Indra Sianturi, Melalui Grafiti – Gugah Warga Cicadas Cibeunying Kidul Bandung Peduli Lingkungan

Grafiti Cicadas

Destinasianews – Goresan kuas Indra Sianturi (53), pria kelahiran Cirebon Jawa Barat yang dalam 5 tahun terakhir bermukim di Jl. Sukaaman ll Kelurahan Cicadas, Cibeunying Kidul Kota Bandung, masihlah stabil. Menjelang tutup tahun 2015, hampir setiap siang hingga sore Ia menghiasi sudut-sudut jalan dan gang di tempatnya bermukim: ”Setelah Pak RW 001 Pak Dardar, minta saya menggambar di RW ini, seperti inilah karya saya.

Ini dibantu warga lain – rame-ramelah”, begitu ujarnya tatkala ditemui (28/12/2015) sedang menggoreskan tulisan Bandung Juara. “Juara apanya ? ”, gelitik destinasianews memancing dialog bersamanya. “Ini pesanan Pak Lurah dan Pak RW. Katanya juara Persib-nya di ISL tahun ini. Harapannya, Bandung jadi juara segalanya – juara yang baik-baiklah”, begitu terusan jawabannya sembari kembali tekun mengisi ruang kosong di tembok salah satu rumah. Menurutnya, setelah dilakukan pengecatan bergaya graffiti walaupun masih tahap sederhana, warga Cicadas banyak yang tergugah. “Tolong dong dihias rumah saya”, itu permintaan dari beberapa warga menirukan suara tetangganya. “Seperti inilah, dimana ada tembok kosong, warganya meminta, ya teruslah menjalar …”.

Otodidak

Disadari oleh Indra Sianturi yang kini masih menekuni karya seni utamanya relief tembaga, dan pernah beberapa tahun bekerja di percetakan, serta cukup lama menggarap back drop studio foto di sepanjang Pantura, yang semuanya dilakukan secara otodidak - garapan grafiti di Cicadas, masihlah pada tahap awal. “Baru sebatas menggugah kebersihan dan keindahan. Nanti kalau ada waktu, ingin juga membuat grafiti yang punya thema khusus. Punya kedalaman, gradasi warna pun digarap lebih serius. Hanya, adakah yang mau menyediakan cat-nya? ”

Thema khsusus apa yang Anda angankan ? Indra yang berpembawaan kalem, bertutur: ”Kalau bisa membuat karikatur anti rentenir, menggugah bahaya narkoba, mengingatkan fungsi trotoar untuk pejalan kaki, mencegah pembuatan bahan pengawet buat makanan, mengingatkan perlunya ruang bermain buat anak-anak, bahaya KDRT, dan banyak lagi”, begitu kilahnya.

Menggugah

Imbas langsung dari karyanya di Cicadas yang terkenal ke seantero jagat sebagai pemukiman terpadat, anak anak hingga remaja mengapresiasinya: ”Aku juga mau belajar menggambar sama Pak Indra”, kata Meti (9), Tomy (10), ketika melihat karya Indra di salah satu gang. Paling sedikit, imbas karya Indra telah menggugah warga Cicadas untuk semakin peduli ke hal-hal yang elementer seperti kebersihan, keindahan, dan ketertiban (K3). “Setelah ruang terbuka diantara mereka dibenahi, sedikit dihias, tumbuh kesadaran untuk memelihara K3. Ini menggembirakan”, tutup Indra yang akan terus meng-grafiti Cicadas hingga kota Bandung, dan sejagat sekaligus ! (HS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Kopi Kelenteng & 'Nyoba Suara Vol 9', Jelang Tutup 2019 - Hadirkan D'Cinnamons Dkk

Kopi Kelenteng & 'Nyoba Suara Vol 9', Jelang Tutup 2019 - Hadirkan  D'Cinnamons Dkk

destinasiaNews -- Lagi, aneka musisi indie yang digelar rutin setiap bulan di Cafe Kopi Kelenteng Jl. kelenteng No. 26 Bandung,...

FPSH HAM Akan Bertemu dengan Presiden Jokowi di Gedung Merdeka Bandung

FPSH HAM Akan Bertemu dengan Presiden Jokowi di Gedung Merdeka Bandung

DestinasiaNews - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat...

Australia Connect Persembahkan “Dan Sultan – Live and in Concert” di Pulau Jawa

Australia Connect Persembahkan “Dan Sultan – Live and in Concert” di Pulau Jawa

destinasiaNews - Lagi, musisi Australia pemegang penghargaan, Dan Sultan, akan mempersembahkan beberapa pertunjukan terbaiknya di Indonesia. Rencananya, ia akan tampil...

Hejo Tekno Tuntaskan ‘Label’ SNI dari BSN-BPPT - ‘Stungta’, Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan, Dinanti Kiprahnya …

Hejo Tekno Tuntaskan ‘Label’ SNI dari BSN-BPPT - ‘Stungta’, Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan, Dinanti Kiprahnya …

destinasiaNews– Hampir bersamaan menjelang program pengenalan alat pengolah sampah berbasis thermal ramah lingkungan ‘Stungta’, yang digelar oleh Dinas lingkungan Hidup...

Hejo Tekno Mantapkan ‘Stungta’ - Solusi Jitu Pemusnah Sampah di ‘Hulu’ Jabar & Nusantara

Hejo Tekno Mantapkan ‘Stungta’ - Solusi Jitu Pemusnah Sampah di ‘Hulu’ Jabar & Nusantara

destinasiaNews - Jalur panjang memecahkan problema sampah yang tak tuntas sejak Indonesia merdeka tiga per empat abad lalu, utamanya dari...

Pengunjung

04505800
Hari ini
Kemarin
657
7362