Gedung Bandung Creative Hub - Resmi, Boleh Dipakai ?

IMG 20171228 WA0072
DestinasiaNews - Teronggok cukup lama sebuah bangunan kondisi baru warna-warni berbentuk "entah seperti apa?", ternyata dikatakan pihak yang mengelolanya, bentuk dinamis katanya.  Letaknya di sudut persimpangan Jalan Laswi dan Jalan Sukabumi di Kota Bandung. Keberadaan gedung ini, banyak mengundang tanya - untuk apa gedung ini?
 
Rasa penasaran warga itu semoga saja hilang. Hari ini (28/12/2017) secara resmi dibuka untuk publik. Namanya gaya euy "make inggris-inggrisan, teu kaharti ku sayah mah" kata Deden Kuya (38) warga Cicadas Kota Bandung yang hari itu melintas sambil membawa dua ekor burung merpati. Resminya kini gedung itu, beridentitas Bandung Creative Hub (BCH). 
 
Kata pengelolanua,  BCH dilengkapi aneka peralatan dan fasilitas demi mengakomodasi kebutuhan  pelaku industri kreatif di Bandung. Semua peralatan ini disediakan oleh Pemerintah Kota Bandung.
 
"Bandung sudah terkenal dengan anak mudanya yang kreatif,” papar Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung.
 
 “Untuk menjadikan kreativitas ini sebuah kekuatan, sebuah identitas, kita perlu sebuah tempat di mana semua potensi kreativitas itu dapat berkumpul.” Lanjut Emil sapaan Ridwan Kamil. 
 
Masih kata Emil yang hari itu tampak bungah di BCH:"Anak-anak muda tinggal membawa gagasan ke tempat ini, berkarya dengan memanfaatkan peralatan yang ada, bertemu sesama orang kreatif, juga memamerkan hingga menjual karyanya.” 
 
Dewi Kaniasari, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, dalam keaempatan ini, turut memaparkan: "Bentuk pengelolaan BCH saat ini merupakan UPT, dengan fasilitas seperti ruang-ruang kelas, perpustakaan, cafe, toko desain, galeri, bioskop, dan workshop atau studio yang dilengkapi berbagai peralatan untuk berbagai sub-sektor, seperti fotografi, animasi, game, desain, musik, fashion, dan lain-lain.” 
 IMG 20171228 213159
Gedung BCH ini, terdiri dari lima lantai ditambah dengan basement dan rooftop, yang memuat ruang-ruang dengan berbagai fungsi. Di lantai dasar terdapat cafe dan toko desain; di atasnya terdapat pelataran berjenjang yang dapat berfungsi sebagai tempat pertemuan dan kerja bersama, cafe, perpustakaan, dan ruang pengelola gedung. Di lantai-lantai berikutnya terdapat ruang teater dengan layar lebar dan panggung yang dapat digunakan untuk screening film, seni pertunjukan dan fashion show. 
 
"Museum Desain Mini"
 
Dalam kesempatan berkeliling ke gedung BCH, ditemukan pula galeri seni, studio audio, studio produksi dan pasca produksi karya-karya digital seperti game dan animasi, ruang fotografi, ruang produksi desain dengan printer 3D, laser cutter. Sementara itu ada fasilitas ruang kelas untuk workshop, pelatihan, atau pertemuan. Masing-masing ruang ini, dilengkapi peralatan dan fasilitas sesuai dengan peruntukannya. 
 
Fasilitas lainnya, ada sebuah ruangan yang difungsikan sebagai kantor bersama, dan tempat pertemuan lintas sub-sektor industri kreatif seperti Forum Desain Bandung. Disini sudah ada desainer profesional yang telah tergabung dalam asosiasi Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). 
 
Di gedung BCH terdapat pula sebuah ruang pertama kali ada di Indonesia, yaitu Bandung Design Archive (BDA). Ini semacam “museum desain mini” yang memuat berbagai arsip dan dokumentasi desain, terutama di Kota Bandung. Katanya, pengelolanya masih terus aktif mengarsipkan berbagai data desain, terutama dalam format digital. 
 
Terbuka untuk Umum
 
Dalam fungsinya, gedung BCH terbuka untuk komunitas, mahasiswa, dan masyarakat umum. Tris Avianti, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, memaparkan  “Ruang dan fasilitas yang ada di BCH beberapa akan dikelola oleh asosiasi profesi terkait. Ada ruang-ruang yang merupakan area yang dapat diakses bebas oleh publik, seperti cafe, perpustakaan, dan galeri." 
 
Masih kata Tris yang memberi penekanan khusus:"Untuk ruang-ruang dengan peralatan khusus hanya dapat diakses oleh anggota atau yang berkepentingan."
 
 “Standar prosedur operasional, mekanisme pemakaian ruang dan alat, dan hal-hal mendetail lainnya, akan kami sampaikan segera setelah semuanya siap," beber Tris yang  sedang mempersiapkan tata-cara penggunaan demi kelancaran semua pihak yang beminat menggunakannya.
 
Bandung Kota Desain
 
Konektisitas dengan status Bandung yang telah ditahbiskan sebagai Kota Desain, ini menyangkut kedudukan sebagai anggota dari Jejaring Kota Kreatif UNESCO (UNESCO Creative Cities Network/ UCCN) sejak 11 Desember 2015, Tita Larasati, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Bandung menjelaskan:“Keberadaan BCH merupakan salah satu wujud komitmen Kota Bandung terhadap jejaring UCCN. Pemerintah secara nyata mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui sinergi dengan pihak-pihak asosiasi profesional, komunitas, dan akademisi.” 
 
Masih kata Tita, Kota Bandung memiliki sudut pandang tersendiri sebagai salah satu dari 31 Kota Desain UCCN yang berasal dari 25 negara. Dalam hal ini Fiki Satari, Ketua Tim Manajemen Dossier Bandung untuk UCCN, yang juga menjabat sebagai Ketua Indonesia Creative Cities Network (ICCN), menegaskan, “Arti Desain bagi Bandung dalam UCCN bukan hanya merujuk pada obyek dengan kualitas estetik tertentu, melainkan desain sebagai cara berpikir, dan alat untuk mendapatkan solusi nyata bagi berbagai permasalahan lokal."
 
Nah, semoga untuk Deden Kuya selaku representasi warga Kota Bandung, masih ada ruangkah untuk mereka? "Kalau bikin kandang japati (merpati) di sela-sela gedung BCH, boleh nggak ya ke Pak Walikota yang kreatif itu? Biar lebih hidup ajah dan unik kali ya?" (Rls/hs/dtn)
 


emgz2

Artikel lain...

Mencari Pemimpin Berjiwa Entrepreneur, HIPMI Kabupaten Bandung Selenggarakan Sarasehan Kandidat Paslon

Mencari Pemimpin Berjiwa Entrepreneur, HIPMI Kabupaten Bandung Selenggarakan Sarasehan Kandidat Paslon

DestinasiaNews -Mendekati gelaran Pilkada serentak yang sebentar lagi akan dilaksanakan, Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) BPC Kabupaten Bandung, turut berpartisipasi meramaikan...

JBN Jalin Silaturahmi Bersama Kepala Penerangan Kodiklatad

JBN Jalin Silaturahmi Bersama Kepala Penerangan Kodiklatad

destinasianews - Dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergitas, Jurnalis Bela Negara (JBN) yang diwakili Jurnalis seputarjabar dan arcom menyambangi Kepala...

The Papandayan Tanamkan JSN-45 di Kalangan Mitra Kerja

The Papandayan Tanamkan JSN-45 di Kalangan Mitra Kerja

DestinasiaNews - Jiwa Semangat Nasionalsime ’45 (JSN ) senantiasa harus terus-menerus dikobarkan /dilestarikan kpd pewaris nilai perjuangan para pejuang jemerdekaan...

LKPP Lambat Merespon, KPPU Dorong LKPP Libatkan UKM Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Melalui E-Katalog

LKPP Lambat  Merespon, KPPU Dorong LKPP Libatkan UKM Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Melalui E-Katalog

destinasianews - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong terciptanya efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, salah satunya dalam pengadaan...

The Papandayan Terima 2020 Trip Advisor Travelers Choice Awards

The Papandayan Terima 2020 Trip Advisor Travelers Choice Awards

destinasianews – The Papandayan terima penghargaan Travelers’ Choice Awards 2020 dari TripAdvisor yang diumumkan pada akhir Juli 2020. The Papandayan menempati...

Pengunjung

05828875
Hari ini
Kemarin
1731
3947