Gathering’dan Silaturahmi PT Angkasa Pura Il, Menjalin Rasa Kebersamaan

IMG 20180123 080443
destinasiaNews, Bandung -Gathering dan silaturahmi dengan tema"Togather We Gathered" yang di gelar PT Angkasa Pura lI di Hotel Marbella Jl. Sentra Dago Pakar, Cimenyan, Mekarsaluyu, Bandung, Senin (22/1/2018).
 
Pada gelaran acara tersebut turut hadir  Public Securty Manager PT. Angkasa Pura ll Hastanto, dan  Asisten Manager of Securty Terminal l Ayatullah serta seluruh staf karyawan Angkasa Pura lI 
 
Public Securty Manager PT. Angkasa Pura ll Hastanto dalam acara tersebut mengatakan
tujuan kegiatan gathering yang dilaksanakan untuk memupuk rasa kebersamaan dan rasa persatuan tim work supaya selalu bersama sama dalam aplikasi dilapangan agar melaksanakan  tugas dengan maksimal.
IMG 20180123 080503 
"Tujuan dikumpulkan di sini (Hotel Marbella) adalah untuk ramah tamah dan gathering serta memfasilitasi karyawan Angkasa Pura ll dari unit Avsec (aviation security) dan ASSM (Airport security rescue and fire fighting ) ini adalah untuk merefresh kembali para karyawan dari sekian lama mereka melaksanakan tugasnya dan  diharapkan nantinya para karyawan melaksanakan tugas kembali dengan secara konsisten dan maksimal , dan ini kewajiban manajemen Angkasa Pura ll memberikan hak kepada karyawan berupa kegiatan gathering tersebut", Ujarnya.
 
Lanjut Hastanto,"Kemajuan Angkasa Pura dalam manajemen sekarang ini bisa meningkatkan pelayanan, termasuk pendapatan perusahaan yang tujuannya adalah untuk Indonesia kedepan dan juga khusus pelayanan untuk mengurai antrian penumpang saat ini sudah tertangani dengan baik", Imbuhnya.[Ig]
 
 
Add a comment

Warung Kopi Udin Wati Ngelapak di Hotel Dafam Rio – Buka-bukaan Soal Kopi

IMG 20180122 231453
destinasiaNews – Boleh dibilang ini ide unik. Bayangkan, sosok Warung Kopi Udin Wati yang sohor di kalangan jongen van Bandoeng dansakurilingnyah, yang katanya berbasis satoe-satoenja di Jl. Abdul Halim No. 7 Cigugur Tengah Kota Cimahi, soeatoe ari (20/1/2018) oendjoek kabisa di Hotel Dafam Rio Jl. L.L.R.E Martadinata No. 60 Bandung.
 
“Sabtu sore ini memang spesial, kami boyongan ngelapak di sini. Ayo, mau tanya, atau nyicip kopi hasil dari petani langsung, yang mana? Seduh kopi sendiri, boleh saja. Mau tahu rahasia kopi enak, nikmat, segar? Ini kami sediakan alat dan bahannya?” seru Dian Irawati yang ditimpli rekannya Faisal Nurdin sebagai representative Kopi Uwat sebagai singkatan dari Udin Wati.
 
Alkisah, Kopi Uwat ini sudah berdiri sejak 2013, buka lapak katanya di daerah dekat kuburan di Cimahi. “Malah di bawah jalur pesawat udara yang ke Husein Sastranegara. Jadi obrolan di antara kami dan para tamu, selang jeda karena ada suara bising itu. Tapi asyik, jadinya…,” papar Dian yang piawai deh – soal kopi dari A sampai Z dia hafal betul !
 
 Alkisah lanjutannya, kini setelah malang melintang bersegmen jongen van Bandoeng dan sekitarnyah yang tumbuh kepeduliannya terhadap – kopi yang baik dan benar (plus baik budi dan rajin menabung?) itu bagaimana? Nah, Kopi Uwat ini, berani buka-bukaan. “Biar tiada dusta di antara kita,” kata Faisal sambil ngocek-ngocek kopi Robusta dan Arabica dari mulai green been hingga siap diicip-icip oleh beberapa pengunjung Hotel Dafam Rio.
 
“Konsumen atawa sobat Kopi Uwat itu harus diberi product knowledge yang benar tentang kopi. Jangan tahunya menikmati kopi itu digunting saja. Yang benar itu digiling,” lagi kata Faisal yang terkesan tak menggurui.
 
Alhatsil, niat memboyong lapak sejenak Kopi Uwat ini menurut Indra D Sumarna, Hotel Manager Dafam Rio Bandung:”Semoga rintisan sehari bersama Kopi Uwat, menjadikan tamu hotel kami semakin betah dan ada sesuatu yang baru.”
 
Nahamoen jang paling penting didalem ini oesaha Kopi Uwat, misih menoeroet Indra:”Ternyata, ada usaha yang gigih dari kawula muda di Cimahi sana. Mereka bertekad menjadikan produk dalam negeri sebagai brand image Indonesia khusus untuk kopi lokal. Nyatanya, usaha mereka berhasil. Kopi Uwat, buktinya dikenal banyak orang.”
 
Perihal sampai kapan atau teknisnya bagaimana Kopi Uwat akan hadir regular di Hotel Dafam Rio Bandung? “Inilah yang sedang kami rundingkan dengan pihak manajemen Dafam Rio Bandung. Rasanya, kami cocok di sini. Animo dari pengunjung, diluar dugaan,” tutup Dian yang sedari awal mampu memuaskan pengunjung, membuka selubung tentang kopi – merasakan aneka kopi lokal yang diproses dengan benar, tak sekedar digunting, digiling malah… (HS)    
 
Add a comment

Rektor UIN SGD Lantik 1.003 Wisudawan – Ada Upaya ‘Mulang Tarima’ ke Azerbaijan

wisuda UIN 2Destinasianews -  Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si, disela-sela melantik 1.003 wisudawan ke-69 Program Diploma, Sarjana, Magister dan Doktor di gedung Anwar Musaddad, Minggu (21/01), sempat memperkenalkan sosok tamu kehormatannya dari Azerbaijian University of Languages:”Saya perkenalkan Habib M. Zarbaliyev, beliau seorang doctor linguistic yang sedikitnya menguasai enam bahasa…”

 

Usai pelaksanaan wisuda ke-69 yang berlangsung terib, kepada redaksi kehadiran Zarbaliyev ini menurut Rektor UIN SGD Bandung, dalam rangka membina kerja sama di antara kedua bangsa. Menurutnya, banyak ragam kerja sama antar kedua negara yang telah dan sedang berlangsung selama ini. 

 

“Salah satunya pemberian bea siswa bagi mahasiswa Azerbaijan untuk berkuliah di tempat kita. Ini ibarat mengingatkan kembali, seperti mulang tarima. Bukankah, Maulana Malik Ibrahim yang tak lain Wali Songo itu, berasal dari Azerbaijan.”

wisuda UIN 1Mahmud sendiri dalam sambutan wisuda kali ini mengapresiasi upaya keras dari civitas akademika meluluskan mahasiswa binaannya:”Jangan hilangkan kualitas taqwa walaupun kita telah menyelesaikan kuliah S-1, S-2, dan S-3.”

 

Sementara itu “tamu khusus” UIN SGD Bandung Zarbaliyev yang fasih berbahasa Indonesia, sangat mengapresiasi keberadaan dan peran lembaga pendidikan tinggi Islam di Indonesia.”Banyak hal yang bisa kita kerjasamakan di antara kedua bangsa yang sama-sama mayoritas berpenduduk muslim. Saya selalu terkesan, apabila berkunjung ke negeri ini,” begitu ujarnya yang selama beberapa kali ke Indonesia kerap bertukar pikiran, serta berbagi pengalaman dalam hal pendidkan generasi muda, dengan insan akademis di beberapa kampus besar di Nusantara. (HS)  

Add a comment

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa  

IMG 20180121 WA0107
destinasiaNews – Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo yang secara fenomenal telah meluncurkan revitalisasi sungai Citarum di antaranya kala membagikan sejumlah pohon tarum, di Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung (3/12/2017), paling akhir dalam program lanjutannya berupa sosialisasi bersama sejumlah ulama di Aula Graha Tirta Jl. Lombok Kota Bandung, menghadirkan Eka Santosa.
 
“Mendadak tadi siang dihubungi Panglima melalui Pak Sobirin yang aktif di DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan & Lingkungan Tatar Sunda), hadir di acara ini,” begitu ujarnya seusai berbincang dengan Doni Monardo tentang sejumlah program, diantaranya – “Bagaimana mensinergikan pembenahan sungai Citarum yang kini punya predikat sebagai sungai terkotor di jagat raya. Secepatnya kita benahi bersama.”
 
Lebih lanjut Eka menuturkan dari hasil pertemuan mendadak yang ia apresiasi:“Komitmen saya rekan-rekan bukan sekedar mendukung. Malahan terdepan untuk merevitalisasi Citarum,” ujarnya yang kini berkiprah sebagai Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, dan Ketua Umum DPP Gerakan Hejo.   
 
Diketahui dalam acara sosialisasi ini selain pemaparan program Citarum Harum dari Doni Monardo, pada sore itu dilengkapi pemaparan dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Ahmad Heryawan sendiri dalam pemaparannya mengakui sejumlah revitalisasi sungai Citarum telah kandas. “Ini dimulai dari Citarum Bergetar pada 2001, kemudian ICWRMIP ini yang bahasa Inggris, dan terakhir Citarum Bestari (2013 – 2018).”
 
Doni Monardo sendiri di hadapan para ulama berharap pendekatan religius dalam mengatasi parahnya sungai Citarum haruslah dikedepankan secara terintegrasi.”Tidak ada pihak yang ditinggalkan dalam program ini. Semua diakomodir secara terbuka. Citarum itu bukan milik siapa-siapa. Ini milik kita semua, untuk generasi mendatang,”ujarnya sambil mempertontonkan peragaan untuk sungai sepanjang 297 km dibutuhkan sekurangnya 125 juta pohon, terdiri atas 25 juta tanaman keras dan 100 juta tanaman perdu – “Setidaknya ini akan mengurangi banjir hingga tahun 2027.”
 
Ditanya langkah lanjut hasil pertemuan Eka dengan Doni Monardo:”Ya, saya berbincang dengan Pak Doni dalam suasana penuh keakraban. Beliau akan hadir ke Pasir Impun (Alam Santosa di Cimenyan Kab. Bandung - red). Melihat demplot penghutanan kembali lahan kritis di tempat saya. Nanti dipertemukan juga dengan elemen masyarakat F DAS Citarum dan Gerakan Hejo,” ujarnya dengan menambahkan keterangan –“Waktunya, nanti diaturlah….” (HS)      
 
 
Add a comment

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa  

IMG 20180119 193841
destinasiaNews – Aktivis pergerakan masyarakat Tatang Suratis, Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Provinsi Jawa Barat, ditemui di kediamannya di Kompleks Perumahan Pinus Regency kota Bandung (16/1/2018), tampak sumringah. Pasalnya, ia yang baru saja melakukan konsolidasi ke beberapa daerah binaannya di tingkat kota dan kabupaten se Jabar:
 
“Saat ini bersama jajaran di organisasi, sedang giat-giatnya melakukan kajian untuk implementasi, membangun kemitraan LPM dengan pemerintah.”
 
Yang dimaksud Tatang tentang kemitraan dengan pemerintah, ini tak lepas dari fungsi LPM, terutama di kelurahan maupun desa. “Membangun desa, khusus pengawasan penggunaan dana desa dewasa ini merupakan tugas utama.”
 
Dalam anutannya, Permendesa Nomor 4 tahun 2017 mengubah Permendesa Nomor 22 tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2017 dalam ketentuan di Pasal 4, Pasal 9 dan penambahan satu ketentuan antara Pasal 17 dan Pasal 18 yaitu Pasal 17A.”Ini menyangkut priotitas penggunaan dana desa, pembangunan masyarakat desa, dan pembiayaan lintas bidang, di antaranya. Semuanya perlu dikawal dengan baik.”
 
Terpenting menurut Tatang lagi yang tak henti-hentinga menjelaskan bahwa pemberdayaan itu sebagai tiang pembangunan desa:”Harus diingat kesejahteraan masyarakat di tingkat pedesaan, harus menjadi prioritas. Desa kuat negara kuat, itu sedehananya,” pungkas Tatang yang dikukuhkan kepemimpinannya membiduki DPD LPM Jabar sejak
 
16 November 2017 melalui Musda lll di Cirebon –“Alhamdulillah, sejak itu untuk periode ke dua (2017 -2022, red) terpilih lagi secara aklamasi dari 27 kota/kabupaten.” (HS)
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

destinasiaNews - Dalam mempererat silaturahmi dengan kalangan ustadz dan ulama, calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) nomor 1 yang...

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

DestinasiaNews - Nah, perkiraan pertanyaan “iseng” lainnya masih ala Diego ke Ujang Safaat, Ketua RW setempat Ujang Safaat yang sehari-hari...

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

destinasiaNews – Terinsipirasi serial film travelling yang mendunia bertajuk Don’t Tell My Mother (Ulah bebeja ka Indung kuring). Film ini...

RTH Kota Bandung Intentensif Dibahas Eka Santosa & Oded di Pasir Impun - Benahi, Tata Ruang !

RTH Kota Bandung Intentensif Dibahas Eka Santosa & Oded di Pasir Impun - Benahi, Tata Ruang !

destinasiaNews -  Oded M Danial, Wakil Walikota Bandung disela-sela cuti sehubungan pencalonan Pilwalkot  pada Pilwalkot 2018 - 2023 yang berpasangan...

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

destinasiaNews - Sudah dua pekan berlalu Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) paket Paslon EMAS (Elin - Maman) blusukan,...

Pengunjung

01844850
Hari ini
Kemarin
118
1453