Kisah Masa Muda Eka Santosa Main ‘Demo’ Diserap Mahasiswa Unpad, Seru, Katanya

UnpadPI

destinasiaNews – Sabtu malam (2 4/2/2018) di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, di Pasir Impun Kabupaten Bandung, hadir puluhan anggota BEM Diploma FISIP Unpad. Di bawah pimpinannya Aditya Triansyah, mereka menyimak serius tuturan kisah masa muda tokoh Jabar, EKa Santosa.

Eka dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Gerakan Hejo dan Sekjen BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, menguraikan suka duka dirinya diciduk pihak pengaman di kota Banjar pada tahun 1970-an kala masih duduk di SMA kelas 2.

“Yang terpikir kala itu bagaimana menyadarkan masyarakat, arti demokrasi itu apa? Masyarakat berkeadilan, sejahtera, serta supremasi hukum itu apa? Disampaikan dengan referensi terbatas sesuai usia kala itu. Semuanya tentu dengan bingkai Pancasila” jelas Eka sambil menambahkan – “Beberapa minggu bonusnya diamankan pihak pengaman yang kemudian Dandimnya jadi rekan sejawat kala jadi Ketua DPRD Jabar (1999 – 2004).”

Kala ada mahasiswa bertanya di forum ini yang bernuansa kekeluargaan layaknya dialog kakak dan adik-adiknya - Apa tidak kapok ditahan pengaman, terus sekarang masih mau demo lagi?

“Bagi saya demo itu seperti bunganya demokrasi. Waktu di DPRD dan DPR RI saya pun sering didemo.  Itu hal biasa, anggaplah sebagai masukan. Sekarang demo itu, saya lakukan dengan cara berbeda. Aspirasi masyarakat saya sampaikan ke pembuat kebijakan di negeri ini secara langsung melalui lobi-lobi khusus,” jelas Eka dalam pembekalan mahasiswa Unpad yang berlangsung interaktif.

Yang Seru itu

Menurut Citra Shafira, Wakil Ketua BEM Diploma FISIP Unpad yang mencatat dengan cermat isi “kuliah” Eka, materi bahasannya dianggap sebagai pembelajaran yang tidak akan diperoleh di bangku kuliah.

”Seru, kisah nyata seperti ini kami perlukan. Ternyata, ada trik dan tips yang selama ini kami belum ketahui,” tambahnya yang diamini rekannya Nadia Febri P, dan Fakhri Armansyah A. (HS/dtn)

Add a comment

Maman Cawabup KBB no.1 Menghadiri Milangkala Incu Abah 2018

IMG 20180225 WA0078
destinasiaNews - Maman S Sunjaya Calon Wakil Bupati Kabupaten  Bandung Barat (KBB) yang juga perah menjadi Camat Parongpong ini datang dalam acara undangan Milangkala Seni Sunda Mandalawangi dengan tema "Milangkala aIncu Abah 2018" di kampung Tutugan Desa.Cihanjuang Rahayu RW.05 Kecamatan Parongpong, Minggu  (25/02/2018)
 
Hadir dalam acara tersebut para tokoh agama, masyarakat , pemuda,  dan warga sekitar, khususnya pencinta seni, pelaku  dan komunitas budaya.
IMG 20180225 WA0075Pada kesempatan itu Ketua penyelenggara acara Milangkala Seni Sunda Mandalawangi Heri mengatakan," sangat berterima kasih sekali,  karena suatu kehormatan atas kedatangan pak Maman apalagi Bapak  pernah menjabat sebagai Camat Parompong, dan sekarang sebagai Cawabup, kami doakan agar bapak menang", ucapnya.
 
Dalam acara Milangkala incu Abah 2018, Maman mengajak masyarakatdan mengatakan," agar seni dan Budaya sunda tiasa di mumule ku seluruh warga masyarakat Bandung Barat", ungkapnya dengan semangat.(dtn)
IMG 20180225 WA0086 
 
Add a comment

Maman Cawabup KBB no. 1, Menyapa Pengangkut Sampah dan Warga Tagog

IMG 20180224 152004
destinasiaNews - Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) Maman S Sunjaya nomor 1 melakukan kunjungan dan bersilaturahmi dengan menyapa para pengangkut sampah, pengemudi delman dan juru parkir di jalan Tagog kecamatan Padalarang, Sabtu (24/02/2018). Ia memanfaatkan momen ini untuk mendengarkan aspirasi dan berdialog dengan warga.
IMG 20180224 151949 
Mereka kaget dan terharu dengan kedatangan  mantan sekertaris daerah yang begitu tiba tiba menyapa warga dari berbagai profesi dan lapisan 
 
"Masih ada seorang pejabat mau menyapa kami, begitu santun dan merakyat  figur  calon pemimpin seperti pak maman kumis",  tandas  Ela salah satu penumpang delman.
IMG 20180224 151934 
Dalam kesempatan dialognya salah satu pengangkut sampah, Aminudin mengungkapkan harapannya agar insentif para pengangkut sampah di perhatikan oleh pemerintahan Bandung Barat, dan maman pun menjawab", jika kami diberi kepercayaan oleh rakyat KBB nanti , kami akan perjuangkan peningkatkan insentif terhadap petugas kebersihan", ujarnya.(dtn)
 
 
Add a comment

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

IMG 20180223 185116
destinasiaNews - Dalam mempererat silaturahmi dengan kalangan ustadz dan ulama, calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) nomor 1 yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Maman S Sunjaya terus melakukan safari keagamaan pada seluruh ulama, para ustadz dan pondok pesantren.
 
Kali ini, Maman mengunjungi kediaman ustadz Hilman  yang berada di  RW.01 Desa Sukamulya Kecamatan Parongpong Kedatangan mantan Sekretaris Daerah (Sekda) KBB ini selain bersilaturahmi juga meminta doa restu dalam pencalonan wakil Bupati Bandung Barat  pada Pilkada  serentak Juni  2018 akan datang.
 
"Kunjungan ini merupakan silaturahmi biasa saja. Ini kunjungan yang kesekian kalinya kepada warga setelah berhenti menjadi Sekretaris Daerah," ucap Maman, Jumat (23/02/2018) pada awak media.
 
Maman menuturkan, banyak pembicaraan dalam pertemuan yang sangat singkat. Terutama terkait kemajuan KBB kedepan yang harus dibarengi dengan berbasis religi.
 
"Kabupaten Bandung Barat harus maju dengan dibarengi berbasis keagamaan dan ini harus di perkuat oleh kita semua," katanya.
 
Ustadz Hilman, mengatakan, calon pemimpin KBB kedepan, harus mampu bersinergi dengan berbagai kalangan termasuk dengan para ustadz dan ulama. Yang mana akan tercipta kesetabilan dan kerukunan antar umat beragama tetap harmonis terjalin dengan baik.
 
"Pemimpin KBB ke depan, harus menciptakan keharmonisan antar umat beragama dan bersinergi dengan berbagai kalangan," ujarnya.
 
Para ustadz pun, meminta semua calon yang maju dalam kontestasi Pilkada KBB, berada dalam lindungan Allah SWT. Yang mana dalam memenangkan pilkada harus bersaing secara sehat dan damai.(dtn)
 
Add a comment

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

de blekok 2DestinasiaNews - Nah, perkiraan pertanyaan “iseng” lainnya masih ala Diego ke Ujang Safaat, Ketua RW setempat Ujang Safaat yang sehari-hari mengurus sekitar 2.500-an burung blekok. Konon lagi, kata Ayahanda H Ahdan Suryana (74), blekok cs menetap di rumpun bambu di Rancabayawak lebih ramai sejak 1970-an.  

 

Belekok edit 5Inilah kira-kira pertanyaan susulan ala “Diego Bunuel”. Setidak-tidaknyah, pernahkan staf walikota misalnya, memberi bantuan ikan-ikan kecil kesukaan burung blekok yang disayangi warga di sini?

 

Apakah Kang Emil yang katanya sekarang mencalonkan diri sebagai gubernur Jawa Barat (2018 – 2023) bersama Bupati Tasikmalaya Uu Ruszhanul Ulum sebagai wakilnya, tahu nasib terkini perihal ribuan burung blekok, terjepit karena di sekelilingnya, dibangun rintisan CBD (Central Business District) yang mengarah ke kota super modern Bandung Technopolis oleh pengembang PT Summarecon Agung Tbk

 

Terus masih ada pertanyaan susulan semacam ini. Kang Ujang Safaat yang sangat bermanfaat di mata blekok, kira-kira bila Blekokpolis eh …Bandung Technopolis terwujud, keampuhan blekok yang dipercaya orang selama ini tak boleh dicederai, bakal tetap ada atau punah, malah? Artinya, blekok tak sakti lagi, malah jadi pada sakit?

 

Ini Kata Ujang Safaat

 

Faktanya selama redaksi bertemu Ujang Safaat (15/2/2018), menurutnya Kang Emil alias Ridwan Kamil selama menjabat Walikota Bandung 2013 – 2018:

 

”Belum sekali pun menengok blekok. Dengar-dengar, mau ke sini tetapi tak pernah terwujud. Yang lebih pedui justru mantan Wakil Walikota Bandung Pak Ayi Vivananda, ia cukup sering. Padahal, sudah tak menjabat lagi. Namun, masih ada bagusnya, wakil Kang Emil, yakni Mang Oded M Danial, sangat besar kepeduliannya .. .”

 

de blekok 4

Tuturan Ujang yang amat diingatnya, terkait kiprah Mang Oded untuk penyelamatan blekok. Pada bulan Desember 2018, PT Summarecon seenaknya, memakai alat-alat berat akan “memagar” Kampung Rancabayawak dengan tembok. “Kami kontak Mang Oded, hasilnya tembok itu tak jadi dibangun.”

 

Namun, masih harapan warga Kampung Rancabayawak kata Ujang, yang kini dihuni sekitar 40-an Kepala Keluarga dengan rata-rata profesi sebagai buruh tani dan pabrik di sekitar Gedebage kota Bandung:”Kapan program nyata pemkot Bandung menjadikan ini sebagai daerah tujuan wisata, sekalgus menyelamatkan koloni burung blekok. Yang terjadi, pembinaan itu hanya terbatas, pada tataran kata-kata saja?

 

Tukar Guling ?

 

de blekok 5Usulan nyata yang diinginkan warga Kampung Rancabayawak, bukankah di Gedebage Pemkot Bandung punya beberapa hektar tanah? Tanah ini bisa ditukar-guling dengan tanah milik swasta PT Summarecon?

 

“Nah, tanah pemkot ini bisa memperluas kolam macak-macak buat blekok bermain. Sekarang ini, area yang dibenahi PT Summarecon terlihat agak bagus, namun luasannya sangat kurang. Terlalu sempit blekok mencari mangsa di sana,” urai Ujang dengan wajah tampak nelangsa – “Apa salahnya, pemkot bergerak cepat terjun ke masyarakat. Lakukan proses tukar guling itu, sebelum terlambat. Inilah akibatnya, kampung blekok kalau tidak ditengok tulahnya tak mempan lagi?!”

 

Redaksi, masih dalam benak, mereaksi betapa lambat upaya penyelamatan koloni burung blekok dari para pemangku. mother), jewer tuh oknum yang selama ini mengaku paling peduli sama kepentingan lingkungan. Blekok, perlu kita lindungi. Setidaknya, tengoklah …blekok!

 

Kenyataannya, suara blekok di daerah ini beberapa kali dikumandangkan melalui berbagai media sejak era 2000-an, selalu mentok. Sabar, blekok – siapa tahu sebentar lagi bakal ada mukjizat, sang mesias datang menyelamatkan habitatmu. (HS/IS)

 

Baca juga:

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Aktivis & Tokoh Masyarakat, Diskusikan Masa Depan Bangsa Bersama Ketua DPW Partai Berkarya Jabar

Aktivis & Tokoh Masyarakat, Diskusikan Masa Depan Bangsa Bersama Ketua DPW Partai Berkarya Jabar

destinasiaNews – Berlokasi di kediaman Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat, berlangsung pertemuan khusus. Pertemuan ini terjadi antara...

Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

destinasiaNews –Bertempat di Sekertariat “lokasi nongkrong” Jl. Situ Cileunca No 17 Cijagra Kota Bandung, puluhan aktivis yang tergabung pada Jurnalis...

Fox Harris Hotels Rayakan Hari Kolase Dunia

Fox Harris Hotels Rayakan Hari Kolase Dunia

destinasiaNews – Salah satu hotel besutan Tauziah Hotel management yaitu Fox Harris Hotels Bandung, dalam upaya mewujudkan pengenalan lebih mendalam...

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

destinasiaNews – Kasus “alot” pembongkaran SPBU No. 34 – 40109 (Kebon Kawung) di lahan “panas” PT KAI Daop 2 Bandung,...

Gebyar Hotel Lodaya Bandung, Menggelar Khitanan Masal Gratis

Gebyar Hotel Lodaya Bandung, Menggelar Khitanan Masal Gratis

destinasiaNews  –  Pelataran Hotel Lodaya di Jl. Lodaya No 83 Lingkar Selatan Kota Bandung, pada Minggu pagi 13 Mei 2018, ada...

Pengunjung

02089346
Hari ini
Kemarin
2551
4565