalisasi Sungai Citarum yang bantarannya dihuni oleh jutaan penduduk, hingga saat ini menurut tim-nya jumlah pohon (keras) yang sudah di tanam sekitar 2.640 pohon. Sementara Iuas lahan yang sudah di tanam seluas 2.000 M2.
 
Khusus penanganan limbah domestik, Dansektor 21 melaporkan bahwa selama ini telah membuat sebanyak 63 unit MCK. Perihal kolam resapan Iimbah ternak, hingga saat ini:” masih belum dibuat, karena berbagai kendala. Namun hal ini secara bertahap akan kami prioritaskan,” papar Yusep Sudrajat disela-sela Program Sosialiasi Citarum Harum di Lembaga Pendidikan MA Al Huda di Pameungpeuk, Kabupaten Bandung (24/6/2019).
 
Sebagai gantinya dalam kaitan ‘tertundanya’ untuk sementara waktu pembuatan kolam resapan limbah ternak, telah dilakukan pembuatan TPS swadaya 150 unit.
 
Dalam kesempatan lain Dansektor 21, pun melaporkan kegiatan pengerukan di beberapa subsektor di wilayahnya. Menurutnya, pengerukan sungai  dan pengangkatan sedimentasi masih dilakukan secara manual di Subsektor Cimahi Utara.  “Jumlah sampah yang sudah di angkat sudah mencapai 2 ton dan masih menggunakan alat manual.”
 
Sampah & Pembuatan Taman
 
Menyangkut permasalahan banjir di wilayahnya, Dansektor melaporkan bahwa titik banjir berada di jalan M Toha tepatnya di  perempatan Palasari, kampung Sekeandur desa Cangkuang Wetan, kampung Bobojong kelurahan Pasawahan, dengan ketingglan banjir mencapai 30 cm hingga 1 m.
 
 Tempat  penampungan dan pengungsian korban banjir menurut Dansektor 21 dianggap nihil. “Ini, untuk luasan wilayah yang terendam banjir  sekitar 3 hektar,” ujar Dansektor  21 sambil menambahkan “Untuk pengadaan alat berat kami berkoordinasi dengan pemerintahan terkait seperti BBWS, biasanya  konndisi awal banjir setinggi 1 m, dan surut dalam 1 minggu. Namun, saat ini bisa bisa surut dalam tempo dua atau tiga hari saja.”
 
Dansektor 21 pun melaporkan kondisi beberapa pekerjaan terkait Keramba Jaring  Apung (KJA), limbah industri, pembuatan bak sampah, pembuatan taman, dan pembenahan sarana olahraga.
 
Menurutnya, hingga saat ini jumlah industri yang sudah ditertibkan sebanyak 385 Perusahaan (berbadan hokum PT), sedangkan lndustri yang sudah ditertibkan  dengan cara dilakukan treatment  khusus yakni dicor sebanyak 12 Perusahaan.  
 
“Industri yang sudah melakukan upaya perbaikan ada 40 perusahaan. Industri yang masih bandel serta sering membuang Iimbah industri ke sungai kini hampir tidak ada dengan catatan semua dalam pengawasan,” jelas Dansektor 21 dengan nada penuh cermat.
 
Terkait sanksi sosial Dansektor 21 melaporkan sudah ada 3 ndustri yang sudah diberikan sangsi sosial. Sementara untuk masalah sampah pengadaan pembuatan bak sampah di tiap-tiap Subsektor 21, hingga saat ini sudah dibangun sebanyak 29 buah bak sampah.
 
“Kami pun sudah membangun 17 buah taman yang menjadi ikon di beberapa subsektor,” tutup Dansektor 21 Kolonel Inf. Yusep Sudrajat yang dalam menatap tugas-tugas selanjutnya, sudah menyiapkan kiat-kiat khusus.(HS/dtn)
 
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

DanSubSektor 5 – 21 Cikapundung, Dayeuhkolot Garap IPAL & Bantaran Sungai: Citarum Harum, Go Go Go

DanSubSektor 5 – 21 Cikapundung, Dayeuhkolot Garap IPAL & Bantaran Sungai: Citarum Harum, Go Go Go

destinasiaNews – Awal musim kemarau pada kwartal pertama 2019 merupakan ‘masa kerja khusus’ bagi ‘satuan’ DanSubSektor 5 – 21 Satgas...

Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 8 , Garap Bantaran Sungai Ciranjeng Kab. Bandung

Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 8 , Garap Bantaran Sungai Ciranjeng Kab. Bandung

destinasiaNews – Again and again, Pada Senin, 15 Juli 2019, ‘pasukan khusus’ yang tergabung pada Satgas Citarum Harum Sektor 21...

DanSektor 21 & 5 Terima KKN Tematik Citarum Harum dari Mahasiswa UPI Kampus Cibiru: Fokus, Tingkatkan Ekosistem

DanSektor 21 & 5 Terima KKN Tematik Citarum Harum dari Mahasiswa UPI Kampus Cibiru: Fokus, Tingkatkan Ekosistem

destinasiaNews -  DanSektor 21 & 5 masing-masing Kol. Inf. Yusep Sudrajat dan rekan sejawatnya Kol. Inf. Sumarno secara resmi membuka...

Kinerja Satgas Citarum Harum Sektor 21 - 10 Margaasih, Kab. Bandung: Tingkatkan Kualitas Ekosistem Warga

Kinerja Satgas Citarum Harum Sektor 21 - 10 Margaasih, Kab. Bandung: Tingkatkan Kualitas Ekosistem Warga

destinasiaNews – Ini untuk kesekian kalinya ‘satuan khusus’ yang bernama Satgas Citarum Harum Sektor 21 -10 Margaasih Kabupaten Bandung, tepatnya...

Meriah, 11th Anniversary of ULD Pusat & DKI Jakarta, Lucy Sujadi : Selaraskan Hidup, Menarilah Bersama …

Meriah, 11th Anniversary of ULD Pusat & DKI Jakarta, Lucy Sujadi : Selaraskan Hidup, Menarilah Bersama …

destinasiaNews – Rangkaian dari gabungan acara bernuansa halal bihalal & gathering bertajuk 11th Anniversary of ULD (Universal Line Dance – d’ULD), ini...

Pengunjung

03674824
Hari ini
Kemarin
1834
6213