Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

IMG 20171018 153101
destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah Bandung Barat, anggota LSM PMPR Indonesia, dan masyarakat, ini merupakan nobar kedua yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia.
 
Film Merah Putih Memanggil yang gencar ditayangkan di bioskop-bioskop di kota Bandung diharapkan mampu menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan anak-anak muda kota Bandung pada khususnya, dan anak muda di seluruh Indonesia, kata Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker.
 
Film Merah Putih Memanggil merupakan film garapan sutradara Mirwan Suwarso dan penulis cerita TB Silalahi yang menceritakan pembebasan sandera oleh pasukan TNI.
IMG 20171018 153147
 
Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab, para pemain lain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, Happy Salma, dan Mentari De Marelle.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara, para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.
IMG 20171018 153201
 
Lanjut Rohimat Joker ketika ditemui seusai acara Nonton Bareng (Nobar) film Merah Putih Memanggil yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia, Selasa, (17/10/2017), di BTC XXI jalan Dr. Djundjunan Bandung.
 
"Tujuan LSM PMPR Indonesia mengadakan acara Nobar film Merah Putih Memanggil adalah untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan anak muda dan di kalangan anggota TNI sendiri, “Film Merah Putih Memanggil diharapkan mampu memberikan spirit bagi anggota TNI,” ujarnya.
 
“LSM PMPR Indonesia menargetkan acara Nobar film Merah Putih Memanggil diikuti 1000 anggota TNI, anggota LSM PMPR Indonesia, dan masyarakat,” ungkap Rohimat Joker, “Acara Nobar kemarin diikuti 150 peserta, hari ini 169 peserta, mudah-mudahan target 1000 penonton tidak ada halangan,” ujarnya.
 
Rohimat Joker mengakui dirinya terharu ketika menonton film Merah Putih Memanggil, “Ya seperti itulah perjuangan Prajurit TNI,” ujarnya.
 
Di akhir paparannya Rohimat Joker mengatakan, pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa untuk sama-sama menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air  “Mari kita bersinergi antara TNI dengan masyarakat, karena TNI bersama rakyat akan membuat Bangsa Indonesia semakin kuat,” ungkapnya.(SA)
 
adv al royale 696x1368
 
Add a comment

Komando... Nobar Seru Film "Merah Putih Memanggil"

IMG 20171012 124254
destinasiaNews – Acara Nonton Bareng (Nobar) Film “Merah Putih Memanggil”, jumat malam, (13/10/2017), di Ciwalk (Cihampelas Walk) XXI jalan Cihampelas Bandung, Ikut hadir pada acara nonton bareng yang diprakarsa LSM PMPR Indonesia dan komsos kreatif tersebut, Mayor Inf Wiwin Agus (Pusdikif) dan Kapt. Inf Sarjono serta jajaran DPP, DPD, DPC dan Distrik LSM PMPR Indonesia.
 
Film “Merah Putih Memanggil” merupakan drama perang yang disutradarai oleh Mirwan Suwarso, sedangkan skenario film ini ditulis oleh TB Silalahi.
 
Para pemain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Aryo Wahab, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, dan Mentari De Marelle.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara.
IMG 20171014 WA0042
 
Para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.
 
Beberapa adegan dipastikan mampu membuat terharu, seperti adegan para tentara yang tidak sempat pamit kepada isteri dan anaknya karena harus segera membebaskan para sandera.
 
Adegan haru lainnya adalah ketika beberapa anggota pasukan harus gugur melawan para teroris yang jumlahnya sangat banyak, dan adegan haru lainnya adalah saat-saat para pahlawan tersebut masuk ke liang lahat dan mendapatkan penghormatan terakhir.
 
Namun ada beberapa adegan yang mampu membuat tertawa, yaitu ketika anggota pasukan gabungan pamit kepada istrinya, dan adegan Kapten Nurmantyo (Maruli Tampubolon) ketika melihat ular besar, bukannya takut, malah ular tersebut dimakan untuk makan malam pasukan.
IMG 20171014 WA0041
 
Tetapi adegan yang paling mengesalkan adalah ketika tokoh yang diperankan Mentari De Marelle terus memaksa pasukan gabungan untuk membebaskan kedua orang tuanya padahal situasi tidak memungkinkan.
 
Seusai pemutaran film, Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker mengaku bangga memiliki TNI. "Kami bangga dengan TNI, ini juga semakin menumbuhkan rasa kecintaan kita kepada NKRI," ujar Rohimat. 
 
"Semoga tayangan film ini dapat ikut menumbuhkan semangat juang kepada generasi muda. Dan dari nonton bareng ini terjalin lebih erat sinergitas antara TNI dan masyarakat," ucap Rohimat.
 
"Bersama Rakyat, TNI lebih kuat, hebat dan profesional diharapkan  seusai menonton Film “Merah Putih Memanggil” dipastikan para penonton akan merasa bangga memiliki TNI dan bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, salam Komando ," pungkas Rohimat Joker.
 
Kegiatan nonton bareng ini juga memberikan image positif kepada masyarakat bahwa pandangan negatif yang selama ini selalu ditudingkan pada kegiatan LSM tidaklah benar. Terbukti dengan pembagian lebih kurang 150 tiket nonton gratis kepada kalangan masyarakat.(SA)
IMG 20171014 WA0043
 
Add a comment

Erlan Effendy “Wachdach Band” - Lega, Orkestrasi Hymne Unpad Terwujud

 IMG 20170927 WA0042
destinasiaNews– Jalan panjang di balik terwujudnya CD Orkestrasi Hymne Unpad (OHU) ternyata tak sesederhana yang kita kira. Adalah Erlan Effendy (59) lulusan Fakultas Pertanian Unpad angkatan ’79, yang katanya “melenceng” berprofesi sebagai vocalis Wachdach Band hingga kini – punya cita-cita luhur nan tinggi nian:”Gimana ya kalau tiap insan Unpad menyanyikan Hymne Unpad diiringi orkestrasi? Bukankah, kala menyanyikan Indonesia Raya, sekarang kerap diiringi orkestrasi karya Adie MS itu?”
 
Nah, itu ternyata ide dasar OHU dua bulan lalu, yang pertama kali digubah oleh Iwan Abdulrachman pada era 1970, dan diresmikan pada tahun 1973. Tujuannya, masih kata Kang Erlan (26/9/2017) sapaan Erlan Effendy yang kini berkiprah sebagai Ketua Bandung Music Council:”Biar meresap sampai ke tulang sumsum isi dan makna hymne Unpad. Mungkin ini satu-satunya universitas di Indonesia yang punya orkestrasi untuk hymne-nya.”
 
Sekarang ini waktu yang tepat, berbarengan dengan dies natalis Unpad ke-60 pada 2017. Ada pentas musik IKA Unpad. Di sini CD itu diserahkan sebagai insert di acara ini, kata Kang Erlan.
 
“Rencananya di Grand Savoy Homan Bandung pada Jumat sore (29/9/2017). Datang ya, biar Anda paham. Tumplek blek, semua kawan seniman dari keluarga besar Unpad mentas di sana,” ujar Kang Erlan dengan nada sedikit mewanti-wanti yang diakhiri dengan gelak tawa seperti biasanya.
IMG 20170927 194559
 
Yang akan mentas di Grand Savoy Homan Bandung itu:”Ya, ini sekaligus CD OHU itu disampaikan buat civitas academica Unpad,” katanya sambil menerangkan yang meramaikan itu – “Java Jive, Wachdach Band, New Friend Band, juga Paduan Suara Mahasiswa Unpad.”     
 
Abah Iwan & Eric Martialis
 
Yang patut jadi pertimbangan dari lancarnya CD OHU ini, menurut Kang Erlan tiada lain berkat kerjasama dari para alumni Unpad yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara.  “Salah satu katalisatornya Abah Iwan (70) yang dikenal juga sebagai Iwan Abdulrachman, plus kerja dedikasi dari Bung Eric Martialis. Yang terakhir ini kita tahu sebagai alumni Fakultas Pertanian angkatan ’74 dan Wanadri angkatan ’76 Kabut Singalang”
 
Masih di seputar CD OHU yang menurut banyak kalangan, terutama musisi Tanah Air, sebagai kejutan tersendiri bagi dunia pendidikan tinggi. Kang Erlan selaku Project Officer program in, merasa lega terwujudnya program ini: “Kami berterima kasih ke jajaran personalnya. Mereka itu alumni Unpad dari berbagai angkatan yang sudah manggung di level nasional.”
 
Para ponggawa alias inisiator itu:Rudiantara; Erry Riyana Hardjapamekas;  Group Pencinta Lagu (GPL) Unpad; Eric Martialis (producer); Indra Rivai (music director); Nita Aarsten (arranger); serta orchestra berupa gabungan musisi Jakarta & Bandung; plus penggarapan studio recording yang apik di Jakarta.
 
Rupanya kelegaan Kang Erlan yang prakarsanya didukung mandat dari Ketua IKA Unpad, Hikmat Kurnia tak sampai di sini:”Pokoknya, Anda utamanya yang termasuk bagian dari keluarga besar Unpad, ditunggu kehadirannya pada malam penyerahan CD ini.” (HS/SA/dtn)
 
 
Add a comment

Film Petak Umpet Minako - Permainan Berujung Malapetaka


IMG 20170912 WA0059
destinasiaNews - 'Petak Umpet Minako' film garapan sutradara Billy Christian. Film ini terinspirasi dari urban legend asal Jepang yang bernama Hitori Kakurenbo, atau Hide and Seek Alone.dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai dari tgl 7 September 2017
di kota Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Makassar.
 
Billy selaku sutradara film ini pun menjadi orang yang mendesain sendiri boneka Minako. Menurutnya, film horor harus memiliki ikon hantu yang memorable, unik, dan menarik. Apalagi, ia harus menyamakan desainnya dengan boneka Minako yang asli.
 
Para pemain dalam film ini, Miller Khan, Nicky Tirta, Regina Rengganis, Novinta, Wendy Wilson, Hans Hosman, Ario Astungkoro, Gandhi Fernandez.
 
Inilah kisah sinopsis singkat: ‘Petak Umpet Minako’ berkisah tentang sekumpulan anak muda yang tengah melangsungkan reuni SMA. Saat reuni berlangsung, salah satu anak mengusulkan permainan petak umpet menggunakan bonekaItchimatsu dari Jepang bernama Minako. Permainan petak umpet Minako sendiri berasal dari urban legend Jepang yaitu Hitori Kakurenbo, sebuah permainan petak umpet dengan ritual memanggil arwah dan menggunakan boneka. Suasana ceria reuni SMA penuh persahabatan berubah menjadi pengalaman mengerikan penuh teror akibat permainan petak umpet yang mereka lakoni. Tidak hanya mengancam nyawa, tapi juga menguji kekuatan persahabatan mereka.
 
“Film ini diangkat dari permainan urban Jepang, hitori kakurenbo,” ungkap Herry Chan, salah satu pemeran dalam film Petak Umpet Minako yang memainkan karakter Poltak, saat digelar press
screening di Fifteen Cafe Jl. Sumatera No. 15, Kota Bandung, Jumat (8/9/2017).
 
Sebelum melanjutkan langkah ke Studio Empire XXI, Bandung Indah Plaza untuk nonton bareng, Herry Chan yang datang didampingi oleh aktris cantik Tia Muller, pemeran Happy dalam film tersebut yang berkarakter pecicilan, ceria dan suka nge-bully, mengatakan bahwa dalam film Petak Umpet Minako tersebut horror-nya bukan dari bonekanya saja, tapi juga thriller. “Di film Petak Umpet Minako ada drama, psychology thriller dan horror,” ujar Tia.
 
Sutradara Billy Christian pada penggarapan film ini memilih beberapa lokasi shooting yang dikenal angker, diantaranya di bangunan tua daerah Senen, Jakarta. “Hans Hosman yang memerankan Kaisar bahkan sempat terkunci di salah satu ruangan yang dipakai untuk wardrobe, dan sinyal hape hilang,” jelas Herry Chan saat menceritakan keanehan disaat shooting. “Termasuk ada foto yang masuk ke WAG yang isinya ada sosok seperti penampakan,” papar Herry.
 
Yang beda di film ini, Herry Chan yang biasanya dikesempatan lain berperan humoris, di film Petak Umpet Minako ini justru memainkan peran yang “serius”, dan berakhir menjadi Penjaga, mirip zombie. “Saya menikmati peran di film ini, setelah melewati proses casting yang ketat,” jelas Herry.
 
Seperti halnya di film horror barat seperti The Conjuring 2 yang menampilkan sosok Valak, di
Petak Umpet Minako boneka berhantu, pemeran hantu Minako di film ini (Cindy Valery) tidak akan
kita lihat wajahnya selama dalam film, karena memakai topeng yang diserupakan boneka Minako.
 
Pesan yang ingin disampaikan dalam film ini, adalah tentang persahabatan yang bisa terpecah dikarenakan egoisme masing-masing individu yang muncul. Dan peran yang dimainkan oleh Nicky Tirta (Randy) yang bikin geregetan. Karena seakan 180% berubah menjadi antagonis, pendendam dan jahat.
 
Film yang berdurasi sekitar 90 menit tersebut menawarkan sajian ketegangan semenjak dari awal alur cerita berjalan sampai akhir, dengan potongan-potongan cerita flashback, sehingga penonton tidak bisa langsung menebak dengan mudah alur ceritanya yang kuat, karena akan terselip kejutan-kejutan yang tidak diduga sebelumnya.
 
Petak Umpet Minako, Kisah Persahabatan Berakhir Tragis
 
Awal dari cerita film Petak Umpet Minako dimulai ketika ada kegiatan sekumpulan muda-mudi, semacam reuni kecil dari alumni SMA.
 
Momen reuni membuat pesertanya bergembira karena telah sekian lama tentunya tidak saling berjumpa. Namun ada Vindha (Regina Rengganis), yang ikut hadir dalam acara tersebut dan dulunya sering diolok-olok dan di-bully oleh gank Mami (Natasha Gott) dan Happy (Tia Muller). Sedangkan Gaby (Wendy Wilson) tampak gelisah karena Baron (Miller Khan) kekasihnya belum juga hadir ke acara tersebut dan berulang kali dicoba oleh Gaby untuk meneleponnya. Baron malam hari itu diceritakan masih sibuk
dengan pekerjaannya.
 
Vindha yang malam itu merasa sedang di bully, mengajak teman-temannya kembali ke gedung sekolah dulu mereka kenang, dan usulan Vindha ini disetujui oleh teman-temannya satu alumni. Gaby yang masih menunggu Baron akhirnya memutuskan untuk ikut, dan mengabari Baron untuk menyusul ke sekolah.
 
Sesampainya mereka disekolah, kemudian Vindha mengusulkan permainan petak umpet dengan melibatkan boneka Minako, permainan yang Vindha ketahui kala ia mempunyai kawan di Jepang.
 
Teman-teman Vindha awalnya menganggap usulan aneh dari Vindha ini sebagai lelucon. Tapi akhirnya disepakati oleh Mami dan yang lainnya.
 
Vindha kemudian mengeluarkan boneka Minako, lalu menjelaskan aturan permainannya dan memotong bagian tengah boneka itu dan diisi dengan beras. Vindha selanjutnya meminta sedikit potongan
bagian tubuh seperti kuku atau rambut temannya yang ikut menjadi peserta permainan petak umpet, tapi tiba-tiba Vindha usul menggunakan darah. Dan lagi-lagi usulan ini diterima oleh Mami dan kawan-kawan, walau masih dengan gaya menganggap lelucon permainan petak umpet itu.
 
Tidak lama setelah itu Vindha memulai ritual permainan dan memasukan boneka Minako ke dalam kolam berair diikuti dengan mengucapkan mantera.
 
Alhasil, kejadian teror boneka arwah Petak Umpet Minako di film inipun dimulai. Suasana reuni yang tadinya riang gembira berubah menjadi mencekam, menegangkan dan tragis.
 
Bergenre Survival Horror, Petak Umpet Minako menarik untuk ditonton. Sosok mengerikan bisa kita lihat kala muncul sosok penjaga, selain di adegan psychology thriller yang kental.
 
Atau update terus infonya di social Media Petak Umpet Minako dengan mem-follow Instagram Petak Umpet Minako @puminako.(SA)
 
Add a comment

Yayasan Tunas Sejati Gelar Pagelaran Seni dan Musik

yys2

DestinasiaNews - Yayasan Tunas Sejati  yang menaungi Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati, di awal Bulann Maret ini kembali menyelenggarakan Pagelaran Seni  dengan tema : “Hiasi Dirimu Dengan Pakaian Taqwa untuk Memelihara Rahmat dan Hidayah Allah”,Sabtu (4/3) 2017 kemarin.

Bertempat di Ruang Merica, Hotel Menara Peninsula Jalan Let. Jend S. Parman Kav 78 – Slipi, Jakarta Barat.Pagelaran Seni disuguhkan untuk berbagai komponen bangsa, pelajar, mahasiswa dan masyarakat lintas lembaga, agama dan profesi. Acara ini digelar sebagai wujud kontribusi kami dalam mengajak semua komponen bangsa agar dapat merenungi ajakan untuk menghiasi diri kita dengan “Pakaian Taqwa” untuk memelihara Rahmat dan Hidayah Allah. Walaupun kecil, namun diharapkan dapat memberikan dampak bagi siapapun yang tergetar dengan acara ini.

Pagelaran Seni ini didukung oleh seorang pemain violis handal Indonesia Hendri Lamiri dan pianis handal Indonesia Alex Luhulima, Gitaris handal Ega Liong “Dewa Gitar”  serta Penyanyi Kiki Ameera, Saskia Tasnim Utami, Tomi Tri Andianto, Suhasbi, Paduan Suara dan Penari ISAQ Talent.Pada Pagelaran yang ke 11 dari rangkaian 12 acara yang direncanakan, 5 penyelenggara acara payung hukum Yayasan Riyadhatul Ihsan, 5 penyelenggara acara payung hukum Yayasan Tunas Sejati, 2 penyelenggara acara Institut Kajian Ilmu  Al-Quran An Najm.

Untuk acara kali ini tampilan seni disuguhkan 50% atas permintaan audiens sebagai apresiasi kami karena selama ini telah setia mengikuti rangkaian acara yang kami selenggarakan, pilihan berdasarkan tampilan 10 acara yang sudah digelar berbagai Karya Ibu Susilawati Susmono selaku Guru Besar Intitut Kajian AL-Quran  An-Najm, Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati dan ISAQ Education Center ditampilkan antara lain lagu Hymne Tunas Sejati,Pancasila Sakti, Dunia Fana, Carilah Allah, Selalu, Sesal, Cinta Sejati, Syukur, Hatiku Berbunga, Puisi Nasihat kepada Diriku, Kekasih Allah, Puisi Oh Para Jiwa-jiwa yang Sunyi serta Dzikir Merindu.

yys 1

Selain itu juga ditampilkan lagu daerah Aik Laot (Bangka)dan Alo Galing (Kalimantan Barat). Untuk tampilan Dzikir Merindu (lafazh Allah), diiringi Tarian Sufi membentuk format Allah yang dibawakan oleh 13 penari Sufi. Selama tampilan seni, Alex Luhulima, Hendri Lamiri, Gitaris handal Ega Liong, Tomi Tri Andianto dan Sukardono Utomo, secara bergantian atau berkolaborasi, mengiringi tampilan secara live.

Tampilan seni tersebut secara substansi diulas oleh para narator yaitu : DR rer. nat. Ir. Hj. Krisnani Setyowati (Direktur Lembaga Pendidikan Tinggi Ilmu Tauhid Tunas Sejati), Ir. Hj. Sandra Rina Sahelangi MBA (Ketua Yayasan Riyadhatul Ihsan), Bima Himawan Ramantika, ST, MM(Direktur ISAQ Education Center), Hj Nuzulia Hasanah ( Ketua Yayasan Tunas Sejati) dan Hj. Yuni Budiastuti, SE, MBA (Pemred Buletin Holistik Kehidupan), Drs. Djoko Susilo MA (Anggota Dewan Pengawas Yayasan Riyadhatul Ihsan), Sriyani dan Zuhartina  (Buletin Holistik Kehidupan).

Pesan-pesan yang diangkat dalam Pagelaran Seni ini adalah: “Manusia pada umumnya melupakan Ikrar Tauhid dikala dirinya sudah banyak menoleh kiri dan kanan. Ikrar Tauhid itu lama-lama tertutup dan sulit untuk membukanya kembali. Dengan lalainya manusia maka Ikrar Tauhidnya yang telah mengenal Tuhan Yang Maha Esa menjadi terkubur.  Ruhani yang sudah terkubur dan terbelenggu nafsu duniawi tidak akan lagi memberi kesaksian terhadap Tuhannya. Di saat manusia lupa mengenal dirinya, dia akan lupa mengenal Tuhannya. Rekaman sumpah ada di dalam diri setiap manusia di bawah memory bawah sadarnya. Dengan membuka kembali rekaman alam bawah sadar itu, manusia dapat mengenal diri dan mengenal Tuhannya kembali agar mendapatkan Hidayah dimana ia akan diberikan hiasan pakaian taqwa olehNya. Dengan pakaian taqwa yang selalu dikenakan, maka Rahmat dan Hidayah Allah akan terus mengalir. 

Semoga pesan-pesan yang disampaikan dalam Pagelaran Seni ini, gaungnya mampu mencapai pelosok negeri dan mengingatkan kita semua agar berupaya mengingat kembali ikrar tauhid yang pernah dilakukan, (BS/dtn).

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

destinasiaNews - De Paviljoen Bandung by HIM akhirya menambah satu lagi fasilitas baru yang akan menjadi salah satu fasilitas unggulan...

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo, Jumat sore (20/10/2017) di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa Pasir...

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

  destinasiaNews - Bandung, 19 Oktober 2017 Industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan...

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

destinasiaNews.com - Perusahaan ritel yang bergerak dalam bidang perlengkapan rumah dan produk gaya hidup ACE secara resmi membuka toko terbarunya,...

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil  Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah...

Pengunjung

01648141
Hari ini
Kemarin
1191
1318