destinasiaNews - Dalam rangka pengembangan pasar global, teknologi, karakter dunia dan pembangunan Baliwood Kids Animation Film Park serta pengembangan Baliwood International Kids Animator College di area Baliwood Kids Land, Baliwood Land resmi menjalin kerjasama dengan H Culture Studio asal Korea Selatan.
Hal tersebut terungkap saat prosesi penandatanganan kesepakatan kerjasama antara Baliwood Land dengan H Culture Studio Korea Selatan, berlangsung di Gedung Kantor Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Badung , Bali, Selasa siang, 4/6/2019.
Penandatanganan kesepakatan kerjasama dilakukan oleh Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, I Wayan Sutama; Presiden H Culture Korea Studio, Sukhwa Hong; CEO Baliwood Land, R.Arvin I.Miracelova dan Direktur Bumdes Abiansemal Dauh Yeh Cani, I Wayan Budiarsa.
Menurut CEO Baliwood Land, R.Arvin I.Miracelova, bahwa H Culture Studio Korea Selatan ini adalah perusahaan kreatif animasi skala dunia yang saat ini sedang melakukan join production film animasi cinema bersama sebuah studio ternama Hollywood dengan nilai produksinya capai US $ 20 juta.
H Culture Studio (hhhhh.co.kr) dibentuk oleh Sukhwa Hong sebagai founder, serta Will Vinton (Oscar Winner animasi), dan Bill Schultz (former executive producer The Simpson's), jelas Arvin menambahkan.
Selain itu, di acara seremonial penandatanganan internasional tersebut, terdapat pula kesepakatan bersama Konsorsium Italy dan Korea Selatan dengan Baliwood Land untuk mengadakan kegiatan sebuah World Film Tourism Festival yang sudah rutin mereka lakukan , dimana Baliwood Land menjadi tuan rumah 2020 dengan estimasi delegasi lebih dari 5000 peserta akan hadir di desa film dunia, Baliwood Land, kata Arvin.
Lebih jauh Arvin mengatakan, dalam kesempatan penandatanganan kerjasama internasional ini memperkenalkan Baliwood Land, hadirnya Baliwoodflix aplikasi dunia di google playstore (atau www.baliwoodflix.com) dalam rangka menstimulasi kombinasi desa wisata (Dewi)dan desa digital (Dedi)sesuai program pemerintah, namun yang lebih berskala dunia, hadir dari desa wisata film dunia Baliwood Land yang berbasis budaya dan pemberdayaan masyarakat digital desa, lokal yang mendunia.
Usai acara prosesi penandatanganan, para delegasi dari tim Korea Selatan meninjau persiapan Kampus Desa pertama di dunia yang akan diluncurkan oleh Baliwood Land. Dalam waktu dekat bagi pelajar dunia dapat menggunakannya, dimana pembangunan infrastrukturnya sudah dilakukan dan akan menjadi pusat pembelajaran aset budaya Bali untuk produksi film, serta mengunjungi lokasi pengembangan wisata Film Adventurez Park berupa "Universal Studio"pertama ala desa, papar Arvin.
“Harapan ke depan pulau Bali sebagai pusat wisata anak-anak sedunia, tidak hanya untuk turis pada umumnya”, pungkas Arvin. (HRS/dtn)