Duh Nikmatnya, Bersepeda Ria Lintas Pulau Jawa dan Dewata (Bagian lV - Habis)

sepeda bali.4.Asepeda bali.4.3Titik Nol Pulau Dewata 

Destinasianews - Kami tiba di Gilimanuk pukul 19.00 WIT. Usai menginap di sebuah penginapan yang tak jauh dari pelabuhan, langsung bersepeda ke sebuah rumah makan legendaris yang menyajikan ayam betutu. Letaknya hanya 500 meter dari penginapan. Usai santap malam, kami beristirahat, bersiap menuju Tabanan esok hari.

Deburan ombak menyambut pagi pada saat hari ke tiga belas. Usai sarapan, Taman Nasional Bali Barat, kami lalui. Jalan berbukit tak menjadi halangan meskipun badan mulai terasa letih setelah mengkayuh pedal lebih dari 1000 Km.

Kesejukan udara di pegunungan Taman Nasional Bali Barat sangat kami nikmati. Teduhnya pohon di kanan kiri jalan membuat suasana makin nikmat. Di sini tak beda suasananya dengan di Taman Nasional Baluran. Banyak monyet dengan leluasa berlalu lalang di jalanan.”Sesekali, monyet ini perlu juga diajari cara bersepeda,celetuk seorang kawan seiring sambil cekikikan.

Selanjutnya, sepanjang jalan menuju kota Tabanan, kami sempat terperangah. Keindahan pantainya, begitu aduhai dan amat dekat di kanan kami. Deburan ombak berangin  sepoy-sepoy begitu membius. Hampir lupa,  jalan yang dilalui kondisinya menanjak.

Selain pantai, sawah hijau di sisi kiri pun tak kalah indahnya. Hamparan padi yang belum begitu tinggi menambah keindahan pesona pulau para dewata ini. Dalam hati pantaslah ia bernama Pulau Dewata – tempat para dewa tinggal disini.

Tak hanya keindahan alamnya, ritual keagamaan Hindu pun menambah ketakjuban kami. Para ibu hilir- mudik di jalanan berbusana kebaya khas Bali, menuju Pura maupun pulang.  Aroma dupa dan bunga sesaji, menambah kekhasan Bali. Kami, nikmati rincian  perjalanan ini. Suguhan panorama indah dan khasanah budaya yang kaya, semua kami lumat mentah-mentah dari mulai ubun-ubun hingga ke ujung kaki. Sampai tiba di Tabanan pada petang hari, terasa benar – Bali itu amat indah dan tak tergambarkanlah.

Usai beristirahat semalam di Tabanan, esoknya putaran ban sepeda di hari terakhir tujuannya kota Denpasar dan Badung. Dari Tabanan, hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Tiba di Denpasar, kami sempatkan berfoto-ria di depan tugu nol kilometer Bali. Ini titik akhir kami bersepeda bersama komunitas Bike to Work Bali. Mereka ini yang setia menemani kami sejak di depan patung Ir.Soekarno di Desa Kediri, Kota Tabanan.

sepeda bali.4.BKeharuan dan kegembiraan kami rasakan karena mampu menaklukan jarak 1362 KM dari Jakarta menuju Bali, hanya bersepeda! Dari titik nol kilometer, selanjutnya mengarah ke Tugu Perjuangan Rakyat Bali yang biasa dikenal Tugu Renon. Kembali, berfoto-ria mensyukuri akhir perjalanan panjang yang amat melelahkan, namun sangat mengesankan.

Usai itu, kami langsung menuju penginapan di sekitar Jalan Legian, Kabupaten Badung. Penginapan ini sengaja kami pilih agar dekat dengan pantai Kuta yang sangat terkenal ke seantero dunia.

Alhasil, bonusnya tiga hari kami menikmati Bali, dan tiga hari pula menghabiskan waktu bersama. Bercengkrama dan berbagi cerita dari perjalanan yang indah ini. Kenangan indah ini, sukar hilang dari diary kehidupan kami. “Pengen lagi ya, bersepeda ke Papua sana, bisa nggak ya?”, seru salah satu kawan.

Minggu petang kami pulang menuju Bandung dengan satu harapan sama - semakin banyak orang yang bersepeda, semoga bumi tetap terjaga, kemacetan di perkotaan pun teratasi. Jika 1362 Km bisa ditempuh dengan sepeda, mengapa jarak dari rumah menuju kantor, kampus, dan sekolah, yang hanya beberapa kilometer tak ditempuh dengan sepeda?Marilah  bersepeda.Kringkringkring salam lestari! (RF/dtn)

 

Baca Sebelumnya: Duh Nikmatnya, Bersepeda Ria Lintas Pulau Jawa dan Dewata (Bagian l)

                            Duh Nikmatnya, Bersepeda Ria Lintas Pulau Jawa dan Dewata (Bagian II)

                            Duh Nikmatnya, Bersepeda Ria Lintas Pulau Jawa dan Dewata (Bagian III)


emgz2

Artikel lain...

Asprumnas Transpormasi Menjadi Perwiranusa, Tetap Konsisten Dukung Sejuta Rumah Untuk Indonesia

Asprumnas Transpormasi Menjadi Perwiranusa, Tetap Konsisten Dukung Sejuta Rumah Untuk Indonesia

destinasiaNews - Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (ASPRUMNAS) sebagai wadah profesi para pengembang Rumah Rakyat di Indonesia tetap konsisten...

Jurnalis Citarum Harum – Dorong Percepatan Sungai Citarum Bersih Abadi

Jurnalis Citarum Harum – Dorong Percepatan Sungai Citarum Bersih Abadi

destinasiaNews -  “Saya hanya mau sungai Citarum hari ini dan seterusnya bersih abadi. Tak sudi program Citarum Harum gagal seperti...

Maman Cawabup KBB nomor 1 Bersama Indonesia Timur Bersatu

Maman Cawabup KBB nomor 1 Bersama Indonesia Timur Bersatu

destinasiaNews - Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada 2018 ini, dihuni sekitar 1,6 juta jiwa. Faktanya, kini di KBB  dihuni oleh...

PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

destinasiaNews – Sehari itu (16/2/2018) kegiatan Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo sejak pagi hingga malam seakan tiada jeda....

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

  destinasiaNews - Musisi dan penyanyi Jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), yang biasa mangkal di simpang atau...

Pengunjung

01839097
Hari ini
Kemarin
888
1361