Film The Dancing Heaven and Ancestors Harumkan Indonesia Dalam Festival Film di Los Angeles

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

BW Dancing Heaven

destinasianews – Salah satu karya anak bangsa dalam pembuatan indie film yang berjudul The Dancing Heaven and Ancestors, telah membawa harum nama Indonesia di festival film dunia, kreatornya adalah Arvin Miracelova, Founder Baliwood Indonesia. Pasalnya sang Founder Baliwood Indonesia ini bersama desa film budaya Baliwood Land, Bali (www.baliwood.id), bahwa karya indie film besutannya, telah berhasil tembus seleksi film internasional dan sebagai peserta nominasi terbaik pada Standalone Film Festival and Awards di Los Angeles , pada 31 Maret 2021 yang akan datang.

Kegiatan diawali dengan screening film terkait di komunitas Hollywood melalui UVT Cineplex dan the Ally pada 1 Feb 2021 selama 2 bulan lalu, dan  film yang terpilih akan memperoleh bagi hasil tiket / subscribe nya, kata Arvin

Menurut Arvin, bahwa The Dancing Heaven and Ancestors diproduksi pada tahun 2019-2020 oleh Miracelova Screen Institute (www.gonationbuilding.net) bersama Baliwood Box Office(www.baliwoodbioskop.online), merupakan projek film berbasis kolaborasi talenta pelajar internasional dengan talenta lokal.

Film ini bercerita tentang seorang Ibu yang sedang mengandung menari doa menyelamatkan jabang bayinya lalu kemudian ketika seorang anak perempuan yang telah tumbuh besar melakukan perjalanan ekplorasi nusantara dan tarian alamnya untuk menemukan kembali kunci tarian pintu surga.  Sang leluhur yang pernah ditarikan dari seorang Ibu yang telah tiada, beber Arvin.  Format perdana film ini berdurasi 20 menit sebagai cerita film yang abadi dan universal, kata Arvin menambahkan.

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.

Pemeran dalam film The Dancing Heaven and Ancestors ini antara lain : Aisyah, Adzkia, Angel, Lucy, Kadek, Ivan, Katerina, Kris , kolaborasi dari talenta Indonesia dan manca negara. Serta film soundtrack oleh Joy Climax.  Untuk melihat Trailer film tersebut dapat dilihat di https://youtu.be/tIKPUWWTH6o, jelasnya.

Indie Film besutan Arvin, The Dancing Heaven and Ancestorsdari dari Indonesia ini, ternyata juga memperoleh international selected di berbagai film festival dunia lainnya, antara lain : di List-off Film Festivals 2021 di berbagai kota-kota dunia seperti di Manchaster, Berlin, UK, Tokyo, Sydney, Toronto dan lainnya, serta  event inisiatif studio besar  Pinewood Studios UK dan Raleigh Studios, Hollywood, terang Arvin

Selain itu juga, sedang mengikuti international awards di Hollywood Independent Film Festival, dan Cannes International Independent Film Festival 2021, mohon doanya saja ucap Arvin.

Pada Tahun 2021 nanti, format 20 menit film rencana akan di project remake/extend cerita menjadi 40 menit dengan menambah adegan lebih banyak tarian etnik kunci surga (semi kolosal), sebagai misteri tarian terpendam di pedalaman-pedalaman nusantara (Tarian gua, sungai, pantai, hutan) dan juga kehadiran Adrenalin dance team sebagai bumbu cerita tambahan, jelas Arvin.

Dan kami memberikan kesempatan bagi sanggar-sanggar tari di Indonesia jika ingin menjadi bagian dari film project remake, silakan kirim e-mail ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it., dan project remake indie film format menjadi 40 menit ini juga dalam usaha misi global langkah selanjutnya, memenuhi kriteria dan mengikuti festival-festival utama dunia yang menjadi wadah qualifying short film category Oscar nantinyapungkas sang Sutradara Arvin dari Denpasar, Bali.(HRS/dtn)

Paste a VALID AdSense code in Ads Elite Plugin options before activating it.


emgz2

Artikel lain...

Yayasan HCI Fokus pada Lingkungan Hidup & Ketahanan Pangan, Bangun Kampung Cibarani

Yayasan HCI Fokus pada Lingkungan Hidup & Ketahanan Pangan, Bangun Kampung Cibarani

destinasiaNews - Musyawarah yang di laksanakan di kampung Cibarani, kelurahan Hegarmanah, kecamatan Cidadap, kota Bandung oleh pengurus yayasan Harapan Cipta...

Syaidina Arif – Susah merawat daripada mendapatkan !

Syaidina Arif – Susah merawat daripada mendapatkan !

  destinasianews – “Alhamdulillah, saya dikelilingi oleh orang-orang yang positif. Ada juga yang negatif, tapi saya yakin bisa merubahnya. Asal...

Asprumnas Teken MoU Dengan Kopkar Jamar Bhakti VI Dalam Pembangunan dan Pengembangan Perumahan

Asprumnas Teken MoU Dengan Kopkar Jamar Bhakti VI Dalam Pembangunan dan Pengembangan Perumahan

destinasiaNews – Asosiasi Pengembang dan Pemasar Perumahan Nasional (Asprumnas) jalin kerjasama dengan Koperasi Karyawan Jasa Marga (Kopkar Jamar) Bhakti VI...

Indigo Suka Dengar "Takbir" di Jalan Lengkong

Indigo Suka Dengar "Takbir" di Jalan Lengkong

DestinasiaNews Peristiwa ini teringat seketika, saat ada bincangan dengan seorang “indigo” beberapa waktu lalu. Dia bilang, setiap melewati Jalan Lengkong suka...

Kurangi Sampah Visual

Kurangi Sampah Visual

DestinasiaNews - Perangkat Smartphone, (telepon selular/ponsel) di Indonesia sudah bukan lagi piranti yang mahal atau mewah, tapi sudah menjadi kebutuhan...

Pengunjung

06304172
Hari ini
Kemarin
2035
2842