Maman Cawabup No 1 Mancing Bersama Warga Kecamatan Saguling

IMG 20180502 WA0098
destinasiaNews - Suatu  cara unik yang dilakukan oleh Calon Wakil Bupati Bandung Barat Maman S Sunjaya, untuk menjalin silaturahmi masyarakat menjelang Pilkada Bandung Barat, Maman bersama para simpatisan dan ratusan warga masyarakat  Kampung Cilieur Desa Cikande Kecamatan Saguling  menggelar mancing  mania bersama, Rabu (02/05/2018), kegiatan ini merupakan kegiatan hiburan yang bersifat merakyat.
 
Ratusan masyarakat dari berbagai desa hadir untuk mengikuti kegiatan tersebut, Maman juga hadir pula di tengah-tengah masyarakat untuk ikut memancing.
 
Salah satu tokoh masyarakat setempat yang di sapa abah Gaul mengungkapkan," bahwa kedatangan pak maman begitu mengagetkan kami dalam acara kemasyarakatan ini, dan tak sungkan sungkan  turut serta mancing bersama di tengah tengah warga kecamatan Saguling", ujarnya.
IMG 20180502 WA0100 
Kedatangan Maman begitu disambut antusias dengan penuh keakraban oleh warga masyarakat.
 
Dalam sambutannya, Cawabup nomor urut 1 ini, yang berpasangan dengan Cabup Elin, menyampaikan terima kasih kepada ratusan warga yang menyambutnya dengan baik pada kegiatan mancing ini, kehadiran masyarakat diacara mancing ini merupakan bentuk penghargaan dan  dukungan bagi Maman.
 
“Dukungan dari berbagai kalangan masyarakat merupakan modal berharga serta energi yang besar bagi kami  untuk memenangkan pilkada guna mewujudkan cita-cita bersama membangun kesejahteraan masyarakat Bandung  barat yang lebih baik,” ungkapnya.
 
Maman pun hanya berpesan kepada warga bahwa tanggal 27 Juni 2018 untuk datang ke TPS dan mencoblos no.1 Pasangan EMAS.(SA)
 
 
Add a comment

May Day 2018, SBSI 1992 Jawa Barat Merayakan dengan Cara Beda – Gelar Seni Budaya dan Bakti Sosial                   

IMG 20180501 200324
destinasiaNews -  Boleh saja disebut ini perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional yang berbeda. Biasanya dirayakan setiap tanggal 1 Mei, dengan aksi turun ke jalan. “Hari ini mari kita hepi dan enjoy saja sekeluarga. Kemarin baru saja menggelar aksi sosial donor darah dan aksi sosial lainnya. Sekarang kita berlibur, lupakan sejenak rutinitas kerja di pabrik,” sambut Ajat Sudrajat Ketua SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) Jawa Barat 1992, di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda, Jl. Peta No.209 Bandung (1/5/2018).
 
Dicermati lebih dalam pola peringatan May Day yang tak lazim ini, rupanya selaras dengan yang dilakukan Ketua Umum SBSI 1992 Sunarti di Gedung Dewan Pers Jakarta. Di Jakarta sana, pada waktu yang bersamaan, SBSI 1992 Pusat menggelar diskusi atau rekreasi.  IMG 20180501 200538  
“Bukan tidak peduli perjuangan dan perkembangan, tetapi kami hanya ingin ambil perbedaan,” tandas Sunarti menjawab kepenasaran para pengamat sosial dan perburuhan.
 
Perayaan & Tuntutan
 
Sekarang, mari kembali ke Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda di Bandung, Ajat Sudrajat pada perayaan kali ini yang juga sebagai HUT ke-26 organisasinya, punya tema khusus - Buruh Ditengah-tengah Himpitan Persaingan Global - Dewasa dalam Bersikap Cermin kemandirian Berorganisasi.
 
“26 tahun itu bukanlah waktu yang sebentar.  Alhamdulillah selama ini konsistensi kami dan komitmen menyuarakan hak-hak buruh, termasuk memperjuangkan hari buruh ini sebagai hari libur nasional, ” papar Ajat Sudrajat yang disambut pekikan apresiasi dari ratusan anggotanya yang datang dari pelosok Jawa Barat.
IMG 20180501 200552 
Disadari dalam isi sambutannya, pilihan menggelar kegiatan sosial dan budaya, dianggap sebagai jalan terbaik. “Hari ini hari libur nasional,  buruh lebih baik menghabiskan waktu bersama keluarga. Kita hepi-hepi dan enjoy, tidak perlu berdemo,  berpanas-panasan, apalagi bikin rusuh, ” ujarnya.
 
Hadir dalam perayaan ini Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo,  Danden Intel Kodam III/Siliwangi Letkol Arh. Teguh Waluyo,  Sekum SBSI 1992 Asep Jamaluddin, dan Ketua SBSI’92 Kota Bandung,  Hermawan.
 
Uniknya, disela-sela acara budaya dan door prize yang banyak ditunggu ratusan keluarga buruh, SBSI 1992 mengungkapkan tuntutan demi perbaikan nasibnya. Terangkum tuntutan ini, ada enam butir.
 
1. Cabut system hubungan kerja kontrak atau out sourcing. 2 Cabut Perpres No. 20 Tahun 2018 Tentang Tenaga Kerja Asing. 3 Stop Union Busting (Pemberangusan Serikat). 4. Mendukung untuk segera menyeret seluruh pelaku korupsi, dan 5. Wujudkan pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat. (HS)
 
Add a comment

Ade Hendriana Sekjen FKSS, Dana Bos SMA & SMK Belum Cair: Rugi Kita …!

IMG 20180501 183125
destinasiaNews - Munculnya alih kelola SMA dan SMK Negera/Swasta, disusul terbitnya kebijakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Nomor : 955/5166.set disdik tanggal 20 Februari 2018 tentang NPHD (Nota Perjanjian Hibah Dinas) BOS yang bersumber dari APBN. Kenyataan di lapangan, penandatanganan dan pengelolaannya dikuasakan ke Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat, merugikan banyak pihak.
 
Menurut Kepala SMA Guna Dharma Ade D. Hendriana, SH yang juga Sekjen FKSS (Forum Kepala Sekolah SMA Swasta) Provinsi Jawa Barat di tempat kerjanya Jl. A.H. Nasution, KM 11,70, Cipadung Kulon, Panyileukan, Kota Bandung, ia yang kerap mengungkapan bakal terjadi permasalahan:
 
 “Dipastikan dapat merugikan, dan mengganggu perencanaan pendidikan sekolah, salah satunya pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Tahun 2018, bukankah UNBK  dibiayai dana BOS?” tanya Ade (30/4/2018) penuh penasaran.
 
Lebih jauh menurut Ade, pihaknya tidak menolak kebijakan ini. Namun, dengan catatan tidak terjadi keterlambatan pencairannya. Bila pun dicermati Permendikbud Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta memperhatikan Petunjuk Teknis BOS Tahun 2018 yang tersirat dalam regulasi, maupun dalam tugas dan tanggung jawab Tim Provinsi huru (f) Kepala Dinas Pendidikan Provinsi adalah penanggung jawab Tim Bos Provinsi, dan  menandatanganai NPH atas nama Gubernur.
 
“Ini pun sudah tidak mengindahkan permendikbud Nomor 1 Tahun 2018,” kilah Ade lebih lanjut.
 
Kesalahan, Terulang …
 
Menurut Kepala Dinas Pendidkan Provinsi Jawa Barat Kebijakan ini akan memangkas birokrasi agar terjadi percepat pencairan BOS dan BPMU di Provinsi Jawa Barat ketika ditemui oleh pengurus FKSS Jawa Barat pada tanggal 27 Maret 2018.
 
“Nah, jelas terbukti sekarang bahwa BOS dan BPMU terlambat. Berdampak ke biaya UNBK? Ini seperti mengulang kembali saat dikelola Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dahulu,”
 
Lagi kata Ade, argumennya cukup sederhana, kebijakan Dinas Pendidkan Provinsi Jawa Barat, tidak mempertimbangan sumber daya manusia yang ada di 13 KCD.  Pertama, KCD sendiri belum siap memberi pelayanan, karena baru dibentuk. Bahkan, kantornya pun masih ada yang menumpang di beberapa sekolah SMA Swasta. Kedua, mengingat Nomor Perjanjian Hibah Provinsi itu sama saja, dengan demikian NPHD baik BOS dan BPMU harus serentak berkasnya diserahkan ke BPKAD.
 
“Alhasil, apa yang terjadi? NPHD ini baru hari senin (30/4/2018 –red) kemarin, diserahkan ke BPKAD. Ini dikarenakan keterlambatan masuknya NPHD tersebut ke TIM BOS Provinsi di Manager BOS Provinsi. Katanya, ada kendala, salah satunya salah satu KCD sedang melaksanakan ibadah umroh,” terang Ade disela beberapa kali menerima menghendel dering telepon dari koleganya.
 
Perencanaan itu
 
Faktanya, FKSS Jawa Barat telah menyusun program agar BOS dan BPMU tidak mengalami keterlambatan. Ini efektif serta terbukti di tahun 2017 dan Tri Wulan I tahun 2018 berjalan lancar.
 
“Bahkan untuk Tri Wulan II NPHD BOS Tri Wulan II pada tanggal 25 Maret 2018 sudah selesai disiapkan dan ditanda tangani oleh seluruh Kepala Sekolah SMA penerima BOS Tri Wulan II Tahun 2018. Dasarnya,  adalah cut off BOS Tri Wulan II tanggal 30 Januari 2018. Namun dengan adanya kebijakan ini, semua menjadi mentah lagi,” keluh Ade dengan rona wajah kecewa yang mendalam.
 
Dalam lanjutan uraiannya, pencermatan FKSS Jabar dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (RKP) FKSS di USB YPKP Bandung pada per 3 April 2018, muncul rekomendasi, al:  Pelayanan dan penandatanganan NPHD BOS dan BPMU Tri Wulan III berjalan seperti tahun 2017. Pun mempertanyakan peran dan fungsi Manager BOS, sehingga NPHD ini harus ditandatangani KCD.
 
“Mohon diIngat, SMA Swasta sama dengan satuan pendidikan pada umumnya, yakni patuh pada sistem akreditasi dan berdiri berdasarkan ijin dan ketentuan pemerintah, pungkas Ade dalam penantian jelasnya tata kelola dana BOS. (HS)
 
 
Add a comment

Mall 23 Pascal Shooping Center Menggelar Kegiatan Sosial

23Pascal 1 tahun 2 1024x509
destinasiaNews - Pusat perbelanjaan dan mall 23 Paskal Shopping Center merayakan ulang tahun pertamanya dengan menggelar kegiatan soaial yang menginspirasi lingkungan sekitar. Hal itu dilakukan agar keberadaan pusat perbelanjaan tersebut selalu menjadi pilihan utama tujuan berbelanja bagi keluarga.
 
Menurut Marketing Communication Manager 23 Paskal Shopping Center Wahyuaji, rangkaian acara yang diadakan di ulang tahun yang pertama ini, bertujuan untuk memberikan inspirasi dan dampak positif terhadap lingkungan sekitar. Tanpa itu semua, khususnya costumer maupun pelanggan, pihaknya tak akan mampu bertahan hingga sekarang, Selasa (24/4/2018)
 
“Di Ulang tahun yang pertama ini, kegiatan yang bertajuk “Goodness Comes First”, rangkaian acaranya seperti Bebersih Masjid sekitar sebanyak 23, Dental for Kids, #23nightfunrun, 230 Flowers for Women dan 23 Fashion Photography Challage. Kami juga ingin berkontribusi aktif dalam kebersihan di 23 masjid yang ada di Kecamatan Pasirkaliki dan Andir,” kata Wahyuaji.
 
Begitu juga dengan Dental for kids, pihaknya bersama Rotaract dari Rotary Club merawat kesehatan gigi anak-anak. Sedangkan di #23nightfunrun bersama dengan fake runner dan 230 peserta lainnya menyelenggarakan lari 5K, yang diadakan malam hari. Di bulan April ini merupakan bulannya perempuan Indonesia, mengadakan 230 Flowers for Women tepat di hari Kartini.
 
“Pada hari tersebut kami membagikan 230 bunga kepada 230 perempuan yang menuliskan pesan dan harapannya di hari ulang tahun 23 Paskal Shopping Center. Tak hanya itu, program Kartini juga dimeriahkan oleh 23 fashion Photography Challenge,” ujar Wahyuaji.
 
Khusus dibulan ini, Wahyuaji memaparkan,program #23wishlist yang selalu dinantikan masyarakat Bandung belangsung istimewa. Mengangkat tema “#23wishlistforinspiringwoman”, pihaknya menjatuhkan pilihannya kepada Marsela Pribadi yang menjadikan Pizza Hut sebagai wishlist untuk mengajak anak-anak Panti Asuhan Bala Keselamatan.
 
“Lewat caption nya, ia begitu terinpirasi dengan kartini-kartini cilik yang membuatnya belajar tentang arti kebahagiaan dan senantiasa bersyukur,” kata Aji panggilan akrab Wahyuaji.
 
Sementara itu GM Center 23 Paskal Shopping Center Satriawan Natsir menjelaskan, pihak manajemen berjanji untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi customer dan pengunjung lewat program-program menarik dan experience unik. Tentunya, pengunjung terus merasa betah dan berlama-lama saat berkunjung di mall ini. Dengan banyaknya pilihan berbelanja menjadi daya tarik tersendiri, khususnya kuliner dan tempat bermain bagi keluarga.
 
“Customer ini, merupakan darah yang akan terus memberikan denyut nadi kehidupan mall 23 Paskal Shopping Center. Untuk itu, kami bersama team akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dan tak kan pernah lelah melayani customer dalam menciptakan pengalaman berbelanja dan entertainment yang tak terlupakan,” ujar Satriawan.
 
Untuk memberi experience seru kepada customer di weekday, 23 Pascal mengadakan #23weedaysurprizes berupa wheel of Fortune yakni memberi kesempatan kepasa customer utuk mendapatkan voucher menarik setiap melakukan transaksi ditenan-tenan tertentu. Selain itu, ada #23doltyourself diadakan setiap Senin-kamis yang dapat diikuti anak- anak yakni melukis, mewarnai, origami sampai pelatihan modeling.
 
“Kami tidak hanya ingin dikenal sebagai pusat pembelanjaan saja, namun juga sebagai sumber entertaiment dan experience inspiratif yang tidak dapat ditemukan customer ditempat lain,”pungkas Satriawan.(SA)
 
Add a comment

Tanggulangi Banjir Rutin Majalaya, Sektor IV Citarum Benahi Sempadan Kali – Bongkar Dinding Pabrik

IMG 20180429 163949
destinasiaNews – Batas kesabaran Didi warga Desa Biru RW 04 RT 01 Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hari Minggu, 28 April 2018 seperti tersalurkan. Pasalnya, penyempitan dan pendangkalan sejumlah kali di sepanjang jalan Laswi Majalaya dalam dua dekade terakhir, sebagai salah satu penyebab banjir rutin di daerahnya dibongkar paksa.
 
“Hari ini baru satu dulu sempadan di di pabrik tekstil PT Sinar Agung, temboknya dimudurkan sekitar 2,5 meter. Besok, pabrik di sebelahnya juga dibongkar,” papar Kolonel Inf. Kustomo, Komandan Sektor IV Citarum Harum yang didampingi Joko Dwi Priyono, ST.MSi, PPNS sebagai Humas BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum.
IMG 20180429 163924 
Hari itu Kustomo dengan pembawaannya yang tegas dan berwibawa berhasil secara simbolis membawa alat berat bantuan BBWS Citarum, meruntuhkan sebagian tembok di kawasan pabrik tekstil PT Sinar Agung.
 
”Kenapa hanya simbolis meruntuhkannya? Ini karena pemilik pabriknya, dua hari lalu ketika saya datangi, mau membongkar secara sukarela. Begitu juga nanti 16 pabrik lainnya di Majalaya akan melakukan hal yang sama.”
 
Bagi Camat Majalaya, Ajat Sudrajat, masih di lokasi pembongkaran menyatakan apresiasi:”Ini program revitalisasi Sungai Citarum yang menurut saya terbaik. “Soalnya, bapak-bapak TNI hadir langsung setiap saat di lapangan dengan karya nyata. Semoga banjir di kawasan ini akan berkurang.”
 
Temuan Buangan Limbah  
 IMG 20180429 164350
Sebelum dilakukan pembongkaran simbolis tempok di pabrik tekstil PT Sinar Agung, pada hari itu tim Citarum Harum memasuki kawasan kali atau anak sungai Citarum  tepatnya outlet Cikacembang milik PT CBIP. “Tuh, lihat betapa mereka seenaknya buang limbah cair. Itu warnanya hitam dan berbau. Inilah salah satunya yang mencemari Sungai Citarum, jelas Kustomo dihadapan puluhan awak media dan beberapa Kepala Desa di antaranya Biru, Pada Ulun, dan Sukamukti.
 
Tampak semua yang hadir melihat dengan mata kepala sendiri, perihal pembuangan limbah cair dari pabrik tekstil PT CPIB, hanya bisa mengurut dada.
 
“Seperti inilah Sungai Citarum dikotori selama bertahun-tahun. Anehnya aparat setempat sepertinya cuek ajeh” lontar beberapa awak media dengan muka kesal –“Untung ada program Citarum Harum…”. (HS/SA) 
IMG 20180429 164009
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Wow, Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

Wow,  Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

destinasiaNews - Boleh dibilang kegiatan produktif ini nyaris tak banyak orang tahu, padahal ini merupakan 'giant step for Indonesian's development'....

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

destinasiaNews - Boleh dikata ini penampilan tokoh Jabar Eka Santosa yang sedikit tak 'lazim' akhir-akhir ini? Gerangannya kali ini penuh dengan...

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

destinasiaNews - Sejumlah peserta Musyawarah Nasional (Munas), Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) ke-2 di Hotel Grand Asrilia Bandung, pada Sabtu,...

LAKSI Dukung Kapolri - Tegakkan Hukum Bagi Pelaku Hoax

LAKSI Dukung Kapolri - Tegakkan Hukum Bagi Pelaku  Hoax

destinasiaNews - Terkait pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Kehormatan PAN, M Amien Rais. Dalam hal ini sebagai saksi, pada kasus dugaan...

Pengunjung

02662705
Hari ini
Kemarin
4616
5177