Gin Gin Ginanjar Terpilih Jadi Ketua Pelti Kota Bandung, Kegiatan Event Pertandingan Harus Lebih Diperbanyak

Muskot Pelti KtB

 

destinasianews – Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Bandung, kini memiliki Ketua baru, pasalnya pada Musyawarah Kota (Muskot) PELTI Kota Bandung telah terpilih wajah baru yaitu Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng, menjadi Ketua  Pengkot PELTI Kota Bandung untuk Masa Bakti 2020 – 2025 secara voting

 

Kegiatan Muskot PELTI Kota Bandung yang digelar mulai pukul 09:00 – 15:00 WIB berjalan dengan tertib dan lancar, berlangsung di gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) Jalan Merdeka Nomor 64 Kota Bandung, Sabtu, 18/7/2020.  Turut hadir dalam acara tersebut antara lain :  Dr. Nuryadi, M.Pd., Ketua KONI Kota Bandung;  Didi, Mewakili Ketua Pengprov PELTI Jabar; H. Bob Gunawan, Ketua Pengkot PELTI Kota Bandung 2015-2020; jajaran Pengurus Pengkot PELTI Kota Bandung; para Ketua klub/sekolah tenis Kota Bandung dan para tamu undangan lainnya.

 

Pada Muskot PELTI Kota Bandung ini diikuti tiga kandidat bakal calon Ketua, antara lain : Rahmat Triyono; Benny Suranata dan Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng.  Dan  teknis pemilihannya secara voting dengan jumlah voters 43, terdiri dari 42 dari klub/sekolah tenis yang terdaftar di PELTI Kota Bandung dan 1 voter dari Pengkot Pelti Kota Bandung.

 

Terpilihnya Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng menjadi Ketua Pengkot Tenis Kota Bandung, ia mendapat dukungan lebih dari 50 % voters atau sebanyak 30 voters.

 

Ketua Pengkot PELTI Kota Bandung terpilih Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng mengatakan bahwa dalam pemilihan ini tidak ada kalah, menang.  “Semua ini demi PELTI  Kota Bandung untuk lebih baik lagi”, ujarnya. Dan secara khusus, dirinya mengharapkan kepada kedua kandidat, Rahmat Triyono dan Benny Suranata untuk dapat bergabung dalam kepengurusan pada masa baktinya, kata Gin Gin, sapaan akrab  Ir. Gin Gin Ginanjar, M.Eng.

 

Selain itu, Gin Gin mengapresiasi kepada seluruh panitia Muskot PELTI Kota Bandung yang telah melaksanakan kegiatan dengan tertib dan lancar serta ucapan terima kasih kepada para peserta Muskot ini yang telah memberikan kepercayaannya, beber Gin Gin.

 

Muskot Pelti KtB2

 

“Mari kita kerjasama untuk memajukan Tenis Kota Bandung !”, ajak Gin Gin kepada seluruh pihak terkait. “Dan jika saya bekerja tidak baik, saya bersedia mengundurkan diri,” jelas Gin Gin menambahkan.

 

Menurut Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, yang tak lain adalah sang Ketua Pengkot PELTI  Kota Bandung terpilih,  bahwa kegiatan event pertandingan itu harus lebih diperbanyak, karena hal itu menjadi barometer raihan prestasi, kata Gin Gin kepada awak media usai acara berlangsung.

 

Ditanya terkait event Piala Walikota Bandung yang lama terhenti? Dirinya mengatakan, “Ya, mudah-mudah  kalo memang itu baik dan pernah ada dan di suport kita akan lakukan juga,” tegas Gin Gin.

 

Sejak dahulu kala Kota Bandung menjadi rujukan cabang olah raga, karena Kota Bandung banyak atlet berprestasi termasuk gudang-gudangnya atlet berprestasi, jelas Gin Gin.

 

“Nah ini menjadi modal,  dan itu mungkin menjadi sasaran utama untuk nanti menggerakan prestasi yang ada, mudah-mudahan kepengurusan Pengkot PELTI Kota Bandung termasuk kerjasama dengan pihak lain bisa mendorong hal tersebut,” harap Gin-Gin.  “Selain itu juga siswa dan anak-anak yang menjadi pelopor di pertenisan ini juga mau terlibat di dunia tenis, pungkasnya. (HRS/dtn)

Add a comment

Baliwood Land dan LIPI Jalin Kerjasama, Yuk Ikutan ‘Virtual’ Seminar Potensi Desa

BW1

destinasiaNews – Tatkala UU Desa disahkan pada tahun 2014, pemerintah secara konsisten memberikan perhatian besar atas pembangunan desa. Hal ini tampak dari anggaran dana desa yang terus meningkat antara tahun 2015 dan 2019, kala itu dari sekitar Rp 20,7 triliun menjadi sekitar Rp 70 triliun. Sumber daya ini tentu perlu dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya bagi perbaikan infrastrutkur desa, namun juga yang sangat penting, dikembangkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat desa.

Mai kita telaah sejenak, bila berbasis pada data Potensi Desa (PODES) 2018, dari jumlah 75.436 desa, baru sekitar 7,43% desa masuk dalam kategori mandiri; 73,4% desa berkembang; dan 19,17% desa tertinggal. Dalam RPJMN 2020-2024, pemerintah menargetkan untuk menambah desa mandiri sebanyak 5.000 desa baru. Hal ini tentu saja bukanlah hal yang mudah dalam kondisi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Desa perlu semakin baik dalam membangun institusi yang mampu memadukan daya saing, inklusifitas dan pembangunan berkelanjuan secara lebih berimbang. Demikian juga, desa harus mampu bertahan dalam kondisi ‘new normal’ sebagai dampak dari wabah COVID-19.

Seminar Nasional yang mengambil tema “Desa Global Menyikapi Persaingan Global dan Transformasi Baru: Telaah Kebijakan Pembaharuan dan Berbagi Pengalaman Menyambut Era New Normal” dimaksudkan untuk mengupas tuntas akan hal-hal yang perlu dibangun oleh desa. Sisi bangun konseptual, kebijakan, dan pengalaman empiris akan disajikan oleh narasumber yang berpengalaman pada bidangnya. Kolaborasi narasumber, dari akademisi, perwakilan pimpinan daerah, instansi pemerintah pusat, dan juga praktisi, ini akan membuat Seminar Nasional lebih komprehensif dibandingkan dengan seminar lainnya.

Diawali dengan bangun kerangka teori dan konsep tentang modal sosial dan pembangunan desa, ini akan dipaparkan oleh Dr. Agus Eko Nugroho, Kepala Pusat Penelitian Ekonomi – LIPI. Selanjutnya, kekayaan budaya sebagai modal dasar pembangunan. Salah satu produk kebudayaan itu, di antaranya film dan peranan industri film dimasa depan. Film adalah media untuk membawa kearifan lokal menjadi kekayaan global. Tentu, ini penting untuk membangun industri film nasional sebagai bagian tidak terpisahkan dari strategi kebudayaan. Hal ini akan dibahas oleh Direktur Direktorat Perfilman, Musik, dan Media baru, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Mahendra.

Kondisi terbangunnya masa kritis (critical mass) dari film menjadi kebijakan yang juga perlu dipersiapkan oleh Kementerian Desa PDDT yang bertugas untuk penguatan kelembagaan desa dan juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dari sisi penguatan rantai nilai dan komersialisasi kekayaan budaya khususnya film. Oleh karena itu, dihadirkan pembicara Dr. Bonivasius Prasetya dari Kementerian Desa PDDT dan Dr. Syaifulah dari Kementerian Parekraf.

Guna mendapatkan pengalaman lebih mendalam dari sisi kesiapan sumber daya manusia, Dr. Agung Suryawan Wiranatha, selaku Ketua Pusat Unggulan Pariwisata, Universitas Udayana akan memberikan pandangannya terkait dengan Pariwisata Kreatif Berbasis Wisata Perdesaan.

Akhirnya, Provinsi Bali sebagai icon pariwisata Indonesia, menghadapi tantangan yang berat akibat wabah COVID-19. Namun demikian, hal ini tidak membuat insan kreatif dibidang perfilman tidak dapat bergerak. Sharing pengalaman dari Dr. Arvin Miracelova, tentang bagaimana kekayaan alam dan budaya lokal dari sebuah desa dapat dikelola menuju kekayaan dunia melalui inovasi digital (Baliwood Land Development).

Seminar nasional desa juga akan dimeriahkan dengan menghadirkan tamu-tamu yang akan berbagai pengalaman mereka dalam membangun kekuatan budaya, sumber daya manusia, masyarakat desa, dan kreativitas (Indah Miracelova dari Baliwood Academy, Putu  Naindra CEO Smactivation).Serta testimoni seorang perbekel desa , I Wayan Sutama.

Akhirnya, dalam acara seminar ini, panitia juga telah mengagendakan waktu kepada Prof. Dr. Ir. Tjok Oka AA Sukawati, MSi selaku Wakil Gubernur Bali dan Pangdam IX/Udayana untuk menyapa para narasumber dan perserta seminar.

Seminar nasional desa akan diselenggarakan pada Kamis, 2 Juli 2020, Pukul 13.00 – 16.00 dan dipandu oleh Moderator Agus Syarip Hidayat (Ph.D candiditate) yang bekerja di Pusat Penelitian Ekonomi – LIPI.

Registrasi seminar dilakukan pada tautan: https://tinyurl.com/WebinarDesaGlobal dan link youtube di https://s.id/LiveDesaGlobal, dengan Narahubung Puslit Ekonomi-LIPI, Jiwa Sarana, SE, MM. (HS/HRS/Rls/dtn)

Add a comment

Dadang Nasser & Hejo Tekno Bagikan 1.000 Masker Diiringi Aksi ‘Stungta’ Si Mesin Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan

dd1destinasiaNews – Hejo Tekno sebagai inovator dan produsen mesin pemusnah sampah ramah lingkungan yang telah bersertifikat SNI, baru-baru ini (8/5/2020) bersama Bupati Bandung  Dadang Naser, didampingi Kadis Lingkungan Hidup Asep Kusumah, berpartisipasi aktif dalam gelaran aksi Bagi-bagi 1.000 Masker dan 1.000 Handsanitizer. Lokasi aksi ini berlangsung di dua titik keramaian. Pertama di Alun-Alun Majalaya bersama para buruh sembari memperingati MayDay alias Hari Buruh, dan titik kedua di Pasar Ciparay sambil menyebarkan informasi ke pengurus pasar, Camat, Kepala Desa, para Ketua RW, dan tokoh masyarakat setempat.

Khusus di titik kedua, yakni di Pasar Ciparay, segenap warga pada saat itu diperkenalkan pada efektifitas pengolahan sampah ala Stungta ‘smokeless incinerator’ yang ramah lingkungan. Tujuan gelaran atau demo kinerja mesin pemusnah ini menurut Betha Kurniawan Direktur Hejo Tekno:

“Sampah di pasar Ciparay ini, bisa langsung diolah dengan dipilah terlebih dahulu. Antara jenis organik dan non organik. Jenis sampah organik bisa digunakan untuk pakan magot, sedangkan sampah ekonomis bisa dimanfaatkan. Terpenting, semua residu dihabiskan Stungta. Artinya, gundukan sampah itu tidak lagi dikirim ke TPS atau TPA, habis dihulu atau di sumbernya,” ujar Betha sambil menjelaskan –“Khusus untuk unjuk kinerja Stungta ini, mesinnya yang sedang operasional di PDU (Pusat Daur Ulang) Jelekong, digiring ke Pasar Ciparay…”.  

 

Kata Gerakan Hejo

dd2dd4Secara terpisah Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, Eka Santosa terkait unjuk kenerja mesin Stungta di Pasar Ciparay, menyatakan:

”Apresiasi tinggi atas keterlibatan dari orang pertama di Kabupaten Bandung (Dadang Nasser), yang didampingi Kadis Lingkungan Hidup. Para tokoh ini disela-sela mengatasi wabag Covid-19 menjelaskan secara langsung, pentingnya kita memutus mata rantai sampah dari sumbernya memakai Stungta. Ini inovasi baru, mengurangi dampak menumpuknya sampah,  yang selama ini harus tergantung adanya TPS dan TPA yang berbiaya mahal dan boros enerji.”

Lebih jauh menurut Eka Santosa, minimal untuk para pemimpin pemerintahan di Bandung Raya (Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang) kini sudah tampak:

“Ya, ada semacam goodwill, dan kesadaran mengapresiasi kinerja Stungta hasil karya anak bangsa. Keunggulannya, ini jauh lebih murah, dibandingkan dengan barang sejenis buatan luar negeri yang harganya jauh lebih mahal dengan jaminan suku cadang yang rata-rata terkendala,” tutup Eka yang yakin kolaborasinya dengan Hejo Tekno dapat mengurangi persoalan lingkungan hidup dari segi persampahan di Jawa Barat dan Nusantara. (HS/SF/dtn) 

Add a comment

JBN Semprot Desinfektan Turut Basmi Pandemi Covid-19 Di Panti Asuhan & Perumahan Warga

jbn1jbn3destinasiaNews – Satgas Penyemprotan Disinfektan dari Jurnalis Bela Negara (JBN), pada Senin, (6/4/2020) untuk kesekian-kali, turut serta memerangi pandemi Covid-19 yang kian merebak di seantero jagat, fokusnya hari itu menyambangi Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah Cabang Sukajadi di Jl. Purnawarman No.25 Bandung.

Yang khas kali ini, Sekjen JBN Mas Don terjun langsung memimpin Satgas Penyemprotan Disinfektan, dan yang kebagian tugas penyemprotan kali ini Bung Jay. Lebih khas lagi, beberapa waktu lalu yang kebagian tugas menyemprot demi membuat sirna virus corona yang merajalela adalah Mohamad Gun Gun selaku Ketua JBN.

“Kali ini beliau Kang Gun Gun, istirahat dulu, biar bergiliran. Mungkin saja nanti Kang Iwan Gunaesa atau Sendhi Febrianto dari destinasianews.com berkenan untuk ikut dalam program ini di lapangan kelak ,” jelas Mas Don penuh harap.

Pantauan redaksi, aksi JBN selama di Panti Asuhan Bayi Sehat Muhammadiyah, mereka tampak telaten menyisir seluruh sudut ruangan di salah satu gedung heritage milik Kota Bandung yang arsitekturnya terdiri dari tiga lantai - mulai ruangan mushola, asrama hingga bagian depan panti asuhan.

"Sejatinya JBN memang sudah merencanakan melakukan penyemprotan disinfektan ke Panti Asuhan Bayi Sehat sejak minggu lalu, dan Alhamdulillah terlaksana hari ini. Intinya, kami ini ngeureuyeuh (terus-menerus digarap) saja, sampai si jahat Corona itu kami sikat sampai habis,” lagi ujar Sekjen JBN Mas Don tatkala Bung Jay menyemprot desinfektan dengan penuh semanat.

jbn2Masih kata Mas Don, sebelum melakukan penyemprotan di Panti Asuhan Bayi Sehat, JBN sempat menyambangi kompeks perumahan di Jalan Atambua dan Kalijati Utara, di Antapani, ” Malahan, sejak minggu-minggu sebelumnya JBN telah melakukan penyemprotan disinfektan ke ratusan rumah di kawasan padat penduduk lainnya di kota Bandung."

"Berlanjut, besok Selasa (7/4/20200 akan melakukan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah di sekitar Jalan Pandawa kota Bandung. Program ini akan kami lakukan kepada siapa saja yang memerlukannya, silahkan kontak kami," papar Mas Don.

Diketahui, alat penyemprot disinfektan (Power Sprayer kapasitas 25 Liter) yang digunakan JBN merupakan sumbangan dari Marsda TNI I Nyoman Trisantosa S.I.P, M.Tr (Han) yang diberikan pada beberapa waktu lalu. Pak I Nyoman Trisantosa biasa disapa oleh anggota JBN, adalah salah seorang Dewan Pembina dan Pelindung Jurnalis Bela Negara. (HS/SF/dtn)

Add a comment

Komunitas ABCD Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak & Paramedis Terkait Fenomena Covid-19 di Bandung

abcd1destinasiaNews– Relatif tanpa ada keramaian yang berlebih, di salah satu sudut Kota Bandung, pada Sabtu, 4 April 2020 tepatnya di pemukiman cukup padat di RW 03 Sekeloa Timur, Kecamatan Coblong, telah berlangsung pembagian paket sembako dari komunitas ABCD (Aliansi Bandung Cinta Damai). Para penerima paket bantuan berupa sembako ini, disalurkan bagi warga yang kehilangan mata pencaharian akibat merebaknya fenomena pandemi Covid-19.

Profesi penerima bantuan itu, di antaranya pedagang keliling, petugas parkir café, petugas kebersihan di kantor-kantor, penjaja makanan di sekolah, dan aneka profesi di sektor non formal lainnya.

“Hari ini ABCD menyalurkan 40 paket di Sekeloa, dan 20 paket untuk pekerja seni. Pekerja seni ini kebagian juga, karena mendadak sumber penghasilannya menghilang. Ya, gegara wabah Covid-19. Kita tahu ini tidak melanda Bandung, melainkan Indonesia, dan dunia. Ini yang kami prihatinkan, entah kapan berakhirnya? Kami hanya menyalurkan saja,” papar Yuki Grip yang diamini oleh rekan-rekannya seperti Gulita Noviantara, Jaenal, Wahyu, Erlan Effendy, dan Toni Francis.

Sementara itu bagi Cepi, salah satu penerima bantuan warga Sekelola yang sehari-hari berprofesi sebagai pengemudi ojol (ojeg online), tatkala menerima paket bantuan ini, wajahnya tampak berseri-seri:

“Berhari-hari saya ini tak dapat penumpang. Hatur nuhun ini bantuan sangat terasa buat saya sekeluarga,” tuturnya yang diamini rekan senasibnya Nana Salyana sebagai pedagang keliling, dan Ibu Titing seorang janda yang mendadak kehilangan sokongan keluarga.

 

Asal Patungan … 

abcd2Sementara itu menurut Anton Sartono salah satu anggota komunitas ABCD yang menginisiasi pola bantuan paket bagi warga Sekelola dan para pekerja seni ini, sumber dana ini diperoleh dari para anggota komunitas ABCD yang profesinya beragam, dan dikumpulkan secara udunan alias patungan.

Masih dihari yang sama komunitas ABCD ini, yang secara bersamaan sedang mempersiapkan dukungan paket makan malam bagi tim medis di RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) di Kota Bandung, khusus kegiatan ini inisiator-nya Ratoe, dibantu Anita Dion, dan Suryawan AP, yang juga dikoordinasi oleh tim solid, terdiri atas Nurdin, Gina Satari, serta Wienny Soewarma.

“Kebetulan ini hari ke-11 persiapan dukungan makan malam untuk paramedis di RSHS. Ke depan kawan-kawan ABCD sedang menggalang dana untuk pengadaan APD (Alat Pelindung Diri). Semoga bisa terkabul,” tutup Toni Francis salah satu pegiat di komunitas ABCD yang mengisahkan gerakan ini hadir sejak 2018 – “Dulu namanya GWJ Jabar setelah pemilu banting setir jadi ABCD. Kini, kami fokus di kegiatan sosial, kemasyarakatan, serta lingkungan.” (HS/SF/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

HAKI Diperlukan Untuk Lindungi Merek Dagang

HAKI Diperlukan Untuk Lindungi Merek Dagang

    destinasianews– Jurnalis Bela Negara (JBN) menyelengarakan kegiatan Ngopi Bareng JBN dengan tema “Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Bagi Insan...

Brawijaya Clinic Bandung, Lengkapi Lini Pelayanan Kesehatan Terintegrasi

Brawijaya Clinic Bandung, Lengkapi Lini Pelayanan  Kesehatan Terintegrasi

Terbagi atas tiga tipe ruangan yaitu kelas VIP, kelas deluxe, dan kelas I dengan total lima tempat tidur yang siap...

Berharap Kaum Milenial Ikut Memperingati Hari Veteran Nasional

Berharap Kaum Milenial Ikut Memperingati Hari Veteran Nasional

DestinasiaNews - Jelang memperingati Hari Veteran Nasional (Harvetnas) yang diperingati setiap tanggal10 Agustus hingga saat ini sesiapa yang peduli memperingatinya...

Pengunjung

05646952
Hari ini
Kemarin
2707
4268