Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Sayati Kab. Bandung

SAYATI 1 CopyDestinasiaNewsKegiatan reses ke III tahun 2016  anggota DPRD Jawa Barat yang merupakan kewajiban anggota dewan secara konstitusional, untuk menyerap aspirasi maupun mensosialisasikan program pelaksanaan kegiatan pembangunan dan aktivitas DPRD, Dra Hj Tia Fitriani Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem menyambangi warga masyarakat Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, mengadakan gelaran reses yang diselenggarakan  di Kantor RW 3 jl kopo sayati gg M. Basar No. I (14/12/2016).

Kurang lebih 250 warga masyarakat antusias mengikuti gelaran reses. Acara tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan pemuda, tokoh agama , para ketua RT, karang taruna, tokoh agama, komunitas dulur saTIA, tim pengerak PKK, serta para  ibu kader Posyandu Kenanga 03 yang berada di Desa Sayati, serta kader dan simpatisan partai NasDem.

SAYATI 2 CopyTurut hadir juga diantaranya Kepala Desa Sayati, Sulaeman Iskandar, Ketua RW 03, Agus, serta rombongan Tim OMABA (Ojeg Makanan Balita), Maryani ,Gunawan, Tuti, dan Wastuti serta Pengurus DPC Partai NasDem Margahayu, Obay.

Pada kesempatan reses kali ini Tia Fitriani memaparkan fungsi dan tugas sebagai anggota dewan ,”Saya sangat senang dan semangat bisa datanga pada reses kali ini apa lagi kalo  memang ada yang meminta, tidak dimintapun saya datang untuk menyapa warga masyarakat  walaupun itu bukan pemilih saya, fungsi tugas anggota dewan yaitu membuat perda (peraturan daerah) atau undang undang yang tentunya berpihak kepada rakyat, membuat anggaran yang  tepat sasaran, serta fungsi control.

SAYATI 3 CopyLanjut Tia Fitriani,”saya berangkat kesini dari rasa kepedulian walaupun ibu bapak belum mengenal saya, kali ini  saya mengajak tim OMABA hadir di sini yaitu untuk mengenalkan bagimana mengolah makanan sehat, karena disekitar kita pada kenyataannya masih banyak anak- anak yang mempunyai giji buruk utamanya  balita, maka Tim OMABA yang berdomisili di Rw 11 Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage akan berbagi  ilmu bagaimana membuat dan mengolaha makanan sehat bagi balita dengan bahan baku murah dan terjangkau, saya ingin mengajak ibu - ibu belajar mengelola makanan sehat dan ini bisa juga sebagai peluang kita untuk membuka usaha kita bersama, selain kita sehat lingkungan juga terjaga, Ujarnya.

SAYATI 4 CopySelain menampung aspirasi dari masyarakat dan menyampaikan paparannya, Tia Fitrian juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas dan alat masak untuk kelompok usaha, juga memberikan bantuan modal beruapa uang cash kepada Tim Penggerak PKK  Desa Sayati yang diterima langsung oleh Iim selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sayati RW. 03. (SA/dtn)

Add a comment

Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Mekarmanik Kab. Bandung

DTN MEKARMANIK 1 CopyDestinasiaNews – Kali ini Anggota DPRD Provinsi Jabar Dra Hj Tia Fitriani dari Fraksi NasDem menggelar Reses III tahun 2016 di GOR Kantor Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung (13/12/2016)

 

Reses itu menghadirkan kurang lebih 250 warga masyarakat sekitar. Acara tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan pemuda, Kamtibmas , Babinsa ,Ketua MUI,  LKMD ,BPD, Tim pengerak PKK, serta para  ibu kader yang berada di Desa Mekarmanik, serta kader dan simpatisan partai NasDem. Tidak kalah penting diantaranya hadir juga Kepala Desa Mekarmanik Hj Ai Rohaeti, Anggota DPRD Kab. Bandung Nur Fitri Afriyani, Tim OMABA (Ojeg Makanan Balita) Enok.

DTN MEKARMANIK 2 CopyTidak seperti hari yang lain, kali ini kedatangan Tia Fitriani secara tergesa gesa dengan mengendarai motor ojeg dikarenakan kendala macet dimana mana, “Saya datang ke Desa Mekarmanik merasa bangga bisa berjumpa ibu ibu walaupun dengan perjuangan harus memakai ojeg karena di mana mana macet  dan demi agar sampai lokasi reses tepat waktu dan bersilaturahmi dengan ibu bapak sekalian,” ucap Tia Fitriani

 

Selain menampung aspirasi dari masyarakat tentang kewirausahaaan dan pentingnya ketahanan pangan, juga kesehatan makanan balita  beliau juga membawa rombongan OMABA (Ojeg Makanan Balita) dan memberikan pelatihan kilat memasak membuat makanan kepada peserta reses yang hadir yang di pandu oleh ibu Enok Omaba.

DTN MEKARMANIK 3 CopySambil memandu Tim OMABA enok juga mengungkapkan,” Mudah mudahan dengan adanya pelatihan memasak sehat ini, anak balita di Desa Mekarmanik tidak ada lagi yang giji buruk, dan apa saja kegiatan OMABA silahkan ibu ibu klik di internet di situ sangat lengkap, OMABA membanatu untuk memberikan membuat makanan balita sehat, agar tidak ada lagi giji buruk bagi balita.”

 

Selanjutnya Nur Fitri Afriyani mengatakan, “mudah mudahan ini reses bermanfaat  untuk ibu - ibu semuanya , selain menyampaikan aspirasi, kita juga bisa praktek langsung bagaimana membuat makanan sehat bagi balita.”

DTN MEKARMANIK 5 CopyKepala Desa Mekarmanik Ai Rohaeti memaparkan,” Reses Anggota Dewan ini adalah sebagai ajang kita  bersilaturahmi mudah - mudahan semuanya di beri kelancaran, ini yang ke 3 kalinya ibu Tia Fitriani datang di tempat ini, biasanya untuk ketemu anggota dewan itu sangat sulit, namun kita semua bersyukur begitu mudahnya bertemu dengan ibu Tia Fitriani dan bersilaturahmi, selain itu, ilmu juga yang kita dapatkan semoga bermanfaat untuk kita semua.”

 

“Ada program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat  yang berupa pelatihan memproduksi makanan olahan sehat  dan kemasan , dan ini bisa kita nantinya  berwirausaha,  mari kita sama sama belajar membuat makanan sehat, membangun usaha sambil menyehatkan anak anak kita, kita sehatkan keluarga dan anak anak kita, karena dari keluargalah negara kita bisa kuat,” Ujar Tia Fitriani

DTN MEKARMANIK 4 CopyTia Fitriani selain menampung aspirasi dari masyarakat, juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas dan alat masak untuk kelompok usaha, juga memberikan bantuan modal beruapa uang cash kepada Tim Penggerak PKK Desa Mekarmanik yang diterima langsung oleh Ani Herdiani selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Mekarmanik. (SA/dtn)

Add a comment

Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Tani Mulya Kab. Bandung Barat

DTN RESES 3 2016 1 CopyDestinasiaNews - Anggota DPRD Provinsi Jabar Dra Hj Tia Fitriani dari Fraksi NasDem menggelar Reses III tahun 2016 di Desa Tani Mulya di gedung serbaguna "SAHABAT" kantor Desa Tani Mulya Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (10/12/2016)

 

Reses yang dimulai 8 – 16 Desember 2016 itu menghadirkan kurang lebih 250 warga masyarakat sekitar. Acara tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan pemuda, kepala desa, kader dan simpatisan partai Nasdem, diantaranya Kepala Desa Tani Mulya Lili Suhaeli Bahtiar, Ketua GEMURUH (Gerakan Massa Buruh) Jawa Barat, Yacob Anwar Lewi, Ketua Garda NasDem Bandung Barat, Mumu saepudin.

DTN RESES 3 2016 2 CopyAda yang beda pada reses kali ini, selain menampung aspirasi dari masyarakat tentang kewirausahaaan dan pentingnya ketahanan pangan beliau juga membawa rombongan OMABA (Ojeg Makanan Balita) dan memberikan pelatihan kilat demo masak membuat makanan kepada peserta reses yang hadir.

DTN RESES 3 2016 3 Copy“Hari ini ada demo masak langsung praktek dan dapat resepnya, ini adalah peluang kita semua untuk ibu ibu yang ingin berwirausaha, silahkan nanti bisa melihat bagaimana proses membuat makanan yang enak dan sehat, kenapa saya membawa rombongan OMABA, selain bisa membuat makanan bayi, saya ingin juga mengajak ibu ibu selain pandai memasak , tetapi juga mengembangkan untuk berwirausaha,” ungkap Tia  Fitriani.

DTN RESES 3 2016 4 CopyDalam kunjungan reses kali ini, Tia selain menampung aspirasi dari masyarakat, juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas dan alat masak untuk kelompok usaha, juga memberikan bantuan kepada Posyandu Desa Tani Mulya.  “Semoga ini tak sekedar simbolis. Sebaliknya, kita harus memanfaatkan dan berusaha sesuai apa yang kita harapkan,”. Tia mengucapkan ini tatkala menyerahkan sumbangannya  yang diterima oleh Lili Suhaeli Bahtiar selaku Kepala Desa Tani Mulya. (SA/dtn)

DTN RESES 3 2016 5 Copy

Add a comment

Menwa Batalyon XI/UPI Ikuti Kompetisi Yudha Manunggal Chakti di Riau

YMC Riau

DestinasiaNews -  Komandan Resimen Mahasiswa Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia ( Menwa YON XI/UPI), Urai Ramadhani delegasikan 3 anggotanya yaitu Meggy, Rasiman, dan Fauzi, untuk turut serta dalam Pekan Integrasi Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia yang biasa dikenal dengan istilah YMC (Yudha Manunggal Chakti).

Kegiatan YMC ini digagas oleh Menwa Batalyon 041/ Indra Buana Universitas Riau, digelar di Universitas Riau Pekanbaru dan sekitarnya, pada tanggal 19-23 Desember 2016, memperebutkan Piala Pangdam I/Bukit Barisan

Seperti tahun sebelumnya, YMC kali ini pun terdiri dari beberapa bidang perlombaan, antara lain : lomba Menembak, HR (Halang Rintang), Napak Tilas dan juga Menulis Essay. Selain itu digelar juga Seminar Nasional yang menghadirkan Pangdam I Bukit Barisan dan Menristek Dikti.

YMC2

“Saya sangat bangga dengan semangat yang ditunjukkan oleh ketiga calon peserta YMC 2016 yang mewakili Menwa Batalyon XI/ UPI. Tentu saja besar harapan saya selaku pimpinan agar mereka dapat membawa pulang prestasi dari rumah orang (Riau). Namun tak hanya itu, tak lupa pula semoga kesehatan dan keselamatan selalu mengiringi hingga mereka kembali lagi ke kampus kita yang tercinta ini,” ujar Urai.

Menjelang kepergian ketiga orang perwakilan Menwa Batalyon XI/UPI ke Riau untuk mengikuti kompetisi YMC ini, banyak sekali persiapan yang dilakukan. Diantaranya menyiapkan alkap (alat kelengkapan), fisik dan mental, serta kesehatan tubuh yang paling utama.

Meggy, Wadan Menwa YON XI/UPI adalah salah satu peserta YMC mengatakan, kegiatan YMC ini merupakan pengalaman pertamanya. “Mohon doanya saja, tim Menwa YON XI/UPI menjadi yang terbaik dan kembali ke kampus UPI dengan selamat dan sehat” ujarnya.

Ucapan selamat pun mengalir dari Prof. Syahiddin (mantan Dirmawa UPI), yang saat itu sengaja berkunjung ke markas komando Menwa YON XI/UPI. "Selamat berkompetisi semoga dapat membawa harum Menwa Batalyon XI/UPI", katanya. (Azmi/dtn).

Add a comment

Diah Pitaloka & Aliansi Cipayung Plus – Mengecam Insiden KKR Sabuga

DTN REPDEM 1 CopyDestinasiaNews – Guliran geger pembubaran Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Selasa (6/12/2016) malam, rupanya belum menemukan “titik terang” penuntasannya. Tak habis-habisnya Ia dibicarakan mulai tokoh nasional, regional, termasuk, kalangan awam di media sosial, dan tatap muka antar warga. Paling anyar, Kamis (8/12/2016) diungkap oleh Diah Pitaloka, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Angkringan Dago Jl. Ir. H Juanda Bandung – Ia merasa kecewa atas fenomena ini.

"Ini upaya menghalang-halangi ibadah sudah kelewatan. Bila kita menganggap hal ini wajar, kitalah yang kelewatan," papar Diah di hadapan puluhan pegiat media di Angkringan Dago di Kota Bandung. Menurutnya, tindakan ini merupakan pelanggaran konstitusi – “Negara menjamin setiap warga negara melakukan peribadatan sesuai keyakinan agamanya. Melarang orang lain menjalankan ibadah tidaklah mendasar. Tidak selaras dengan konstitusi negara kita”.

Lebih jauh, Diah Pitaloka yang sore itu didampingi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus (ACP) Kota Bandung, setelah mereka mengemukakan kecaman atas peristiwa ini ke Balaikota Bandung dan Gedung Sate, merasa heran dengan timbulnya peristiwa ini:”Dalam benak saya warga Bandung dan Jawa Barat amat terkenal oleh sikapnya yang ramah. Sekarang, mengapa timbul  seperti ini? “   

Masih di tempat yang sama, Theo Cosner Tambunan, Korwil lll PP Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia (GMKI), yang pada saat kejadian berada di Sabuga, sangat menyesalkan peranan pengaman dari pihak kepolisian:”Sepertinya, polisi kala itu tak bertindak tegas. Padahal panitia, nyata-nyata punya surat ijin. Lagian KKR di Sabuga sudah berlangsung bertahun-tahun. Makanya, kami tanda tanya soal peran pengayoman masyarakat ini.”

Diketahui ativitas ACP Kota Bandung pada hari itu yang terdiri selain komponen GMKI, juga ada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dalam konteks penetapan kota Bandung sebagai kota HAM oleh PBB sejak 2014:”Kami layangkan tadi sejak ke Balaikota hingga ke Gedung Sate dengan enam tuntutan. Kang Emil (Ridwan Kamil, Walikota Bandung) harus serius, tuntaskan ini. Juga Aher (Ahmad Heryawan, Gubernur Jabar), jangan anggap kecil peristiwa ini?!”, seru Theo yang diamini dengan penuh spirit oleh rekan-rekannya – “Malu kita dengan peristiwa ini, sudah mendunia intoleransinya. Serius, benahi kekisruhan ini,” tambah Ibnu Mahbub, Ketua PMII Cabang Kota Bandung.

DTN REPDEM 2 Copy

 

Tanggung Jawab Aparat

Merunut  acara KKR di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/12/2016) malam, yang dihentikan oleh kelompok Pembela Ahlus Sunah (PAS)  - Pihaknya, Mohammad Roin, Ketua PAS menghentikan sesi kedua acara itu pada malam hari. Pada pihak lain, Panitia Nasional Kebaktian Kebangunan Rohani Natal 2016 menyatakan telah memenuhi semua  izin dan prosedur pelaksanaan ibadah.

Dalam klarifikasi yang sudah tersebar luas di berbagai media seja Rabu, (7/12/2016), Sekretariat Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) menerangkan, panitia KKR telah menerima Surat Tanda Terima Pemberitahuan Nomor STTP/YANMIN/59/XI/2016/Dit Intelkam tentang kegiatan KKR pukul 18.30-22.00 WIB di Gedung Sabuga ITB dengan pembicara Pendeta Stephen Tong.

Secara terpisah Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar (1999 -2004) dan Ketua Komisi ll DPR RI (2004 – 2009) yang kini bergiat dalam aktivitas pembenahan lingkungan dengan mengusung Gerakan Hejo, menanggapi peristiwa di Sabuga (6/12/2016), menurutnya sangat memalukan dan mengecewakan:”Tanggung jawab aparat menuntaskan ini. Kita jangan terpancing oleh pembelokan hidup bernegara dan berbangsa. Kebhinekaan itu sudah final. Permasalahan lingungan hidup di Jabar sudah parah dan darurat, jangan dibebani lagi oleh soal ini.”  (HS/SA/dtn) 

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

50 Pasang Penyanyi Jalanan Nikah Masal di KODIKLAT TNI AD

50 Pasang Penyanyi Jalanan Nikah Masal di KODIKLAT TNI AD

destinasiaNews, Acara pernikahan  masal sebanyak 50 pasangan pengantin yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung melakukan akad nikah...

M Ridwan & H Muhammad Harris,Pastikan Maju di Jalur Independen ke Pilbup Bogor 2018

M Ridwan & H Muhammad Harris,Pastikan Maju di Jalur Independen ke Pilbup Bogor 2018

  destinasiaNews - Tokoh Pemuda Bogor, M Ridwan kala diajukan pertanyaan mendasar -Sudah mantapkah Anda maju melalui jalur independen di...

Eka Santosa, Politisi Senior - Malu Kalau Pengurus Partai “Oon”

Eka Santosa, Politisi Senior - Malu Kalau Pengurus Partai “Oon”

    destinasiaNews- Senior Eka Santosa yang sejak Juni 2017 didaulat sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, saat Halal Bil Halal &...

Di Menit Terakhir Yossy Irianto Coba Kesempatan Perahu Demokrat Untuk Maju Pilwalkot Bandung

Di Menit Terakhir Yossy Irianto Coba Kesempatan Perahu Demokrat Untuk Maju Pilwalkot Bandung

Destinasianews – Yossy Irianto Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bandung datang di menit terakhir untuk menyerahkan berkas pendaftaran penjaringan bakal calon...

Ruli Hidayat Daftar Jadi Walikota Bandung

Ruli Hidayat Daftar Jadi Walikota Bandung

Destinasianews.com – Ruli Hidayat, Cicit dari pahlawan nasional, H.O.S Tjokroaminoto resmi mengembalikan berkas persyaratan sebagai kandidat bakal calon Walikota Bandung...

Pengunjung

01524492
Hari ini
Kemarin
265
1147