MOU Baliwood Land dengan Mitra Kerja Lokal Maupun Dunia, Berlangsung Mulus

 

BW1

BW5

destinasiaNews - Baliwood Land merupakan sebuah terobosan baru desa menjadi ikon dunia, dimana Baliwood Land merupakan desa film dunia berbasis budaya danpemberdayaan menjadi desa wisata film dunia, serta pusat belajar Internasional dan produksi komunitas film global. Di bawah payung hukum PT Baliwood Independen Global Media yaitu inisiator pengembang Baliwood Land.

Hal tersebut terungkap saat penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) terkait kerjamasama pengembangan Zona wisata film dan pemberdayaan industri kreatif desa adat yang ada di Baliwood Land, berlangsung di ruang pertemuan Kantor Perbekel Desa Dauh Yeh Cani Badung, secara bersama-sama dengan Pemerintah Desa Dauh Yeh Cani, PT Mitra Bumdes Nusantara, PT Sekarmenuh Eventama, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM), Jumat, 1/2/2019.

CEO Baliwood Land – Dr (Hon) R. Arvin I Miracelova, SE, Dipl (Arts), CAMP, CMP mengatakan, bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan secara simbolis antara PT Mitra Bumdes Nusantara yang dimiliki oleh 7 BUMN negeri dengan Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani danPT Baliwood Independen Global Media/inisiator Baliwood Land Development yang ditandatangani oleh: Direktur Utama PTMitra Bumdes Nusantara – Agus Erhan yang diwakili oleh Kepala perwakilan Bali I Gusti Ngurah Raka Sumarjana, SE; Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani – I Wayan Sutama, S.S.,SSn dan CEO Baliwood Land – Dr (Hon) R. Arvin I Miracelova, SE, Dipl (Arts), CAMP, CMP.

BW3

Lebih jauh Arvin panggilan akrab R. Arvin I Miracelova mengatakan bahwa bentuk kerjasama antar ketiga pihak tersebut adalahkerjasama pengembangan zona wisata film dan pemberdayaan industri kreatif desa adat melalui peran serta BUMDES; Kerjasama sponsorship dankerjasama lain yang disepakati para pihak guna mengoptimalkan peran para pihak dalam pelaksanaan pengembangan perekonomian pedesaan melalui sinergi pengelolaan desa wisata film dan pemberdayaan industri kreatif yang berbasis adat agar memiliki kemampuan daya saing secara ekonomis.

Lalu kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MoU Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani dengan PT Baliwood Independen Global Media & PT Sekar Menuh Eventama, Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani – I Wayan Sutama, S.S.,SSn, CEO Baliwood Land – Dr (Hon) R. Arvin I Miracelova, SE, Dipl (Arts), CAMP, CMP, Direktur PT Sekarmenuh Eventama – Putu Naindra Kayuana Winaya, SE, Adapun bentuk kerjasama antar ketiga pihak adalah berupa IT Management dalam bentuk voucher on line wilayah produksi Global Baliwood Land bagi rumah produksi komunitas sedunia, ujar Arvin.

Penandatanganan MoU Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani dengan PT Baliwood Independen Global Media & Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bali (STIKOM BALI) :Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani – I Wayan Sutama, S.S.,SSnCEO Baliwood Land – Dr (Hon) R. Arvin I Miracelova, SE, Dipl (Arts), CAMP, CMP. Ketua STIKOM BALI, Dr. Dadang Hermawan yang diwakili oleh Ir. Usdek Maharipa, MM, jelasnya.

BW2

Bentuk kerjasama antar ketiga pihak adalah student intership di Baliwood Land Zona Global Content Industry Development dan dalam rangka peningkatan kerja UKM Digital Desa bentukan Bumdes dan Baliwood Camp yang berkolaborasi dengan Mitra DuniaATechnos (perusahaan games dunia).Zeaflix(aplikasi IT untuk platform Film indie dunia),Thinking Tub

(sistem crowd funding platform & konsorsium investor & CSR funding negara- negara sahabat ASEAN), Happen TV (inflight maskapai),Lab Film Comic yang di remake berbasis cerita Bali (Graphic India & Mtouch Malaysia),Global IPTV & Mobile TV (Mobibase France), Opera TV Norway, Portman College Malaysia- WKU USA, telah terlebih dahulu melakukan penandatangan MoU dengan Baliwood Land dan diserah terimakan kepada Pemerintah Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani yang ditandatangani oleh Perbekel, paparnya

Selain penandatanganan Mou, juga diputar trailer film hasil garapan Baliwood Land yang melibatkan warga desa sebagai tim produksi maupun talenta pelajar dunia.  Kegiatan inipun diapresiasi dan disambut baik para CEO-CEO dunia melalui  penayangan video conference diantaranya: CEO Zeaflik, Mr. Sebastian Zilliacus; CEO & COO Thinkingtub, pte, Ltd, Mr. Saputra & Mr. Ronald; COO Atechnos, Mr. Apurv Modi dan Director Grafic, Mr. Navin. 

BW4

Acara yang berlangsung selama tiga jam ini, dihadiri oleh unsur perwakilan pemerintah setempat serta pakar Tourism Community Based, Djinaldi Gosana, SGB untuk memberikan wejangan terkait Sapta Pesona yang harus dimiliki Baliwood Land sebagai Desa Wisata. Setelah itu acara diakhiri dengan peninjauan langsung ketiap-tiap zona pembangunan di Desa Wisata Film & Industri Kreatif Digital Rakyat Baliwood Land serta launching simbolis 3 lab digital desa kolaborasi mitra dunia.(HRS/Rls/dtn)

Add a comment

Hasil Lomba Digital Kominfo Pramuka Jabar 2018

12920bc2 1b12 42c8 a06e 773807915f7b

DestinasiaNews - Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat sudah memilih dan menentukan juara Lomba Digital Pramuka Jabar 2018. Lomba yang temanya variatif sesuai golongan peserta ini diselenggarakan oleh Kwarda Pramuka Jabar Bidang Kominfo sebagai salah satu realisasi program kerja tahun 2018.

Menurut Ketua Penyelenggara, M, Nurnawaly Amin, “Melalui lomba ini kami memotivasi angota Pramuka Jabar untuk berani berekspresi dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan baik dan benar.” Di samping itu, dengan lomba yang kekinian ini para anggota Pramuka Jabar dapat menyalurkan minat dan bakatnya di bidang multi media.

INFO LOMBA PRAMUKA JABAR 1

Menurutnya ada 3 kategori yang dilombakan yaitu pertama Lomba Poster Perorangan untuk Penggalang dengan tema Pramuka jabar Juara. Kedua Lomba Video Perorangan untuk golongan Penegak dan Pandega dengan tema Tunas Muda Pahlawan Lingkungan dan ketiga adalah Lomba Video Antar Gugus Depan dengan tema Pahlawan Menurut Kamu? Lomba ini hanya boleh diikuti oleh anggota Pramuka Jawa Barat tanpa dipungut biaya.

“Sebenarnya lomba ini dimulai pendaftarannya sejak tanggal 1 sampai dengan 20 November dan penentuan pemenangnya sudah terpilih 5 Desember lalu. Sedangkan penyerahan hadiahnya akan diserahkan langsung oleh Ketua Kwarda Pramuka Jabar Kak DedeYusuf pada saat Rapat Kerja 5 Januari nanti,” tutur pria yang akrab disapa Kak Waly ini.

INFO LOMBA PRAMUKA JABAR 2

Para Juri untuk lomba ini dupilih dari Andalan Kominfo Kwarda Jabar , Tim Publikasi,Ddokumentasi dan Informasi Kwarda Jabar serta unsur profesional di bidang desain grafis dan videografi. Dari hasil penilaian dewan juri, Juara Lomba Poster perorangan golongan Penggalang diraih Salwa Nazifa, Penggalang dariGgudep 05.072 pangkalan SMP Taruna Andhiga Kwarcab Kota Bogor. Juara Lomba Video Pperorangan golongan Penegak dan Pandega diraih Tegar Muhammad Asbar, dari pangkalan SMAN 1 Cicurug, Kwarcab Kab. Sukabumi. Juara Lomba Video Antar Gugus Depan diraih Gudep Pangkalan SMPN 2 Subang , Kwarcab Kabupaten Subang.

INFO LOMBA PRAMUKA JABAR 3

“Para pemenang akan mendapatkan Piala Tetap, piagam penghargaan dan uang pembinaan,” kata Kaka Waly. Pengumumannya bisa dilihat juga di Instagram Pramuka Jabar (@pramukajabar),” kata Kak Waly menutup bincangan. (ar/dtn).-

Add a comment

IKA SPGN ! Bandung Selenggarakan Pelatihan Membuat dan Merias Kue Bagi Ibu-ibu PKK Rancabolang

peserta

DestinasiaNews - Setelah bakti sosial menggalang donor darah Oktober lalu, Ikatan Keluarga Alumni Sekolah Pendidikan Guru Negeri 1 (IKA SPGN 1) Bandung kembali menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Masyarakat. Kegiatan kali ini berupa Pelatihan Keterampilam Membuat dan Menghias Kue yang diikuti oleh 25 peserta dari PKK Kelurahan Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, di gedung TK Al Hidayah, Derwati Rabu (26/12/18).

yusti

Dalam pelatihan yang diapresiasi oleh aparat kelurahan setempat ini, diajarkam materi dasar menghias kue dengan berbagai motif. “Untuk kali ini diajarkan materi dasar bagi para pemula,” tutur Yustianah (47), instruktur pelatihan yang juga alumni SPGN 1 Bandung angkatan ’91. “Pelatihan ini tidak menutup kemungkinan bagi para peserta yang mau meneruskan ke tingkat lanjutan,” kata pemilik industri kue Citra Wangi yang sudah berpengalaman 25 tahun menggeluti industri berbagai kue ini.

Yusti, begitu sapaan akrabnya, terkesan oleh respon para peserta yang kebanyakan ibu rumah tangga. “Mereka begitu antusias, bahkan di antara mereka terdapat juga yang sehari-harinya mempunyai usaha membuat kue,” katanya. Setidaknya ada beberapa manfaat yang dapat diambil dari pelatihan ini.

Salah seorang peserta pelatihan, Nurhasanah, mengatakan, “Pelatihannya praktis, efesien dan berkualitas. Kami mendapat banyak ilmu baru dari pelatihan yang mengutamakan hasil kerja bersama-sama.”

“Dari pelatihan ini mereka bisa berwirausaha dengan keterampilan yang diajarkan atau menjadi mitra usaha industri kue yang kami kelola. Bahkan yang mulai terampil bisa direkrut menjadi karyawan,” lanjut Yusti, Ibu dua anak yang juga berprofesi seorang guru di SDN Majalaya 8. Guru?

“Memang saya seorang guru,” ujar Yusti. Dalam mengembangkan usaha kuenya dia lakukan setelah melaksanakan tugasnya sebagai guru. “Dan lagi usaha kue saya sekarang dibantu oleh enam karyawan,” sambungnya. Bahkan sang suami pun, Undang Muhtar, ada kalanya membantu di bidang pemasaran.

kue2

Tentang pelatihan itu sendiri merupakan wujud misi IKA SPGN 1 Bandung yang sudah diikrarkan dalam peran sertanya membangun masyarakat di berbagai bidang. “Kali ini yang kami laksanakan adalah bidang Perekonomian termasuk ekonomi kreatif,” kata Herry Haerudin yang menangani Bidang Pengembangan Perekonomian IKA SPGN 1 Bandung. Dalam pelaksanaanya organisasi ini mendapat sponsor dari industri Tahu Sutra Menak yang juga dikelola oleh salah seorang alumni, Lies Puspa.

Kegiatan penguatan SDM masyarakat ini akan terus dikembangkan di berbagai bidang, sesuai dengan komptensi yang dimiliki para anggota IKA SPGN 1 Bandung, kata Taufik Saefilloh, Ketua IKA SPGN 1 Bandung. “Hal ini sesuai dengan slogan kami, Bersinergi untuk Negeri,” lanjutnya. Selain itu ikatan keluarga alumni yang dilatarbelakangi ilmu pendidikan ini juga mempunyai motto “Belajar seumur hidup dan mengabdi sepanjang usia....” (ar/dtn).-

tahu

kue7

Add a comment

Baliwood Land : Dari Bali Untuk Indonesia, Dipersembahkan Untuk Dunia

Baliwood Land1

destinasiaNews - Terkait dengan rencana pembangunan Baliwood Land di Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani, Badung, Bali dan Pencanangan Desa Film Internasional berbasis Budaya Lokal sebagai Desa Wisata (ikon) Dunia dan Zona Global Industri Konten Digital. Baliwood Land hadir seiring pertumbuhan pesat digital media dunia tanpa batas dan perkembangan industri kontennya, dimana Baliwood akan menjadi pusat dunia.

Hal tersebut terungkap pada saat penandatanganan initial Agreement/Memorandum of Understanding (MoU) Baliwood Land, antara I Wayan Sutama S.S.,S.Sn. selaku Perbekel dengan Dr. (Hon). R. Arvin I. Miracelova, S.E., Dipl. (Arts), CAPM, CMP., selaku CEO PT. Bali Independen Global Media (BIG M) dan Konsorsium dunia Baliwood Project Development, berlangsung diruang pertemuan Kantor Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeuh Cani, Badung, Senin, 26 Maret 2018.

Pada acara MoU turut hadir Direktur Baliwoodchannels.com & Baliwood Global Production, Indah Miracelova, serta DR. Ari Siswanto ahli tata wilayah, dan seluruh stakeholders daerah.

Dalam kata sambutannya, Perbekel Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani , Badung, Bali, I Wayan Sutama sangat menyambut baik Baliwood Land ini dan menekankan bahwa warga Desa sudah siap menjadi desa wisata dunia, desa film ikon dunia berbasis budaya.  Dengan adanya Baliwood Land ini diharapkan bisa menjadi salah satu magnet untuk manarik turis-turis asing baik untuk memproduksi konten, belajar film berbasis budaya ataupun sekedar liburan.  Baliwood memiliki motto “Dari Bali Untuk Indonesia, Dipersembahkan Untuk Dunia” diharapkan Baliwood Land dapat menjadikan Desa Abiansemal Dauh Yeuh Cani sebagai salah satu ikon global dari Bali.

Baliwood Land

BWL1

Desa Abiansemal Dauh Yeh Cani , Badung, Bali adalah tempat yang sangat pas untuk pengembangan Baliwood Land kedepan, karena sudah melakukan banyak hal pemberdayaan komunitas selama ini”, kata I Wayan Sutama.

Lebih jauh I Wayan Sutama,mengatakan, desanya ini memiliki berbagai spot yang sangat menonjolkan keindahan alam yang tentunya masih sangat asri berkelas dunia dan masih jarang di jama oleh para pelancong. Dan di sisi lain pembangunan ekosistem non fisik khususnya sumber daya manusia desa film juga memiliki potensi besar.  Sehingga menjadi sebuah desa pemberdayaan skala global antara lain merubah salon lokal menjadi salon make up character film, industri lokal menjadi workshop property film, sanggar lokal menjadi sanggar film internasional, rumah penduduk sebagai film community cottage berjaring, dan berbagai bentuk pemberdayaan lainnya.

“Desa tersebut kedepannya akan disulap sedemikian rupa menjadi sebuah Desa Film Internasional berbasis budaya lokal sebagai sebuah Desa Wisata (ikon) Dunia dan sekaligus sebagai Zona Global Industri Konten Digital Cultural”, papar I Wayan SutamaSalah satunya adalah dengan upaya membangun World College Film berbasis budaya di desa, mentransformasi jaringan sanggar yang sudah ada di desa menjadi sanggar studio film belajar yakni sanggar laboratorium soundtrack musik tradisional, sanggar coreo film tari tradisional, sanggar kostum costume film kostum tradisional, hingga sanggar property film craft local, ujar I Wayan Sutama.

BW edit

April 2018 kami akan memulai tahap pembangunan awal antara lain sanggar film warga, world film cultural college, jejaring cottage warga, zona imajinasi co project world indie filmmaker, studio alam tourism film adventurez, studio alam produksi global, cinema panorama nusantara dan masih banyak lagi fasilitas dengan target Oktober 2018, Baliwood Land sudah dapat diresmikan sebagai tahap penopang industri menuju zona industri global 2019 di lokasi yang sama”, tegas I Wayan Sutama.

Sebagai sebuah desa produksi global dengan mengubahnya menjadi sebuah kampung film otomatis tentunya juga menjadi pengembangan ekosistem non fisik setempat (SDM Lokal).  Dengan visi Baliwood Land menjadikan Desa Wisata dunia dan ikon global dengan tematik unik serta berbeda , maka akan terbentuk : Desa Tourism Dunia , Desa Edukasi Internasional ,Desa Pemberdayaan , Desa Komunitas Global , Desa Ekonomi Kreatif , Desa Produksi (konten) Global , dan Desa Pusat Knowledge Global, papar I Wayan Sutama.

CEO Konsorsium Dunia Baliwood, Arvin Miracelova mengatakan, Baliwood Land memiliki tiga zona visitors utama yakni zona turis dunia , zona produksi global, dan zona pusat belajar international students. Dibawah naungan BIG M dan konsorsium globalnya, Baliwood Land merupakan trademark register internasional yang sudah membangun secara langsung marketplace dunia selama beberapa terakhir di pelosok dunia.

Baliwood Land0

Hal senada Arvin Miracelova memaparkan bahwa tujuan utama didirikannya Baliwood Land ini salah satunya adalah untuk menggenjot pariwisata Bali-Indonesia untuk lebih bersaing dengan Singapura, Malaysia dan Thailand, yang mana sudah hampir 100 jt turis asing di semua negara tersebut. Sehingga dibutuhkan suatu tematik tourism yang kuat , yakni activity based tourism dimana turis selaku subjek, salah satunya adalah opsi Desa Wisata Dunia Baliwood Land.

Menurut Arvin sapaan akrab Arvin Miracelova,  ada 3 tahapan untuk menopang industri kreatif tersebut, antara lain : Tahap 1 (2018), penopang zona industri dunia dan world icon tourism untuk kesiapan masyarakat lokal $ 1-2 Juta, Tahap 2 (2019), zona implementasi industri digital content park $ 10-20 Juta dan Tahap 3 (2020), zona studio global investment $ 100-200 Juta.

Selain itu juga mendukung industri kreatif bidang film dan konten digital di Bali yang selama ini belum cukup berkembang, karena di sisi lain Baliwood Land telah membangun integrasi global marketplace industry, pungkas Arvin. (HRS/dtn)

Add a comment

Pendekar Tadjimalela Priangan Timur Sambangi Alam Santosa: Berharap Lahirkan Juara Baru  

IMG 20180112 WA0095
destinasiaNews – Boleh dibilang kehadiran rombongan pendekar silat Tadjimalela dari Priangan Timur, ke Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kabupaten Bandung (30/12/2017). “Sebenarnya sudah lama ingin berkunjung ke Pembina kami, ya Kang Eka Santosa. Sejak dulu beliau ini selalu membantu kami. Apa pun bantuannya, selalu bermanfaat dan kami syukuri,” papar Wawan Hermawan sesepuh Paguron Silat Tadjimalela Cabang Kab. Ciamis, Kota Banjar, dan Kab. Pangandaran.  
 
Yang hadir dari Paguron Silat Tadjimalela itu para pendekar yang kebetulan pada hari itu di kota Bandung sedang mengadakan pelatihan di tingkat povinsi Jabar. Mereka itu terdiri atas Heriawan Indra Negara, Febrian Candra N, Hamidun, Babas Sobarna, dan Anang Heryana. “Paling berkesan tentang komitmen Kang Eka. Ketika kami ber-halal bi halal pada lebaran lalu, beliau sengaja datang. Ini sebuah kehormatan besar bagi kami, Sekaranglah kami datang membalasnya ke Alam Santosa,” ujar Heriawan yang di Kabupaten Ciamis menjabat sebagai Ketua Dewan Pelatih.
 
Sementara itu Eka Santosa selaku tuan rumah dalam pertemuan ini yang pernah menjabat sebagai Ketua KONI Jabar (2002 – 2006), tampak terbuka menerima tamunya. “Terpenting kegiatan paguron ini tetaplah berjalan hingga kini. Bersyukur, paguron ini terus berprestasi melahirkan juara di segala tingkatan, apalagi menghasilkan juara antar negara.”
 
Menurut Wawan hermawan yang biasa disapa Ayah oleh rekan-rekannya, para pesilat Tadjimalela dari Priangan Timur masih tetap melahirkan juara di tingkat provinsi dan nasional. “Semoga kami bisa melahirkan juara antar negara seperti yang sudah-sudah dari Tadjimalela.”
 
Berbicara tentang pembinaan dari pimpinan daerah di Priangan Timur;”Ada perbedaan mencolok. Waktu Kang Eka masih menjabat Ketua KONI Jabar, bantuan untuk fasilitas latihan diperoleh dengan baik,” jelas Ayah sambil menambahkan –“Pembinaan dari pimpinan daerah sekarang, begitulah adanya.”
 
Pantauan redaksi pada pertemuan itu, menurut para pendekar Tadjimalela animo generasi muda, termasuk para pelajar terhadap warisan budaya dan olahraga pencak silat masih sangat baik. “Harapannya dari generasi muda di daerah kami akan muncul lagi juara-juara baru antar negara. Ini bisa memicu mereka untuk giat belatih,” pungkas Ayah dengan gestur optimis. (HS)  
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

  destinasiaNews  -  The Papandayan Hotel melaksanakan rangkaian kegiatan di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Sabtu, 17 Agustus 2019.   Kegiatan...

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

DestinasiaNews - Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional ( Harvetnas ) Tahun 2019 kembali DPC LVRI Kota Bandung bersama Komunitas...

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

destinasiaNews -  “Entah angin apa yang menimpa kami. Tiba-tiba hadir viral ini. Namun berkat pengertian semua pihak, disadari ini karena...

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

destinasiaNews - Gerakan Hejo (GH) berkolaborasi dengan BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, kembali menggelar upacara HUT Ke-74 Republik Indonesia...

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

destinasiaNews – Kembali kawasan Eko Wisata & Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kecamatan Cimenyan Kabupten Bandung Jawa Barat, pada...

Pengunjung

03917668
Hari ini
Kemarin
195
8655