Kuasa Hukum SMAK Dago, Seharusnya Edward Soeryadjaya Bisa Disidang di PN Bandung

Benny Wullur

destinasiaNews – Salah satu kawasan elit di Kota Bandung yaitu Jalan Ir. H. Juanda, yang dikenal dengan sebutan lokasi emas Jalan Dago, menjadikan magnit tersendiri bagi warga Jawa Barat khususnya masyarakat Bandung Raya. Namun dibalik berbinarnya lokasi emas tersebut, ada lahan peninggalan kolonial Belanda seluas 19.640 meter persegi, di atasnya berdiriSekolah Menengah Atas Kristen (SMAK) Dago, menjadi rebutan antara Yayasan Badan Pembina Sekolah Menengah Kristen Jawa Barat (YBPSMKJB) dan Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK). Sengketa soal kepemilikan lahan sudah mulai terjadi sejak awal 1980-an.

Sebelum menjadi SMAK Dago, pada jaman Belanda tepatnya 1927 sekolah itu bernama Het Christelijk Lyceum (HCL). Konon nama Lyceum diambil dari nama sekolah yang didirikan Aristoteles di Athena tahun 335 SM.

Hal tersebut terungkap saat kuasa hukum YBPSMKJB, Benny Wulur memberikan keterangan pers kepada awak media Bandung di salah satu Cafe di Jalan Lombok Bandung, Jumat, 15/12/2017.

Dalam kasus ini, tiga orang telah ditetapkan sebagai terdakwa yaitu Edward Soeryadjaya, Maria Goretti Pattiwael dan Gustav Pattipeilohy atas keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005. Mereka bertindak atas nama organisasi PLK untuk mengklaim aset nasionalisasi SMAK Dago.

Upaya mengklaim SMAK Dago, PLK mengaku dalam Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 sebagai penerus HCL yang sebelumnya adalah sebagai pemilik aset.

Di Pengadilan Negeri Bandung (PN) telah berlangsung 17 kali persidangan perkara dugaan keterangan Palsu, Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 yang digunakan untuk mengklaim aset nasional SMAK Dago.

Kuasa hukum YBPSMKJB Benny Wulur, menyesalkan penanganan proses hukum para terdakwa dengan keterangan palsu Akta Notarais Nomor 3/18 November 2005, terutama Edward Suryadjaya, yang lambat dan hingga kini belum juga disidangkan dengan dalih sakit

Padahal menurut Benny, terdakwa Edward Soeryadjaya terbukti tidak sakit, bahkan kini menjadi tahanan Kejaksaan Agung, sebab dugaan korupsi dana pensiun PT. Pertamina (Persero) yang merugikan negara Rp. 1,4 triliun.

“Saat itu terdakwa, khususnya Edwar Soeryadjaya, mengaku sakit sewaktu disidangkan di PN Bandung”, ujar Benny.

Sedangkan pihak Dokter RSUD dari Tarakan Jakarta serta RS Hasan Sadikin Bandung, menjelaskan bahwa kedua terdakwa bisa dihadirkan ke persidangan asal didampingi akhli medis .

Bahkan pihak RSUD tarakan Jakarta menyatakan tidak pernah menerbitkan surat sakit permanen untuk Edward Soeryadjaya sehingga tidak dapat disidangkan .

Oleh sebab itu, Benny berpendapat, sudah seharusnya terdakwa Edward Soeryadjaya bisa dihadirkan untuk diadili juga di PN Bandung.

“Pertanyaan kami kapan terdakwa dapat dihadirkan ? Bukankah sudah seharusnya hukum dapat ditegakkan kepada siapapun ”.  Semua orang punya hak dan kewajiban yang sama di depan hukum, termasuk tentunya terdakwa Edward Soeryadjaya, pungkas Benny. (HRS/dtn).

Add a comment

Kasal TNI Ade Supandi, Resmi Tutup Program Bebersih Sungai Citarum

 IMG 20171218 105112
destinasiaNews- Bertempat di Desa Pangauban Kec. Batujajar, Bandung, Jawa Barat (18/12/2017), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. menutup Program Bebersih Sungai Citarum.
 
Program ini sebelumnya (16/12/2017) dibuka oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana MadyaTNI A. Taufiq R., di Warung Pulus, Bandung, Jawa Barat.
 
Kegiatan Bebersih Citarum yang dilaksanakan dalam rangkaian HUT ke-72 Armada RI Tahun 2017, diikuti oleh sekitar 1.500 personel gabungan dari Kotamakotama TNI Angkatan Laut wilayah Jakarta diantaranya Koarmabar, Kormar, Kolinlamil, dan Lantamal III, serta personel Kowal yang terlibat bakti sosial. Ini pun digelar dalam rangka menyambut HUT ke-55 Kowal Tahun 2018. 
IMG 20171218 105037 
Program Bebersih Citarum ini melibatkanTNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat Jawa Barat. Menurutnya,  ini merupakan wujud nyata Kemanunggalan TNI terhadap rakyat. TNI Angkatan Laut membantu pemerintah setempat,  mengajak masyarakat secara persuasif untuk menjaga, merawat dan serta mengembangkan potensi sungai Citarum.
 IMG 20171218 105054
Harapannya, suksesnya prigram Bebersih Citarum ini dapat memberikan kontribusi positif,  dalam upaya pelestarian dan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA). Lebih lanjut, upaya ini dapat membangkitkan rasa Cinta Tanah Air Indonesia.
 
Aneka Kegiatan
 
Diketahui beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya penyuluhan kesehatan dan kebersihan kepada masyarakat setempat, pembersihan sungai Citarum, penghijauan lahan terlantar, lomba kebersihan lingkungan, dan lomba perahu serta keramba hias. Lainnya, kegiatan yang cukup banyak menyedot perhatian warga setempat - digelar demo pemanfaatan eceng gondok. Ternyata, di balik tanaman gulma eceng gondok ini, melalui tangan-tangan kreatif, dapat dihasilkan produk yang bernilai ekonomi tinggi.
 
Penutupan 
 
Diketahui profram Bebersih Citarum ini telah dilaksanakan sejak14 Desember 2017. Bertindak selaku penanggung   jawab kegiatan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia, S.Sos,  dan wakil penanggung jawab Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Brigjen TNI (Mar) I Ketut Suarya. Di luar itu program yang melibatkan ribuan warga ini, didukung oleh personel TNI AD, Kepolisian, Pusdiklat Passus, Polsek Citunjung, dan Anak Keluarga Baret Merah (AKBM). 
 
Acara penutupan Bebersih Citarum ini dihadiri oleh Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen ,TNI (Mar) Gatot Triswanto, Pangarmabar Kadispotmar, Danlantamal III, dan Kepala Dinas terkait. Hadir di antarahya para Bupati di Jawa Barat, serta Jajaran dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jawa Barat, tokoh agama, tokoh Masyarakat, serta tokoh pemuda Jawa Barat. (Rls/HS)
 
Add a comment

Kompetisi Liga Bintara Siliwangi ke - I Resmi Ditutup Pangdam III/Siliwangi

IMG 20171217 WA0060
destinasiaNews - Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo resmi menutup Kompetisi Liga Bintara PK Siliwangi ke - I di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (17/12/2017). 
 
Pada akhir kompetisi ini Mayor Czi  Nurwdayat sebagai Ketua Pelaksana Pertandingan, menyampaikan laporan. Menurutnya, kompetisi ini diikuti 22 kesebelasan yang dibagi menjadi 4 group merupakan kesebelasan.
 
Abituren PK - I (Pertama) yaitu pembentukan Tahun 1994 sampai dengan PK - 22 Tahun 2013.
 
" Liga Bintara PK Siliwangi ke - I tidak hanya diikuti oleh personil yang ada diwilayah Teritorial Kodam III/Siliwangi, tetapi hampir di seluruh Kodam,  ikut berpartisipasi," jelasnya.
 
Pada laga final ini Club Arsent FC (PK- 20) berhasil menundukkan Club Birawa FC (PK - 9) dengan skore 9 - 2. Club Arsent FC sebagai pemenang di pringkat pertama,  berhak membawa Piala Bergilir Liga Bintar PK Siliwangi ke - I Tahun 2017. Lainnya, pemenang  pertama ini menggondol uang pembinaan.  Pemenang  kedua direbut Club Biwara FC,  dan Bisma FC sebagai pemenang ketiga.
 
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo yang diwakili oleh Kajasdam III/Siliwangi Kolonel Inf Eri Iswantoro, hari itu resmi menutup Liga Bintara PK Siliwangi ke - I Tahun 2017.
 
Patutlah bersyukur pelaksanaan Liga Bintara PK Siliwangi ke - I Tahun 2017 yang dilaksanakan mulai 20 Agustus 2017 berjalan dengan lancar, ungkap Eri Iswantoro.
 
" Selamat bagi Tim sepak bola yang mendapatkan prestasi terbaik, melalui prestasi ini tentunya akan menjadi motivasi untuk
lebih giat berlatih. Semoga ke depan, dapat dipertahankan demi menghadapi 
kejuaran yang akan datang."
 
Bagi Tim yang belum berhasil jangan berkecil hati melainkan lebih memicu semangat untuk berlatih dan mengevaluasi kekurangan - kekurangan selama ini, masih kata Eri Iswantoro.
 
Peraih Top score pada kejuaraan ini, Serda Nanda dengan 13 gol dari Club Arsent  FC (PK- 20). Sedangkan pemain terbaik adalah Serda Wandi Agustinus dari Club Arsent FC (PK-20). (Rls/dtn).
 
Add a comment

Eka Santosa, Tenangkan Kadernya Terkait Berita Partai Berkarya ‘Tak Lolos’ Verifikasi KPU: Ini, Miskomunikasi …

 IMG 20171215 WA0058
destinasiaNews– Terkait terbitnya pengumuman dari KPU RI nomor  :768/PL.01.1-PU/03/KPU/XII/2017 Tentang Hasil Penelitian Administrasi dan Keabsahan Dokumen Persyaratan Partai Politik Calon Peserta Pemilu Tahun 2019. Ini menempatkan Partai Berkarya dan Partai Garuda tertanggal 14 Desember 2017, dinyatakan tidak lolos ke tahap verifikasi  faktual dari 12 partai lainnya.
 
“Atas nama partai sesuai arahan DPP Partai yang terus terhubung sejak surat dari KPU terbit malam tadi (14/12/2017), berharap kader partai di Jawa Barat khususnya, menjaga kondusifitas. Bersikap tenanglah kita ,” ucap Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat di hadapan para kader partainya yang berkumpul di sekertariat partai Kompleks  Surapati Core Blok K 7 Jl. PHH Mustofa Bandung.
 
Terbitnya pengumuman KPU RI ini, menurut Eka bukanlah akhir dari eksistensi partai. Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra, yang dibentuk sejak 15 Juli 2016:”Sejak awal dilahirkan untuk menelurkan insan-insan tangguh untuk menyuburkan iklim bernegara dan berbangsa berlandaskan demokrasi Pancasila,” lanjutnya sambil menerima satu persatu rasa prihatin kadernya, yang datang berduyun-duyun dari berbagai daerah.
 
Masih Optimis
 
Eka kala ditanya perihal peluang partainya yang di tingkat Jawa Barat relatif telah memenuhi syarat KPU - bagaimana agar lolos secara nasional dari “tsunami partai” seperti yang ia sebut dalam paparannya?:”Pada menit-menit terakhir dari DPP Partai, sekarang sedang dalam upaya mengajukan keberatan ke Bawaslu. Ini mekanisme yang benar. Kami cermati betul langkah-langkah itu, kami dorong terus dengan doa dan langkah nyata.”
 
Pertimbangan lain Eka yang dikenal sebagai politisi senior,alasan KPU tidaklah terlalu prinsip dilihat dari syarat-syarat berdirinya sebuah partai. Dikatakannya, Infrastrukr partainya di 34 provinsi, sudah dipenuhi. Dugaan lainnya, lebih mengarah pada miskomunikasi. Khususnya, keanggotaan di Indoensia Timur.
 
“Ini erat kaitannya karena kendala jaringan IT di Indonesia Timur. Pun, soal sipol (sistem informasi partai politik) masih debatable. Padahal, selama ini di UU Pemilu disebut berkas. Dalam praktiknya mungkin mengalami keterlambatan. Jadi, sifatnya teknis belaka. Bolehlah, partai kami disebut korban teknis .”  
 
Dalam paparan akhir, Eka masih optimis partanya akan lolos mengikuti Pemilu 2019:”Tokh, pengumuman resmi lolos tidaknya pada Februari 2018. Mungkin, rentang waktu 15 Desember sampai 4 Januari 2018, tidak bisa mengikuti prosedur verifikasi KPU. Jadi, tunggulah hingga Februari 2018,” pungkasnya dengan rona menenangkan kadernya.(HS)
 
Add a comment

Gugatan Adi Mulyadi ke Partai Berkarya di PN Bandung: Mediasi Masih Terbuka …

IMG 20171214 214224
destinasiaNews - Nuansa optimisme di ruang sidang IV PN Bandung, rupanya masih bergema kala digelar gugatan Adi Mulyadi dengan nomor perkara 343/PDT.G/2017/PN.Bdg. Kamis, 14 Desember 2017. Ini sidang gugatan Adi ke DPP Partai berkarya untuk kesekian-kalinya. Diketahui Adi pernah berkiprah sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Jabar. Ia merasa dilengserkan setelah turunnya beberapa surat dari DPP Partai Berkarya.   
 
Deretan surat dari DPP Partai Berkarya yang melengserkan Adi, antara lain: Penarikan SK DPW Jawa Barat (12/5/2017, No. 096/B/DPP/BERKARYA/V/2017), ini membekukan pengurus DPW Jabar yang diangkat melalui SK No: SK62-DPW/DPP/BERKARYA/IV/2017 per 12 April 2017. Selanjutnya terbit surat per 5 Juli 2017, No:146/B/DPP/BERKARYA/VII/2017. Surat terakhir ini secara eksplisit, yang bersangkutan di antaranya tidak diperkenankan menggunakan nama Partai Berkarya, dalam konteks kegiatan keorganisasian.
 
Yang digugat dalam perkara No “343” ini, Di luar Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya (tergugat III), dan Neneng A Tutty (tergugat I), Ketua Umum Partai Berkarya, lainnya Badaruddin Andi Picunang ,Sekjen Partai Berkarya (tergugat III), Hutomo Mandala Putra, Ketua Majelis Tinggi Partai Berkarya, Syamsul Zakaria Ketua Mahkamah Partai Berkarya, KPU Jabar, dan Kesbangpol Jabar.
 
Sidang pada hari ini, dengan Hakim Ketua Toga Napitupulu menghadirkan Kuasa Hukum Penggugat, Gama Alamsyah, S.H. Sedangkan Kuasa Hukum Tergugat III, Rizky Ramdhani atawa Astro, sedangkan Kuasa Hukum dari DPP Partai Berkarya diwakili Alfernando, SH dari Abdul Salam – Arnold V Purba Law Firm.
 
Mediasi Tidak ‘Gagal’?
 
Pembukaan dari Toga Napitupulu setelah mendengar sepintas untuk maju ke pokok perkara dari pihak Gama Alamsyah, dicermati ada wacana bahwa mediasi telah ‘gagal’? “ Coba mari ke depan semua para pihak,” ujar majelis hakim yang selanjutnya mendengarkan dengan seksama tafsiran ‘gagal tidaknya’ proses mediasi pada 25 November 2017.
 
Perdebatan beberapa menit di hadapan majelis hakim, akhirnya dinetralisir oleh salah satu anggota anggotanya dengan penjelasan cukup mendasar perihal peran mediasi di hukum perdata;”Intinya, yang namanya proses mediasi sampai dengan putaran terakhir pun, masih terbuka …”
 
Merunut pada proses persidangan hari ini yang berlangsung beberapa menit, Hakim Ketua memutuskan untuk melakukan sidang lanjutan perkara ini pada 10 Januari 2017. “Sepakat ya semua?” seru Toga Napitupulu sambil mengetuk palu.
 
Dikonfirmasi usai sidang kali ini Alfernando merasa optimis keberatannya yang menyatakan dari lawannya, bahwa mediasi ini telah dianggap gagal ?:”Tadi itu kan kita mendengar sendiri, majelis hakim menyatakan keberatan kita telah diterima dan dicatat untuk disampaikan dalam jawaban tergugat kelak.” 
 
Secara terpisah Eka Santosa kala dihubungi melalui telepon disela-sela kesibukannya menghadapi verifikasi faktual dari KPU Jabar, esok hari di DPW Partai Berkarya di Kompleks Ruko Surapati Core  K-7 Jl. PHH Mustofa Bandung, perihal hasil persidangan ini:”Gugatan ini kami hadapi dalam konteks menghormati hukum. Harapannya, perkara ini segeralah tuntas. Dalam arti, tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Keutuhan partai dan kadernya, itu prioritas saya.”  (HS/SA)
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Asprumnas Transpormasi Menjadi Perwiranusa, Tetap Konsisten Dukung Sejuta Rumah Untuk Indonesia

Asprumnas Transpormasi Menjadi Perwiranusa, Tetap Konsisten Dukung Sejuta Rumah Untuk Indonesia

destinasiaNews - Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS) sebagai wadah profesi para pengembang Rumah Rakyat di Indonesia tetap konsisten...

Jurnalis Citarum Harum – Dorong Percepatan Sungai Citarum Bersih Abadi

Jurnalis Citarum Harum – Dorong Percepatan Sungai Citarum Bersih Abadi

destinasiaNews -  “Saya hanya mau sungai Citarum hari ini dan seterusnya bersih abadi. Tak sudi program Citarum Harum gagal seperti...

Maman Cawabup KBB nomor 1 Bersama Indonesia Timur Bersatu

Maman Cawabup KBB nomor 1 Bersama Indonesia Timur Bersatu

destinasiaNews - Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 2018 ini, dihuni sekitar 1,6 juta jiwa. Faktanya, kini di KBB  dihuni oleh...

PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

destinasiaNews – Sehari itu (16/2/2018) kegiatan Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo sejak pagi hingga malam seakan tiada jeda....

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

  destinasiaNews - Musisi dan penyanyi Jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), yang biasa mangkal di simpang atau...

Pengunjung

01839138
Hari ini
Kemarin
929
1361