WOW, Siliwangi Bolu Kukus Kini Hadir di Stasiun Bogor

sbk1sbk2destinasiaNews -- Wisata dan kuliner saat ini sudah tidak bisa dipisahkan, keduanya bak ‘suratan takdir’ – harus saling menyatu! Taruhlah, dunia cicip-mencicipi tidak lagi hanya sekadar memenuhi kebutuhan perut, melainkan sudah meluas pada seni, dan nuansa kebanggaan saat berwisata ke suatu tempat.

 

Rasanya tidak absah bila ke Jogja tidak mencicipi gudeg. Tidaklah afdol bila ke Bandung tidak mencicipi mie kocoknya, atau tidak terasa asyik kalau ke Jakarta tidak mencicipi kerak telornya. Maknanya, ternyata setiap tempat yang dikunjungi dipastikan memiliki kontak khusus dengan dunia kuliner khasnya. Hebatnya, sensasi itu kini benar-benar dikejar.

 

 

Tidaklah heran jika kini muncul istilah 'wisata kuliner', hal ini melejit di kalangan wisatawan. Pelakunya, sengaja mendatangi ke suatu tempat, mereka tidak lagi mencari wisata lainnya, hanya fokus berwisata kuliner – demi, memuaskan lidah dan perutnya!

 

 

Untuk produk kuliner yang tidak sempat dimakan di tempat, maka istilah oleh-oleh atau buah tangan sudah menjadi kebiasaan baru lainnya. Budaya Indonesia kemudian mengenal istilah membawa atau menitipkan oleh-oleh, kini menjadi trendy.

 

 

Wisata kuliner juga berhubungan erat dengan sejarah. Nah, sejarah inilah yang kemudian ingin diangkat oleh Siliwangi Bolu Kukus (SBK) - oleh-oleh Bumi Pasundan yang rasanya enak dan lezat.

 

 

Bolu kukus yang dijamin lebih wangi, lebih berasa, lebih istimewa, dan bisa jadi membuat ketagihan sampai lupa dengan mantan, itu kata banyak orang.

 

 

SBK diproduksi oleh CV. Boga Karya Siliwangi, sekedar info tim intinya adalah orang-orang yang sudah bergelut selama 5 (lima) tahun di industri makanan, khususnya bolu kukus.

 

 

Istilah bolu berasal dari bahasa Portugis, bolo yang artinya sama dengan cake dalam bahasa Inggris, Bolu sendiri adalah kue berbahan dasar tepung (terigu), gula, dan telur. Kue bolu umumnya dimatangkan dengan cara dipanggang di dalam oven, tetapi sekarang bolu yang dikukus jauh lebih diminati sehingga menjadi oleh-oleh kuliner yang paling dicari.

 

 

SBK, Oleh-Oleh Kuliner…

sbk4SBK dikonsep sebagai oleh-oleh Bumi Pasundan yang tiada duanya dari segi rasa maupun kemasan. SBK telah bersertifikasi PIRT dan Halal, serta memiliki 8 (delapan) varian rasa, yaitu Susu Lembang, Stroberi Ciwidey, Kopi Bogor, Ubi Cilembu, Ketan Kelapa, Alpukat Mentega, Brownies Coklat, dan Talas Bogor.

 

Tiap-tiap varian rasa jelas memberikan sensasi yang luar biasa bagi para pecintanya, misalnya saja rasa Kopi Bogor yang begitu keras aroma kopinya, dan saat dimakan rasa kopinya begitu terasa di lidah, sangat cocok sebagai kudapan pagi, siang, sore, maupun malam hari bersama teh atau kopi sekalipun.

 

 

Sebagai oleh-oleh Bumi Pasundan, SBK me-launching Store Resmi pertamanya di Stasiun Bogor jalan Mayor Oking Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah pada hari Jumat, 25 Oktober 2019.

 

 

Hari pertama Launching, SBK sudah bisa dibeli secara luas, SBK adalah kue bolu yang diproduksi dengan cara dikukus melalui proses higienis, ditunjang oleh bahan baku pilihan berkualitas, menggunakan mesin dan peralatan yang tepat guna, serta didukung oleh tenaga kerja lokal andal dan kompeten sehingga menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.

 

 

Kata Muhammad Faizal Chaniago …

sbk3SBK diproduksi dengan tujuan melestarikan budaya Bumi Pasundan melalui wisata kuliner yang sejalan dengan visi dan misi perusahaan, visinya adalah kearifan lokal yang menyehatkan, menyejahterakan, dan terbaik.

 

Susu Lembang, Stroberi Ciwidey, Kopi Bogor, Ubi Cilembu, Ketan Kelapa, Alpukat Mentega, Brownies Coklat, dan Talas Bogor adalah kuliner khas Bumi Pasundan yang kemudian diproses dengan cara terbaik menjadi bolu kukus yang sehat, sehingga dapat menyejahterakan siapapun yang terlibat.

 

 

Muhammad Faizal Chaniago, selaku Director CV Boga Karya Siliwangi, mengatakan, hari ini pihaknya memperkenalkan kepada masyakat suatu bentuk karya yang mengangkat nilai sejarah dan nilai kearifan lokal, di mana hasil karya tersebut diberi nama Siliwangi Bolu Kukus (SBK).

 

 

"Itulah mengapa nama Siliwangi lebih ditonjolkan pada kemasannya karena inilah nama yang begitu melekat dengan Bumi Pasundan, Nama Siliwangi berasal dari kata Silih dan Wawangi," ungkap Muhammad Faizal Chaniago.

 

 

Selintas Sejarah …

sbk5Menilik dari sejarahnya, Prabu Dewantaprana Sri Baduga Maharaja yang memerintah Kerajaan Sunda Galuh dianggap sebagai pengganti kakeknya, Niskala Wastu Kancana, yang bergelar Prabu Wangi.

 

Sri Baduga dianggap mempunyai kekuasaan yang sama besarnya dengan kakeknya, sehingga beliau pun dikenal sebagai Prabu Siliwangi. Silih Wawangi juga menjadi kesatuan dari semboyan Prabu Siliwangi, Silih Asih Silih Asah Silih Asuh Silih Wawangi.

 

 

Maknanya, setiap manusia itu harus saling mengasihi seperti seorang ibu yang memberikan air asi pada bayi yang baru lahir. Saling mengasah agar lebih berdaya guna dalam kehidupan, dan tentu saja saling mengasuh.

 

 

Kemudian ditutup bahwa manusia itu harus saling memberikan hal yang positif, "Semoga apa yang kami karyakan dapat diterima dengan baik oleh kalangan masyarakat luas dan memberikan nilai kebaikan serta manfaat bagi siapapun yang terlibat, baik langsung maupun tidak langsung," pungkas Muhammad Faizal Chaniago.

 

 

Itulah mengapa misi perusahaan CV Boga Karya Siliwangi yakni: 1. Dari Indonesia, oleh Indonesia, dan untuk Indonesia. 2. Menciptakan produk yang berdaya saing dengan nilai-nilai kearifan lokal Indonesia. 3. Meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dan proses berdasarkan filosofi-filosofi Ketuhanan dan keilmuan serta teknologi, dan 4. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang sehat.

 

 

Akhhirul kata produk SBK ini, tiada lain mengerucut pada budaya sehat, sejahtera, bahagia, kearifan lokal, dan humanis – Cintailah Produk Indonesia !

(HS/SF/dtn)


emgz2

Artikel lain...

TikTok Meluncurkan All-Star Southeast Asia 2019 Sebagai Hasil Studi Tunjukkan Video Sebagai Format Konten Terbaik Untuk Mengekspresikan Kreativitas,

TikTok Meluncurkan All-Star Southeast Asia 2019 Sebagai Hasil Studi Tunjukkan Video Sebagai Format Konten Terbaik Untuk Mengekspresikan Kreativitas,

destinasianews - TikTok, platform terdepan untuk video mobile berdurasi singkat, meluncurkan kompetisi All-Star tingkat wilayah yang bertujuan untuk menemukan dan menginkubasi creator baru di Asia Tenggara, sesuai dengan hasil studi yang menunjukkan bahwa...

Pemusnah Sampah ‘Stungta’ dari Gerakan Hejo, Disambangi Tim Auditor Teknologi Ramah Lingkungan  - Layak Pakai, Hasilnya

Pemusnah Sampah ‘Stungta’ dari Gerakan Hejo, Disambangi Tim Auditor Teknologi Ramah Lingkungan  - Layak Pakai, Hasilnya

destinasiaNews  -  Kembali, mesin ‘Stungta’ karya anak bangsa yang dikenal sebagai incinerator pemusnah sampah yang ramah lingkungan, dan hemat enerji,...

Eka Santosa Gerakan Hejo Kaget Lihat Gunungan Sampah di Sarimukti

Eka Santosa Gerakan Hejo Kaget Lihat Gunungan Sampah di Sarimukti

destinasiaNews - "Saya kaget lihat ratusan pemulung malah mendekati sampah dari truk, padahal itu semua kotor dan sangat berbau. Saya...

Hasil Riset Dosen & Mahasiswa Tersaji di Stand FPIK Unpad, West Java Festival 2019 - Edhy Prabowo Sempat Menyambangi ...

Hasil Riset Dosen & Mahasiswa Tersaji di Stand FPIK Unpad, West Java Festival 2019 - Edhy Prabowo Sempat Menyambangi ...

destinasiaNews -- Mau tahu, keseruan apa yang harus kita alami, andai berada di area perburuan di antara ratusan stand di...

Dubes RI untuk Polandia Beri Tips Sukses Ke Mahasiswa Widyatama

Dubes RI untuk Polandia Beri Tips Sukses Ke Mahasiswa Widyatama

destinasiaNews - Siti Nugraha Mauludiah Dubes Indonesia untuk Polandia menjadi pemateri saat digelar stadium general atau kuliah umum di Universitas...

Pengunjung

04342963
Hari ini
Kemarin
1030
3317