Bincang Ramadan Bersama Gugus Darma Heulang Satu

heulang1e

DestinasiaNews - Gugus Darma Heulang Satu menyelenggarakan “Safari Romadhon” dengan mengunjungi rumah-rumah anak asuhnya sambil menyampaikan bingkisan dan santunan, Minggu (02/05/21). Istilah “Safari Romadhon” ini populer di era 90-an terutama di kalangan pemuda yang lulus STA di tahun 90-an.

“Di Safari Romadhon ini banyak hikmah dan pelajaran dengan bersafari termasuk suka duka dalam perjalanannya,” kata Kang Suryana (alumni 1995) sebagai Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat. “Dan yang tidak kalah pentingnya adalah dapat melihat senyum bahagia para anak yatim asuhan Heulang,” lanjut dia.

Gugus Darma (Gusdar) Heulang Satu adalah sebuah perkumpulan pemuda-pemudi yang berasal dari Satu almamater yang memiliki Satu kesamaan rasa, visi dan misi. Komunitas ini dilantik dan diresmikan oleh Gerakan Pramuka Kartir Cabang Kota Bogor pada tanggal 13 Oktober 2018. “Nama Heulang diambil dari alamat sekolah almamater yakni di Jalan Heulang Kota Bogor. Sedangkan kata SATU sebagai pertanda dari SMKN SATU Bogor juga sebagai Satu visi misi, satu tekad,” tutur Ibu Hj. Dra. Sudewi Arni, Ketua Gusdar Heulang Satu, yang juga guru dan pembina kesiswaan SMKN 1 Bogor di era 90-an.

heulang4

Selain bidang tersebut ada juga Bidang Kewirausahaan yang diketuai oleh Kang Dianto Nugraha (alumni 1992). Komunitas tersebut telah dan tengah melaksanakan bidang kerja Pengabdian Masyarakat dengan dengan sebutan Asuh Yatim Almamater Heulang yang disingkat AYAH. Selain singkatan, AYAH bermakna sebagai bentuk usaha untuk menggembirakan, , menghibur, meringankan beban anak-anak alumni yang tidak memiliki ayah atau yatim. “Makna kedua, secara bahasa Sunda adalah “Aya Heulang atau ada Heulang, menunjukkan eksistensi bahwa kami ada dan ada kami,” terang Kang Yudiansyah (alumni 2001), yang menjabat sekretaris.

“Sejak bulan Juni 2019, GusDar Heulang Satu menghimpun dan menyalurkan santunan kepada anak asuh yatim alumni SMKN 1 Bogor dari berbagai angkatan,” kata Kang Suhendar (alumni tahun 2000), sebagai Bendahara program AYAH, menambahkan.

Di awal pergerakan program kerja nya, Gugus Darma Heulang Satu menjadikan alumni yang pernah aktif di ekskul atau istilahnya Purna Pramuka dan Purna Paskibra sebagai tulang punggung atau andalan karena para purna tersebut terdidik dan terlatih untuk mencintai sesama manusia terlebih sesama alumni yang pernah belajar dari guru yang sama di bawa atap gedung yang sama.

   Usia program yang masih sangatlah muda tentu masih banyak anak yatim yang belum terjangkau.Dengan semangat kebersamaan dan dengan dukungan dari segenap civitas alumni, optimis perlahan namun pasti visi dan misi dapat tercapai. dtn/ar.

heulang5

Add a comment

Wali Kota Bogor Kukuhkan Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM

nandi01

DestinasiaNews - Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional, Wali Kota Bogor Bima Arya mengukuhkan Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) di Ruang Rapat Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Minggu (2/5/2021). Dalam kesempatan ini, Bima Arya juga sekaligus mengukuhkan Duta Hukum dan HAM Kota Bogor. "Negara kita adalah negara hukum. Hukum adalah panglima, hukum adalah pondasi. Semua persoalan bermuara pada tegaknya hukum. Hal itu tidak mungkin dilakukan apabila tidak ada kesadaran hukum sejak masa muda (pelajar), karena itu tugas Anda semua berat, tapi mulia," kata Bima dalam sambutannya.

Wali Kota Bogor ini mengatakan, hadirnya FPSH HAM Kota Bogor nantinya dapat memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya supermasi hukum. Menurutnya, hukum harus tegak di atas semuanya tanpa pandang bulu. Terutama norma-norma hukum yang paling mendasar seperti semua sama di depan hukum, memiliki hak asasi untuk hidup, serta nilai-nilai yang dijunjung tinggi bersama toleransi dan pluralisme.

"Kebergaaman adalah keniscayaan, tetapi kebersamaan harus terus diperjuangkan. Kita semua berbeda, tapi kita semua wajib menghargai perbedaan. Tidak ada yang berusaha untuk tidak menempatkan hukum di atas segalanya. Jadi, menghargai, menghormati minoritas, memuliakan pluralisme dan keberagaman, menghormati semua agama adalah tugas dari kalian semua," lanjutnya.

nandi02

Bima berharap, keberadaan FPSH HAM Kota Bogor bisa membantu dalam menyosialisasikan, menyebarkan, dan menyampaikan terutama kepada generasi muda terkait produk-produk hukum.

"Kita memiliki undang-undang. Di Bogor ada peraturan daerah (perda), peraturan wali kota (perwali). Semuanya memiliki tujuan yang sama, menegakkan supermasi hukum. Ada aturannya untuk hidup di kota ini. Tidak boleh membuli, tidak boleh memfitnah. Ada juga aturan undang-undang tentang informasi dan teknologi. Kemudian ada juga aturan terkait dengan penghormatan fasilitas publik, tidak boleh mencoret-coret, dan tidak boleh merusak," bebernya.

Wali Kota Bogor ini mewanti-wanti agar kenakalan dan perilaku kriminal tidak terjadi lagi. Termasuk juga dengan narkoba, tawuran, membunuh, dan mencelakai.

"Saya berharap Anda semua bisa membantu pemerintah kota dalam menyosialisasikan hal itu," sambungnya.

Bima Arya percaya bahwa pengurus FPSH HAM Kota Bogor merupakan pelajar yang kreatif, memiliki macam-macam ide dan gagasan untuk membantu pemerintah kota dalam menyosialisasikan kepada pelajar melalui kegiatan menarik.

"Kegiatan yang inspiratif dalam bentuk apapun dan penyampaiannya dilakukan sesuai dengan gaya dan cara kekinian," pintanya.

Sebelum menutup sambutannya, Bima berpesan agar tidak pernah lengah. Masalah selalu ada dalam lingkungan kecil. Memulailah dengan hal-hal sederhana dari lingkungan terkecil. Terus meminta bimbingan dan arahan dari para guru-guru. Termasuk disdik dan bagian hukum juga terus membina dan membimbing FPSH HAM Kota Bogor agar bisa melaksanakan amanah.

"Pada saatnya kalian semua akan memasuki dunia nyata dan saya berharap apa yang dilakukan di sini menjadi bekal kalian. Nanti juga kalian akan mengabdi dan memimpin. Insya Allah mendapatkan amanah yang jauh lebih mulia," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jawa Barat Hasbullah Fudail mengungkapkan, setelah pengukuhan berlangsung dirinya menyampaikan suatu permintaan khusus kepada Bima Arya secara langsung.

Hasbullah meminta agar Wali Kota Bogor ini dapat membantu FPSH HAM Jawa Barat menjadi role model nasional pembinaan kesadaran hukum dan HAM di kalangan pelajar yang nantinya bisa bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor.

"Bima Arya akan mendorong keinginan FPSH HAM tersebut. Alhamdulillah beliau sangat mengapresiasi. Kita jadikan role model untuk menuju istana," kata Hasbullah.

Pengukuhan FPSH HAM Kota Bogor ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan. Sekretaris Tim Pembinaan Kesadaran Hukum dan HAM Jawa Barat ini berharap di momentum ini dapat memberikan keberkahan atas sewindu perjalanan FPSH HAM Jawa Barat untuk menjadi role model nasional dengan bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor.

Di tempat terpisah, Ketua FPSH HAM Jawa Barat Nandi mengucapkan selamat dan sukses atas dikukuhkannya FPSH HAM Kota Bogor oleh wali kota. Menurut dia, tanggung jawab dan amanah ini akan dipertanggungjawabkan hingga akhirat.

"Selamat bertugas, tolong gebrakan-gebrakan dari Kota Bogor dimunculkan. Semua kegiatan harus bagus. Jangan pernah berharap organisasi bisa maju tapi tidak ada pergerakan. Jangan kecewakan pa wali kota, bagian hukum, dan kami. Mari sama-sama bangun Bogor untuk maju. Saya lihat pa wali kota sangat antusias," pungkasnya di Bandung.

nandi03

Selain digelar secara offline dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, pengukuhan ini juga disiarkan secara online melalui Zoom yang diikuti oleh pengurus FPSH HAM se- Jawa Barat dan dihadiri oleh Cadisdik Wilayah 2 Provinsi Jawa Barat dan beberapa instansi lainnya. Hadir juga secara offline di antaranya Wali Kota Bogor, Kabid HAM Kanwil Kementerian Hukum Jawa Barat, Bagian Hukum Kota Bogor, dan Dinas Pendidikan Kota Bogor.dtn/Humas FPSH&Ham Jabar/ar.-

Add a comment

Tukang Polka Klasik di Antapani Lama

ikin01

Bandung - Pemangkas rambut sekarang ini  sedang populer  dengan sebutan “Barber Shop.” Bahkan boleh dikata barber shop sedang  menjamur keberadanya di berbagai sudut kota dengan daya tarik inovasi pelayanannya. Kebanyakan para pegiatnya adalah kaum muda.

Dari sudut lain, profesi ini dipandang sebagi profesi paling lama yang bisa ditekuni seseorang. Konon, semakin tua usia justru semakin berpengalaman. Tidak heran, kita masih bisa menjumpai “tukang cukur” berusia tua yang  masih menggeluti pekerjaan ini.  

Namun dengan kehadiran barber shop yang dikelola  anak muda inovatif ini para pemangkas rambut “senior” itu merasa seperti tersisishkan, bahkan sampai ada yang memilih sebagai “tukang cukur keliling’ ke pelosok-pelosok sudut kota berbekal perkakas cukur klasik dan bangku lipat .

ikin02

Tapi rupanya tidak begitu bagi Abah Ikin. Di usianya yang sudah mencapai 72 tahun Abah Ikin masih tetap saja melayani pelanggan setianyanya sebagai “tukang polka” di bedeng kontrakannya di Antapani Lama, Bandung.   

“Abdi mah ti ngawitan umur 20 janten tukang polka téh,” Abah Ikin memulai cerita. Dia masih mengistilahkan dirinya sebagai tukang polka. Ikin muda mengawali karirnya  di tahun 1970 dengan membuka lapak kaki lima di Jalan Malabar Bandung.  Lapaknya cukup memanfaatkan keteduhan pohon mahoni yang banyak berjajar di jalan itu. “Tinggal diberi pinding dan atap dari kain belacu,” kenangnya.

Perkakas cukurnya pun masih belum mengenal alat elektrik. “Cekap gunting solingen, gunting keuyeup, sisir  sareng péso cukur,” tuturnya.  Selebihnya lembaran kulit  atah untuk menghaluskan ketjaman pisau cukur dan semprotan air.

Abah Ikin yang lahir di Desa Banyuresmi, Garut ini mengenal keterampilan cukur-mencukur ini dari ayah dan kerabat lainnya. “Di lembur abdi mah lalaki teu bisa nyukuran moal diaku warga Banyuresmi,”  katanya sambil terkekeh. Memang, Desa Banyuresmi dan Bagendit sampai kini dikenal sebagai pusdiklatnya pemangkas rambut. Bahkan di berbagai barber shop juga tidak sedikit para pemuda yang berasal dari dua desa itu. Tiga dari 5 anaknya pun sekarang berprofesi sebagau tukang polka. “Satu di antaranya bekerja di barber itu,” kata Ikin.

Abah Ikin sampai sekarang masih setia kepada profesinya, melayani pelanggannya dengan cara tukang polka klasik meski sudah menggunakan perkakas listrik. Sehat ceria selalu, Bah. dtn/ar.-

Add a comment

Bupati Sumedang Mengukuhkan Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia

FPSH Sumedang2

DestinasiaNews - Sumedang - Bupati Sumedang mengukuhkan Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) dan Penobatan Duta Hukum & HAM Kabupaten Sumedang Tahun 2021 di Gedung Negara. Senin (7/3/2021).

Turut hadir dalam acara tersebut Pembina FPSH HAM Provinsi Jawa Barat, Kepala BNNK Sumedang, Kepala Kesbangpol Kab. Sumedang, Plt. Kepala Bagian Hukum Sekertariat Daerah Kab. Sumedang, Ketua FPSH HAM Jawa Barat.

Dalam Sambutannya Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST, MM menyampaikan kepada para siswa di Kabupaten Sumedang harus sadar hukum karena dikalangan pelajar rentan dengan pergaulan bebas yang tidak diinginkan. “Dengan begitu siswa harus menaati peraturan dan etika ketika ia menjadi pelajar,” katanya.

“Dengan adanya kesadaran hukum yang tinggi bagi pelajar karena dapat memberi kenyamanan dan ketertiban khususnya di sekolah dan dilingkungan masyarakat untuk membangun negara khususnya di Sumedang,” lanjut Bupati.

Dony Ahmad Munir menambahkan, FPSH di Kabupaten Sumedang bertujuan untuk membentuk generasi-generasi penerus yang disiplin dan taat peraturan undang-undangan yang berada dilingkungannya.

FPSH Sumedang1

Sementara itu Pembina FPSH Jawa Barat Ida Suciati Mandirisari mengatakan, pengukuhan FPSH ini di Sumedang sudah yang ketiga kalinya namun baru kali ini dikukuhkan oleh Bupati Sumedang.

“Dengan adanya FPSH di Kabupaten Sumedang salah satu upaya untuk bisa mengedukasi teman-teman sebaya pelajar dan bisa mensosialisasikan kepada masyarakat membangun kesadaran hukum itu,” tutur Ida Suciati.

Menurut Ida, di forum ini identik dengan sadar hukum dan aturan mengajak, membangun pelajar termasuk masyarakat yang tergabung FPSH di SMA/SMK/MA di Sumedang untuk memberikan sosialisasi untuk kesadaran hukum.Dtn/team.-

FPSH Sumedang4

Add a comment

“Ténjo,” Urban Farming di Ponpes Al I'anah Rancaherang

pasantrean cibogo4

DestinasiaNews - Belakangan ini para pelaku tani di Indonesia seperti  kehilangan naluri bercocok tanam karena berbagai alas an, terutama  kurangnya edukasi dan inovasi.  Tidak heran apa bila  sekarang ini mengajak kaum santri untuk ambil peran di pertanian, karena pesantren mempunyai akar kuat dalam pembangunan bangsa. Demikian  yang pernah terungkap Kementrian Pertanian Republik Indonesia bidang Pengembangan SDM Pertanian

Ditjen Pendidikan Islam Kemenag pun sudah menjalin kesepakatan dengan Badan Ketahanan Pangan Kementan dan Insan Tani dan Nelayan Indonesia ( Intani) dalam mengembangkan pertanian di pesantren. Sinergi ini langsung di bawah kendali Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dengan mengangkat tema "Akselarasi Ketahanan Pangan Berbasis Pesantren".

pasantrean cibogo1

Namun, apa boleh buat, tidak semua ponpes memiliki lahan tani luas , tapi ingin pula mengembangkan dan mengajarkan keterampilan tani kepada para santriwan dan santriwatinya. Seperti Apa yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al I'anah Rancaherang  di  Jalan Cibogo Bawah  No. 100 ,Rt 02 Rw 04 Blok Balimbing, Kota Bandung. Karena ingin juga membekali pengetahuan dan pengalaman bercocok tanam  kepada para santrinya, Pimpinan ponpes tersebutmengajak para santrinya untuk bertani dengan merekayasa lahan sempit yang dimilikinya.

Diajaknyalah sekira 45 santri untuk mengembangkan Urban Farming  di ponpes tersebut.  Lahan dan bahan untuk bercocok tanam yang  ada dibikin seoptoimal mungkin . Media tanam pun diwadahi dengan pot dari  barang-barang bekas, sehingga mendukung pula konsep daur ulang (recycle) sampah-sampah anorganik. Sementara untuk memperluas  lahan atap atau loteng kobong para santri itu pun dimanfaatkan untuk menata pot atau polybag berbagai tanaman.

Ada beberapa jenis pohon yang ditanam di loteng itu seperti sawi-sawian, selada, cabe rawit hingga jagung. Di jeda waktu para santri mereka bergiliran merawatnya. Pupuk yang dibutuhkan diperoleh dari olahan pupuk cair organik yang juga buatan sendiri.  Pasca panen urban farming ini kini sudah bisa menghasilkan untuk membantu kebutuhan nutrisi para santri di ponpes tersebut, selebihnya  ada juga yang dijual di lingkungan sekitar.

“Urban farming yang dikembangkan di sini kami sebut Ténjo,”  tutur Ahmad Luqoni, pimpinan ponpes tersebut. Ténjo dalam bahasa Sunda berarti lihat dan istilah ini berupa akronim juga dari “loténg héjo,” atau loteng yang menghijau oleh pepohonan.

Hingga kini ponpes Al I'anah Rancaherangmasih mengembangkan Ténjo dengan harapan bisa semakin bermanfaat bagi baik untuk para santri maupun warga sekitar dalam rangka membangun kemandirian pangan di Kota Bandung. dtn/ar.-

pasantrean cibogo3

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Kondisi Terkini Museum Kota Bandung ...

Kondisi Terkini Museum Kota Bandung ...

destinasiaNews - Pada Senin, 21 Juni 2021 kota Bandung diguyur hujan deras, sejumlah media melaporkan dan menulis hujan deras disertai...

Desain Biofilik; Sebuah Tren Baru atau Kebutuhan – Menanggalkan Kerumitan Hidup Melalui Gerakan Hidup Sehat di Perkotaan

Desain Biofilik; Sebuah Tren Baru atau Kebutuhan –  Menanggalkan Kerumitan Hidup Melalui Gerakan Hidup Sehat di Perkotaan

Crown Group Melakukan Terobosan Melalui Program “Try Before You Buy” Pertama di Australia destinasiaNews – Kawasan Waterloo Sydney telah mengalami...

Jelajah Kota Menjelang Seabad Gedong Cai Tjibadak 1921-2021

Jelajah Kota Menjelang Seabad Gedong Cai Tjibadak 1921-2021

DestinasiaNews - Masih tentang heritage di seputar Bandung yang tak pernah habis cerita. Satu lagi di antaranya adalah apa yang...

IKA Menwa Mahawarman Yon XI/UPI 2021 – 2024, Asep Sukendar: Tingkatkan, Persatuan & Kesatuan

IKA Menwa Mahawarman Yon XI/UPI  2021 – 2024, Asep Sukendar: Tingkatkan, Persatuan & Kesatuan

  destinasiaNews – Bertempat di RM Pulen di Jl. Batujajar Km 2 Ciampel, Padalarang Kabupaten Bandung pada Sabtu, 12 Juni 2021...

M. Arry Welliansyah , MembangunPrestasi Anak Negeri dalam Berbagai Ketrampilan HIdup

M. Arry Welliansyah , MembangunPrestasi Anak Negeri dalam Berbagai Ketrampilan HIdup

  destinasiaNews - Dalam kesibukkannya sehari-hari sebagai salah seorang ASN Pemerintah Kota Bandung di Staf Administrasi Umum SMP Negeri 12,...

Pengunjung

07017537
Hari ini
Kemarin
2477
4663