Kompetisi Seduh Kopi Meriahkan Kota Bandung

KOPI DTN 1 CopyDestinasiaNews - Untuk mengapresiasi para penggiat kopi di Bandung maupun di kota lainnya di indonesia, Manual Brew Community (MBC) menyeienggarakan Bandung Brewers Cup (BBRC) 2016. Bandung adalah salah satu daerah yang tingkat penumbuhan produksi dan konsumsi kopinya dinilai cukup signifikan.

BBRC 2016 adalah kegiatan rutin tahunan dari Manuai Brew Community (MBC) dimana BBRC 2016 adalah kegiatan ke 2. BBRC adalah sebuah kompetisi seduh kopi menggunakan alat manual (manual brew) yang pesertanya diperuntukan untuk umum, baik barista yang merupakan delegasi dari coffee shop maupun home barista dari Bandung ataupun dari luar kota Bandung (nasional). Seluruh kopi yang digunakan dalam tahap penyisihan kompetisi ini adalah kopi yang berasal dari Jawa Barat.

Pada Press Conference Bandung Brewers Cup 2016, Senin, (5/12/2016), di Noah’s Barn jalan Dayang Sumbi Bandung. Hadir, Ketua Dewan Juri BBrC 2016 Adi W. Taroepratjeka, Koordinator Acara BBrC 2016 Andi Widjaja, Pemenang IBrC 2015 Ryan Wibawa, dan Koordinator Humas BBrC 2016 Sylvie.

KOPI DTN 2 Copy“Biasanya kompetisi seduh kopi menggunakan alat manual formatnya Battle,” kata Andi Widjaja di awal paparannya, “Namun Bandung Brewers Cup 2016 dipastikan mengadaptasi format nasional dan menggunakan sistem Scoring,” ujarnya.

Ketua Dewan Juri BBrC 2016 Adi W. Taroepratjeka mengatakan, Bandung Brewers Cup 2016 diadakan untuk ajang silaturahmi dan meningkatkan teknik seduh para Barista, “Peserta BBrC 2016 paling jauh berasal dari Yogyakarta,” ungkapnya.

Mengenai penilaian juri, Adi mengatakan, para peserta harus menyeduh biji kopi asal Lembang yang diberikan para juri, “Namun para peserta diperbolehkan membawa biji kopi sendiri,” ungkapnya.

Mengenai bisnis kopi di Bandung Adi mengungkapkan, terdapat 200 kedai kopi yang menyajikan kopi seduh manual, “Namun masih banyak yang dagang kopi tetapi tidak tahu dagangannya sendiri, mereka tidak tahu biji kopi tersebut fresh atau tidak, dan tidak tahu kopinya berasal dari mana,” ujarnya..

Sylvie Koordinator Humas BBrC 2016 mengatakan, BBrC 2016 diadakan di Kota Bandung karena Bandung merupakan salah satu daerah yang tingkat pertumbuhan produksi dan konsumsi kopinya cukup signifikan.

KOPI DTN 3 CopyKompetisi ini akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 8 dan 9 Desember 2016 yang bertempat di Noah’s Barn, Jl. Dayang Sumbi No.2 Bandung. Pada tanggal 8 Desember, acara akan dimulai dari pk. 10 pagi sampai dengan pk. 7 malam, sementara pada tanggal 9 Desember acara akan dimulai dari pk. 10 pagi sampai dengan pengumuman pemenang kurang lebih pada pukul 8 malam. Tim juri yang diketuai oleh Bapak Adi. W Taroepratjeka beserta 12 juri lainnya merupakan para penggiat dan pelaku kopi di Indonesia, terdiri dari para Q-Grader, Roaster dari Indonesia, sementara salah satunya adalah Ahmad Hidayat dari Singapore.

Pendaftaran telah dibuka pada tanggal 10 November 2016 melalui registrasi online pada situs www.manualbrewcommunity .com dan telah ditutup pada hari yang sama dikarenakan kuota 64 peserta telah terisi dengan sangat cepat. Dari data peserta yang akan bertanding, kurang lebih 60% berasal dari kota Bandung dan sekitar, sementara 40% berasal dari luar kota Bandung

KOPI DTN 4 CopySelain acara kompetisi tersebut di atas, akan ada bincang bincang kopi bersama farmer dan roaster pada hari pertama dan sessi sharing bersama Ahmad Hidayat dan Ryan Wibawa di hari kedua. Acara hiburan juga akan turut meramaikan jalannya kegiatan tersebut, dengan menampilkan musisi Sarah & Soul, Cozy Street Corner, Star Syndrome, Fire Dance dan Eddi Brokoli sebagai host.(SA/dtn)

Add a comment

Parjo 2016 Hadir Kembali di Kota Bandung

Parjo2

DestinasiaNews - Setelah sukses digelar di Jakarta dan Yogyakarta beberapa Bulan lalu ,Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) kembali digelar acara tersebut akan dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Kota Bandung selama dua hari. Yakni, Sabtu / Minggu  12-13 November  2016 mendatang sebagai kota terakhir di Tahun ini.


Ketua panitia kegiatan Suharlan Harby, mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut tak lepas dari terus meningkatnya animo pecinta otomotif setiap tahun, serta permintaan dari komunitas di daerah. Dipilihnya Kota Bandung karena banyak komunitas otomotifnya.

"Parjo akan memanjakan para pecinta otomotif Kota Bandung dan sekitarnya dengan hadirnya beragam mobil retro klasik era 70-80an. Kita juga akan menambahkan 99 radio zaman dulu yang akan dinyalakan secara bersamaan," ujarnya Jumat (04/11). di Bandung.

Harlan mengungkapkan, Parjo akan menjadi ajang wisata otomotif bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Menurutnya, pada 2012 Parjo hanya dijadikan ajang jual beli mobil klasik berikut onderdilnya. Namun seiring meningkatnya animo masyarakat, berbagai acara lifestyle digelar selama event.

 

"Panitia telah menyiapkan berbagai acara menarik. Di antaranya, City Touring, CB Jogja Show Off, Retro Contest Vespa Contest, Dyno Drag Challenge (Roda 2), Jogja Rolling Scoot, Diecast Cutom, Live Percussion dan lain-lain," papar Harlan.

Parjo1

Lebih lanjut Harlan menegaskan dengan adanya ajang ini juga diharapkan akan bisa mengakomodir passion dari pecinta otomotif di Bandung dan sekitarnya, pada acara nanti, pihaknya menargetkan 10.000 pengunjung dengan harga tiket masuk Rp 15.000.    "Dengan adanya kegiatan ini mereka bisa berinteraksi dan bertukar info mengenai hobi dan informasi lainnya," ujar dia.


“Kami akan menghadirkan program andalan seperti, PARJO Swap Meet, Bandung Vintage & Clothing Market, Driveon City Tour, Fun Dyno Drag, Ride Meet Fashion, Community Meet Up, Garage Day Out Vol.2, Rebel Stage by Eastern Wolves Music, Helm Art Show Vol.2, Beatboys Rolling Scoot, Parjo Extreme Jam By BDGBMX, Live Sculpting, Diecast and Photo Contest, Handsome Corner, Bandung Tatto Gathering, dan 99 Radio Antik,” kata Arland.

Arland mengatakan, program 99 radio antik dipastikan meriah, karena Gusno Production bersama komunitas Bandung Vintage Market akan menghidupkan 99 radio lawas yang dimiliki para kolektor.


Arland  juga mengatakan, pengunjung PARJO 2016 di Bandung semakin dimanjakan dengan kehadiran Handsome Corner, “Pengunjung PARJO 2016 akan semakin ganteng dan keren karena kami menyediakan area potong rambut plus Pomade, dan Tattoo,” pungkasnya.

Komunitas motor dan mobil yang akan meramaikan PARJO 2016 di Bandung diantaranya, Beat Boys, Class of Eighties, Out Sider, Cub Series, FK3O, Bikers Brotherhood, Dakota Owners Grouop, dan komunitas Kuda Besi yang merayakan hari jadinya yang ke-6.

Hari pertama Pasar Jongkok Otomotif (PARJO) 2016, Sabtu (12/11/2016), di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), akan semakin hingar bingar dengan kehadiran Band-Band bermacam aliran, seperti, We Are 13 (Horror Punk), Britboys (Britpop), Mud Reaper (Stoner), Prevent (HardCore), Real Enemy (Street Punk), Forgotten Generation (Celtic Punk), Black T-Shirt (Punk Rock), Netral (Rock), Lowliness (Ska Dub Reggae), Hockey Hook (Ska Punk), Dirty Dolls (Ska Punk), Sunny Summer Day (Britpop), Joey The Gangster (Punk Rock), Close Head (Melodic Punk), Gugat (HardCore), Noin Bullet (Ska Punk), dan Beside (Metal).


Hari Kedua PARJO 2016 tidak kalah menarik dengan kehadiran, Janevala (Pop), Nervagust (Metal), Abnock (Grindcore), CoolCase (HardCore), Tolak Tunduk (Grindcore), Humanimal (HardCore), MCF (Hip-Hop), Paper Gangster (HardCore), Balcony (HardCore), Munthe (Pop), Denny Frust (Ska Rocksteady), Sir Iyai (Ska Kroncong), DJ E-One Chronic (Remix), dan Skam Dust + DJ Sev-One (Hip-Hop HardCore). Pasar Jongkok Otomotif (PARJO) 2016 akan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB (Sabtu) (BS/dtn).

Add a comment

Kampung UKM Digital, Sentra Topi Rahayu-Kabupaten Bandung Semakin Berkibar

rahayu1

DestinasiaNews – Masa penantian yang cukup lama dirasakan oleh Ujang Nanda (45), warga Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung pada hari itu (29/3/2016) seakan plong – hari itu terpecahkan. “Tiba juga pembaruan di kecamatan kami. Harapannya, produk topi dan semacamnya dari daerah ini makin dikenal orang di mancanegara. Tak hanya di dalam negeri ...”.

 

Galibnya, memang sejak 1960-an, Sentra Topi Rahayu di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih sudah dirintis. ”Dulu mah masih topi pandan. Belum ada plastik, dan kain-kain bagus seperti sekarang. Yang kami butuhkan gaungnya harus lebih besar”, tambah Ujang disela peresmian Kampung UKM Digital, Sentra Topi Rahayu di area Kantor Desa Rahayu. Yang meresmikan Sentra Topi Rahayu ini yang kini goes international, tak lain Bupati Bandung, H Dadang M Naser.

 

Tak luput kemeriahan ini dihadiri para pembuat keputusan di bidang digital, yakni pihak Telkom. Hadir hari itu, di antaranya, Executive Vice President Telkom Regional III Jawa Barat, Suparwiyanto, serta Deputy General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Jabar Tengah, Wahyudin. Menurut Dadang Naser, upaya digitaliasai ini patut diapresiasi. ” Ini suatu kebutuhan. Terutama di era globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang telah berlangsung sejak 2015 lalu. Apalagi, fenomena belanja online tengah digandrungi, juga pemesanan desainnya, kini bisa melalui online. Mau tak mau pengusaha harus mengikuti kemajuan bidang I T. Lagipula, produknya selama ini sudah dipasarkan ke beberapa negara”.

 

Sementara menurut Suparwiyanto, pihaknya telah meresmikan program sejenis di Kampung Keranggan Tangerang Selatan (1/6/2015), Sentra Kaos Suci di Kota Bandung, dan Sentra Kain Tenun di Samarinda. Kampung UKM Digital ini tak lain sebagai smbangsih Telkom untuk mengembangkan UKM di berbagai pelosok Nusantara. “Perihal dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sangatlah kami apresiasi. Ini merupakan salah satu unsur penting dalam program ini”.

rahayu2

Destiners, pencanangan Kampung UKM Digital di Sentra Topi Rahayu hari itu selain membinarkan Ujang juga memberikan peluang lebih besar bagi pengusaha setempat seperti H. Deden Twins, misalnya, ”Memang sudah biasa pembeli dari Dubai, Nigeria, Singapura, dan Malaysia ke tempat kami. Berkat bantuan IT (Informasi dan Teknologi –red) dari Telkom, akan ada lompatan-lompatan baru. Kita bisa bersaing dengan produk sejenis dari China dan Thailand. Disini ada ribuan tenaga kerja padat karya. Kelangsungannya, bisa lebih terukur. Banyaklah manfaatnya bagi kami, tak sekedar pemasaran saja. Ini bikin kami plong ”.

 

Kepada destinasianews.com, ada pengakuan khusus, ternyata yang bikin plong itu, ”Kami merasa ada pembaruan dalam pola berbisnis. Ini berkat wawasan baru aplikasi digital.Tak hanya Gojek dan Uber saja yang bergeliat. Kami pun terbantu”, pungkas Maman (49), warga Desa Rahayu. (HS/dtn -reposting)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

50 Pasang Penyanyi Jalanan Nikah Masal di KODIKLAT TNI AD

50 Pasang Penyanyi Jalanan Nikah Masal di KODIKLAT TNI AD

destinasiaNews, Acara pernikahan  masal sebanyak 50 pasangan pengantin yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung melakukan akad nikah...

M Ridwan & H Muhammad Harris,Pastikan Maju di Jalur Independen ke Pilbup Bogor 2018

M Ridwan & H Muhammad Harris,Pastikan Maju di Jalur Independen ke Pilbup Bogor 2018

  destinasiaNews - Tokoh Pemuda Bogor, M Ridwan kala diajukan pertanyaan mendasar -Sudah mantapkah Anda maju melalui jalur independen di...

Eka Santosa, Politisi Senior - Malu Kalau Pengurus Partai “Oon”

Eka Santosa, Politisi Senior - Malu Kalau Pengurus Partai “Oon”

    destinasiaNews- Senior Eka Santosa yang sejak Juni 2017 didaulat sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, saat Halal Bil Halal &...

Di Menit Terakhir Yossy Irianto Coba Kesempatan Perahu Demokrat Untuk Maju Pilwalkot Bandung

Di Menit Terakhir Yossy Irianto Coba Kesempatan Perahu Demokrat Untuk Maju Pilwalkot Bandung

Destinasianews – Yossy Irianto Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bandung datang di menit terakhir untuk menyerahkan berkas pendaftaran penjaringan bakal calon...

Ruli Hidayat Daftar Jadi Walikota Bandung

Ruli Hidayat Daftar Jadi Walikota Bandung

Destinasianews.com – Ruli Hidayat, Cicit dari pahlawan nasional, H.O.S Tjokroaminoto resmi mengembalikan berkas persyaratan sebagai kandidat bakal calon Walikota Bandung...

Pengunjung

01520069
Hari ini
Kemarin
894
1626