RedDoorz Menargetkan Pertumbuhan di Delapan Kota di Jawa Barat

ReDorz Htl

        • RedDoorz kini telah hadir di 35 kota di Indonesia sampai dengan April 2019
        • RedDoorz akan menambah 45 properti di Jawa Barat sampai dengan kuartal pertama 2019
        • Bandung adalah kota kedua dengan performa terbaik setelah Jakarta

destinasiaNews – RedDoorz, platform pemesanan hotel online paling terjangkau di Asia Tenggara yang menawarkan kamar dan standar terbaik.Hari ini mengumumkan rencana ekspansi mereka untuk menumbuhkan jejak di Jawa Barat dengan target penambahan 45 properti baru pada paruh pertama tahun 2019, sehingga totalnya menjadi 100 properti. RedDoorz mulai beroperasi di wilayah ini pada bulan Januari 2016, dimulai dengan Bandung, kota berkinerja terbaik kedua RedDoorz setelah Jakarta, dan sekarang telah meningkatkan jumlah properti sebanyak tiga kali lipat di delapan kota di Jawa Barat. Dalam sebulan terakhir, RedDoorz memperluas jejaknya ke lima kota baru di Jawa Barat yaitu Garut, Pangandaran, Pelabuhan Ratu, Sukabumi dan Tasikmalaya.

 

Hal tersebut terungkap saat memberikan keterangan pers dihadapan para awak media Bandung, berlangsung di RedDoorz Premium @ bandung City Center, Jalan Otto Iskandar Dinata No. 67 Kota Bandung, Kamis, 22/11/2018.

Rishabh Singhi, Chief Operating Officer RedDoorz, mengatakan, “Indonesia telah menjadi titik awal yang bagus bagi kami. Kami terus mengembangkan RedDoorz, dengan pendekatan dari kota ke kota, memperluas jejak kami dengan pesat di seluruh bagian Indonesia. Hingga saat ini, RedDoorz telah menjangkau lebih dari 11.000 kamar di 26 kota di Indonesia, semua tersedia melalui platform online kami; dan itu meyakinkan untuk melihat reaksi positif dari konsumen dengan lebih dari 65 persen tingkat pengulangan kedatangan di RedDoorz. Semua properti kami memiliki inventaris ruangan yang tinggi dan telah ditata agar dapat menawarkan pengalaman menginap berkualitas tinggi untuk para tamu kami. Melalui pendekatan inilah kami dapat terus berkembang di Indonesia, sementara kami juga menumbuhkan operasi kami di Filipina dan Vietnam di tahun ini. Kami akan hadir di 35 kota di Indonesia sampai dengan April 2019.”

 

“Bandung bukan lagi hanya tujuan untuk liburan akhir pekan tetapi telah berevolusi menjadi sebuah pasar bisnis, di mana tingkat hunian kami mencapai 70 persen pada hari kerja dan lebih tinggi lagi selama akhir pekan. Kami akan terus berinvestasi dalam teknologi manusia dan akuisisi properti di Bandung karena ini adalah kota terbesar kedua kami di Indonesia dalam segi bisnis. Jawa Barat tetap merupakan provinsi terpadat di pulau Jawa dengan total populasi sekitar 46 juta orang. Ibukota provinsi Jawa Barat, Bandung tetap menjadi kota dengan performa terbaik kami, tepat setelah Jakarta, yang merupakan tujuan paling populer yang sering dikunjungi oleh orang Indonesia. Bahkan, menurut laporan JEJAK1, lebih dari 90 persen wisatawan domestik dari Jakarta pergi ke provinsi sekitarnya seperti Jawa Barat dan Banten,” tambahnya.

 

Sebagai bagian dari kegiatan promosi yang sedang berlangsung, RedDoorz akan menyelenggarakan RedFEST di Cihampelas Walk Mall, Bandung dari 22 November hingga 25 November 2018, dengan pertunjukan dari penyanyi Calvin Jeremy dan band asli Bandung yang sedang naik daun, Juicy Luicy. Pengunjung juga dapat mengikuti kontes tari KPOP serta pertunjukan musik dari band independen lokal Bandung. Acara ini terbuka untuk umum dimana pengunjung dapat berpartisipasi dalam kegiatan dan permainan yang menyenangkan bersama dengan keluarga mereka dan mereka juga mendapatkan kesempatan untuk memenangkan beberapa door prize. Selain itu, RedDoorz juga telah menjalin kemitraan dengan Café Halaman, 23 Paskal dan Co & Co Coworking Space untuk memberikan insetif tambahan yang dapat dinikmati oleh para membernya - sebagai bagian dari promosi yang sedang berlangsung. RedDoorz juga baru-baru ini mengumumkan kemitraan dengan perusahaan platform transportasi online terkemuka di mana semua properti RedDoorz di Bandung akan menjadi titik penjemputan - sehingga memungkinkan kemudahan perjalanan antar tujuan di dalam kota.

 

Dengan tim lokal yang kuat di lapangan dengan latar belakang yang beragam dan disertai dengan pengetahuan yang mendalam tentang sektor pariwisata dan perhotelan lokal, RedDoorz dengan sepenuhnya telah menjalankan unit operasinya di kota-kota Indonesia saat ini mulai dari customer service, kegiatan operasional dan penjualan produk hingga branding, keuangan dan pemasaran. RedDoorz telah mengembangkan teknologi eksklusif buatan sendiri dengan menggunakan analitik data yang secara akurat dapat memperkirakan permintaan untuk hotel atau properti untuk dapat mendorong lebih banyak lagi jumlahnya bagi para wisatawan.

 

Rishabh Singhi menambahkan, “Tujuan kami adalah untuk dapat bermitra dengan pemilik hotel dan guest house dan menyediakan platform teknologi ideal yang dapat mengembangkan bisnis mereka dan untuk dapat mempertahankan jumlah hunian yang cukup. Kami juga percaya bahwa Program Pelatihan RedDoorz yang kami berikan kepada staf properti, dengan fokus pada pelatihan dan pengembangan keterampilan - baik itu penggunaan teknologi, pengelolaan properti mereka, customer service atau keterampilan komunikasi pada umumnya, memainkan peran kunci dalam mempersiapkan mereka untuk ekonomi digital."

 

Pelanggan dapat menikmati koneksi WiFi yang cepat secara gratis di semua properti RedDoorz. Selain itu mereka juga dapat memilih layanan tambahan selama menginap. Aplikasi RedDoorz dalam waktu dekat juga akan menghadirkan fitur baru dan menarik untuk memberikan pengalaman yang lebih baik untuk penggunanya.

 

Ir. Hindarta Halim, Pemilik Properti dari RedDoorz Plus near Rumah Mode mengatakan, “Kami sangat gembira telah menjalin kemitraan dengan RedDoorz. Kami percaya dengan kemitraan ini, kami dapat mencapai target pelanggan kami melalui platform online. Platform ini sangat penting saat ini di Indonesia karena revolusi smartphone.  Saya percaya dengan pelatihan yang tepat dan pengembangan keterampilan yang disampaikan kepada staf kami oleh RedDoorz, mereka telah mampu mengikuti perkembangan zaman dan melakukan pekerjaan mereka sebaik mungkin. ”

 

Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, S.Sos., MA, mengatakan, “Kami mengapresiasi langkah RedDoorz untuk turut serta dalam menginformasikan dan mempromosikan amenitas yang ada di Bandung. Diharapkan nantinya RedDoorz akan terus berpartisipasi dalam mendukung Bandung sebagai tujuan wisata internasional.”

 

RedDoorz berkantor pusat di Singapura dan beroperasi di Indonesia, Filipina, dan baru-baru ini diluncurkan di Vietnam. RedDoorz saat ini beroperasi di 26 kota di Indonesia: Aceh, Bali, Balikpapan, Bandung, Banjarmasin, Batam, Bogor, Cirebon, Garut, Jakarta, Lampung, Lombok, Makassar, Malang, Manado, Medan, Palembang, Pangandaran, Pekanbaru, Pelabuhan Ratu, Semarang, Sukabumi, Solo, Surabaya, Tasikmalaya dan Yogyakarta dengan lebih dari 500 properti untuk dipilih. Hingga saat ini, RedDoorz telah menjangkau lebih dari 11.000 kamar di Indonesia - semua tersedia melalui platform online; dan memiliki tingkat pengulangan kedatangan lebih dari 65 persen.

 

RedDoorz telah menerima investasi dari investor terkemuka seperti Jungle Ventures, Susquehanna International Group, International Finance Corporation (Bank Dunia), 500 Startups, dan Innoven Capital (yang berhubungan dengan Temasek dan UOB).

 

Tentang RedDoorz

RedDoorz, platform pemesanan hotel online paling terjangkau yang menawarkan kamar terbaik dan berstandar, didirikan pada 2015. RedDoorz membantu para pemilik hotel dan pemilik guest house untuk dapat memperlihatkan properti mereka melalui platform yang responsif, memungkinkan mereka menjangkau lebih banyak penghuni, meningkatkan distribusi, meningkatkan kesadaran brand mereka dan operasinya. RedDoorz menjangkau lebih dari 14.000 kamar di 32 kota di Indonesia, Filipina, Singapura, dan Vietnam.

 

Poin Pemeriksaan Kualitas Teliti oleh RedDoorz memastikan bahwa para tamu dilayani dengan pengalaman yang konsisten, setiap kali selama mereka menginap di salah satu properti dari mitra RedDoorz. Pengalaman menginap mendorong permintaan bisnis yang terus-menerus dan membantu guest house yang belum memiliki brandatau hotel untuk dapat hadir sebagai brand yang dapat menanamkan kepercayaan dan untuk memperkuat basis kuat pelanggan setia.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.reddoorz.com. (HRS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Subsektor 10-21 Pelihara Bantaran Sungai Dengan Membabat Tanaman Liar

Subsektor 10-21 Pelihara Bantaran Sungai Dengan Membabat Tanaman Liar

destinasiaNews - Para prajurit satgas Citarum Harum dalam mengemban tugasnya untuk mengembalikan ekosistem DAS Sungai Citarum, mereka juga melakukan beberapa...

Berani Beda? Rasakan Kejutan Bukber Ramadhan di THE 1O1 Bogor Suryakancana

Berani Beda? Rasakan Kejutan Bukber  Ramadhan di THE 1O1 Bogor Suryakancana

destinasiaNews - Tidak terasa bulan Ramadhan hanya tinggal beberapa minggu saja. Saat bulan Ramadhan, tentu saja momen yang paling dinantikan...

Rohim, Koeliling Bandoeng Pikoel Kerorpoek Djadoel – Ta’ Lengket di Lidah

Rohim, Koeliling Bandoeng Pikoel Kerorpoek Djadoel – Ta’ Lengket di Lidah

DestinasiaNews – Selakoe djournalist pinggiran jang ta’ mampoe hatsilkeun reportage ‘kekinian’ jang bernas, sekali tempo sewaktoe penoelis mengaso di seboewah...

Aksi Simpatik Pramuka Jabar Dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

Aksi Simpatik Pramuka Jabar Dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

DestinasiaNews – Di tengah pelaksanaan Pemilu 2019 di seluruh Indonesia, Pramuka Jabar diterjunkan sesuai fungsinya dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019....

Kelompok ‘Tujuh Ruang’ Aries Budi H - Wujudkan Wisata Kreatif, Komunitas Bandung, Bersatulah

Kelompok ‘Tujuh Ruang’ Aries Budi H - Wujudkan Wisata Kreatif, Komunitas Bandung, Bersatulah

destinasiaNews – Adalah Aries Budi Hartanto, Ketua Kelompok ‘Tujuh Ruang’, ditemani Donny Armando Rozalie, Penasihat Kelompok ‘Tujuh Ruang’, serta Indra...

Pengunjung

03197601
Hari ini
Kemarin
3297
4485