Tohpati Menghangatkan Panggung TP Jazz Weekend

Akustik ppdyn htl3

destinasiaNews – Setelah sukses di panggung TP Jazz Bandung Festival 2017 Oktober lalu dalam format Tohpati Bertiga, kemarin malam Tohpati kembali hadir di panggung TP Jazz Weekend. Bertempat di Mirten Lounge The Papandayan, kali ini Tohpati tampil dengan konsep accoustic guitar solo.

Pukul 8 malam Mirten Lounge sudah di penuhi para pecinta musik.  Acara TP Jazz Weekend yang di support oleh Indonesia Jazz and Blues Club (IJBC) kemarin malam dibuka dengan penampilan Agis, David Manuhutu dan Natania Jualim. Penampilan ketiganya sukses membawa penonton untuk bernyanyi bersama.

Acara dilanjutkan dengan penampilan yang ditunggu-tunggu oleh para pecinta musik yang hadir, yaitu Tohpati dengan accoustic guitar solo. Tohpati tampil nmembawakan beberapa buah lagu dari album terbarunya, salah satunya berjudul “Jatuh Cinta”. Menurut Tohpati, lagu berjudul “Jatuh Cinta” merupakan hal baru, karena belum ada penampilan instrument dengan menggunakan judul tersebut. Dan permainan gitar Tohpati pun sukses membuat penonton jatuh cinta.

Tidak hanya itu, sebagai kecintaannya terhadap budaya lokal Tohpati menggandeng Endang, seorang pemain kendang untuk berkolaborasi semalam. Mereka membawakan beberapa buah lagu, salah satunya adalah lagu yang berjudul Janger. Kolaborasi antara gitar dan kendang membuat panggung TP Jazz Weekend semakin hangat.

Acara pun di tutup pukul 10.30 malam dengan penampilan Agis, David Manuhutu dan Natania Jualim kembali serta sesi Jamming bersama musisi-musisi yang hadir.

Untuk info terbaru seputar TPJBF dapat dilihat di website kami www.tpjazzbandung.com, follow juga social media kami di Facebook TP Jazz Weekend, Instagram @tpjazzbandung dan Twitter @tpjazz. (Rls/dtn)

Add a comment

Air Supply Band Sambangi Bandung, Penggemar Berat Menyambut dengan Suka Cita

imagesdestinasiaNews– Mantan koboy Bandung khususnya, masih ingatkah dominasi musik pop pada era 1980-an? Jawabnya, tentu yang paling berpengaruh kala itu - kiprah industri musik dunia aliran soft rock. Salah satunya, duo grup band asal Australia, Air Supply. Duo ini digawangi Graham Russell dan Russell Hitchcock. Grup ini lahir pada tahun 1975, produsernya Andrew Lloyd Webber dan Tim Rice. Melalui Russel Hitchcock selaku vocalist dan Graham Russel pada gitar, plus beberapa personil lainnya, mereka membentuk Air Supply di Melbourne, Australia.
 
Kisahnya, sebelum menapak puncak kejayaannya para era 80-an, pada sebuah wawancara di tahun 1995, Graham Russel pernah menceritakan bahwa dirinya dan Russel Hitchcock sempat mengalami kondisi sangat terpuruk. Tiba masanya pada tahun 1978, grup musik ini meluncurkan konsep album berjudul Lost in Love.
 
7 Juta copy !
 
Tak dinyana album Lost in Love ini menarik perhatian pemilik Arista Record, yaitu Clive Davis. Selanjutnya, Arista Record me-remix, dan merilis kembali lagu di album ini di Amerika. Pada tahun 1980, Arista Records kembali merilis ulang Lost In Love secara internasional. Ujungnya, lagu-lagu ini sempat menempati puncak tangga lagu di beberapa negara.
 
Sedikit flash back lagi, pada rentang tahun 1980 - 1990, Air Supply pernah merilis beberapa album baru diantaranya The One That You Love, Now and Forever, serta Air Supply, dan Hearts in Motion. Bahkan di tahun 1983, mereka meluncurkan album Greatest Hits dengan single Making Love Out Of Nothing At All. Album terakhir ini merupakan salah satu hit terbaik Air Supply. Album ini pun sempat terjual sebanyak lebih dari 7 juta copy.
 
Boleh dikata Air Supply sudah meluncurkan 17 album. Selain Making Love Out Of Nothing At All sebagai lagu terbaik Air Supply, juga lagu All Out Of Love dan Goodbye. Oleh msyarakat deretan lagu ini dikenal sebagai lagu abadi – kerap enak didengar sampai kapanpun, terutama oleh pecinta musik di benua Asia.
 
Diketahui Air Supply, merupakan salah satu musisi internasional yang tidak asing lagi di Indonesia,. Penggemar beratnya di kota Bandung kini dapat menyaksikan secara langsung untuk pertama kali. Tepatnya di Bandung mereka akan tampil di Amphiteater Trans Studio Bandung, 7 Desember 2017 Pukul 19.00 WIB. Tajuknya Air Supply Celebration of Love Live in Bandung, dengan promotori Full Color Entertainment. So, what are you waiting for? Bersegeralah, pesan tiketnya sedari awal. (SA)
 
Add a comment

Joggie Natadisastra Jelaskan Ihwal Queen Percussion Ciptaannya

IMG 20171128 WA0073

destinasiaNews -  Queen Percussion adalah nama grup musik perempuan pertama di indonesia. Grup musik ini berasal dari kota Bandung. Kiprahnya, sempat menggemparkan blantika musik perkusi di Tanah Air.
 
Menilik muasalnya, ini terbentuk berkat pengembangan hobi dari musisi jebolan Ozenk Percussion. Jebolan Ozenk Percussion itu, tak lain Joggie Natadisastra yang kerap disapa  Oggie. Diketahui, Oggie kerap memiliki ide dan konsep terbilang unik alias berbeda dari yang lainnya.
 
Ihwalnya, Queen Percussion terbentuk tatkala ada permintaan khusus produser program musik dari SCTV. Tepatnya, melalui Kang Ozenk yang kerap tampil di SCTV dengan grupnya  Ozenk Percussion, Oggie diminta mengisi mata acara  INBOX (SCTV).
 IMG 20171128 223832
Selanjutnya Oggie sejak 2012 mengisi opening music performance pada mata acara INBOX. Pengembangan Oggie, berlanjut , melahirkan konsep grup musik perkusi yang semua personalnya, perempuan. Mereka ini terdiri atas Septy Lucciani Lubis (Iank), Alya Puspasari (Alya), Tiwi Usiana (Tiwie), Irma Damayanti (Irma), dan Windy Rolesya (Windy). Windy adalah drummer dari Grup Band SAMANTHA. Inilah cikal bakal group Queen Percussion..
 
Konsep utama Queen Percussion memadukan gaya pukulan perkusi dengan koreografi tubuh yang indah, Oggie pun semakin bersemangat, ia munculkan aksen-aksen pukulan perkusi energik dan stylish. Makin kukuhlah, Oggie menamakan grup music ini Queen Percussion yang tak lain berarti ratu perkusi! Harapan Oggie kala itu – karyanya diterima masyarakat  luas.  .
 
Selaku pendiri tunggal serta pemilik grup musik perkusi ini, Oggie kerap menegaskan :”Queen Percussion hanya satu brand, tidak ada lagi nama Queen Percussion lainnya, selain yang saya rintis. Soal ini pernah saya paparkan saat press conference yang ditayangankan pada program musik INBOX SCTV bulan Mei 2012.”
 
Pendiri Tunggal
 IMG 20171128 WA0075
Terkait bila dewasa ini ada pihak selain Oggie yang mengikuti konsep group musik  Queen Percussion:”Silahkan saja, itu sah-sah saja tidak ada yang melarang. Namun kalau ada yang mengatasnamakan Queen Percussion, itu sudah menyalahi aturan perundang-undangan hak cipta. Ini bisa dituntut, bukan lagi sebagai plagiat tetapi sudah mengambil alih sebuah brand tanpa sepengetahuan sang pemilik. Kondisi ini bisa saja saya tuntut secara hukum . Memperkuat ini, saya punya bukti profile akurat, Queen Percussion itu sayalah pendiri tunggalnya. Ini meliputi nama brand, ide, konsep dan semua pertunjukannya,” tutur Oggie selaku Manager Queen Percussion di hadapan awak mass media pada Selasa 28 November 2017.
 
Diketahui, masih menurut Oggi yang kerap tampil di program musik INBOX, sang produser pun sangat puas dengan penampilan Queen Percussion. Selanjutnya, group musik ini makin kerap diundang tampil pada banyak event musik festival, sekaligus mengadakan tour musik di 12 Kota besar di Indonesia dengan sebuah perusahaan rokok ternama (GG). Tour musik ini dikelola oleh D-plus (Event Organizer).
 
Dalam beberapa kesempatan tour musiknya Queen Percussion sempat berkolaborasi dengan beberapa grup band ternama di Indonesia seperti, SLANK, GIGI, UNGU, NOAH, WALI dll. Lainnya, pernah berkolaborasi dengan beberapa Disc Jockey (DJ) ternama seperti DJ Jasmine, DJ TABLAA, DJ Renza Moors, dll.
 
“Hingga saat ini Queen Percussion pun kerap tampil di beberapa stasiun TV swasta, event gathering, pensi, club dan acara lainnya,” pungkas  Oggie yang merasa perlu menjelaskan ihwal group musik binaannya. (HS/SA/dtn)
Add a comment

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

IMG 20171018 153101
destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah Bandung Barat, anggota LSM PMPR Indonesia, dan masyarakat, ini merupakan nobar kedua yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia.
 
Film Merah Putih Memanggil yang gencar ditayangkan di bioskop-bioskop di kota Bandung diharapkan mampu menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan anak-anak muda kota Bandung pada khususnya, dan anak muda di seluruh Indonesia, kata Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker.
 
Film Merah Putih Memanggil merupakan film garapan sutradara Mirwan Suwarso dan penulis cerita TB Silalahi yang menceritakan pembebasan sandera oleh pasukan TNI.
IMG 20171018 153147
 
Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab, para pemain lain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, Happy Salma, dan Mentari De Marelle.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara, para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.
IMG 20171018 153201
 
Lanjut Rohimat Joker ketika ditemui seusai acara Nonton Bareng (Nobar) film Merah Putih Memanggil yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia, Selasa, (17/10/2017), di BTC XXI jalan Dr. Djundjunan Bandung.
 
"Tujuan LSM PMPR Indonesia mengadakan acara Nobar film Merah Putih Memanggil adalah untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan anak muda dan di kalangan anggota TNI sendiri, “Film Merah Putih Memanggil diharapkan mampu memberikan spirit bagi anggota TNI,” ujarnya.
 
“LSM PMPR Indonesia menargetkan acara Nobar film Merah Putih Memanggil diikuti 1000 anggota TNI, anggota LSM PMPR Indonesia, dan masyarakat,” ungkap Rohimat Joker, “Acara Nobar kemarin diikuti 150 peserta, hari ini 169 peserta, mudah-mudahan target 1000 penonton tidak ada halangan,” ujarnya.
 
Rohimat Joker mengakui dirinya terharu ketika menonton film Merah Putih Memanggil, “Ya seperti itulah perjuangan Prajurit TNI,” ujarnya.
 
Di akhir paparannya Rohimat Joker mengatakan, pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa untuk sama-sama menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air  “Mari kita bersinergi antara TNI dengan masyarakat, karena TNI bersama rakyat akan membuat Bangsa Indonesia semakin kuat,” ungkapnya.(SA)
 
adv al royale 696x1368
 
Add a comment

Komando... Nobar Seru Film "Merah Putih Memanggil"

IMG 20171012 124254
destinasiaNews – Acara Nonton Bareng (Nobar) Film “Merah Putih Memanggil”, jumat malam, (13/10/2017), di Ciwalk (Cihampelas Walk) XXI jalan Cihampelas Bandung, Ikut hadir pada acara nonton bareng yang diprakarsa LSM PMPR Indonesia dan komsos kreatif tersebut, Mayor Inf Wiwin Agus (Pusdikif) dan Kapt. Inf Sarjono serta jajaran DPP, DPD, DPC dan Distrik LSM PMPR Indonesia.
 
Film “Merah Putih Memanggil” merupakan drama perang yang disutradarai oleh Mirwan Suwarso, sedangkan skenario film ini ditulis oleh TB Silalahi.
 
Para pemain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Aryo Wahab, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, dan Mentari De Marelle.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara.
IMG 20171014 WA0042
 
Para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.
 
Beberapa adegan dipastikan mampu membuat terharu, seperti adegan para tentara yang tidak sempat pamit kepada isteri dan anaknya karena harus segera membebaskan para sandera.
 
Adegan haru lainnya adalah ketika beberapa anggota pasukan harus gugur melawan para teroris yang jumlahnya sangat banyak, dan adegan haru lainnya adalah saat-saat para pahlawan tersebut masuk ke liang lahat dan mendapatkan penghormatan terakhir.
 
Namun ada beberapa adegan yang mampu membuat tertawa, yaitu ketika anggota pasukan gabungan pamit kepada istrinya, dan adegan Kapten Nurmantyo (Maruli Tampubolon) ketika melihat ular besar, bukannya takut, malah ular tersebut dimakan untuk makan malam pasukan.
IMG 20171014 WA0041
 
Tetapi adegan yang paling mengesalkan adalah ketika tokoh yang diperankan Mentari De Marelle terus memaksa pasukan gabungan untuk membebaskan kedua orang tuanya padahal situasi tidak memungkinkan.
 
Seusai pemutaran film, Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker mengaku bangga memiliki TNI. "Kami bangga dengan TNI, ini juga semakin menumbuhkan rasa kecintaan kita kepada NKRI," ujar Rohimat. 
 
"Semoga tayangan film ini dapat ikut menumbuhkan semangat juang kepada generasi muda. Dan dari nonton bareng ini terjalin lebih erat sinergitas antara TNI dan masyarakat," ucap Rohimat.
 
"Bersama Rakyat, TNI lebih kuat, hebat dan profesional diharapkan  seusai menonton Film “Merah Putih Memanggil” dipastikan para penonton akan merasa bangga memiliki TNI dan bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, salam Komando ," pungkas Rohimat Joker.
 
Kegiatan nonton bareng ini juga memberikan image positif kepada masyarakat bahwa pandangan negatif yang selama ini selalu ditudingkan pada kegiatan LSM tidaklah benar. Terbukti dengan pembagian lebih kurang 150 tiket nonton gratis kepada kalangan masyarakat.(SA)
IMG 20171014 WA0043
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

destinasiaNews - Hari ini 24 September 2018, adalah 58 tahun perayaan hari tani di negeri kita. Landasanya,  ini terhitung lahir...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Pengunjung

02549164
Hari ini
Kemarin
3643
5907