Kemenpar RI Optimis Program Hot Deals Menjadi Solusi Jitu Untuk Low Season

 

FGD Kemenpar RI ed1. Peserta Forum Group Discussion (FGD), 2. Dr. Anang Sutono, CHE., Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata, 3. Budijanto Ardiansjah, Ketua ASITA Jabar, 4. Dr. Anang Sutono, CHE berpoto bersama awak media Bandung

destinasiaNews –  Sebuah keniscayaan, akan menurunnya kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia atau wisatawan nusantara (Winus) di Tanah Air, hingga mendorong Asisten Deputi dan Komunikasi Pemasaran, Deputi Bidang Pemasaran II, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar RI) menggelar Forum Group Discussion (FDG) yang bertajuk “West Java Hot Deal”, membahas program, kiat dan strategi dalam upaya untuk mempercepat pertumbuhan Pariwisata Indonesia, Jawa Barat, khususnya Bandung dan strategi mengatasi situasi low season pada week day, berlangsung di Hotel Crown Bandung, Jalan Lembong Kota Bandung, Selasa, 3/7/ 2018.

Acara tersebut dihadiri jajaran dan staf Asisten Deputi Kemenpar RI, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, ASITA, PHRI dan para tamu undangan lainnya.

Menurut pria jangkung berbadan tegap yang "someah hade ka semah" (ramah dan baik kepada tamu, red), Dr. Anang Sutono, CHE, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Kemenpar RI, pihaknya menggelar acara tersebut, karena Hot Deal adalah bagian dari program Kemenpar RI yang memiliki kepastian mengisi “idle capacity” yang merupakan bundling dari 3 A antara lain Attractiveness (menarik), Amenities (fasilitas), Accessibility (akses). “Hal ini akan mempercepat pertumbuhan pariwisata Indonesia, Jawa Barat khususnya Bandung Raya”, kata Anang

“Sebelum Hot Deal, Kemenpar RI memiliki program Visit Wonderful Indonesia”, ujar Anang sapaan akrab Anang Sutono. Hot deal pada prinsipnya menerapkan konsep sharing economy  yaitu menjual barang atau jasa yang tidak laku atau excess capacity misalnya dengan diskon besar atau dengan menawarkan paket-paket wisata khusus sehingga mampu menarik calon winus pada masa low season atau week day, ujarnya.

“Tahun ini (2018) pemerintah (Kemenpar), menargetkan pergerakan wisnus di Tanah Air sebanyak 270 juta dan kedatangan wisman sebanyak 17 juta, dengan dioprasikannya Bandara Internasional Kertajati di Kabupaten Majalengka, diharapkan bisa menyasar pangsa pasar wisman, tentunya dengan penyusunan paket-paket pariwisata yang menarik. Menawarkan paket-paket wisata yang menjual keunikan Kota Bandung dan Jawa Barat. Saya optimis program Hot Deal merupakan solusi Jitu tingkatkan akupansi hunian kamar hotel, ditunjang dengan hadirnya inovasi idea-idea menarik dan menjanjikan bagi wisatawan,” jelas Anang.

“Jumlah kamar hotel yang tersedia di Bandung ada 26.000, namun akupansinya baru mencapai  angka 60 persen, sehingga masih ada 40 persen belum dioptimalkan.  Nah, jika agen travel bisa menjual paket-paket wisata yang lebih menarik, dipastikan akupansi kamar hotel di waktu low season/week day (hari biasa) akan meningkat,” tegas Anang.

Dirinya meyakini bahwa masyarakat Bandung sangat kreatif, seperti diketahui bersama bahwa Kota Bandung sebagai salah satu Kota Kreatif di dunia (UNESCO-2015), makanya menjadi prioritas untuk di Hot Deals-kan. Hal  itu dikarenakan melihat potensi Kota Bandung khususnya, dan wilayah sekitar Bandung Raya dan Jawa Barat yang selalu inovatif.  Seperti potensi seni budaya, alam dan kreativitasnya yang mengakar.

“Saya kagum dan mengapresiasi, mendengarkan persentasi mengenai Portal Patrakomala dari Disbudpar Kota Bandung yang disampaikan oleh Bu Kenny, sebagai portal data base digital yang menawarkan/menjual produk-produk dan event ekonomi kreatif (fashion, kuliner, musik dan film), menjadi salah satu selling point Kota Bandung,”ucap Anang.

Bagi Anang yang pernah tinggal lama di Kota Bandung dan menjadi Ketua STPB atau NHI saat itu (Sekolah Perhotelan), sudah tidak asing lagi dengan masyarakat Bandung yang “someah hade ka semah”tak heran jika dirinya sangat mencintai sekali Kota Bandung.

Lebih jauh Anang mengatakan bahwa wisatawan Midle East atau Timur Tengah akan tertarik dengan paket-peket wisata halal tourism. “Bagi Bandung dan Jawa Barat untuk kuliner dan destinasi wisata, tidak diragukan lagi- perfect destination. “Karena yang saya tahu orang Timur Tengah itu suka wisata alam. Ditambah dengan keramahan warga Jawa Barat. Sehingga bisa menghasilkan devisa.  Apalagi sekarang ditunjang dengan akses jalur darat dan udara, ” papar Anang.

Anang meyakini bahwa kunjungan wisman ke Jawa Barat tahun ini (2018) akan meningkat, sejalan dengan itu perekonomianpun akan tumbuh, yang menjadi pemicu adalah dengan adanya akses seperti jalan Jalur Selatan, tol Cipali, Bocimi, Bandara Kalijati di Majalengka yang akan menjadi tempat pemberangkatan haji dan umroh, walaupun saat ini baru ada satu maskapai CityLink yang mendarat/terbang di Bandara Kertajati, harapannya kedepan ada maskapai Air Asia dan lainnya. “Perlu segera adanya sinergitas antara  berbagai unsur yang ada di Jawa Barat, termasuk juga untuk segera menyusun sebuah Plat Form baru bahwa New Airlines harus segera  datang di Jawa Barat”, kata Anag menambahkan

Ketua ASITA Jabar, Budijanto Ardiansjah, saat ditemui awak media usai acara FGD, dirinya menyambut baik kegiatan FGD West Java Hot Deal, yang diselenggarakan oleh Kemeterian Pariwisata. “Kami dari pihak ASITA mendukung agar akupansi hunian kamar hotel pada low season/week day (hari biasa) meningkat, baik winus maupun wisman. “ Kami berusaha menawarkan paket-paket wisata yang lebih menarik dengan harga lebih terjangkau. Karena kalau week end dan hari libur, hunian kamar di Bandung khususnya selalu penuh,” papar Budi sapaan akrab Budijanto Ardiansjah. (HRS/dtn)

 


emgz2

Artikel lain...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

destinasiaNews - Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara, yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 sebagai akselerasi percepatan kerja Gubernur dan...

Pengunjung

02528601
Hari ini
Kemarin
4157
7781