Hiparu Cup Korda Bandung A – Lahirkan Anjing Juara

IMG 20170814 WA0029
destinasiaNews – Hiparu, singkatan dari Himpunan Pelestari Anjing Pemburu yang lahir di Bandung sejak 2015, beranggotan ribuan penggemar anjing kampung (mongrel), dan ras pada Minggu, 13 Agustus 2017 mengadakan perhelatan besar secara terbatas. “Ya, terbatas karena ini khusus untuk Regional A, yaitu anggota yang berada di area sebelah utara dari Bandung Raya. Pemisahnya wilayah Jl. Soekarno Hatta di kota Bandung,” papar Nurhadi, Sekjen Hiparu di kalang ketangkasan anjing pemburu di  Kampung Babakan Salam Desa Ciporeat Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung.
 
Hari itu di kalang anjing ketangkasan di Desa Ciporeat yang juga dikenal sebagai daerah Pasir Angin, hadir ribuan para pehobi anjing kampung dan ras. Menurut Kimsuy dari pihak panitia, berlangsung “perburuan babi hutan” dalam 5 kelas. Masing-masing kelas anjing ras diikuti 10 peserta (perang bintang), eksekutif 12 peserta, dan umum 43 peserta. Sedangkan kelas anjing kampung yang terdiri atas kelas slayangan (campuran ras dan anjing kampung) 26 peserta masing-masing terdiri atas dua anjing, serta kelas priangan (anjing kampung asli) diikuti 5 peserta yang masing-masing terdiri atas 3 anjing.
IMG 20170814 WA0028
“Sebenarnya, ajang ini diperuntukkan memunculkan lagi kebanggaan atas anjing kampung atau apalah seperti yang ada di wilayah Priangan. Sejak tahun 1970-an kita bangga dengan anjing ras dari luar negeri,utamanya pittbull” kata Surapati yang akrab disapa Pati –“Nah, dalam kesempatan ini anjing kampung, milik kita sendiri haruslah dilestarikan. Bagi petani, ia teman setia buat membasmi hama babi. Kalau basmi babi pakai pittbull, wah repot. Tenaganya buat naik bukit suka memble. Makanan nya pun tak sembarang lagi, mahal dan tak begitu akrab dengan orang kita.”
 
“Hari ini kami didatangi ribuan pengunjung dan ratusan anggota Hiparu. Di kalang kami dihasilkan banyak juara anjing kampung kelas slayangan maupun priangan murni. Ini yang paling penting. Soal anjing ras. Itu mah sebagai hiburan saja”, kata Sugiana, Ketua Panitia yang diamini Gandiana selaku Sekertaris.
IMG 20170814 WA0027
Alhamdullillah, hari ini pelaksanaan Kontes Ketangkasan Anjing Pemburu di daerah kami berlangsung sukses, “tambah Gandiana yang diamini Nurhadi seusai membagikan sejumlah hadiah bagi para pemenang.
 
Bagi Deden (42) warga Cipadung Kota Bandung, jauh-jauh hari itu ia membawa rekannya menonton Kontes Ketangkasan Anjing Pemburu ini. Menurut Deden, memang seharusnya kita melestarikan anjing kampung di Jawa Barat.”Jangan seperti sekarang, banyak anjing kampung dari Jabar justru dibawa ke luar pulau. Ini harus kita amankan.”
IMG 20170814 WA0030
“Ke depan Hiparu akan bekerjasama lebih luas dengan dinas terkait di tingkat provinsi, kota, maupun kabupaten. Agar keberadaan anjing kampung dan pengendalian hama babi hutan bagi petani bisa dikejakan lebih efektip, termasuk vaksinasi massal bagi anjing pemburu ini”, tutup Nurhadi yang pada program kerja tahun 2018 akan meluncurkan kontes anjing juara se Jabar di Pangandaran. [HS/SA]
 
Add a comment

Ini Dia, Juara Kontes Anjing Pemburu, Hiparu Cup Korda Bandung A

IMG 20170813 WA0125
destinasiaNews – Diketahui tidaklah mudah menyelenggarakan kontes ketangkasan anjing pemburu. Menurut Nurhadi, Sekjen Hiparu (Himpunan Pelestari Anjing Pemburu) perlu koordinasi yang kuat dengan pihak pengaman setempat baik Muspida maupun Muspika.”Bersyukur di di Kampung Babakan Salam Desa Ciporeat  (Kec. Cilengkrang Kab. Bandung), semua pihak menyetujuinya. Ada ratusan anjing yang dibawa pemiliknya. Ribuan penonton pun hadir di sini,” papar Nurhadi, Sekjen Hiparu yang hari itu tampak sumringah atas helatan ini.
 
Intinya ada 5 kelas ketangkasan anjing pemburu yang bertujuan memunculkan lagi kecintaan terhadap anjing asli Indonesia.”Khusus di daerah Priangan, sering disebut anjing kampung jenis mongrel. Ini berperan penting sebagai pembasmi hama babi yang merusak tanaman para petani”, jelas Kimsuy yang menginginkan untuk masa depan organisasinya mampu membuat stambook khusus anjing kampung – “Jangan anjing ras pemburu  saja yang punya stambook, anjing kampung itu asli milik kita sejak jaman legenda Tangkuban Parahu Sangkuriang dan Si Tumang.”
IMG 20170813 WA0113
Rinciannya, ini dia para pemenang Kontes Ketangkasan Anjing Pemburu Korda Bandung A. Masing-masing juara 1, 2, dan 3 setiap kelas, sebagai berikut: Perang Bintang pemenangnya Kliwon, milik Adi dari Cigadung; Buffon milik Uun dari Bojong Koneng, dan Carlos milik Anton dari Cileunyi. Eksekutif pemenangnya Gaston milik Yana dari Antapani; Douglas milik Ripal dari Lembang; dan Gresh milik Lucky dari Legok Hayam. Umum pemenangnya Deblo milik Uun dari Bojong Koneng; Messi milik Ayi dari Cikoneng; dan Soldadu milik Cecep dari Lembang. Slayangan pemenangnya Kuper dan Mondi milik Bule dari Lembang; Maru dan Kasep milik Apep dari Bandung, dan juara ketiga Beurit milik Unil dari Sumedang. Priangan pemenangnya Keplek, Wiro, dan Bogel milik Iin dari Garung; Sutet, Buntung, dan Bajing milik AK71 dari Sumedang; Lembang 1,2,3 milik Bule dari Lembang.  
 
Pengamatan Candika (45) penggemar satwa anjing asal Cianjur yang hadir bersama 3 rekannya:”Paling seru uji ketangkasan anjing pemburu kelas slayangan dan priangan. Soalnya, tidak satu lawan satu, melainkan satu babi lawan dua atau tiga anjing. Ini yang bikin seru. Makanya beralihlah memelihara anjing kampung biar hama babi dapat dikendalikan”. [HS/SA]
 
Add a comment

Kompetisi Seduh Kopi Meriahkan Kota Bandung

KOPI DTN 1 CopyDestinasiaNews - Untuk mengapresiasi para penggiat kopi di Bandung maupun di kota lainnya di indonesia, Manual Brew Community (MBC) menyeienggarakan Bandung Brewers Cup (BBRC) 2016. Bandung adalah salah satu daerah yang tingkat penumbuhan produksi dan konsumsi kopinya dinilai cukup signifikan.

BBRC 2016 adalah kegiatan rutin tahunan dari Manuai Brew Community (MBC) dimana BBRC 2016 adalah kegiatan ke 2. BBRC adalah sebuah kompetisi seduh kopi menggunakan alat manual (manual brew) yang pesertanya diperuntukan untuk umum, baik barista yang merupakan delegasi dari coffee shop maupun home barista dari Bandung ataupun dari luar kota Bandung (nasional). Seluruh kopi yang digunakan dalam tahap penyisihan kompetisi ini adalah kopi yang berasal dari Jawa Barat.

Pada Press Conference Bandung Brewers Cup 2016, Senin, (5/12/2016), di Noah’s Barn jalan Dayang Sumbi Bandung. Hadir, Ketua Dewan Juri BBrC 2016 Adi W. Taroepratjeka, Koordinator Acara BBrC 2016 Andi Widjaja, Pemenang IBrC 2015 Ryan Wibawa, dan Koordinator Humas BBrC 2016 Sylvie.

KOPI DTN 2 Copy“Biasanya kompetisi seduh kopi menggunakan alat manual formatnya Battle,” kata Andi Widjaja di awal paparannya, “Namun Bandung Brewers Cup 2016 dipastikan mengadaptasi format nasional dan menggunakan sistem Scoring,” ujarnya.

Ketua Dewan Juri BBrC 2016 Adi W. Taroepratjeka mengatakan, Bandung Brewers Cup 2016 diadakan untuk ajang silaturahmi dan meningkatkan teknik seduh para Barista, “Peserta BBrC 2016 paling jauh berasal dari Yogyakarta,” ungkapnya.

Mengenai penilaian juri, Adi mengatakan, para peserta harus menyeduh biji kopi asal Lembang yang diberikan para juri, “Namun para peserta diperbolehkan membawa biji kopi sendiri,” ungkapnya.

Mengenai bisnis kopi di Bandung Adi mengungkapkan, terdapat 200 kedai kopi yang menyajikan kopi seduh manual, “Namun masih banyak yang dagang kopi tetapi tidak tahu dagangannya sendiri, mereka tidak tahu biji kopi tersebut fresh atau tidak, dan tidak tahu kopinya berasal dari mana,” ujarnya..

Sylvie Koordinator Humas BBrC 2016 mengatakan, BBrC 2016 diadakan di Kota Bandung karena Bandung merupakan salah satu daerah yang tingkat pertumbuhan produksi dan konsumsi kopinya cukup signifikan.

KOPI DTN 3 CopyKompetisi ini akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 8 dan 9 Desember 2016 yang bertempat di Noah’s Barn, Jl. Dayang Sumbi No.2 Bandung. Pada tanggal 8 Desember, acara akan dimulai dari pk. 10 pagi sampai dengan pk. 7 malam, sementara pada tanggal 9 Desember acara akan dimulai dari pk. 10 pagi sampai dengan pengumuman pemenang kurang lebih pada pukul 8 malam. Tim juri yang diketuai oleh Bapak Adi. W Taroepratjeka beserta 12 juri lainnya merupakan para penggiat dan pelaku kopi di Indonesia, terdiri dari para Q-Grader, Roaster dari Indonesia, sementara salah satunya adalah Ahmad Hidayat dari Singapore.

Pendaftaran telah dibuka pada tanggal 10 November 2016 melalui registrasi online pada situs www.manualbrewcommunity .com dan telah ditutup pada hari yang sama dikarenakan kuota 64 peserta telah terisi dengan sangat cepat. Dari data peserta yang akan bertanding, kurang lebih 60% berasal dari kota Bandung dan sekitar, sementara 40% berasal dari luar kota Bandung

KOPI DTN 4 CopySelain acara kompetisi tersebut di atas, akan ada bincang bincang kopi bersama farmer dan roaster pada hari pertama dan sessi sharing bersama Ahmad Hidayat dan Ryan Wibawa di hari kedua. Acara hiburan juga akan turut meramaikan jalannya kegiatan tersebut, dengan menampilkan musisi Sarah & Soul, Cozy Street Corner, Star Syndrome, Fire Dance dan Eddi Brokoli sebagai host.(SA/dtn)

Add a comment

Parjo 2016 Hadir Kembali di Kota Bandung

Parjo2

DestinasiaNews - Setelah sukses digelar di Jakarta dan Yogyakarta beberapa Bulan lalu ,Pasar Jongkok Otomotif (Parjo) kembali digelar acara tersebut akan dilaksanakan di Gedung Sasana Budaya Ganesa (Sabuga) Kota Bandung selama dua hari. Yakni, Sabtu / Minggu  12-13 November  2016 mendatang sebagai kota terakhir di Tahun ini.


Ketua panitia kegiatan Suharlan Harby, mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan tersebut tak lepas dari terus meningkatnya animo pecinta otomotif setiap tahun, serta permintaan dari komunitas di daerah. Dipilihnya Kota Bandung karena banyak komunitas otomotifnya.

"Parjo akan memanjakan para pecinta otomotif Kota Bandung dan sekitarnya dengan hadirnya beragam mobil retro klasik era 70-80an. Kita juga akan menambahkan 99 radio zaman dulu yang akan dinyalakan secara bersamaan," ujarnya Jumat (04/11). di Bandung.

Harlan mengungkapkan, Parjo akan menjadi ajang wisata otomotif bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Menurutnya, pada 2012 Parjo hanya dijadikan ajang jual beli mobil klasik berikut onderdilnya. Namun seiring meningkatnya animo masyarakat, berbagai acara lifestyle digelar selama event.

 

"Panitia telah menyiapkan berbagai acara menarik. Di antaranya, City Touring, CB Jogja Show Off, Retro Contest Vespa Contest, Dyno Drag Challenge (Roda 2), Jogja Rolling Scoot, Diecast Cutom, Live Percussion dan lain-lain," papar Harlan.

Parjo1

Lebih lanjut Harlan menegaskan dengan adanya ajang ini juga diharapkan akan bisa mengakomodir passion dari pecinta otomotif di Bandung dan sekitarnya, pada acara nanti, pihaknya menargetkan 10.000 pengunjung dengan harga tiket masuk Rp 15.000.    "Dengan adanya kegiatan ini mereka bisa berinteraksi dan bertukar info mengenai hobi dan informasi lainnya," ujar dia.


“Kami akan menghadirkan program andalan seperti, PARJO Swap Meet, Bandung Vintage & Clothing Market, Driveon City Tour, Fun Dyno Drag, Ride Meet Fashion, Community Meet Up, Garage Day Out Vol.2, Rebel Stage by Eastern Wolves Music, Helm Art Show Vol.2, Beatboys Rolling Scoot, Parjo Extreme Jam By BDGBMX, Live Sculpting, Diecast and Photo Contest, Handsome Corner, Bandung Tatto Gathering, dan 99 Radio Antik,” kata Arland.

Arland mengatakan, program 99 radio antik dipastikan meriah, karena Gusno Production bersama komunitas Bandung Vintage Market akan menghidupkan 99 radio lawas yang dimiliki para kolektor.


Arland  juga mengatakan, pengunjung PARJO 2016 di Bandung semakin dimanjakan dengan kehadiran Handsome Corner, “Pengunjung PARJO 2016 akan semakin ganteng dan keren karena kami menyediakan area potong rambut plus Pomade, dan Tattoo,” pungkasnya.

Komunitas motor dan mobil yang akan meramaikan PARJO 2016 di Bandung diantaranya, Beat Boys, Class of Eighties, Out Sider, Cub Series, FK3O, Bikers Brotherhood, Dakota Owners Grouop, dan komunitas Kuda Besi yang merayakan hari jadinya yang ke-6.

Hari pertama Pasar Jongkok Otomotif (PARJO) 2016, Sabtu (12/11/2016), di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), akan semakin hingar bingar dengan kehadiran Band-Band bermacam aliran, seperti, We Are 13 (Horror Punk), Britboys (Britpop), Mud Reaper (Stoner), Prevent (HardCore), Real Enemy (Street Punk), Forgotten Generation (Celtic Punk), Black T-Shirt (Punk Rock), Netral (Rock), Lowliness (Ska Dub Reggae), Hockey Hook (Ska Punk), Dirty Dolls (Ska Punk), Sunny Summer Day (Britpop), Joey The Gangster (Punk Rock), Close Head (Melodic Punk), Gugat (HardCore), Noin Bullet (Ska Punk), dan Beside (Metal).


Hari Kedua PARJO 2016 tidak kalah menarik dengan kehadiran, Janevala (Pop), Nervagust (Metal), Abnock (Grindcore), CoolCase (HardCore), Tolak Tunduk (Grindcore), Humanimal (HardCore), MCF (Hip-Hop), Paper Gangster (HardCore), Balcony (HardCore), Munthe (Pop), Denny Frust (Ska Rocksteady), Sir Iyai (Ska Kroncong), DJ E-One Chronic (Remix), dan Skam Dust + DJ Sev-One (Hip-Hop HardCore). Pasar Jongkok Otomotif (PARJO) 2016 akan dibuka mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB (Sabtu) (BS/dtn).

Add a comment

Kampung UKM Digital, Sentra Topi Rahayu-Kabupaten Bandung Semakin Berkibar

rahayu1

DestinasiaNews – Masa penantian yang cukup lama dirasakan oleh Ujang Nanda (45), warga Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung pada hari itu (29/3/2016) seakan plong – hari itu terpecahkan. “Tiba juga pembaruan di kecamatan kami. Harapannya, produk topi dan semacamnya dari daerah ini makin dikenal orang di mancanegara. Tak hanya di dalam negeri ...”.

 

Galibnya, memang sejak 1960-an, Sentra Topi Rahayu di Desa Rahayu Kecamatan Margaasih sudah dirintis. ”Dulu mah masih topi pandan. Belum ada plastik, dan kain-kain bagus seperti sekarang. Yang kami butuhkan gaungnya harus lebih besar”, tambah Ujang disela peresmian Kampung UKM Digital, Sentra Topi Rahayu di area Kantor Desa Rahayu. Yang meresmikan Sentra Topi Rahayu ini yang kini goes international, tak lain Bupati Bandung, H Dadang M Naser.

 

Tak luput kemeriahan ini dihadiri para pembuat keputusan di bidang digital, yakni pihak Telkom. Hadir hari itu, di antaranya, Executive Vice President Telkom Regional III Jawa Barat, Suparwiyanto, serta Deputy General Manager Telkom Wilayah Telekomunikasi Jabar Tengah, Wahyudin. Menurut Dadang Naser, upaya digitaliasai ini patut diapresiasi. ” Ini suatu kebutuhan. Terutama di era globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang telah berlangsung sejak 2015 lalu. Apalagi, fenomena belanja online tengah digandrungi, juga pemesanan desainnya, kini bisa melalui online. Mau tak mau pengusaha harus mengikuti kemajuan bidang I T. Lagipula, produknya selama ini sudah dipasarkan ke beberapa negara”.

 

Sementara menurut Suparwiyanto, pihaknya telah meresmikan program sejenis di Kampung Keranggan Tangerang Selatan (1/6/2015), Sentra Kaos Suci di Kota Bandung, dan Sentra Kain Tenun di Samarinda. Kampung UKM Digital ini tak lain sebagai smbangsih Telkom untuk mengembangkan UKM di berbagai pelosok Nusantara. “Perihal dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung, sangatlah kami apresiasi. Ini merupakan salah satu unsur penting dalam program ini”.

rahayu2

Destiners, pencanangan Kampung UKM Digital di Sentra Topi Rahayu hari itu selain membinarkan Ujang juga memberikan peluang lebih besar bagi pengusaha setempat seperti H. Deden Twins, misalnya, ”Memang sudah biasa pembeli dari Dubai, Nigeria, Singapura, dan Malaysia ke tempat kami. Berkat bantuan IT (Informasi dan Teknologi –red) dari Telkom, akan ada lompatan-lompatan baru. Kita bisa bersaing dengan produk sejenis dari China dan Thailand. Disini ada ribuan tenaga kerja padat karya. Kelangsungannya, bisa lebih terukur. Banyaklah manfaatnya bagi kami, tak sekedar pemasaran saja. Ini bikin kami plong ”.

 

Kepada destinasianews.com, ada pengakuan khusus, ternyata yang bikin plong itu, ”Kami merasa ada pembaruan dalam pola berbisnis. Ini berkat wawasan baru aplikasi digital.Tak hanya Gojek dan Uber saja yang bergeliat. Kami pun terbantu”, pungkas Maman (49), warga Desa Rahayu. (HS/dtn -reposting)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

destinasiaNews – Ibaratnya, jalan terang itu masih sebatas angan-angan. Padahal, reformasi di negeri ini telah muncul sejak 1998. Sempat kala...

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

destinasiaNews – Suasana Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, hutan buatan seluas 4,5 ha, yang kini melebat kembali sejak ditanami...

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

  destinasiaNews -  Lanjutan sidang “pembebasan lahan” PLPR Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi di PTUN Bandung Jl. Diponegoro Bandung, nama resmi perkara...

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

DestinasiaNews – Hi Destiners, ada rahasia baru dari Wardah untuk kulitmu! Kali ini, Wardah meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Wardah White...

Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

Bandung  Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

destinasiaNews - Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya...

Pengunjung

01607849
Hari ini
Kemarin
402
1318