Dwita Qayyumi, Direksi Lois Jeans “Bandung”: “Datanglah ke Gerai Baru Kami di Mal BIP”

Lois1

destinasiaNews --  “Hadir di Bandung kami cukup lama, wajarlah kali ini membuka suasana baru gerai kami. Semata demi kenyamanan pelanggan,” kalimat ini meluncur spontan dari mulut Dwita Qayyumi. Ia hari itu (23/3/2019) berbicara sebagai pihak yang mewakili Direksi Lois Jeans. Kala itu memang digelar sebuah acara yang penuh keseruan, re-opening showroom Lois Jeans di Mal Bandung lndah Plaza (BIP) di Jl. Merdeka Kota Bandung .

Re-opening showroom Lois Jeans yang dikenal selama ini sebagai brand denim asal negeri Spanyol, tepatnya pada Jumat sore hingga petang itu diusung tajuk ”Lois Artshow”. Maknanya, menurut pihak penyelenggara yang berkolaborasi dengan komunitas Doodle Art Bandung, gerai ini menyuguhkan performa khas – aneka produk Lois Jeans dihias oleh para penggemarnya dengan penuh artistik.

Tak hanya itu, ternyata di acara ini, hadir pula para travel blogger @kopertraveler.iddan @disgiovery. Asal tahu saja, mereka ini para pemenang kontes blogger versi Lois Jeans yang diselenggarakan beberapa waktu lalu.

Yang khas lainnya di acara ini, tampil atraktif empat model professional. Mereka ini dengan gayanya yang menawan nan piawai, memainkan emosi pengunjung BIP memamerkan aneka koleksi teranyar dari Lois Jeans. Bumbu acaranya, peragaan ini bertemakan ‘Ocean Deep”. Barang tentu, nuansanya dominan serba biru dan putih. Sontak, peragaan ini ini pun direview oleh travel blogger @kopertravelerJd dan @disgiovery.

Lois3

“Duh, serasinya para model ini mengenakan busana Lois Jeans,” demikian salah satu celetukan dari pengunjung mal BIP yang mendadak dipenuhi aneka pengunjung – katanya, mereka tertarik karena atraksinya yang memukau.

Usai segmen acara di atas, muncul para peserta Doodle Art Bandung. Mereka dengan bebasnya menggambar doodle yang bertema ”Save Earth”. Mediumnya, di 50 totebag denim yang disediakan Lois Jeans. Yang tak kalah menarik lainnya, khusus hari itu untuk setiap pembelanjaan minimal Rp 500.000, para pembeli bisa mendapatkan satu totebag denim Lois leans.

“Tema Save Earth digelindingkan, sebagai bentuk dukungan Lois Jeans terhadap gerakan ramah lingkungan yang kini menjadi trend dunia,” jelas Dwita yang diamini oleh beberapa staf-nya.

Last but not least, masih kata Dwita, bahwa Lois Jeans melalui media sosial instagram, pun  mengadakan kontes design Artfor Charity (ARTI). Kontes ini bertemakan ‘Think Green” dan hast!  Kelak,  desain pemenangnya akan dtjadikan t-shirt - untuk dijual ke masyarakat.

“Hasil penjualan t-shirt ini, nantinya akan disumbangkan ke yayasan Rumah Harapan Indonesia. Jadi, siapapun  yang punya bakat dibidang desain, jangan lupa ikutan ARTI, hingga akhir Maret 2019,” tambah Dwita yang hingga tanggal penyelenggaraan re-openning sudah terdaftar cukup banyak.

Promo Khusus

Lois2

Sesi lainnya yang cukup menarik, gerai Lois Jeans di Mal BIP juga menyelenggarakan promo khusus selama acara berlangsung. Bagi setiap pembelanjaan bernilai Rp 500.000, konsumen bisa melakukan painting denim di celana atau jaket denim yang dibeli. Lainnya, digelar pula promo Flash Sale t-shirt yang berbandrol Rp 75.000, sedangkan untuk kemeja dibanderol Rp 100.000 untuk setiap potong busana.

“Jangan khawatir, seusai re-openning ini nanti masih akan ada program diskon lainnya yang menarik. Mau lebih jelas seperti apa, bentuknya? Bersegeralah ke gerai kami di Mal BIP,” tutup Dwita sambil meninggalkan senyumnya yang khas. (HS/HRS/dtn)

Add a comment

GWJ Jabar Hadirkan Perias Pengantin Heti Sunaryo, Melatih Santriwati Ponpes Busnatul Wildan, Cileunyi Kab. Bandung

gwj1destinasiaNews – Ada yang tak ‘lazim’ Kamis pagi (8/11/2018) di pondok pesantren (ponpes) Bustanul Wildan yang didirikan oleh KH. Taju’ Subki pada tahun 1949, dan kini punya sedikitnya 500 santri salafi. Tepatnya, ponpes ini berada di Jl. Tanjakansari No. 24 Cileunyi Bandung, Jawa Barat.

Posisinya kini seakan terselip di pinggir jalan arteri yang tampak ‘super’ sibuk – salah satu urat nadi yang menghubungan kota Bandung sebagai ibu kota Jawa Barat dengan wilayah Priangan Timur. Tak heran ponpes yang termasuk heritage ini, seakan masih berdiri di tengah-tengah lokasi yang sedang bergeliat menjadi daerah pure urban, bukan lagi berada di pedesaan (rural). Inilah salah satu keunikan ponpes ini – berada di daerah yang tengah berubah.

“Jalan Cileunyi sekarang jadi satu arah. Kendaraan besar-kecil 24 jam tiada henti melintas. Hati-hati Pak kalau ke sini, sering terjadi kecelakaan,” demikian  sekedar wanti-wanti dari Acep (42), seorang juru parkir dari sebuah mini market yang berada di sekitar Ponpes Bustanul Wildan. Ponpes ini kini dipimpim oleh tokoh kharismatik KH. Agus Mastur Gufron. Alumninya tersebar ke seantero Nusantara, berprofesi dalam banyak kegiatan.

 

Heti Sunaryo -  Inner Beauty

gwj4Gerangannya, apa yang tak ‘lazim’ hari Kamis itu ponpes Bustanul Wildan?

“Lihat saja ke lapangan langsung, saya tak bisa menerangkan apa yang terjadi besok itu? Pokoknya, ada santriwati di sana ...lalu ada pelatihan rias pengantin.” papar Kang Tonton sapaan dari Anton Sartono, Wakil Ketua Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Jabar.

Benar saja seperti diduga, sejumlah santriwati dari ponpes ini, di salah satu ruangan sederhana sedang dilatih secara khusus oleh perias pengantin ‘Sunda’ yang sudah kondang sejak era 1980-an. Tak lain pelatihnya, Heti Sunaryo beserta tim yang telaten. Mereka memberikan pengarahan kepada murid dadakannya yang antusias. Ternyata, mereka rata-rata sedang berkuliah di beberapa perguruan tinggi ternama seperti Universitas Islam Negeri, Unpad, dan lainnya.

“Ini saya bawakan peralatan dasar untuk rias wajah. Setelah membersihkan muka, pakailah bahan-bahan ini dengan memperhatikan petunjuk selanjutnya,” demikian secuplik arahan Heti Sunaryo yang bersuamikan Sunaryo sang seniman patung pemilik Selasar Sunaryo Art Space di Bandung Utara.

Singkat cerita para murid dadakan Heti Sunaryo masing-masing Fitri Nurazizah, Neti Nurhaeti, Nati Nursyahidah Y, Sri Mulyani, Ulfah, Rifa Mariva, Marwah, Rahma, Rovi, Ulum, dan Yunita, selama beberapa waktu dibimbing bagaimana merias pengantin, atau dirinya secara mandiri, dengan bahan dan barang yang ada.

“Kita tidak perlulah menggunakan bahan dan peralatan yang mahal. Intinya, asal penggunaan tepat dan tulus, pasti bisa. Terbukti hari ini, mereka berhasil memunculkan inner beuaty-nya yang selama ini seakan tersembunyi,” ungkapnya dengan menambahkan –“Saya sangat gembira sekali hari ini. Mereka tampak tulus dan hasilnya bisa kita lihat bersama. Mengagumkan ya para belia ini, cantik-cantik?”

Bagi Heti yang punya jadwal ketat menangani klien-nya baik dari dalam maupun luar negeri, hingga harus reservasi ber bulan-bulan sebelumnya, ‘turba’ nya hari itu ke Bustanul Wildan, ”Ini panggilan jiwa semata, sangat senang berbagi ilmu dan keterampilan di ponpes ini,” urainya yang memang menurut referensi dari rekan seprofesinya - kerap ia meluangkan waktu pada setiap bulan Ramdhan merias pengantin massal, termasuk kaum tuna netra di berbagai tempat.     

 

Kata KH. Agus Mastur Gufron

gwj2Tanpa dinyana pimpinan ponpes ini tak berselang lama, sempat hadir sejenak di kelas dadakan rias pengantin ini. KH. Agus Mastur Gufron yang tampak low profile cukup irit  memberi komentar, ”Janten tambih geulis sareng sholehah putri-putri Abah hari ini...?” ujarnya dengan nada lembut yang langsung diapresiasi oleh segenap hadirin di ruang sederhana ini.

Secara terpisah menurut menantu pimpinan ponpes ini, Nurjamil Yoesoef Sunardi yang sehari-hari in charge’ di ponpes ini, terciptanya kelas rias pengantin hari ini merupakan angin segar bagi keluarga besar ponpes ini.

“Keterampilan ini sangatlah dibutuhkan sebagai pelengkap dalam kehidupan berkeluarga sampai kapan pun. Terima kasih atas kepedulian GWJ Jabar membantu siswi pemondok kami,” ungkapnya kepada tim yang terdiri dari ibu-ibu pegiat GWJ,di antaranya Wienny, Maya, Ghina G Dewi, Reni Machdar, Lili Carolina, dan Rinrin.

Selama di lapangan tadi, penulis sempat iseng bertanya, perihal ketidakhadiran salah satu pasangan anggota GWJ Jabar yang terbilang aktif selama ini – Kemana Kang Erlan Effendy dan Ceu Tony Ellen, tak terlihat batang hidungnya?

“Ya, Kang Erlan sedang berada di Bali mengikuti Forum WCCE (World Confrence on Creative Economy) di Bali. Sementara isterinya Ceu Tony itu, sedang sibuk persiapan minggu depan, ada kegiatan GWJ untuk evaluasi pupuk organik di Palabuhanratu, Sukabumi.”

 

Yang Tak ‘Lazim’ itu  

gwj3Kembali ke misi utama pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi GWJ Jabar, menurut Tonton pelatihan merias pengantin ini merupakan salah satu rangkaian dari aneka kegiatan lainnya. Dalam penjelasannya sekitar dua minggu lalu, tim-nya telah melakukan kegiatan pembersihan sampah di beberapa sungai. 

“Kami kerjakan bersama masyarakat untuk hal-hal esensial, yang selama ini ada di depan kita sebagai  problema.Pemanfaatan sampah organik dan non organik di beberapa komunitas, kegiatan olahraga ringan yang melibatkan banyak orang, juga pengembangan ekonomi mikro di pedesaan dan perkotaan. Bagi banyak orang ini sepertinya tak ‘lazim’, sebaliknya bagi kami. Hanya inilah yang bisa kami garap sementara ini, termasuk di ponpes ini,” pungkasnya dengan nada merendah. (HS/SF/dtn)

Add a comment

Azizah D’Nyonyah Tampil Dalam Metamorfashion 2018 Hadirkan Koleksi Nuansa Batik Tulis

IMG 20180507 051804
destinasiaNews - Pada Gelaran acara  fashion yang di selenggarakan oleh Bandung  Fashion Socety dan terkait hal itu agenda ini dengan mengusung tema Metamorfashion 2018 di selenggarakan pada ,Sabtu (6/5/2018) bertempat rooftop Elcavana Hotel jalan Pasirkaliki no 16 - 18 Bandung.
 
Dalam acara tersebut, Bandung  fashion socety turut menampilkan busana  terbaik yang menyimbolkan kearifan lokal yang tertuang dalam sehelai kain batik karya karya Galerry  Azizah D’Nyonyah, yang memukau para tamu undangan.
 
Terbentuk dan terlahir di Bandung sejak tahun 2012. didirikan oleh Azizah Talita Dewi seorang yang lahir dari keluarga yang mengembangkan batik & bordir, menumbuhkan kecintaan dan keinginan untuk melanjutkan warisan leluhur dan melestarikan budaya khususnya seni batik canting hingga terwujud Galeri Batik Azizah D’nyonya.
IMG 20180507 052736 
Di sela acara tersebut Azizah Talita mengatakan,"Saya di undang untuk menjadi salah satu peserta kali ini dan batik Azizah d'nyonyah akan menampilkan secara spesifikasi  yaitu batik tulis karena saya pribadipun akan terus konsisten mengembangkan batik tersebut,"ujarnya.
 
Lanjut Azizah Talita Dewi,"Selain fashion Azizah d'nyonyah  juga ada edukasi batik jadi kita menampilkan karya itu untuk belajar batik kemudian ada juga  edukasi budaya dari mulai tarian, mencanting menulis batik, sampai mengenal tentang produk batik,"pungkasnya.
 
Masih kata Azizah Talita Dewi,"Batik tulis ini, memiliki keunikan tersendiri yakni, meski dibuat oleh orang atau pengrajin yang sama dan dengan motif yang sama, namun hasilnya akan tetap berbeda",ungkapnya.
IMG 20180507 051944 
Bagi Azizah Talita Dewi, batik bukan hanya soal kain. Ini melainkan bentuk penghargaan kepada pengrajin bagaimana mereka membubuhkan motif pada setiap lembaran kain dengan penuh cinta dan kesabaran.
 
Sementara itu, Meli Rahmawati, seorang pemerhati budaya dan penggemar fashion batik yang sengaja datang dari Ciamis ke acara tersebut kepada wartawan mengungkapkan bahwa sajian gelaran fashion seperti ini sangat bagus, “Ini upaya batik untuk mendunia. Dengan harapan, generasi masa kini lebih mencintai produk lokal sebagai khasanah budaya Bangsa Indonesia. Batik menurut saya merupakan salasatu seni yang mencerminkan karakteristik dari bangsa kita,” kata Meli.
IMG 20180507 051650 
Ia berharap dengan aktifitas fashion yang kerap dilaksanakan oleh komunitas atau galeri batik, merupakan kesempatan dan peluang untuk lebih menggaungkan batik Jawa Barat khususnya batik Ciamis. “Batik Ciamis memiliki salasatu kekhasan, diantaranya motif ayam,” ujar Meli.
 
“Gelaran fashion ini ada edukasi pendidikan terutama tentang batik, yang perlu lebih dikembangkan dan digali lagi, agar generasi muda ada rasa memiliki. Saya berharap sentra-sentra batik di Ciamis juga bisa lebih bergeliat, selain untuk melestarikan budaya juga meningkatkan perekonomian daerah dan tentunya pada para pelaku usahanya,” harap Meli. [SA]
 
Add a comment

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

IMG 20171019 135600
 
destinasiaNews - Bandung, 19 Oktober 2017 Industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan menjanjikan, balk bagi para pekerja, pengusaha salon, maupun bagi masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan estimasi terdapat sebanyak 101.100 salon di seluruh Indonesia pada tahun 2016 dan peningkatan sebesar 2 3% setiap tahunnya (Kline 2016). 
 
Sebagai brand professional hairdressing ternama dunia, Matrix Indonesia seiaiu ingin meningkatkan kreativitas serta inovasi darl para hairdressers Indonesiai Melanjuti kesuksesan acara Hairdresser Idol Bandung (HIB) sebelumnya, Matrix kembali mengadakan kompetisi yang serupa. HIB 2017 adalah sebuah ajang adu kreativitas untuk para hairdressers di kota Bandung & sekitarnya, acara ini juga merupakan mini launching untuk tren pewarnaan rambut terkini dari Matrix bernama COLOR MELTING. 
 
Matrix menjadi yang pertama membawa tren COLOR MELTING kepada masyarakat Indonesia, menjadikan tren ini sebagai pilihan warna rambut yang berbeda. COLOR MELTING merupakan teknik pewarnaan rambut yang memadukan tiga warna atau Iebih secara Iembut, natural, dan menyatu sempurna, sehingga menciptakan ‘melted effect’ pada rambut. Teknik ini adalah evolusi dari teknik ombre dan balayage yang dilakukan dengan meniru pola alami warna rambut yang semakin menerang di ujung rambut. Brand General Manager Matrix Indonesia Amanda Indarwulan menjeIaskan, “Teknik COLOR MELTING mengombinasikan warna dan pantulan yang berbeda sehingga menghasilkan gradasi alami pewarnaan pada rambut. Dengan membawa teknik ini ke Indonesia, Matrix berkomitmen untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat memiliki warna rambut yang sesuai dengan tren yang sedang populer saat ini, namun tetap mempertahankan karakter clan kepribadiannya masing-masing.” 
 
Setelah meIewati tahap seleksi seIama sebulan terakhir, akhirnya ditentukan 3 finalis utama untuk ditetapkan menjadi Hairdresser Idol Bandung 2017 oIeh Matrix Indonesia yang pada han’ ini diseIenggarakan di Golden Flower Hotel, Bandung. Ketiga finalis tersebut adalah para hairdressers yang berasal dari Alen Salon, Beng Beng Salon dan Mojang Salon. 
IMG 20171019 140151
“MeIaIui HIB 2017 ini, kami berharap dapat menginspirasi para hairdressers untuk selalu berkreasi dan meningkatkan kreativitas mereka. Karena tidak dapat dipungkiri, bahwa perubahaan tren & perkembangan teknik pewarnaan rambut menuntut para hairdressers untuk selalu belajar & mengembangkan keahlian mereka. Oleh sebab itu, Matrix Indonesia akan selalu mendukung penata rambut Indonesia melalui edukasi dan ajang seperti HIB 2017 ini” ujar Group Product Manager Matrix Indonesia, Feranti Susilowati.(rls/SA)
adv al royale 696x1368
 
Add a comment

Mall OF Indonesia Gelar Malam Pengundian Program Shopping Sensation Periode 2, Th 2017

Mercure Imlek 2017

DestinasiaNews - Pengunjung setia Mall of Indonesia (MOI) akan makin dimanjakan saat berbelanja di MOI melalui program belanja yang dihadirkan oleh Sedayu One yang memiliki berbagai keuntungan bagi pemilik kartu keanggotaan Sedayu One. Dengan terus berkomitmen untuk memanjakan pengunjungnya, MOI menghadirkan program belanja regular yang hadir sebanyak 2 periode tiap tahunnya yang memiliki tema Shopping Sensation 2016. Program belanja ini dapat diikuti dengan cara mengumpulkan kupon undian yang didapatkan dengan cara bertransaksi minimal Rp. 500.000, (Lima Ratus Ribu Rupiah) di seluruh tenant Mall of Indonesia dan pengunjung MOI berkesempatan mendapatkan hadiah yang diundi pada hari Sabtu, 14 Januari 2017 di Lantai 2 Food Park mulai pukul 19.00. 


Beragam hadiah yang dapat dimenangkan oleh pengunjung setia MOI adalah iPhone 65, Paket Liburan ke Jepang dan LED TV 49 inch. Selain itu, hadiah utama yang bisa didapatkan adalah 1 unit Mobil Honda HR-V 1.5L E CVT yang diundi pada Shopping Sensation 2016 Periode 2. 


Mall of Indonesia akan terus menghadirkan inovasi yang menarik dalam event yang dihadirkan dan juga keuntungan serta keistimewaan program belanja untuk para pengunjung setia MOI, salah satunya adalah melalui program undian Shopping Sensation Periode 2 dengan Grand Prize 1 unit mobil Honda HR-V 1.5L E CVT, Jelas Lady Samantha selaku Marketing Communication Manager, Mall of Indonesia.

 
Sedayu One merupakan sebuah program loyalty dari Agung Sedayu Retail Indonesia (ASRI) yang di rancang khusus untuk memberikan keuntungan dan keistimewaan untuk customer di seluruh mall yang tergabung dalam Agung Sedayu Retail Indonesia (ASRI), seperti Mall of Indonesia, Grand Galaxy Park dan PIK Avenue. Dengan memiliki kartu Sedayu One, customer bisa mendapatkan banyak keuntungan seperti collect & redeem point, promo penawaran spesial, program belanja dan program undian berhadiah (lucky draw). 

Cara memiliki kartu Sedayu One sangat mudah yaitu dengan bertransaksi minimal Rp.100.000, (Seratus Ribu Rupiah) di Mall Agung Sedayu Retail Indonesia (ASRI). Customer juga dapat mengunduh aplikasi mobile apps Sedayu One untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai penawaran spesial serta program belanja terkini, papar Lady Samantha. (BS/dtn).

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

DestinasiaNews - Nama Solihin Gautama Purwanegara di Indonesia lebih dikenal dengan nama Solihin GP, seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan...

Toni Toharudin Aplikasikan Program Unggulan 4S Sukses, Andai Terpilih Rektor Unpad – 500 Best World Class Univerversity, Ditangan !

Toni Toharudin Aplikasikan Program Unggulan 4S Sukses, Andai Terpilih Rektor Unpad – 500 Best World Class Univerversity, Ditangan !

destinasiaNews – Bakal calon rektor Unpad 2019 – 2024 Dr. Toni Toharudin kelahiran Tasikmalaya 1 April 1970, yang kini menjabat...

Duet Setya Dharma Pelawi & Eka Santosa: Unpad Butuh Sosok Pimpinan yang Tidak Terkontaminasi  

Duet Setya Dharma Pelawi & Eka Santosa: Unpad Butuh Sosok Pimpinan yang Tidak Terkontaminasi  

destinasiaNews  -  Nyaris lantang seperti ketika mereka masih aktif sebagai aktivis di kampus Unpad pada era 1980-an  Setya Dharma Pelawi...

Wow, Kodam 3 Siliwangi Terkait HUT TNI ke -74, Gelar Perayaan Besar di Bantaran Citarum

Wow, Kodam 3 Siliwangi Terkait HUT TNI ke -74, Gelar Perayaan Besar di Bantaran Citarum

destinasiaNews --  Dalam kaitan persiapan rangkaian HUT TNI ke-74, rencananya digelar pada Sabtu, 21 September 2019. Direncanakan yang akan hadir di...

Yusep Sudrajat  Intensif Sosialisasi Merawat Sungai Citarum di Pangalengan Kab. Bandung

Yusep Sudrajat  Intensif Sosialisasi Merawat Sungai Citarum di Pangalengan Kab. Bandung

destinasiaNews  – Urusan bagaimana mensosialisasikan dan merawat, serta mengembangkan sungai Citarum melalui program Citarum Harum oleh Sektor 21 – 18...

Pengunjung

04064835
Hari ini
Kemarin
1431
4222