Upaya Cegah Pikun, Komunitas Handycrafts Bandung Gelar Workshop Kemikomi

Aschie1

destinasiaNews - Kota Bandung tercatat sebagai salah satu dalam jaringan kota kreatif UNESCO Creative Cities Network. Dikukuhkan oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization – UNESCO) di markas besar UNESCO, Paris 2015 lalu.

Pakta yang tak terbantahkan, beragam industri menengah kecil tumbuh pesat menopang perekonomian kota yang bertajuk Paris van Java ini, mulai dari industri fashion/cloating, culinaire, hiburan, seni budaya, destinasi wisata dan lainnya.

Seperti halnya dua srikandi Aster Kartika dan Asriati Bhimarjuna, mereka memiliki kesamaan hobi yaitu membuat pernak-pernik patchwork crafts (kain perca). Kedua nama Aster dan Chie-Chie ini diabadikan dalam wadah komunitas handycrafts dengan nama Aschiecraft.

Menurut Chie-Chie panggilan akrab Asriati Bhimarjuna, saat itu (Tahun 2014) lalu, pihaknya merasa tergerak untuk berbagi pengetahuan dan keterampilannya, lalu kemudian Aschiecraft menggelar patchwork crafts bersama ibu-ibu orang tua murid sambil menunggu anak-anak mereka pulang sekolah di SD Istiqomah Jalan Citarum Kota Bandung, kegiatan berlangsung di pelataran masjid SD Istiqomah. “Kala itu kami memberi kursus cara membuat sulam pita, box-box cantik, dan tas serta selimut dari kain perca,” terang Chie-chie.

Aschie2

Kreatifitas karya seni mereka patut diacungi jempol, pasalnya Aschiecraf kerapkali mendapatkan undangan menjadi pemateri patchwork crafts dari berbagai instansi pemerintah, swasta maupun komunitas crafters, antara lain : Bank Indonesia di Jakarta, Telkom, Polres Cianjur dan lainnya, kata Chie-Chie.

Aschiecraft menggelar workshop dimulai sejak 2016 lalu, perhelatannya berlangsung dari caffe ke caffe atau dari rumah ke rumah baik itu kelompok (komunitas) maupun perorangan (privat), namun untuk saat ini kami sudah menetap disini di caffe Cinde Jalan Pahlawan Nomor 58 kota Bandung, materi workshop antara lain membuat kalung, gelang, Dompet, bros, cincin, giwang dan lainnya, ungkap Chie-Chie.  Kegiatanya rutin 2 minggu sekali, setiap hari Rabu dan Sabtu, ujar Chie-Chie menambahkan.

“Setiap peserta workshop sudah disediakan kits atau peralatan produksinya, pokoknya tinggal bawa badan saja,” jelas Aster yang saat itu mendamping Chie-Chie.

Lebih jauh Aster mengatakan, bahwa bagi peserta workshop cukup merogoh kocek antara Rp. 150 ribu – Rp. 450 ribu, tergantung dari materi yang diajarkan dan hasil karyanya boleh dibawa pulang peserta, beber Aster.

Aschie3

Untuk memasarkan produknya, Aschiecraf sering mengikuti pameran atau bazar yang digelar pemerintah maupun swasta, selain itu juga dipasarkan melalui online, ungkap Aster.

Untuk memudahkan komunikasi dan menjalin silaturahmi sesama crafters, Aschiecraft membuat grup WhatsApp dengan nama “Bocor” (4/11/2018), diinisiasi oleh Arumsari W.N. yang akrab disapa Jeng Arum.

Hingga saat ini, komunitas handycraft yang tergabung dalam grup WhatsApp Bocor sebanyak 50 orang namun yang aktif ada 40 orang, usia antara 30-70an tahun, semuanya adalah perempuan, dengan beragam disiplin ilmu, ujar Jeng Arum. “Siapapun boleh bergabung di komunitas crafts “Bocor”, yang penting tertarik dengan craft,” kata  ibu yang pernah bekerja 21 tahun sebagai staf Pusat Kebudayaan Jepang, di Jakarta, Jeng Arum. 

Dalam rangka Reuni dan Silaturahmi komunitas crafters grup WhatsApp Bocor yang, menggelar workshop membuat karya seni asal negeri sakura Jepang yaitu Kemikomi (menyelipkan), diikuti sebanyak 30 peserta, berlangsung di Caffe Cinde Jalan Pahlawan Nomor 58 Kota Bandung, Rabu, 22/1/2020.

Aschie4

Pemateri seni Kemikomi, Suciati Savitrie Sukendar, ibu yang pernah bekerja di Pusat Kebudayaan Jerman-Bandung, biasa disapa Suci, menilai setelah dirinya pensiun, sangat banyak manfaatnya menjalani handycraft. “Agar ada aktifitas, supaya tidak pikun, banyak mengikuti berbagai workshop, saya pelajari dari youtube, tujuan kami ingin menyebar kebaikan,” tandasnya.

“Senang dapat bergaul dengan berbagai komunitas, sehingga mempunyai banyak komunitas dan dapat berkumpul saling bertukar informasi”, papar Suci.

Menurut Suci, komunitas crafts-Aschiecraft sangat menyenangkan dirinya, yang diamini Jeng Arum dan kota yang banyak komunitas peminat crafts nya adalah kota Depok, katanya.

Bagi Jeng Arum dan Suci, pada hari-hari tertentu kegiatan serupa kerapkali mereka lakukan bersama kerabat kantornya, ketika masih aktif bekerja, pungkasnya.

Bagi yang minat mengikuti workshop, silakan datang setiap hari Rabu dan Sabtu di caffe Cinde Jalan Pahlawan Nomor 58 kota Bandung atau ke homebase Archiecraft di Jalan Zamrud Komplek Setiabudi Regency kota Bandung, Hp. 0811809882, atau menghubungi Bocor Craft Workshop, Hp. 0811809882, dan Aschiecraft, Hp. 087725342337. (HRS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Melongkok Serlok Bantaran di Cikapundung

Melongkok Serlok Bantaran di Cikapundung

DestinasiaNews – Di tengah hiruk-pikuk laju program Citarum Harum ada geliat di salah satu anak sungainya, yakni Sungai Cikapundung yang...

Gerakan Hejo & Dispora Jabar, Memotivasi Pemuda Lebih Peduli Terhadap Lingkungan Hidup

Gerakan Hejo & Dispora Jabar, Memotivasi Pemuda Lebih Peduli Terhadap Lingkungan Hidup

  destinasiaNews – Berlokasi di Hotel Sabda Alam Kabupaten Garut sejak 17 hingga 19 Februari 2020, Dinas Pemuda dan Olahraga...

RSKB Halmahera Siaga, Perkenakan Fasilitas DBC – Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

RSKB Halmahera Siaga, Perkenakan Fasilitas  DBC – Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

destinasiaNews  -  Warta paling anyar, Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Halmahera Siaga melalui Klinik Utama Halmahera Medika, pada Sabtu (15/2/2020)...

Muhammad Farhan Anggota DPR RI Lakukan ‘Kundapil’ di Cijawura kota Bandung, Singgung Peran Posyandu & Zero Stunting

Muhammad Farhan Anggota DPR RI Lakukan ‘Kundapil’ di Cijawura kota Bandung, Singgung Peran Posyandu & Zero Stunting

destinasiaNews – Suka cita warga menyambut kehadiran Anggota DPR RI dari Partai NasDem Dapil Jabar l (Bandung-Cimahi) pada hari Minggu...

BLC Konsisten Berbagi Ilmu Dengan Menggelar Workshop Ecoprint

BLC Konsisten Berbagi Ilmu Dengan Menggelar Workshop Ecoprint

destinasiaNews – Komunitas penyuka seni kriya Bandung yang menamakan dirinya Business Ladies Club  ( BLC ), kembali menggelar Workshop Ecoprint...

Pengunjung

04898979
Hari ini
Kemarin
658
5371