Luruskan Isu 'Condong Sana- sini’ di Pilgub Jabar 2018, Eka Santosa, Partai Berkarya Angkat Bicara

IMG 20180407 WA0051
destinasiNews – Merebaknya pemberitaan, Partai Berkarya Jawa Barat sudah menenetukan dukungan ke salah satu Pasangan Calon di Pilgub Jabar 2018, dibantah Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, Eka santosa. Bantahan oleh Ketua DPW Partai Jabar. Statemwn ini muncul pada Jumat malam 6 April 2018 di kediamannya Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun, Cimenyan Kabupaten Bandung.   
 
 “Tidak benar itu, partai ini sudah condong ke salah satu paslon di Pilgub Jabar 2018. Pegangannya AD/ART Partai. Ada prosedur normatif dari DPP, sedangkan DPW terbatas rekomendasi. Semua belum ada yang final”
 
Lebih rinci menurutnya pemberitaan ini banyak muncul, usai acara pengukuhan Partai Berkarya Tingkat Kecamatan & Desa se Kab. Kuningan (2/4/2018). Menurutnya, hari itu sebatas menghadiri undangan Enang Nurdin SE selaku Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Kuningan.
 
Faktanya, disela-sela acara ini ada pembacaan dukungan ke pasangan cabup dan cawabup Kuningan, yakni ke Santosa (Toto – Yosa) dari nomor urut 1. “Itu pun dibacakan oleh mantan Ketua Umum Partai Neneng A Tutty. Posisi saya kala itu fatsun saja. Dalam artian sebelum saya menjabat Ketua partai ini di Jabar, rupanya sudah ada kesepakatan soal ini. Dengan catatan, dukungan awal dua tiga bulan lalu, ke pasangan lain, malah. Tapi sudahlah ...”
 
Terkait kehadiran Dedi Mulyadi selaku cawagub yang berpasangan dengan cagub Jabar Deddy Mizwar untuk pasangan nomor urut 4, itu pun pertemuannya di luar dugaan saya.
 
“Terjadi usai acara utama selesai, tiba-tiba ada Kang Dedi Mulyadi. Ya, beliau itu teman saya, bahkan penah menginap di kediaman saya di Pasir Impun beberapa tahun lalu. Selaku teman kami bersilaturahmi.”
 
Kala dikonfirmasi, kehadiran Dedi Mulyadi katanya diakomodir  oleh “forum DPD-DPD” di Partai Berkarya Jabar:”Wah, itu sudah tidak betul secara kelembagaan, tak dikenal itu di partai kami. Saya maklumi, mungkin ada yang baru belajar berpartai. Nanti ditertibkan,” ujarnya yang malam itu di Alam Santosa Pasir Impun Eka ditemani Wakil Ketua Umum Partai Berkarya  untuk “Korwil Banten, DKI, dan Jabar, Letjen TNI Purn. Yayat Sudrajat, dan rekannya yang bergabung ke Partai Berkarya Mayjen TNI Purn. Robby Win Kadir.
 
Kembali ke soal ‘condong sana-sini’, menurut Eka prioritas utama partainya setelah lulus verifikasi KPU bukanlah di Pilkada, melainkan, jauh dari itu lolos perlement threshold dan pemenangan Pemilu 2019.
 
Diungkap menurut Eka yang sudah berkali-kali bertemu secara khusus dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra (HMP) di Jakarta, sejak Rapimnas III (10-11/3/2018) di Solo, Jawa Tengah:”Selalu salah satu topik bahasannya, soal Pilgub Jabar. HMP  pun memberitahukan, ada beberapa personal dari paslon Pilgub Jabar yang menemuinya. Namun, baru sebatas silaturahim”.
 
Dikonfirmasi sekali lagi, benarkah ada 3 suara juta potensi Partai Berkarya Jabar, akan dikerahkan memenangkan salah satu paslon di Pilgub Jabar 2018? Dan, pemberitaannya, sudah meluas gegara acara pengukuhan di Kabupaten Kuningan Jabar itu?
 
 “Haha, itu pers jaman now memang jagonya memelintir fakta. Yang 3 juta suara itu, memang potensi minimal di target Pilpres 2019 partai kami di Jabar. Ini, dihubungkan dengan dukungan yang belum jelas itu ke Pilgub mana? Nah, ini kasihan warga, pendidikan politiknya jadi membingungkan”, kilahnya dengan menambahkan – “Apa pun yang terjadi dipertemuan  yang katanya mendadak dengan Kang Dedi Mulyadi. Anggap itu hasilnya, terjadi silaturahmi. Demi maksud baik, kita berhak bertemu, kapan dan dalam konteks apa. Terpenting, silaturahmi terbangun. Apa sudah lurus, sekarang?”   (HS)
 
Add a comment

Nining Meida Kecewa, Pemerintah Acuh Tak Acuh Pada Nasib Seniman

IMG 20180406 WA0131
destinasiaNews – Semakin bertambah saja antrian seniman yang kecewa terkait minimnya perhatian pemerintah. Kali ini penyanyi pop Sunda Nining Meida angkat bicara. Melalui media massa ia luahkan rasa kecewanya pada pemerintah. Penyanyi yang tenar dengan lagu pop Sunda  itu menyebut pemerintah acuh tak acuh pada seniman Sunda. 
 
Kekecewaan Nining, berkaca pada kejadian tahun 2017 saat dirinya mendapat penghargaan tingkat internasional. Sayangnya, tidak sedikitpun apresiasi dari pemerintah.
 
“Kemarin 2017, Alhamdulillah saya ikut Fair Festival Seoul 2017,  bertarung dengan 27 negara lainnya. Saya mewakili Indonesia, berangkat ke sana dan tampil, lalu mendapatkan the best performance. Bersama Disbudpar kota Bandung, setelah menang dan ini levelnya internasional. Seharusnya ada apresiasi dari pemerintah Jawa Barat, tapi ini tidak ada,” ujarnya lirih.
 
Harapannya, melalui Pilkada kali ini lahir pemimpin Jawa Barat yang peduli dengan seniman Sunda. “Saya tidak mau jauh dengan mereka. Mereka itu walikota dan gubernur saya. Mohon untuk kepentingan bersama dan demi pelestarian budaya, perhatikanlah dan apresiasi upaya kami. Kami tidak bisa meminta kepada siapa-siapa, kecuali ke pemimpin di daerah sendiri,” kata Nining di Bandung, 5 April 2018.[SA]
Add a comment

Wow - Gina Sadeli Pimpin The Universal Line Dance Cabang Kota Bandung – Dansa Sehat Lahir Bathin  

IMG 20180405 WA0009
destinasiaNews -  Rona dan suasana Convention Hall Puri Cipaganti di Jl. Cipaganti kota Bandung pada Rabu, 4 April 2018, ada yang tak biasa. Tengoklah di  lantai dua gedung ini, ada ratusan kaum ibu paruh baya memenuhi segala sudut. Wow ternyata, hari itu Gina Sadeli (59) yang katanya sudah bercucu 5 dari 4 putra-putrinya, ia dan rekannya menggelar helatan khusus. Ia dilantik sebagai Ketua  The Universal Line Dance (ULD) Cabang Kota Bandung.
 
Galibnya, line dancIe atawa dalam bahasa Indonesia bisa disebut dansa berderet. Ini seperti tari Poco-poco dan Sajojo. Secara medis dan ditinjau dari unsur leisure, kegiatan ini masuk kategori olahraga ringan namun menyenangkan lahir bathin. Para konsultan kesehatan dan psikolog, tidak jarang menganjurkan mempraktikkan jurus-jurus dansa berderet.
 
“Biar Hepi dan tidak pikun. Gerakan pada setiap lagu berirama Cha Cha Cha, Bosanova, Jazz, Rock, hingga Soul, R & B, serta lainnya, punya format tersendiri. Jadi, daya ingat pun selalu terasah,” papar Gina Sadeli yang tampak selalu sumringah didampingi suaminya Mugi Sujana yang juga sebagai Pembina ULD Cabang Kota Bandung.
 
Terdaftar menurut catatan Gina Sadeli, anggota ULD diluar 30 orang pengurus:”Sekitar 200 lebih yang aktif. Bagi yang berminat gabung, datang dan daftar saja di tempat kami berkegiatan.”  
 
Uraian D Mulyati Abun yang mengaku sebagai Pembina ULD Cabang Kota Bandung, yang tampak bangga punya 10 incu(cucu):”Dulu saya suka   olah raga aerobic, dan tenis, sekarang renang,  diseling dengan line dance atau dansa berderet. Alhamdulillah, tak terkena penyakit terutama tak pikun atau ku’uleun  (tak responsive). Pegel-pegel juga tak ada,” ujarnya dengan nada riang nan gembira.
 
Bonusnya bagi sesiapa yang hadir hari itu di Puri Cipaganti, pelantikan yang dihadiri pengurus ULD tingkat pusat,  tingkat Jawa Barat, dan kota-kota lainnya di Jabar, pada akhir sesi diisi kegiatan demo line dance dari berbagai  komunitas yang ada di Bandung. Momen, inilah yang ditunggu mayoritas para ibu tadi.
 
“Tak sabar saya ingin tampil,” spontan terlontar dari seorang ibu paruh baya di sebelah tempat duduk di barisan belakang.  
 
Segeralah Mengisi Program
 
Momen yang ditunggu itu tiba. Berbagai komunitas ULD yang biasa berkegiatan di sudut-sudut kota Bandung, seperti di Bumi Sangkuriang, Braga City Walk, Bumi Samami, serta di Car Free Day, sempat unjuk kabisa di Puri Cipaganti. Spontan, tempik sorak dan tepuk tangan silih berganti membahanakan ‘ball room’ Puri Cipaganti. Tampaknya, mereka mengapresiasi ke setiap grup penampil.    
 
“Nah, ini bagusnya line dance itu sangat terbuka. Dansanya tak bersentuhan seperti dansa biasanya. Busana pun formal, tak ada etika yang dilanggar,” urai pasangan yang tampak selalu ceria dan setia, tak lain Adang Suhara (72), dan Ny. Sriyani Purwati (67).  
 
Titik puncak acara yang menarik lainnya, Pembina ULD Cabang Kota Bandung Mugi Sujana yang tak lain tokoh Ketua Ormas BBC, memberikan kata sambutan. Ia paparkan dengan roman kalem dan berwibawa, katanya ada penyakit esensial yang selalu melanda sebuah organisasi.  
 
”Bila kepengurusan sudah terbentuk, jangalah ‘tukcing’. Maksudnya, setelah terbentuk lalu cicing alias diam. Idealnya, bila terbentuk segera membuat program jangka menengah atau panjang. Lanjutnya, kita praktikkan bersama-sama.” (HS)
 
Add a comment

PVMBG : Potensi Longsor dan Banjir Bandang Pada Bulan April 2018, Cenderung Berkurang

GL1

 

destinasianews – Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, Kasbani, mengatakan bahwa kejadian gerakan tanah/longsor selama periode Maret 2018 yang melanda sebagian besar Pulau Jawa, Sulawesi, Maluku, Papua dan sebagian Sumatera, terutama dipicu oleh intensitas curah hujan tinggi – sangat tinggi.

 

Hal tersebut terungkap pada saat konferensi pers yang berlangsung di Ruang Informasi Gedung PVMBG Jalan Dipenegoro 57 Bandung, Selasa, 3/4/2018.

 

“Selama bulan Maret telah terjadi 146 kejadian gerakan tanah/tanah longsor di 43 Kabupaten/Kota, di mana sebagian besar terjadi di Pulau Jawa dan dampak kejadian tersebut, mengakibatkan 431 rumah/bangunanrusak, 8 orang meninggal,” ujar Kepala PVMBG, Badan Geologi, Kementerian ESDM, Kasbani.

 

“Kejadian longsor juga berulang kali terjadi dikawasan Puncak (Cianjur dan Bogor) termasuk kawasan Puncak Pass," kata dia menambahkan.

 

GL0

Sebenarnya, longsor di kawasan Puncak di kawasan Bogor dan Cianjur tersebut sudah sering, kejadian pertama kali terjadi Januari 2009, 2013 dan 2014 tepatnya pada kolam dan taman bagian belakang Hotel Puncak Pass Resort, jelas dia.

 

"Penanganan longsor secara komprehensif dan menyeluruh (penguatan lereng dengan tiang pancang, perbaikan drainase dan sub drainase lereng) mulai bagian atas sampai bagian bawah lereng harus dilakukan, mengingat luasan dan volume gerakan tanah yang luas pada area tersebut termasuk area dibelakang Hotel Puncak Pas Resort yang berdekatan dengan pemukiman," ujar dia.

 

Menurutnya, potensi gerakan tanah/longsor pada bulan April 2018, berdasarkan Peta Peringatan Potensi telah terjadi gerakan tanah longsor yang merupakan Overlay Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Longsor dari Badan Geologi, dengan hasil prakiraan curah hujan dari BMKG menunjukan bahwa potensi longsor dan banjir bandang di lndonesia pada bulan April 2018 sedikit berkurang jika dibandingkan dengan bulan Februari dan Maret.

 

Namun demikian, potensi terjadinya gerakan tanah di seluruh Indonesia masih mungkin terjadi terutama di Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, Papua, kata dia

GL2

“Meskipun potensi longsor pada bulan April 2018 cenderung menurun, namun masyarakat dan pemerintah daerah tetap perlu meningkatkan kesiapsiagaan, “ ujar dia.

 

Longsor yang terjadi pada saat bukan musim penghujan ini menyebabkan masyarakat kurang waspada karena hujan sudah tidak ada dan beraktivitas normal seperti berkebun atau ke sawah, papar dia.

 

Sehingga masyarakat yang tingal di bawah atau pada lereng terjal, di daerah aliran sungai atau sepadan sungai harus senantiasa waspada terhadap ancaman longsoran pada saat hujan dan tidak hujan, serta mengenal tanda-tanda awal sebelum longsor, ujarnya.

 

Tanda-tanda awal longsor ini umumnya muncul retakan pada lereng, beberapa pohon atau tiang listrik sudah mulai miring, tiba-tiba muncul rembesan pada lereng, runtuhan batu kecil mulai terjadi, terjadi pembendungan sungai atau air sungai tiba-tiba tidak mengalir dan lereng tiba-tiba mengembung, jelas dia.

"Kearifan lokal seperti ini perlu ditingkatkan lagi mengingat korban akibat bencana longsor masih tinggi. Jika mengenali tanda-tanda awal longsor tersebut sebaiknya mengungsi dulu atau menjauhi lereng," tegas dia. (HRS/rls/dtn.)

Add a comment

Kapolri & Menpan RB Tandatangani MoU  – Eliminasi Korupsi & Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

IMG 20180403 WA0051
destinasiaNews -  Berlokasi di Mapolda Jabar, pada Selasa, 3 April 2018 dilakukan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding), antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian dengan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara, Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur.
 
Inti materi MoU ini menyangkut upaya pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi, dan wilayah birokrasi bersih serta melayani. Ini merupakan konsep baru demi peningkatan kinerja di berbagai bidang.    
 
Setidaknya, bila mengacu pada ukuran keberhasilan Polri tahun 2025, menurut Kapolri pada saat itu ada beberapa indikator penting, di antaranya :1.Tidak ada korupsi 2.Tidak ada pelanggaran 3.APBN dan APBD beproses dengan baik 4.Semua program selesai dengan baik. 5.Semua perijinan selesai   dengan cepat dan tepat. 6.Komunikasi dengan Publik baik. 7.Penggunaan waktu jam kerja efektif serta produktif. 8.Penerapan reward and punishment secara konsisten dan berkelanjutan. Dan, 9.Hasil pembangunan  dilakukan secara nyata.
 
Konsep yang Sama …
 
Selama penandatanganan hadir beberapa penjabat utama Mabes Polri, Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Maryoto, pejabat utama Polda Jabar, Kapolrestabes Bandung, dan seluruh Kapolres di jajaran Polda Jabar, beserta staf kementrian. 
 
"Penandatanganan ini ditujukan dalam dalam rangka menentukan tata cara daerah zona integritas yang bebas dari korupsi, selanjutnya mengembangkan daerah atau wilayah yang memiliki birokrasi bersih serta melayani," kata Tito.
 
Dalam penandatangan ini, disinggung tentang upaya perbaikan reformasi birokrasi. Tujuannya, demi menekan masalah korupsi,  sekaligus sebagai upaya perbaikan pelayanan publik. Disadari oleh para pihak, upaya ini merupakan perwujudan program presiden – tentang perbaikan layanan publik, termasuk Nawacita dalam konteks perbaikan birokrasi.
 
"Menpan RB punya konsep, Polri pun punya . Namun konsep ini dibangun tanpa janjian. Positifnya,  ternyata esensinya sama,  demi  menekan budaya korupsi," ungkapnya.
 
Dalam perwujudannya, khusus dalam hal pengembangan mentalitas melayani publik, Tito menyatakan ada keterbatasan. Menurutnya, jumlah anggota Polri yang tersebar di Polda, Polres dan Polsek , cukup banyak. Solusinya, pembinaannya akan dilakukan secara bertahap. 
 
"Pertama, melengkapi sarana dan prasarana, bertahap ini akan menjadi daerah yang baik. Tadinya, ini mungkin daerah ini punya stigma negatif atau jelek. Bertahap lagi,  menjadi bebas korupsi. Ada 12 wilayah yang diberi penghargaan oleh Menpan RB. Sekarang kita kembangkan di Jawa Barat," lanjut Tito. 
 
"Tantangan lain, perlu perbaikan tingkat kesejahteraan, baik dengan menambah atau mencukupi biaya operasional. Selanjutnya, melengkapi sarana dan prasarana. Karena itu, perlu memperbaiki sistem SDM, dan perencanaan anggaran. Nantinya, zona ini bisa betul-betul dijalankan. Hal ini akan kita evaluasi secara rutin," terangnya. 
 
Pada pihak lain, masih di tempat yang sama Menteri PAN-RB Asman Abnur menyatakan,  zona integritas ini menjadi model yang bisa direplikasi oleh Polres lainnya. Nantinya, lanjut Asman diharapkan dapat menularkan model yang memadai sebagai contoh untuk Polres lainnya.
 
"Zona integritas ini diberi apresiasi dalam bentuk tunjangan kinerja, satu tingkat lebih tinggi dari Polres  biasa, dengan indikator telah mencapai WBK (Wilayah Bebas Korupsi).  Bila Polres ini pun telah mencapai indikator WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani), akan mendapat tunjangan kerja dua kali tingkat dibanding Polres biasanya. Yakin melalui program ini, akan terjadi perubahan," jelas Asman
 
Idealnya, masih kata Asman untuk jangka panjang, yang akan dicapai itu sistem pemerintahan yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi. “Ini yang disebut pemerintahan yang efektif dan efisien,  dengan  pelayanan publik yang berkualitas.(HS/Rls).
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Ribuan Masyarakat KBB Hadiri Kampanye Terbuka Paslon EMAS No 1

Ribuan Masyarakat KBB Hadiri Kampanye Terbuka Paslon EMAS No 1

destinasiaNews - Ribuan masa hadiri dalam Rangkain gerakan kegiatan dalam masa kampanye di hari terakhir sebagaimana yang telah ditetapkan KPU...

Maman Cawabup Paslon No 1 Sangat Menghargai KPKBB Sebagai Pelopor Pemekaran Bandung Barat

Maman Cawabup Paslon No 1 Sangat Menghargai KPKBB Sebagai Pelopor Pemekaran Bandung Barat

destinasiaNews - Rangkaian perhelatan Pilkada bertepatan pada hari jadi Bandung Barat yang jatuh pada tanggal 19 Juni juga terselenggara debat...

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’ - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’  - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

destinasiaNews  – Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, yang juga Sekertaris Jenderal (Duta Sawala) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat)...

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

destinasiaNews - Dalam perjalanan gerakan pemenangan EMAS No.1 begitu di hadapkan pada posisi dinamika politik terutama selama gerakan pemenangan di...

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

DestinasiaNews.com – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat ditemui di Sekretariat Bappilu Partai Berkarya Jabar Jl. Soekano Hatta...

Pengunjung

02167900
Hari ini
Kemarin
3345
3195