Grand Asia Afrika Residence Segera Diserahterimakan 100 Persen

GAA1

 

destinasiaNews – CEO Kagum Group Henry Husada yang saat itu didampingi putri keduanya Resti Stephanie Husada, akan fokus dan menjamin “Tower C” Grand Asia Afrika Residence yang terletak di titik nol jantung kota Bandung, tepatnya simpang lima Jalan Asia Afrika, Sunda, A. Yani, Gatsu dan Karapitan, akan segera di serahterimakan kepada konsumen per 1 Maret 2018. Hal tersebut terungkap saat Grand Launching Grand Asia Afrika di Jalan Sunda No. 8 Bandung, Senin (8/1/2018).  

Henry Husada memahami bahwa pemerintah di era Presiden Ir. Joko Widodo sedang menggulirkan program Satu Juta Rumah, namun dirinya masih fokus pada hunian bangunan vertikal menengah atas yang aksesnya tidak jauh dari pusat bisnis, seperti Grand Asia Afrika Residence, papar Henry Husada.

“Bukannya tidak mau membangun hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), namun belum saatnya saja”, kata Henry Husada.

Grand Asia Afrika Residence dibangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi terdidiri dari 4 blok (A, B, C dan D). Sejak awal dipasarkan tahun 2012, saat ini sudah terjual sebanyak 1.754 unit dari total 2.280 unit dan 40 unit diantaranya adalah ruko, dari berbagai tipe luas kamar antara lain tipe luas kamar 36 meter persegi, 40 meter persegi, 50 meter persegi dan 74 meter persegi. Dan unit yang masih tersedia sebanyak 494 unit kamar dan 14 unit ruko.

GAA2

Salah satu dari tim manajemen konstruksi (MK) Grand Asia Afrika Residence, Chandra mengatakan,  bahwa progress fisik saat ini sudah mencapai 92,5 persen, tentu saja pengawasan berkala sangat diperhatikan untuk menjaga standar kualitas mutu pekerjaan, ujar Chandra.  

Menurut Direktur Kagum Land Nugroho Tjondrojono, pihaknya telah berkomitmen dengan para kontraktor Grand Asia Afrika Residence untuk menyelesaikan sesuai rencana, tepat waktu dan siap dihuni konsumen mulai 1 Maret 2018.

“Grand Asia Afrika Residence didukung penuh oleh bank pemerintah dan swasta terkemuka di Indonesia,” tegas Nugroho

Hal senada dikatakan perwakilan para Kontraktor Henhen Bestari, mendukung sepenuhnya dan menjamin selesai 100 persen sesuai rencana serta dapat diserahterimakan kepada konsumen tepat waktu. (HRS/dtn)

Add a comment

Crown Group Bangun Apartemen di Indonesia Akhir 2017

CROWN 1 CopyDestinasianews -  Crown Group, Perusahaan pemenang penghargaan yang berbasis di Sydney hari ini memberikan informasi terkini perihal mengapa investasi properti di Sydney masih menjadi pilihan terbaik bagi investor luar negeri khusus nya Asia.

Pasar Apartemen Australia Masih Jadi Primadona bagi Investor Asia Diperkirakan kenaikan Harga properti untuk Sydney dan Melbourne akan kembali menyentuh dua digit di tahun 2017

Perusahaan properti terkemuka Australia yang didirikan Arsitek asal Indonesia Iwan Sunito diperkirakan di akhir tahun 2017 akan mulai membangun apartemen di Indonesia.

Hal ini diungkapkan GM Strategic & Corporate Communication Indonesia Crown International Holdings Group Bagus Sukmana di acara Media Update Luncheon Crown Group, Selasa, (21/2/2017), di The Luxton Hotel jalan Ir.H.Djuanda (Dago) Bandung, turut hadir, Marketing Communication Crown Group Indonesia Fauzia Emeraldityas, dan Financial Department Crown Group Indonesia Dyah Lestari.

“Crown Group di akhir tahun 2017 diperkirakan akan masuk ke Indonesia untuk membangun apartemen,” kata GM Strategic & Corporate Communication Indonesia Crown International Holdings Group Bagus Sukmana, “Kota-kota yang dilirik Crown Group diantaranya, Jakarta, Surabaya, dan Bandung, namun yang pasti kota pertama yang dilirik Crown Group untuk pasar properti khususnya apartemen adalah Jakarta,” ujarnya.

Lebih lanjut Bagus mengungkapkan, walaupun dahulu Singapura merupakan idola investasi properti, namun di tahun 2017 Singapura kurang ideal untuk investasi properti, “Memang di Singapura banyak perusahaan, namun dengan kejadian Brexit sangat mempengaruhi Singapura,” ujarnya, “Singapura tingkat hutang sangat tinggi, sehingga banyak peluang gagal bayar,” ungkap Bagus.

Mengenai pasar apartemen di Australia, mengutip pernyataan Global Head Sales & Marketing Crown Group Julian Sedgwick, Bagus mengatakan, pasar apartemen Australia masih menjadi primadona dibandingkan rumah tapak bagi para investor luar negeri khususnya Asia, “Bahkan diperkirakan kenaikan harga properti untuk Sydney dan melbourne akan kembali menyentuh dua digit di tahun 2017,” kata Bagus.

“Investasi properti di Sydney masih menjadi pilihan terbaik investor Asia, karena pertumbuhan ekonomi negara-negara Asia sedang mengalami peningkatan,” ungkap Bagus, “Pertumbuhan perumahan komersial yang cepat dan kondisi politik Sydney yang stabil, menjadikan Sydney tujuan favorit para investor khususnya investor Asia menanamkan uang mereka,” ujarnya.

Bagus mengatakan, sebagian besar investor membeli apartemen untuk investasi, dan ada pula untuk tinggal, “Diantaranya banyak pelajar Indonesia yang berada di Australia,” ujarnya.

“Seperti dikatakan Julian Sedgwick, jika anda ingin membuat investasi di pasar property di Sydney, keuntungan yang diberikan oleh apartemen sangat jelas,” kata Bagus, “Bila anda benar-benar ingin memaksimalkan, pastikan untuk melihat kualitas atas kemewahan yang ditawarkan pengembang,” pungkas Bagus.

CROWN 2 CopyBerikut beberapa alasan mengapa banyak orang memilih apartemen di Sydney dibandingkan dengan rumah tapak:

- Bukan lagi rahasia nilai perumahan dan apartemen di Sydney telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, namun apartemen cenderung berada di sisi yang lebih terjangkau, yang memberikan investor properti titik masuk yang lebih rendah ke pasar. Membeli apartemen baru memberikan anda keuntungan dalam hal ini tanpa mengorbankan gaya hidup modern dan berkualitas tinggi.

- Nilai indeks bulanan yang dikeluarkan oleh CoreLogic RP Data menyatakan, dari 31 Juli 2016 menunjukkan nilai rata-rata untuk rumah di Sydney hampir 33% lebih tinggi dari apartemen. Anda akan menemukan apartemen bahkan produk berkualitas seperti Waterfall by Crown Group menawarkan investor lebih banyak keuntungan untuk mereka.

- Tradeoff untuk apartemen sering kali dikatakan capital gain tidak akan setinggi jika anda membeli rumah, namun menurut CoreLogic RP Data, hal ini belum tentu demikian, setidaknya di Sydney. Hingga 31 Juli 2016 harga unit naik sebesar 9,41%, dimana pertumbuhannya lebih baik dari pada rumah tapak.

- Salah satu kunci metrik yang dilihat investor adalah hasil sewa, berapa banyak keuntungan properti akan dihasilkan dari minggu ke minggu. Ketika nilai bangunan naik dan biaya sewa mingguan biasanya tidak bisa mengikuti bahkan cenderung menyusut. Namun penelitian CoreLogic RP Data (April 2016), menunjukkan biaya sewa unit apartemen rata-rata di Sydney adalah sebesar 4%, sedangkan untuk rumah tapak hanya 31%.

Ini menunjukkan ketika anda berfokus pada hasil arus kas positif, apartemen adalah produk yang tepat. Informasi lebih lanjut dari Residex menunjukkan hasil modal untuk unit di Waterloo berada di kisaran 5%, sementara rumah tapak menarik hasil sekitar 4% di area perkotaan. (SA/Rls)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa  

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa   

destinasiaNews – Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo yang secara fenomenal telah meluncurkan revitalisasi sungai Citarum di antaranya kala...

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa  

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa   

destinasiaNews – Aktivis pergerakan masyarakat Tatang Suratis, Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Provinsi Jawa Barat, ditemui...

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta  

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta   

destinasiaNews – Tak biasanya Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo dan Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum kala...

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

destinasiaNews – “Lho koq tidak diundang Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum. Besok Kang Eka datang saja ikut rapat di...

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

destinasiaNews -- Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo yang juga Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, serta Sekjen...

Pengunjung

01797299
Hari ini
Kemarin
317
1366