Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti

 IMG 20170919 213300
destinasiaNews- Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya Bandung Photo Studio Digital & Lab. Berdiri sejak 1994 di Bandung. Penggagasnya,   wiraswastawan muda Ifan Chandra.
 
Awalnya, menurut pengakuan Ifan yang akrab di kalangan muda Bandung: "Dulunya sih cukup mengandalkan feeling saja," begitu ujarnya dengan terbuka.
 
"Saya percaya, dunia photografi tidak akan ada habisnya. Selama orang butuh pengabadian gaya hidupnya, nah photografi pasti diperlukan. Saya optimis itu," begitu kilahnya kala berbincang tentang dunia kerjanya yang ia katakan senantiasa menantang.
 IMG 20170919 213318
Uniknya, Ifan yang senang bergaul dengan segala kalangan, dalam hal usungan konsep terhadap konsumen, punya pendekatan khusus. Kiatnya, bagaimana membuka lapangan kerja seluas-luasnya. "Paling saya suka, berbagi dengan siapa saja."
 
Ihwal usahanya, salah satu ruko di daerah Cimindi adalah lokasi pertamanya. Kurang lebih satu tahun, ia fokus melayani konsumennya. "Banyak suka-duka kala itu. Lalu buka cabang di kota Cimahi pada tahun 1995."
 
Alhasil hingga sudah berkembang hingga ke daerah sub urban, seperti di Kiaracondong (1996), Leuwipanjang (1997), Majalaya (1996), Cimareme (1998), Cicaheum (1997), Garut (1997), dan Sukabumi (2006). 
 
Diskon & Kartu Identitas
 
Bidang usaha pun berkembang ke jasa pernikahan yang lebih lengkap, "Ya WO (wedding organization) serta jasa printing. Intinya, menyesuaikan zaman-lah..," begitu ujarnya yang kini sedang fokus pada pengembangan usaha lainnya.
 
Ciri khas dari jasa Ifan yang banyak dikenal relasinya karena kepiawaiannya berbisnis yang fair, tak lain potongan harga ke para pelajar, mahasiswa hingga PNS dan pegawai swasta. "Cukup melampirkan kartu pelajar, mahasiswa, PNS, dan identitas lainnya. Mudah, kan?" 
 
Nah, bolehlah ini disebut sejumput keunggulan usaha rintisan Ifan, dimata kompetitornya selalu menjadi bahan perhitungan. 
 
Demi mengembangkan bisnisnya, Ifan selalu berkutat dengan konsep jemput bola. "Di mana ada komunitas yang menonjol, selalu saya dekati, terutama photography amatir."
 
Strategi lainnya yang Ifan ungkap dengan terbuka:"Senantiasa berbagi dengan berbagai kalangan. Untuk apa kita selfish, tokh hidup kita cukup sekali, namun harus berarti."
 
Hmm, apa boleh dikata pembaca budiman, boleh disimak apa ujaran terakhir Ifan - hidup itu harus berarti. Wow ... (HS/SA/dtn)
Add a comment


emgz2