Stop and Shop, Inovasi Wiraswatawan Muda Kota Bandung – Segala Ada dan Terjangkau …

STOP 1destinasiaNews – Zaman baru telah lahir di kota Bandung ! Faktanya, kelangkaan tempat dan mahalnya ongkos sewa ruko atau kios di mall dan pusat perbelanjaan atau keramaian di kota Bandung, disiasati sekelompok kawula muda dengan solusi jitu. Identitas tempat usaha ini, namanya: Stop and Shop, tuah-nya fun place – great food – cool store.

Hari Minggu, 9 April 2017, lokasi Stop and Shop yang tepat berada di sebrang Taman Super Hero, ini punya luas bangunan sekitar 1.200 meter persegi. Persisnya bertengger di Jl. Anggrek No 55 Bandung. Faktanya, hari pembukaanya, diserbu pengunjung. Nyaris dari 15 kios yang ada, sudah dipenuhi pengunjung. Mereka itu tak lain, kaum muda sosialita Bandung. 

“Betah juga di sini. Semua kebutuhan kita, ada di sini,” seru Ramnia (23), pegawai bank swasta di Bandung. Ramnia bersama kawan-kawannya tampak bergairah bersosialita, sambil menikmati aneka kuliner di Stop and Shop diiringi alunan musik live.

Wiraswasta Kaum Muda

Diketahui, kini betapa sulit dan mahal menyewa apalagi membeli tempat bagi kawula muda Bandung untuk berbisnis. Nah, ini dia solusinya membuat Stop and shop! Lalu, apa itu Stop and Shop yang digagas dalam waktu satu bulan sebelum pembukaan ini?

Menurut Jodi Janitra, Ketua HIPMI Jabar, yang diamini Bimo Mahendra Putra selaku pengelolanya:”Ini bukan sekedar tempat usaha tanpa konsep.”

STOP 3“Di sini ada kuliner, berbasis lifestyle. Juga ada vaping yang nge-trend.coffee shop, dan serba clothing juga perangkat komputer teranyar pun ada. Buat para cewek, ada salon, dan facial. Buat kaum cowok pun ada barber. Malah bimbel pun ada di lantai atas, khusus SD dan SMP. Inginnya, Stop and shop serba komplit, kami sedang membangunnya. Tetapi, persaingannya harus terjaga,” kata Jodi yang kondang kerap menebar virus berwiraswasta bagi siapa saja. 

Riwayat terbangunnya  Stop and Shop ini, karena ada peluang dan tantangan bagi pelaku usaha UKM di Bandung. Di pihak lain, tak ada yang komprehensif memecahkan masalah klasik ini.

”Rekan pegiat ekonomi kelas UKM ini, bila buka usaha harus sewa tempat. Butuh modal besar. Sewa ruko minimal 2 tahun. Setahun bisa Rp. 125 juta. Harus juga merenovasi, siapkan bahan baku, modal kerja. Intinya, pegiat UKM ini, tidak ada kesempatan berkembang. Ini solusi berupa mini mall – segala ada dan terjangkau,” jelas Jodi yang menyayangkan – “Terpaksa, mereka hanya berdagang di kaki lima. Resikonya, berat.”

Berbekal pemahaman  nasib berat para pegiat UKM ini, Jodi melontarkan ide dan bergerak:”Bergabung antar UKM, menyewa tempat usaha strategis. Lalu menyewa selama 5 dan 10 tahun. Renovasi, dan ijin pun diurus. Bangunan disekat sekat. Ada yang 9 atau 10 meter persegi”, jelas Jodi yang diamini Bimo.

STOP 2“Mahasiswa SBM ITB pun ada yang terlibat di sini. Mereka itu sangat progresif, bersekolah lalu berbisnis beneran di sini. Dulu mah mana ada yang seperti ini…,” tambah Bimo yang memperkenalkan produk kulinernya dari mahasiswa SBM ITB.

“Lanjutannya, mereka kita kumpulkan, yang mau usaha serius, kita sewakan per tahun. Start-nya, mulai Rp 30 juta setahun. Sebulan kan cuma 2 juta sampai 2,5 jutaan. Itu cost nya,  ini sama bila mereka berjualan di jalan. Minimal, harus ada Rp.100 ribu per hari, untuk keamanan, parkir, dan lainnya”, lagi tutur Jodi yang paham seluk-beluk jeritan para pebisnis muda di kota Bandung.

Bung, tuan dan nyonya, sekilas apa dan siapa Stop and Shop yang hebat dan inovatif, sudah dipahamikah yang terjangkau dan segala ada itu? Bila sepenuhnya belum dipahami, rekomendasi kami – Bersegeralah menyambanginya. Ajakan klasik itu – what are you waiting for?(HS/SA/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence  Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

destinasiaNews – Untuk kesekian kalinya Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), kembali menggelar Konferensi Internasional ‘ICAI 2018 - International Conference of Aquaculture...

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

destinasiaNews - Usai pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 27/6/2018 lalu, Tim Peneliti dari Pusat Studi Politik...

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

destinasiaNews – Sebuah perusahaan terkemuka dari Australia, yang memiliki se-gudang pengalaman dan penghargaan yaitu Crown Group Holdings (Crown Group), merupakan...

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

destinasiaNews – Destiners, khususnya bagi yang tinggal di daerah Sukabumi – Jawa Barat, apalagi yang mengaku Tuna Lovers, sudahkah mencoba...

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

destinasiaNews – Berlokasi di Kawasn Ekowisata dan Budaya Alam Santosa tepatnya di Pasir Impun, Cimenyan Kabupaten Bandung, ngaring (berkumpul) sejumlah...

Pengunjung

02260113
Hari ini
Kemarin
2944
3401