Korban Proyek Waduk Jatigede Beraspirasi ke DPRD Jabar & Gedung Sate - Mentok Hasilnya !

Save Jatigede

Destinasianews – Hanya berbilang 3 X 24 jam lagi, menurut rencana Waduk Jatigede seluas 6.783 ha yang menampung air 980 juta meter kubik dari sungai Cimanuk, keukeuh oleh Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dan Presiden Joko Widodo pada 31 Agustus 2015 akan digenangi. OTD – Orang Terkena Dampak (terdampak) sekitar 70 ribu jiwa, terdiri atas 30 desa, 5 kecamatan di Kabupaten Sumedang yang merupakan ladang subur penghasil 80 ribu ton padi per tahun, akan tergenang air.

Hari ini, Jumat, 28 Agustus 2015 puluhan orang terdampak yang tergabung pada Aliansi Rakyat Jatigede (ARJ), diantaranya diantar DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda), Walhi Jabar, LBH Bandung, dan LSM CADAS (Ciri Aspirasi Dari Abdi Sanagara), mengadukan nasibnya ke Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan di Gedung Sate dan DPRD Jabar.

“Untuk apa atuh kesini kalau mereka tak mau dengar kami. Dasar pamarentahan teu bener ieu mah. Tak merasakan penderitaan kami”, kata Ibu Ojoh (55), warga Desa Cipaku Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang yang sejak subuh sudah berangkat ke Bandung. “Tadinya berharap ada tanggapan para pemimpin dan wakil rakyat, nyatanya semua membohongi kami”, serunya selama ini tempat tinggalnya hanya dihargai Rp. 29 juta, dan uang ini belum diambil karena buat apa? “Kami mau berkorban buat negara, tetapi jangan dikorbankan atuh?!”

Kami Bukan Sampah !

Aksi unjuk rasa Jumat pagi di halaman depan Gedung Sate yang berisikan testimoni dan kecaman terhadap kinerja Gubernur Jabar, silih beganti diisi orasi para terdampak dan aktivis lingkungan hidup. “Uang penggantian Rp 29 juta jaman sekarang dapat apa? Suamiku aktif di DKM setempat, jadi galau ginih. Kami tak bisa beli rumah, apalagi modal usaha. Katanya waduk ini buat kesejahteraan ribuan lainnya jadi tumbal”, seru Tisah Nursaidah (54), guru PNS SD Sadang desa Cipaku Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang yang sudah mengajar 30 tahun.

Menurut Tisah, sedikitnya kini 1.700 siswa SD dan SMP tak berketentuan nasib pendidikannya. “Sekolah dibongkar, sekolah alternatif tak ada. Mereka ini anak bangsa. Mau dikemanakan?”. “Selama ini kami suka dibohongi sama aparat yang korup. Katanya mau direlokasi di tempat yang layak. Nyatanya, semua nol besar. Gubernur bilangnya semua beres dan beres. Di lapangan, terjadi sebaliknya”.

Aktivis lingkungan Dadan Ramdan dari Walhi Jabar dalam kesempatan orasinya di Gedung Sate, menyatakan rasa kecewa mendalam atas ketidak-pedulian Gubernur Jabar. “Selama ini Aher (sapaan Ahmad Heryawan), sering mengatakan banyak kemajuan tentang penggenangan Waduk Jatigede. Ini preseden Ia hanya ABS pada presiden, tak melihat ribuan warga yang belum beres hak-hak dasarnya”. Ibu Dedeh (48) warga Kecamatan Darmaraja Kabupaten Sumedang dalam orasinya di Gedung Sate dengan lantang mengutarakan uneg-uneg ribuan tetangga dan saudaranya. “Jangan anggap kami ini sampah. Militer dan polisi ada dimanan-mana. Semua bikin takut. Hanya diberi uang Rp. 29 juta, kami ini dibuang. Kami ini manusia, bukan sampah. Akibat waduk ini, prostitusi di daerah kami jadi marak”, begitu ujarnya dengan tersedu-sedu melarutkan emosi semua pendemo.

Mentoknya Hari itu 

Menarik disimak, demo warga terdampak hari itu menurut para pegiat lingkungan hidup dan kemanusiaan, nyaris mentok. “Kalau eksekutif dan legislatif seperti ini, tak aspiratif, sangat kasihan rakyat”, kata Yayan Abdullah, Ketua DPW LSM CADAS yang mengantar para pendemo ke gedung DPRD Jabar. Di gedung ini, pendemo hanya diterima oleh anggota DPRD Jabar, Agus Wellyanto seorang diri. “Kemana anggota DPRD Jabar lainnya?”, seru Nurhadi, Ketua Harian DPW LSM CADAS dengan lantang.

Sementara itu Eka Santosa, Pangaping BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar yang hari itu turun bersama para aktivis pada siang hari hingga sore, merasa kecewa dengan tak aspiratifnya eksekutif dan legislative di Jabar. “Harus dicari terobosan baru atas tersumbatnya saluran aspirasi rakyat. Presiden Jokowi yang arif dan bijaksana harus mendengar langsung dari warga terdampak. Jangan mau hanya mendengar laporan ABS gubernur Jabar atau dari DPRD Jabar saja”.

Tersiar kabar pada Jumat sore itu, mengingat tak ada pihak yang dianggap mampu menampung aspirasi warga terdampak, sebagian dari mereka masih tinggal di Bandung. “Saya mau dengar sendiri apa kata pimpinan Jabar. Kami tak mau dibohongi janji-janji manis. Batalkan itu penggenangan!”, tutup Ibu Dedeh yang terpaksa menginap di Bandung pada malam itu. Katanya, mereka esok harinya akan dipertemukan dengan Ketua DPRD Jabar. (HS/SA/dtn).

Add a comment

Jodi Janitra, Calon Ketua Umum HIPMI Jabar: ‘Siap Mundur Bila 6 Bulan Tak Ada Progres’

IMG 9755 edit

Destinasianews - Bertempat di De Tuik Resto dan Resort di Jl. Bojong Koneng Atas No.8 Cikutra Bandung, pengusaha muda Jodi Janitra (27) berbincang akrab bersama FWO (Forum Wartawan Online) Bandung. Inti perbincangannya mengarah pada kesiapan dirinya sebagai bakal calon Ketua Umum BPD (Badan Pengurus Daerah) HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia). “Siap mundur, bila 6 bulan tak ada progres”, demikian ucapnya dengan penuh keyakinan.

Jodi yang kini menjabat pada posisi Kompartemen Bidang Pengembangan Usaha Pemula BPD HIPMI Jabar, mengulas secara mendalam niat dirinya melalui sejumlah program yang bernas. Secara umum Ia kemukakan kesiapan dalam hal: Indonesia menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) pada Desember 2015, perubahan revolusioner dan kultur organisasi HIPMI Jabar, perluasan peluang dan kemitraan bisnis di segala lini, dan optimalisasi SDM serta SDA yang terbilang kaya dibanding negara-negara pesaing bisnis kita.”Sebaiknya kita tak usah mengeluh, sebaliknya fokuslah pada solusinya”, demikian ujarnya tatkala dengan runtun Ia ramalkan dalam waktu dekat, kemungkinan nilai satu dollar Amerika menjadi Rp. 15.000, sekali pun.

“Saat dollar naik , justru kita harus mensubstitusi barang impor. Fenomena impor ini bisa menjadi peluang”, tegas Jodi yang secara argumentatif mendeskripsikan melimpahnya bahan baku di negara kita. “Alam kita subur-makmur, manfaatkanlah karunia Tuhan ini dengan maksimal”.

Who is Jodi?

Menarik disimak siapa Jodi yang selama 11 tahun terakhir ini kerap disandingkan sikapnya yang terkadang “nyleneh – kreatif ” dimata rekan bisnisnya. Paling anyar, ide mendirikan cafe di sekitar Bandung Indah Plaza (BIP) di Jalan Merdeka yang berazaskan Public Funding , diapresiasi lembaga OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Menurut kabar, modal yang telah terkumpul dari “fund rising” ini sekitar Rp. 2,3 miliar. Hebatnya, cafe ini hanya butuh Rp. 2 miliar. “Model pengembangan modal semacam ini akan lebih saya galakkan di daerah, manakala terpilih”, ujarnya yang juga mengagankan HIPMI Jabar kelak berkonsentrasi 70% pada bisnis dan sisanya urusan politik. “Bukan sebaliknya”.

IMG 9763editSaat ini Jodi dikenal sebagai pengusaha kuliner dan cafe di Bandung dan Jabar, sebelumnya sejak 2008 Ia bergabung dengan HIPMI Jabar sejak 2008. Terakhir sejak 2012 menjadi pengurus HIPMI Jabar. Disamping itu Ia punya jam terbang cukup lama pula di organisasi Karang Taruna Kota Bandung dengan jabatan Bendahara.

“Sejak lama saya senang berorganisasi. Menata kehidupan memang jalannya tak selamanya lurus. Semua itu saya senangi, termasuk hambatan dan tantangannya”, begitu ujarnya yang secara terbuka mengaku, hanya dua bulan saja menjadi mahasiswa - pantaslah Ia menyandang “jebolan” STPB (Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung) hingga kini. “Yang lain jangan ikut-ikutan seperti saya yah?”, begitu tuturnya soal “jebolan STPB” ini yang diiringi derai tawa puluhan hadirin.

Lainnya, Jodi kini kondang sebagai pemilik cafe Bober yang menjadi trend setter diantara cafe yang kerap disatroni kalangan muda Bandung. Tak sungkan Ia riwayatkan pula, bisnisnya yang kini berkembang, kala itu hanya bermodalkan Rp. 4 juta pinjaman dari ayahnya. ”Sempat timbul-tenggelam kala itu. Bersyukur kini saya terus move on”.

Kisah hidupnya sebagai DJ (disck jockey) pada era 2004 – 2009 sempat pula Ia jalani. Jatuh bangun Cafe Bober , salah satunya karena kegiatan ini, hal ini demimenutupi tekornya usaha kala itu, kata Jodi. ”Ini pembelajaran berharga memantapkan usaha cafe dan kuliner.Terpenting, bisa mengetahui selera anak muda dengan lebih akurat”.

Siap Bertarung

Kesiapan Jodi menjadi “Ketua HIPMI Jabar” bukan main-main, menjelang Musda XV BPD HIPMI Jabar yang dijadwalkan berlangsung di Garut (25 – 27/8/2015), Ia nyatakan kesiapannya menjadi ketua baru periode 2015 – 2018. Santernya beredar isyu, Ia mengantongi dukungan sekitar 80% dari suara yang ada.

“Saya siap bertarung dengan sportif, tentunya”, tutup Jodi yang kini kondang juga sebagai pemegang proyek Angkot Bersubsidi (Mang Abud). Asal tahu saja 10 Mang Abud ini, sering bersliweran di kota Bandung dengan tampilan menonjol dilengkapi WiFi, TV LED untuk iklan, serta CCTV di bagian belakang angkot. “Ini modalnya dari dividen Cafe Bober”. Nah, ini dia sekilas tentang apa dan mengapa Jodi Janitra. Akhirul kata, siapa mau pilih Dia untuk “perahu” HIPMI Jabar bernuansa baru? (HRS/SA/HS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

destinasiaNews - Usai pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 27/6/2018 lalu, Tim Peneliti dari Pusat Studi Politik...

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

destinasiaNews – Sebuah perusahaan terkemuka dari Australia, yang memiliki se-gudang pengalaman dan penghargaan yaitu Crown Group Holdings (Crown Group), merupakan...

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

destinasiaNews – Destiners, khususnya bagi yang tinggal di daerah Sukabumi – Jawa Barat, apalagi yang mengaku Tuna Lovers, sudahkah mencoba...

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

destinasiaNews – Berlokasi di Kawasn Ekowisata dan Budaya Alam Santosa tepatnya di Pasir Impun, Cimenyan Kabupaten Bandung, ngaring (berkumpul) sejumlah...

PESTA RAKYAT 9TH - Celebrate Our Physics

PESTA RAKYAT 9TH - Celebrate Our Physics

destinasiaNews – Hallo Destiners! Sadarkah kita, bahwa perkembangan sains dan teknologi melaju dengan cepat di segala aspek kehidupan sekarang ini?...

Pengunjung

02241291
Hari ini
Kemarin
603
2750