Pangdam III Siliwangi, Mayjen Doni Monardo: Serius, Pulihkan Sungai Citarum

IMG 20171204 110641
destinasiaNews – Pemandangan berbeda di Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Ini terjadi pada MInggu 3 Desember 2017. Ratusan prajurit TNI dari Kodam lll Siliwangi, sudah berhari-hari berkemah membenahi hulu sungai Citarum yang panjangnya sekitar 269 Km dari Kabupaten Bandung, mengular bermuara di Muara Gembong Kabupaten Karawang . Strateginya, area di sekitar hulu sungai di area situ Cisanti dibenahi dulu luar-dalam. Berlanjut, pembuatan clusteringsetiap 20 Km yang ditangani para perwira TNI yang bekerjasama dengan tokoh setempat. Targetnya, 6 bulan ke depan sungai Citarum airnya lebih bersih !
 
“Ruhnya kita kembalikan secara terpadu dengan satu komando. Ini yang selama ini tidak ada dalam semua program pembenahan sungai Citarum. Pak Gubernur itu komandonya ,” kata Pangdam III Siliwangi, Mayjen Doni Monardo di hadapan ratusan prajuritnya yang dihadiri perwakilan institusi, serta warga yang peduli pada pulihnya sungai Citarum.
 
“Kami malu, sungai Citarum masuk pada sepuluh sungai terkotor dunia,” kata Dedi Supardi (35) warga Kecamatan Kertasari yang sengaja ingin membuktikan – “Apa sih keinginan Pak Panglima sama Pak Bupati Bandung Dadang Nasser, serius nggak? Kalau seperti yang sudah-sudah, biasanya hilang tuh ditelan jaman?!
 
Keseriusan Doni patut diacungi jempol, ini diungkapkan Dadang (37) rekan Dedi Supardi yang mencrong sejak pagi di dekat panggung yang membentangkan layar bertuliskan Sabilulungan Melindungi Citarum. “Hebat, ini Pak Panglima bawa Si Kabayan Nyintreuk segala. Memang banyak pemimpin kita yang harusdisintreuk, mereka selama ini abai terhadap lingkungan. Rakyat mahbagimana pemimpinnya?”
 IMG 20171204 WA0013
Tak lain Si Kabayan Nyintreuk yang dulu diperankan budayawan Tisna Sanjaya terakhir di Kompas TV, hari itu diboyong langsung oleh Doni ke Desa Tarumajaya.”Saya tersanjung, dan ada idea yang sama soal keprihatinan mendalam untuk nasib sungai Citarum. Ini kan, sejauh mana level peradaban kita dalam menyikapi alam sekitar. Saya bersedia bekerjasama menggugah warga merevitalisasi sungai kesayangan kita,” papar Tisna Sanjaya yang hari itu sudah mempersiapkan kanvas besar untuk melakukan performance art di situ Cisanti –“Sayang tak bisa saya lakukan, lain kali saja. Hari ini padat sekali acaranya di lapang Kecamatan Kertasari.”
 
Aspirasi Warga
 
Yang khas pantauan redaksi  puluhan rekan Asep (37) yang dibawa oleh Kepala Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari, Efi Nur Taufik sengaja datang ke “Perhelatan Awal Pembenahan Sungai Citarum” ini. Menurutnya, Asep dan ratusan bahkan ribuan rekannya yang bekerja secara turun-temurun menggarap pertanian sayur-mayur di sekitar DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum:”Silahkan saja sungai Citarum dibenahi. Asal, sumber penghidupan kami ada penggantinya? Makanya kami datang ke sini sekarang. “
 
Uniknya, usai warga Sarongge Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur bergiliran memaparkan testimoni, berupa upaya mereka yang berhasil meninggalkan pola cocok tanam sayur-mayur di kemiringan lereng sekitar TNGP (Taman Nasional Gunung Pangrango). “Kalau kata orang Sarongge bisa hal yang sama dilakukan di sini ya bagus saja. Kami bersedia dapat bimbingan. Tapi itu tadi harus ada penggantinya buat isi perut anak dan istri kami,” seru Asep yang diamini rekan-rekannya .
 
Tak urung rekan Asep yang mengaku bernama Ujang,  spontan ia berkomentar tatkala ditanya bersediakah mengikuti perubahan mata pencaharian seperti yang dilakukan para petani kelompok Sarongge tadi? “Mau sajah atuh pak. Tapi jangan galak-galak atawa cepat-cepat. Bisa kan, pelan-pelan itu kambing, kelinci dibudidayakan di daerah kami. Tapi harus adil ya?”
 
Tanya, dari Forum DAS Citarum
 IMG 20171204 111701
Secara terpisah, seremoni di Lapang Kertasari (3/12/2017) yang melibatkan berbagai kalangan untuk membenahi sungai Citarum dikonfirmasi kepada Ketua Forum DAS Citarum, Eka Santosa, yang hari itu di Kertasari tidak tampak dalam deretan undangan.
 
”Secara prinsip, kami sangat mendukung revitalisasi terpadu untuk sungai Citarum. Ini sejalan dengan keinginan kami beberapa bulan lalu, malah sudah kami usulkan harus ada Perpres dari Presiden langsung untuk menanganinya. Terakhir katanya telah ditangani oleh  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. Itu pun bagus saja,” jawab Eka Santosa yang juga sebagai Ketua Gerakan Hejo.
 
Kala ditanya tentang penanganan limbah industri yang selama bertahun-tahun tak ada kemajuan secara signifikan di lapangan, terutama dari segi penegakan hukum.”Nah, soal ini kami yang sudah menyatakan perang terhadap penjahat lingkungan. Pihak Polda dan Kejaksaan, segeralah bertindak tegas. Jangan seperti yang sudah-sudah, rata-rata penindakannya hilang ditengah jalan,” tutup Eka Santosa yang secara khusus memberi kata salut atas upaya serius Pangdam lll Silwangi kali ini. (HS/SA) 
 
Add a comment

Danlanud Husein Sastranegara dan JBN Jadikan Latihan Menembak Pererat Silaturahmi

JBN 1

DestinasiaNews – Suasana lapangan tembak TNI AU Husein Sastranegara Kota Bandung, saat itu tak seperti biasanya, pasalnya rombongan awak media yang tergabung dalam wadah Jurnalis Bela Negara (JBN), mendapat kesempatan berlatih menembak bersama jajaran TNI AU. Giat latihan menembak ini atas undangan Danlanud Husein Sastranegara Kolonel Pnb. M. Iman Handojo, S.Ikom. (30/11/2017).

Cuaca Kota Bandung yang saat itu dipayungi mendung, angin dingin serta sempat turun hujan, namun tak menyurutkan semangat para awak media JBN menyimak paparan Danlanud Husein Sastranegara, Kolonel Pnb. M. Iman Handojo, S.Ikom dengan penuh antusias, lalu Danlanud meminta para jajaran TNI AU untuk memperkenalkan diri masing-masing, kemudian giliran awak media JBN memperkenalkan secara bergantian, diawali koordinator JBN, Mas Don.

Dalam kata sambutanya Danlanud mengatakan, “Salah satu maksud dari kegiatan ini adalah silaturahmi antara TNI AU dengan media, kami ingin lebih mendekatkan diri dengan para awak media sesuai dengan perintah Panglima”, tegasnya

Mayor Lek C. Indra Prawira Negara, salah satu perwira TNI AU Lanud Husein Sastranegara yang ikut latihan menembak, merupakan atlet menembak TNI  AU. Dirinya menyebutkan bahwa menembak bukan tentang bagaimana mengalahkan lawan, menurutnya untuk bisa menembak sasaran yang tepat harus terlebih dahulu kalahkan ego diri. "Semua orang dapat menembak, tapi belum tentu bisa menembak tepat sasaran, selain harus mengenal teknik, ketenangan juga kalahkan ego diri", ujarnya.

JBN1b

Seperti halnya yang dikatakan Eko Trijuni (38) salah satu peserta menembak dari JBN, bagi dirinya kegiatan menembak ini merupakan pengalaman yang luar biasa, karena pertama kali pegang pistol dan menembak itu tak semudah seperti yang kita bayangkan, tidak seindah yang di film-film, katanya.

“Ternyata jadi tentara itu susah, nembaknya saja susah, apalagi jadi tentaranya”, papar Eko. Semoga saja kegiatan nembak yang akan datang lebih banyak lagi yang ikut, jika di undang lagi TNI AU, harap Eko.

“Dengan acara seperti ini kita bisa saling berbagi pengalaman”, kata Eko menambahkan yang diamini Defiane Fondamika (28), yang mengaku dirinya merasa lebih dekat dengan TNI AU dan berharap kedepannya selain menembak kita juga bisa mencoba naik pesawat TNI AU karena naik pesawat TNI AU berbeda dengan naik pesawat komersil, ujar Defi.

Lebih lanjut, Danlanud meminta kepada para awak media untuk terus mengawal dan saling bertukar informasi dengan pihak Lanud Husein Sastranegara guna meningkatkan hubungan yang baik antara satuan dan instansi maupun masyarakat. "Terjalinnya komunikasi melalui informasi yang tepat, peran media diharapkan mampu menjadi penghubung antara TNI AU dan rakyat", jelasnya.

JBN2

"Kami akan terus melakukan kegiatan yang sifatnya pembinaan potensi kedirgantaraan kepada masyarakat, seperti event Bandung air show kemarin yang sudah menjadi event yang dinantikan oleh warga Kota Bandung", papar Danlanud.

Danlanud akan mempersiapkan program yang berkolaborasi dengan masyarakat khususnya warga Kota Bandung, salah satunya adalah Binpotdirga (Pembinaan Potensi Dirgantara) Lanud Husein Sastranegara melalui TK Angkasa yang dijadikan tempat pembinaan minat sejak dini kedirgantaraan.

"Dalam pembinaan potensi kedirgantaraan selain dengan keberadaan TK Angkasa, kami terbuka bagi warga kota Bandung yang ingin anak-anaknya mengenal dunia dirgantara untuk datang langsung kesini sebagai edukasi dini kepada anak tentang penerbangan", jelas Danlanud.

JBN3

Usai giat latihan menembak Danlanud, berkesempatan menyampaikan informasi terkini seputar Taksi Primkopau dan Taksi berbasis Online yang beroperasi di Bandara Husein Sastranegara. Pihaknya akan memperbaharui taksi yang sudah berumur di atas lima tahun dengan kendaraan berkapasitas tujuh seaters, untuk mengurangi kemacetan di Kota Bandung.

“Kerjasama ini sudah berjalan sejak awal bulan November 2017 ketika digelar Bandung Air Show,” ujarnya. Bagi masyarakat yang ingin menggunakan jasa taksi berbasis online Grab melalui aplikasi, bisa saja yang datang adalah taksi Primkopau,” jelas Danlanud. Namun masyarakat nantinya tetap akan membayar tarif taksi Primkopau sesuai yang tertera di aplikasi Grab,” pukas Danlanud. (HRS/dtn).

Add a comment

Prajurit Siliwangi Siap Bersihkan Sampah Sungai Citarum

destinasiaNews - Merespon betapa parahnya kerusakan sungai Citarum, karena  "prestasi" jebloknya dalam satu dekade terakhir sudah sohor ke mancanegara. Kodam III Siliwangi dalam beberapa hari ini terjun ke lapangan. "Action kami utamakan, daripada berbasa-basi. Targetnya, dalam enam bulan sungai Citarum terbebas dari sampah," papar Kapendam Siliwangi Letkol Desi Ariyanto di Jalan Cempaka, Bandung, Rabu (29/11/2017).
 
Desi dengan penuh semangat memaparkan  kondisi sungai Citarum yang menurutnya,  tercemar limbah kategori berat. Kondisi ini  memacu Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Doni Monardo untuk mengembalikan sungai Citarum ke tahap sungai yang bermartabat bagi puluhan juta warga Jawa Barat.
 
"Yakinlah, ini berpengaruh ke kehidupan bangsa dan ketahanan nasional. Kenapa? Karena delapan puluh persen penduduk Jakarta tergantung ada sungai Citarum, yang sebagian mengalir ke sungai Ciliwung. Kalau ini dibiarkan bisa timbul masalah pada makanan dan minuman, terkena racun. Bila tercemar racun, SDM kita pun akan lemah," tegasnya di hadapan puluhan pewarta.
 
Di luar program pembersihan sampah di sungai Citarum, Kodam bersama Polda Jabar, Pemprov Jabar dan elemen masyarakat, serta aktivis lingkungan yang kelak tergabung dalam satgas, akan mengedukasi masyarakat. Melalui cara ini, masih kata Desi:"Masyarakat di sekitar sunhai sadar,  lalu tidak lagi membuang sampah sembarangan ke sungai."
 
Lahan Botak !
 
Penanganan terpadu sungai Citarum, menurut Desi, hendaknya tidak sekadar  wacana. "Kami sudah terjunkan prajurit TNI di lapangan. Dukungan berbagai pihak pun sudah kami peroleh. Ini momen penting untuk terus ditindaklanjuti agar tak putus di tengah jalan."
 
Paling awal telah dilakukan penanganan hulu sungai yakni di Situ Cisanti. Menurut Desi, kondisi di sekitar Situ Cisanti telah lama terjadi penggundulan, pun alih fungsi lahan menjadi area perkebunan. 
 
"Kondisinya menjadi botak, hutan berubah menjadi perkebunan. Bila dibiarkan, semua akan habis. Tidak ada lagi air terserap. Selanjutnya, eko sistem pun akan terganggu berat," pungkas Desi yang optimis semua langkah ini akan terwujud dengan melibatkan semua kalangan. (HS/SA/dtn)
Add a comment

Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin & Eka Santosa, Kuda hitam Pilgub Jabar – Blusukan …

IMG 20171123 221556
destinasianews  - Jreng-jreng, mungkin demikian laporan ini dibuka. Pasalnya, tanpa ba bi bu, dua tokoh pasangan Pilgub Jabar 2018 yang lebih mengutamakan blusukan ke akar rumput secara senyap, ditemui tiba-tiba di sebuah pemukiman padat di kota Bandung. Tepatnya hari Kamis, 23 November 2017, keduanya yang akhir-akhir ini disebut sebagai kuda hitam Pilgub Jabar, duduk dibangku reyot. Ya, di bangku milik warga di blok pemukiman Nyublek di pinggir Jl. A. Nasution dekat LP Sukamiskin.
 
“Hari ini untuk kesekian-kali kami bertemu, kembali menyatukan visi dan misi, di antaranya untuk maju ke pilgub Jabar 2018,” papar Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin yang akrab disapa Kang Tatang, mantan Deputy Operasi Basarnas
 
Ditanya tentang modal dasar maju ke Pilgub Jabar 2018 dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo, sampai detik ini masihkah? “Wah, ini pertanyaan klasik. Begini, intinya bila 08 (sebutan khusus Prabowo) belum mencabut dukungan saya ke Jabar Satu, saya tidak akan berhenti dalam upaya ini,” demikian jawab Kang Tatang dengan intonasi tegas dan jelas.
 
Sementara itu Eka Santosa yang dikenal sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Jabar juga sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo, yang dalam paket pasangan ini menempatkan diri sebagai wakil gubernur Jabar, saat blusukan di pemukiman Nyublek, spontan menyatakan:“Saya tak meragukan pernyataannya. Ini sudah dikemukakan kesekian-kalinya. Dari sumber tertentu pun, saya memperoleh pembenaran yang sama. Lalu apa lagi yang saya ragukan?”
 
Segera Temui Solihin GP  
 
Bocoran dari kedua tim Tatang – Eka, sesegera mungkin akan sowan ke sesepuh Jawa Barat Solihin GP yang akrab disapa Mang Ihin.”Beliau Mang Ihin itu, panutan saya sejak lama. Sepantasnya kami bertemu. Ini sedang diagendakan,” jelas Kang Tatang lulusan Akabri 1981 seakan mengklarifikasi rencana pertemuan ini.
 
Alhasil, blusukan kuda hitam pilgub Jabar yang dilakukan secara diam-diam ternyata oleh penduduk setempat direspon baik:”Tidak seperti calon gubernur Jabar lainnya yang ja’im (jaga image). Yang ini berdua, langsung ngobrol saja dengan kami. Ini kami sukai, tanpa jaraklah dengan mereka berdua,” kata Efendi (36) warga Nyublek yang diamini beberapa rekannya.   (HS)
 
Add a comment

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

IMG 20171120 132723
DestinasiaNews.com, Bandung Barat – Pertarungan politik merebut kursi Bandung Barat satu semakin menggeliat, Kali ini organisasi  DPC Taruna Merah Putih Kab.Bandung Barat ( sayap partai PDIP) Bertempat di Sekertariatnya  kp Babakan Talang Al Huda Desa Bojongkoneng kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat, Bob Sopyan (Pengurus Taruna Merah Putih KBB ) yang di tunjuk sebagai calon ketua, menyatakan sikapnya tentang  Kabupaten Bandung Barat pasca  otonomi daerah kurang lebih 9 tahun berjalan, masih banyak persoalan dari berbagai aspek yang perlu mendapatkan perhatian khusus yang berkelanjutan dan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. “Semua pihak harus mampu mencermati akan kondisi atas persoalan yang ada, dan itu akan terjawab  dengan tetap mengedepankan pemimpin yang lahir dari birokrasi yang cerdas dan profesional”, demikian Ia memulai dalam wawancara usai melakukan rapat konsolidasinya.(20/11/2017)
 
Menurut Bob yang didampingi rekannya Irma , akan melaksanakan deklarasi DPC Taruna Merah Putih wilayah KBB di bulan depan. “ dan sekaligus dalam acara deklarasi nanti menyatakan dukungan  melahirkan pemimpin Bandung Barat  berpengalaman, cerdas, dan prosfesional sekalipun itu dari seorang birokrat”, pungkasnya.
 
Intinya, Lanjut Bob”,Dari pemikiran dan penjelasan singkat kami, semoga menjadi inspirasi dan kebulatan tekad dengan satu tujuan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat dan hanya rakyat yang mamapu menjawabnya”, Ujarnya.
 
Terpulang pada rencana deklarasi di atas menurut Bob :”Kami ingin memberikan masukan juga kepada masyarakat, tidak perlu bingung untuk memilih pemimpi. Adapun kali ini kami lakukan untuk mengajak pihak terkait agar lebih serius membangun daerah ini dengan cermat, cerdas dan profesional”. [SA]
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Asprumnas Transpormasi Menjadi Perwiranusa, Tetap Konsisten Dukung Sejuta Rumah Untuk Indonesia

Asprumnas Transpormasi Menjadi Perwiranusa, Tetap Konsisten Dukung Sejuta Rumah Untuk Indonesia

destinasiaNews - Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS) sebagai wadah profesi para pengembang Rumah Rakyat di Indonesia tetap konsisten...

Jurnalis Citarum Harum – Dorong Percepatan Sungai Citarum Bersih Abadi

Jurnalis Citarum Harum – Dorong Percepatan Sungai Citarum Bersih Abadi

destinasiaNews -  “Saya hanya mau sungai Citarum hari ini dan seterusnya bersih abadi. Tak sudi program Citarum Harum gagal seperti...

Maman Cawabup KBB nomor 1 Bersama Indonesia Timur Bersatu

Maman Cawabup KBB nomor 1 Bersama Indonesia Timur Bersatu

destinasiaNews - Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 2018 ini, dihuni sekitar 1,6 juta jiwa. Faktanya, kini di KBB  dihuni oleh...

PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

destinasiaNews – Sehari itu (16/2/2018) kegiatan Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo sejak pagi hingga malam seakan tiada jeda....

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

  destinasiaNews - Musisi dan penyanyi Jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), yang biasa mangkal di simpang atau...

Pengunjung

01839114
Hari ini
Kemarin
905
1361