Joggie Natadisastra Jelaskan Ihwal Queen Percussion Ciptaannya

IMG 20171128 WA0073

destinasiaNews -  Queen Percussion adalah nama grup musik perempuan pertama di indonesia. Grup musik ini berasal dari kota Bandung. Kiprahnya, sempat menggemparkan blantika musik perkusi di Tanah Air.
 
Menilik muasalnya, ini terbentuk berkat pengembangan hobi dari musisi jebolan Ozenk Percussion. Jebolan Ozenk Percussion itu, tak lain Joggie Natadisastra yang kerap disapa  Oggie. Diketahui, Oggie kerap memiliki ide dan konsep terbilang unik alias berbeda dari yang lainnya.
 
Ihwalnya, Queen Percussion terbentuk tatkala ada permintaan khusus produser program musik dari SCTV. Tepatnya, melalui Kang Ozenk yang kerap tampil di SCTV dengan grupnya  Ozenk Percussion, Oggie diminta mengisi mata acara  INBOX (SCTV).
 IMG 20171128 223832
Selanjutnya Oggie sejak 2012 mengisi opening music performance pada mata acara INBOX. Pengembangan Oggie, berlanjut , melahirkan konsep grup musik perkusi yang semua personalnya, perempuan. Mereka ini terdiri atas Septy Lucciani Lubis (Iank), Alya Puspasari (Alya), Tiwi Usiana (Tiwie), Irma Damayanti (Irma), dan Windy Rolesya (Windy). Windy adalah drummer dari Grup Band SAMANTHA. Inilah cikal bakal group Queen Percussion..
 
Konsep utama Queen Percussion memadukan gaya pukulan perkusi dengan koreografi tubuh yang indah, Oggie pun semakin bersemangat, ia munculkan aksen-aksen pukulan perkusi energik dan stylish. Makin kukuhlah, Oggie menamakan grup music ini Queen Percussion yang tak lain berarti ratu perkusi! Harapan Oggie kala itu – karyanya diterima masyarakat  luas.  .
 
Selaku pendiri tunggal serta pemilik grup musik perkusi ini, Oggie kerap menegaskan :”Queen Percussion hanya satu brand, tidak ada lagi nama Queen Percussion lainnya, selain yang saya rintis. Soal ini pernah saya paparkan saat press conference yang ditayangankan pada program musik INBOX SCTV bulan Mei 2012.”
 
Pendiri Tunggal
 IMG 20171128 WA0075
Terkait bila dewasa ini ada pihak selain Oggie yang mengikuti konsep group musik  Queen Percussion:”Silahkan saja, itu sah-sah saja tidak ada yang melarang. Namun kalau ada yang mengatasnamakan Queen Percussion, itu sudah menyalahi aturan perundang-undangan hak cipta. Ini bisa dituntut, bukan lagi sebagai plagiat tetapi sudah mengambil alih sebuah brand tanpa sepengetahuan sang pemilik. Kondisi ini bisa saja saya tuntut secara hukum . Memperkuat ini, saya punya bukti profile akurat, Queen Percussion itu sayalah pendiri tunggalnya. Ini meliputi nama brand, ide, konsep dan semua pertunjukannya,” tutur Oggie selaku Manager Queen Percussion di hadapan awak mass media pada Selasa 28 November 2017.
 
Diketahui, masih menurut Oggi yang kerap tampil di program musik INBOX, sang produser pun sangat puas dengan penampilan Queen Percussion. Selanjutnya, group musik ini makin kerap diundang tampil pada banyak event musik festival, sekaligus mengadakan tour musik di 12 Kota besar di Indonesia dengan sebuah perusahaan rokok ternama (GG). Tour musik ini dikelola oleh D-plus (Event Organizer).
 
Dalam beberapa kesempatan tour musiknya Queen Percussion sempat berkolaborasi dengan beberapa grup band ternama di Indonesia seperti, SLANK, GIGI, UNGU, NOAH, WALI dll. Lainnya, pernah berkolaborasi dengan beberapa Disc Jockey (DJ) ternama seperti DJ Jasmine, DJ TABLAA, DJ Renza Moors, dll.
 
“Hingga saat ini Queen Percussion pun kerap tampil di beberapa stasiun TV swasta, event gathering, pensi, club dan acara lainnya,” pungkas  Oggie yang merasa perlu menjelaskan ihwal group musik binaannya. (HS/SA/dtn)
Add a comment

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

IMG 20171018 153101
destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah Bandung Barat, anggota LSM PMPR Indonesia, dan masyarakat, ini merupakan nobar kedua yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia.
 
Film Merah Putih Memanggil yang gencar ditayangkan di bioskop-bioskop di kota Bandung diharapkan mampu menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan anak-anak muda kota Bandung pada khususnya, dan anak muda di seluruh Indonesia, kata Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker.
 
Film Merah Putih Memanggil merupakan film garapan sutradara Mirwan Suwarso dan penulis cerita TB Silalahi yang menceritakan pembebasan sandera oleh pasukan TNI.
IMG 20171018 153147
 
Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab, para pemain lain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, Happy Salma, dan Mentari De Marelle.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara, para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.
IMG 20171018 153201
 
Lanjut Rohimat Joker ketika ditemui seusai acara Nonton Bareng (Nobar) film Merah Putih Memanggil yang diprakarsai LSM PMPR Indonesia, Selasa, (17/10/2017), di BTC XXI jalan Dr. Djundjunan Bandung.
 
"Tujuan LSM PMPR Indonesia mengadakan acara Nobar film Merah Putih Memanggil adalah untuk menanamkan dan menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air di kalangan anak muda dan di kalangan anggota TNI sendiri, “Film Merah Putih Memanggil diharapkan mampu memberikan spirit bagi anggota TNI,” ujarnya.
 
“LSM PMPR Indonesia menargetkan acara Nobar film Merah Putih Memanggil diikuti 1000 anggota TNI, anggota LSM PMPR Indonesia, dan masyarakat,” ungkap Rohimat Joker, “Acara Nobar kemarin diikuti 150 peserta, hari ini 169 peserta, mudah-mudahan target 1000 penonton tidak ada halangan,” ujarnya.
 
Rohimat Joker mengakui dirinya terharu ketika menonton film Merah Putih Memanggil, “Ya seperti itulah perjuangan Prajurit TNI,” ujarnya.
 
Di akhir paparannya Rohimat Joker mengatakan, pihaknya mengajak seluruh elemen bangsa untuk sama-sama menumbuhkembangkan rasa cinta terhadap tanah air  “Mari kita bersinergi antara TNI dengan masyarakat, karena TNI bersama rakyat akan membuat Bangsa Indonesia semakin kuat,” ungkapnya.(SA)
 
adv al royale 696x1368
 
Add a comment

Komando... Nobar Seru Film "Merah Putih Memanggil"

IMG 20171012 124254
destinasiaNews – Acara Nonton Bareng (Nobar) Film “Merah Putih Memanggil”, jumat malam, (13/10/2017), di Ciwalk (Cihampelas Walk) XXI jalan Cihampelas Bandung, Ikut hadir pada acara nonton bareng yang diprakarsa LSM PMPR Indonesia dan komsos kreatif tersebut, Mayor Inf Wiwin Agus (Pusdikif) dan Kapt. Inf Sarjono serta jajaran DPP, DPD, DPC dan Distrik LSM PMPR Indonesia.
 
Film “Merah Putih Memanggil” merupakan drama perang yang disutradarai oleh Mirwan Suwarso, sedangkan skenario film ini ditulis oleh TB Silalahi.
 
Para pemain yang terlibat di film “Merah Putih Memanggil” diantaranya, Aryo Wahab, Restu Sinaga, Prisia Nasution, Maruli Tampubolon, dan Mentari De Marelle.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menceritakan tentang pasukan gabungan TNI AD, AL, dan AU yang berusaha membebaskan para sandera yang diculik oleh teroris yang pemimpinnya diperankan oleh Aryo Wahab.
 
Film “Merah Putih Memanggil” menjadi etalase TNI untuk menunjukkan kekuatan persenjataan di darat, laut, dan udara.
IMG 20171014 WA0042
 
Para penonton dapat menyaksikan kecanggihan Pesawat Sukhoi SU-30, KRI Diponegoro, Kapal Selam Nagapasa, serta persenjataan tempur TNI, dan semua senjata yang digunakan di film ini benar-benar asli.
 
Beberapa adegan dipastikan mampu membuat terharu, seperti adegan para tentara yang tidak sempat pamit kepada isteri dan anaknya karena harus segera membebaskan para sandera.
 
Adegan haru lainnya adalah ketika beberapa anggota pasukan harus gugur melawan para teroris yang jumlahnya sangat banyak, dan adegan haru lainnya adalah saat-saat para pahlawan tersebut masuk ke liang lahat dan mendapatkan penghormatan terakhir.
 
Namun ada beberapa adegan yang mampu membuat tertawa, yaitu ketika anggota pasukan gabungan pamit kepada istrinya, dan adegan Kapten Nurmantyo (Maruli Tampubolon) ketika melihat ular besar, bukannya takut, malah ular tersebut dimakan untuk makan malam pasukan.
IMG 20171014 WA0041
 
Tetapi adegan yang paling mengesalkan adalah ketika tokoh yang diperankan Mentari De Marelle terus memaksa pasukan gabungan untuk membebaskan kedua orang tuanya padahal situasi tidak memungkinkan.
 
Seusai pemutaran film, Ketua Umum LSM PMPR Indonesia Rohimat Joker mengaku bangga memiliki TNI. "Kami bangga dengan TNI, ini juga semakin menumbuhkan rasa kecintaan kita kepada NKRI," ujar Rohimat. 
 
"Semoga tayangan film ini dapat ikut menumbuhkan semangat juang kepada generasi muda. Dan dari nonton bareng ini terjalin lebih erat sinergitas antara TNI dan masyarakat," ucap Rohimat.
 
"Bersama Rakyat, TNI lebih kuat, hebat dan profesional diharapkan  seusai menonton Film “Merah Putih Memanggil” dipastikan para penonton akan merasa bangga memiliki TNI dan bangga menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, salam Komando ," pungkas Rohimat Joker.
 
Kegiatan nonton bareng ini juga memberikan image positif kepada masyarakat bahwa pandangan negatif yang selama ini selalu ditudingkan pada kegiatan LSM tidaklah benar. Terbukti dengan pembagian lebih kurang 150 tiket nonton gratis kepada kalangan masyarakat.(SA)
IMG 20171014 WA0043
 
Add a comment

Erlan Effendy “Wachdach Band” - Lega, Orkestrasi Hymne Unpad Terwujud

 IMG 20170927 WA0042
destinasiaNews– Jalan panjang di balik terwujudnya CD Orkestrasi Hymne Unpad (OHU) ternyata tak sesederhana yang kita kira. Adalah Erlan Effendy (59) lulusan Fakultas Pertanian Unpad angkatan ’79, yang katanya “melenceng” berprofesi sebagai vocalis Wachdach Band hingga kini – punya cita-cita luhur nan tinggi nian:”Gimana ya kalau tiap insan Unpad menyanyikan Hymne Unpad diiringi orkestrasi? Bukankah, kala menyanyikan Indonesia Raya, sekarang kerap diiringi orkestrasi karya Adie MS itu?”
 
Nah, itu ternyata ide dasar OHU dua bulan lalu, yang pertama kali digubah oleh Iwan Abdulrachman pada era 1970, dan diresmikan pada tahun 1973. Tujuannya, masih kata Kang Erlan (26/9/2017) sapaan Erlan Effendy yang kini berkiprah sebagai Ketua Bandung Music Council:”Biar meresap sampai ke tulang sumsum isi dan makna hymne Unpad. Mungkin ini satu-satunya universitas di Indonesia yang punya orkestrasi untuk hymne-nya.”
 
Sekarang ini waktu yang tepat, berbarengan dengan dies natalis Unpad ke-60 pada 2017. Ada pentas musik IKA Unpad. Di sini CD itu diserahkan sebagai insert di acara ini, kata Kang Erlan.
 
“Rencananya di Grand Savoy Homan Bandung pada Jumat sore (29/9/2017). Datang ya, biar Anda paham. Tumplek blek, semua kawan seniman dari keluarga besar Unpad mentas di sana,” ujar Kang Erlan dengan nada sedikit mewanti-wanti yang diakhiri dengan gelak tawa seperti biasanya.
IMG 20170927 194559
 
Yang akan mentas di Grand Savoy Homan Bandung itu:”Ya, ini sekaligus CD OHU itu disampaikan buat civitas academica Unpad,” katanya sambil menerangkan yang meramaikan itu – “Java Jive, Wachdach Band, New Friend Band, juga Paduan Suara Mahasiswa Unpad.”     
 
Abah Iwan & Eric Martialis
 
Yang patut jadi pertimbangan dari lancarnya CD OHU ini, menurut Kang Erlan tiada lain berkat kerjasama dari para alumni Unpad yang tersebar di seluruh Indonesia dan mancanegara.  “Salah satu katalisatornya Abah Iwan (70) yang dikenal juga sebagai Iwan Abdulrachman, plus kerja dedikasi dari Bung Eric Martialis. Yang terakhir ini kita tahu sebagai alumni Fakultas Pertanian angkatan ’74 dan Wanadri angkatan ’76 Kabut Singalang”
 
Masih di seputar CD OHU yang menurut banyak kalangan, terutama musisi Tanah Air, sebagai kejutan tersendiri bagi dunia pendidikan tinggi. Kang Erlan selaku Project Officer program in, merasa lega terwujudnya program ini: “Kami berterima kasih ke jajaran personalnya. Mereka itu alumni Unpad dari berbagai angkatan yang sudah manggung di level nasional.”
 
Para ponggawa alias inisiator itu:Rudiantara; Erry Riyana Hardjapamekas;  Group Pencinta Lagu (GPL) Unpad; Eric Martialis (producer); Indra Rivai (music director); Nita Aarsten (arranger); serta orchestra berupa gabungan musisi Jakarta & Bandung; plus penggarapan studio recording yang apik di Jakarta.
 
Rupanya kelegaan Kang Erlan yang prakarsanya didukung mandat dari Ketua IKA Unpad, Hikmat Kurnia tak sampai di sini:”Pokoknya, Anda utamanya yang termasuk bagian dari keluarga besar Unpad, ditunggu kehadirannya pada malam penyerahan CD ini.” (HS/SA/dtn)
 
 
Add a comment

Film Petak Umpet Minako - Permainan Berujung Malapetaka


IMG 20170912 WA0059
destinasiaNews - 'Petak Umpet Minako' film garapan sutradara Billy Christian. Film ini terinspirasi dari urban legend asal Jepang yang bernama Hitori Kakurenbo, atau Hide and Seek Alone.dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai dari tgl 7 September 2017
di kota Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Makassar.
 
Billy selaku sutradara film ini pun menjadi orang yang mendesain sendiri boneka Minako. Menurutnya, film horor harus memiliki ikon hantu yang memorable, unik, dan menarik. Apalagi, ia harus menyamakan desainnya dengan boneka Minako yang asli.
 
Para pemain dalam film ini, Miller Khan, Nicky Tirta, Regina Rengganis, Novinta, Wendy Wilson, Hans Hosman, Ario Astungkoro, Gandhi Fernandez.
 
Inilah kisah sinopsis singkat: ‘Petak Umpet Minako’ berkisah tentang sekumpulan anak muda yang tengah melangsungkan reuni SMA. Saat reuni berlangsung, salah satu anak mengusulkan permainan petak umpet menggunakan bonekaItchimatsu dari Jepang bernama Minako. Permainan petak umpet Minako sendiri berasal dari urban legend Jepang yaitu Hitori Kakurenbo, sebuah permainan petak umpet dengan ritual memanggil arwah dan menggunakan boneka. Suasana ceria reuni SMA penuh persahabatan berubah menjadi pengalaman mengerikan penuh teror akibat permainan petak umpet yang mereka lakoni. Tidak hanya mengancam nyawa, tapi juga menguji kekuatan persahabatan mereka.
 
“Film ini diangkat dari permainan urban Jepang, hitori kakurenbo,” ungkap Herry Chan, salah satu pemeran dalam film Petak Umpet Minako yang memainkan karakter Poltak, saat digelar press
screening di Fifteen Cafe Jl. Sumatera No. 15, Kota Bandung, Jumat (8/9/2017).
 
Sebelum melanjutkan langkah ke Studio Empire XXI, Bandung Indah Plaza untuk nonton bareng, Herry Chan yang datang didampingi oleh aktris cantik Tia Muller, pemeran Happy dalam film tersebut yang berkarakter pecicilan, ceria dan suka nge-bully, mengatakan bahwa dalam film Petak Umpet Minako tersebut horror-nya bukan dari bonekanya saja, tapi juga thriller. “Di film Petak Umpet Minako ada drama, psychology thriller dan horror,” ujar Tia.
 
Sutradara Billy Christian pada penggarapan film ini memilih beberapa lokasi shooting yang dikenal angker, diantaranya di bangunan tua daerah Senen, Jakarta. “Hans Hosman yang memerankan Kaisar bahkan sempat terkunci di salah satu ruangan yang dipakai untuk wardrobe, dan sinyal hape hilang,” jelas Herry Chan saat menceritakan keanehan disaat shooting. “Termasuk ada foto yang masuk ke WAG yang isinya ada sosok seperti penampakan,” papar Herry.
 
Yang beda di film ini, Herry Chan yang biasanya dikesempatan lain berperan humoris, di film Petak Umpet Minako ini justru memainkan peran yang “serius”, dan berakhir menjadi Penjaga, mirip zombie. “Saya menikmati peran di film ini, setelah melewati proses casting yang ketat,” jelas Herry.
 
Seperti halnya di film horror barat seperti The Conjuring 2 yang menampilkan sosok Valak, di
Petak Umpet Minako boneka berhantu, pemeran hantu Minako di film ini (Cindy Valery) tidak akan
kita lihat wajahnya selama dalam film, karena memakai topeng yang diserupakan boneka Minako.
 
Pesan yang ingin disampaikan dalam film ini, adalah tentang persahabatan yang bisa terpecah dikarenakan egoisme masing-masing individu yang muncul. Dan peran yang dimainkan oleh Nicky Tirta (Randy) yang bikin geregetan. Karena seakan 180% berubah menjadi antagonis, pendendam dan jahat.
 
Film yang berdurasi sekitar 90 menit tersebut menawarkan sajian ketegangan semenjak dari awal alur cerita berjalan sampai akhir, dengan potongan-potongan cerita flashback, sehingga penonton tidak bisa langsung menebak dengan mudah alur ceritanya yang kuat, karena akan terselip kejutan-kejutan yang tidak diduga sebelumnya.
 
Petak Umpet Minako, Kisah Persahabatan Berakhir Tragis
 
Awal dari cerita film Petak Umpet Minako dimulai ketika ada kegiatan sekumpulan muda-mudi, semacam reuni kecil dari alumni SMA.
 
Momen reuni membuat pesertanya bergembira karena telah sekian lama tentunya tidak saling berjumpa. Namun ada Vindha (Regina Rengganis), yang ikut hadir dalam acara tersebut dan dulunya sering diolok-olok dan di-bully oleh gank Mami (Natasha Gott) dan Happy (Tia Muller). Sedangkan Gaby (Wendy Wilson) tampak gelisah karena Baron (Miller Khan) kekasihnya belum juga hadir ke acara tersebut dan berulang kali dicoba oleh Gaby untuk meneleponnya. Baron malam hari itu diceritakan masih sibuk
dengan pekerjaannya.
 
Vindha yang malam itu merasa sedang di bully, mengajak teman-temannya kembali ke gedung sekolah dulu mereka kenang, dan usulan Vindha ini disetujui oleh teman-temannya satu alumni. Gaby yang masih menunggu Baron akhirnya memutuskan untuk ikut, dan mengabari Baron untuk menyusul ke sekolah.
 
Sesampainya mereka disekolah, kemudian Vindha mengusulkan permainan petak umpet dengan melibatkan boneka Minako, permainan yang Vindha ketahui kala ia mempunyai kawan di Jepang.
 
Teman-teman Vindha awalnya menganggap usulan aneh dari Vindha ini sebagai lelucon. Tapi akhirnya disepakati oleh Mami dan yang lainnya.
 
Vindha kemudian mengeluarkan boneka Minako, lalu menjelaskan aturan permainannya dan memotong bagian tengah boneka itu dan diisi dengan beras. Vindha selanjutnya meminta sedikit potongan
bagian tubuh seperti kuku atau rambut temannya yang ikut menjadi peserta permainan petak umpet, tapi tiba-tiba Vindha usul menggunakan darah. Dan lagi-lagi usulan ini diterima oleh Mami dan kawan-kawan, walau masih dengan gaya menganggap lelucon permainan petak umpet itu.
 
Tidak lama setelah itu Vindha memulai ritual permainan dan memasukan boneka Minako ke dalam kolam berair diikuti dengan mengucapkan mantera.
 
Alhasil, kejadian teror boneka arwah Petak Umpet Minako di film inipun dimulai. Suasana reuni yang tadinya riang gembira berubah menjadi mencekam, menegangkan dan tragis.
 
Bergenre Survival Horror, Petak Umpet Minako menarik untuk ditonton. Sosok mengerikan bisa kita lihat kala muncul sosok penjaga, selain di adegan psychology thriller yang kental.
 
Atau update terus infonya di social Media Petak Umpet Minako dengan mem-follow Instagram Petak Umpet Minako @puminako.(SA)
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

GWJ Jabar, Sukses Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Margamekar Pangalengan Kab. Bandung

GWJ Jabar, Sukses Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Margamekar Pangalengan Kab. Bandung

destinasiaNews – Nyaris tanpa gembar-gembor sekumpulan relawan yang tergabung pada Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Jawa Barat, menggelar kegiatan layanan Kesehatan...

Queen Percussion Indonesia Asal Jabar Ramaikan ‘2019 Taiwan Lantern Festival’ - Ridwan Kamil, Tergerakkah?

Queen Percussion Indonesia Asal Jabar Ramaikan ‘2019 Taiwan Lantern Festival’ - Ridwan Kamil, Tergerakkah?

destinasiaNews – Satu lagi anak bangsa asal Bandung, Jawa Barat, Joggie Natadisastra (35) yang karib disapa Ogie, mewakili bangsa mentas...

IMA Gelar 'Mining for Life' di Bandung, Eka Santosa: Jangan Korbankan Rakyat

IMA Gelar 'Mining for Life' di Bandung, Eka Santosa: Jangan Korbankan Rakyat

destinasiaNews - Lazimnya sektor pertambangan di Negara kita telah memberi banyak manfaat. Ini bagi kepentingan negara maupun masyarakat, tentunya.. Merunut...

Ini Ujar Emil & Pegiat Lingkungan Hidup Dalam Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum

Ini Ujar Emil & Pegiat Lingkungan Hidup Dalam Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum

destinasiaNews – Bertempat di Graha Mangala Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (15/1/2019) berlangsung rapat evaluasi 1 tahun program Citarum Harum. Hadir dalam kesempatan...

Ada Pesan Mendalam di Film Preman Pensiun tentang Tanggungjawab

Ada Pesan Mendalam di Film Preman Pensiun  tentang Tanggungjawab

destinasiaNews - Pemain Preman Pensiun Serbu Bandung bersama Gubernur Jawabarat dan wakil Walikota Bandung nonton bareng, MNC Pictures menggelar Gala...

Pengunjung

02921535
Hari ini
Kemarin
1428
1261