Joggie Natadisastra Jelaskan Ihwal Queen Percussion Ciptaannya

IMG 20171128 WA0073

destinasiaNews -  Queen Percussion adalah nama grup musik perempuan pertama di indonesia. Grup musik ini berasal dari kota Bandung. Kiprahnya, sempat menggemparkan blantika musik perkusi di Tanah Air.
 
Menilik muasalnya, ini terbentuk berkat pengembangan hobi dari musisi jebolan Ozenk Percussion. Jebolan Ozenk Percussion itu, tak lain Joggie Natadisastra yang kerap disapa  Oggie. Diketahui, Oggie kerap memiliki ide dan konsep terbilang unik alias berbeda dari yang lainnya.
 
Ihwalnya, Queen Percussion terbentuk tatkala ada permintaan khusus produser program musik dari SCTV. Tepatnya, melalui Kang Ozenk yang kerap tampil di SCTV dengan grupnya  Ozenk Percussion, Oggie diminta mengisi mata acara  INBOX (SCTV).
 IMG 20171128 223832
Selanjutnya Oggie sejak 2012 mengisi opening music performance pada mata acara INBOX. Pengembangan Oggie, berlanjut , melahirkan konsep grup musik perkusi yang semua personalnya, perempuan. Mereka ini terdiri atas Septy Lucciani Lubis (Iank), Alya Puspasari (Alya), Tiwi Usiana (Tiwie), Irma Damayanti (Irma), dan Windy Rolesya (Windy). Windy adalah drummer dari Grup Band SAMANTHA. Inilah cikal bakal group Queen Percussion..
 
Konsep utama Queen Percussion memadukan gaya pukulan perkusi dengan koreografi tubuh yang indah, Oggie pun semakin bersemangat, ia munculkan aksen-aksen pukulan perkusi energik dan stylish. Makin kukuhlah, Oggie menamakan grup music ini Queen Percussion yang tak lain berarti ratu perkusi! Harapan Oggie kala itu – karyanya diterima masyarakat  luas.  .
 
Selaku pendiri tunggal serta pemilik grup musik perkusi ini, Oggie kerap menegaskan :”Queen Percussion hanya satu brand, tidak ada lagi nama Queen Percussion lainnya, selain yang saya rintis. Soal ini pernah saya paparkan saat press conference yang ditayangankan pada program musik INBOX SCTV bulan Mei 2012.”
 
Pendiri Tunggal
 IMG 20171128 WA0075
Terkait bila dewasa ini ada pihak selain Oggie yang mengikuti konsep group musik  Queen Percussion:”Silahkan saja, itu sah-sah saja tidak ada yang melarang. Namun kalau ada yang mengatasnamakan Queen Percussion, itu sudah menyalahi aturan perundang-undangan hak cipta. Ini bisa dituntut, bukan lagi sebagai plagiat tetapi sudah mengambil alih sebuah brand tanpa sepengetahuan sang pemilik. Kondisi ini bisa saja saya tuntut secara hukum . Memperkuat ini, saya punya bukti profile akurat, Queen Percussion itu sayalah pendiri tunggalnya. Ini meliputi nama brand, ide, konsep dan semua pertunjukannya,” tutur Oggie selaku Manager Queen Percussion di hadapan awak mass media pada Selasa 28 November 2017.
 
Diketahui, masih menurut Oggi yang kerap tampil di program musik INBOX, sang produser pun sangat puas dengan penampilan Queen Percussion. Selanjutnya, group musik ini makin kerap diundang tampil pada banyak event musik festival, sekaligus mengadakan tour musik di 12 Kota besar di Indonesia dengan sebuah perusahaan rokok ternama (GG). Tour musik ini dikelola oleh D-plus (Event Organizer).
 
Dalam beberapa kesempatan tour musiknya Queen Percussion sempat berkolaborasi dengan beberapa grup band ternama di Indonesia seperti, SLANK, GIGI, UNGU, NOAH, WALI dll. Lainnya, pernah berkolaborasi dengan beberapa Disc Jockey (DJ) ternama seperti DJ Jasmine, DJ TABLAA, DJ Renza Moors, dll.
 
“Hingga saat ini Queen Percussion pun kerap tampil di beberapa stasiun TV swasta, event gathering, pensi, club dan acara lainnya,” pungkas  Oggie yang merasa perlu menjelaskan ihwal group musik binaannya. (HS/SA/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

destinasiaNews - Hari ini 24 September 2018, adalah 58 tahun perayaan hari tani di negeri kita. Landasanya,  ini terhitung lahir...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Pengunjung

02550232
Hari ini
Kemarin
4711
5907