Bank Mega Luncurkan Program Diskon Belanja 5% Bagi Pengguna Kartu Debit di Carrefour/Transmart Carrefour.

Bank Mega2

DestinasiaNews.com - Bertempat di Transmart Carrefour Cempaka Putih Jakarta Timur Jumat (30/9) 2016 , Bank Mega bersama manajemen Transmart Carefour meluncurkan program Diskon Belanja 5% dengan Kartu Debit di Carefour/Transmart Carefour.


Program ini merupakan bagian dari sinergi dengan Transmart Carrefour dan Carrefour yang merupakan unit usaha ritel di bawah CT Corp dan memberikan keuntungan sepanjang masa yang dinikmati oleh penabung Bank Mega.Sinergi dengan unit usaha ritel di bawah CT Corp, khususnya Transmart Carrefour dan Carrefour menjadi keunggulan Bank Mega dalam memberikan benefit kepada para nasabah.


Menurut Diza Larentie Direktur Funding & network PT Bank Mega, bahwa pemberian diskon belanja ini merupakan tindak lanjut dari berbagai pelayanan nasabah Bank Mega, seperti pemberian vocher belanja maupun undian hadiah Motor dan Mobil, Setiap Minggu.


Pemberian diskon ini tidak ada batasan jumlah dan waktu, dan pembayaran di semua kasir, bahkan jika ada diskon barang-barang promo, saat pembayaran akan ditambah lagi diskon 5%, sehingga akan membantu penabung Bank Mega, sehingga diharapkan dapat meningkatkan jumlah penabung di Bank Mega, paparnya

Bank Mega 1
Program ini juga sebagai dukungan program pemerintah untuk belanja non tunai, serta menciptakan cashless society  ?   tambahnya.


Hal yang sama juga diungkapkan Chief Commercial officer PT Trans Retail Indonesia, Bouzeneth Benaudo, bahwa mulai hari ini program diskon 5% bagi pemilik Debit Bank Mega bisa berbelanja di 92 toko Carefour di seluruh Indonesia, kami berharap sinergi ini bisa memberikan nilai tambah dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pelanggan setia kami, yang pada akhirnya juga dapat meningkat daya beli masyarakat Indonesia .  Transmart Carrefour dan Carrefour akan selalu memberikan pelayanan yang terbaik termasuk juga dengan memberikan banyak sekali program promo yang dapat dimanfaatkan oleh konsumen, seperti harga termurah dari 800 produk setiap harinya yang dapat ditemukan di toko selain program menarik lainnya diskon dan harga khusus di akhir minggu, ujar Benaouda.


Program diskon ini berlaku untuk semua kartu debit Bank Mega di seluruh oulet Transmart Carrefour dan Carrefour dan tidak ada minimal perbelanjaan serta berlaku untuk semua produk termasuk produk promo, kecuali telur curah, susu bayi berumur di bawah 1 tahun, roko, pulsa telpon dan gadget (laptop/handphone). (BS/dtn)

Add a comment

Meeta Fauzan, Desainer Handal Busana Muslim Ekslusif

meeta1

Destinasianews - Tren busana muslim kini menjadi sorotan para hijabers khususnya di Indonesia. Busana muslim yang dulu terkesan tua kini punya tren tersendiri di dunia fashion. Mulai dari busana muslim yang diproduksi secara massal hingga butik-butik yang memproduksi produk order by request.

 

Salah satu butik busana muslim yang ada di Bandung adalah milik fashion desainer, Meeta Fauzan. Butik yang dinamai sesuai nama pemiliknya ini menyediakan aneka produk pakaian jadi muslim.

 

Di era 1994, Meeta merintis usahanya dengan memperkerjakan seorang penjahit dikediaman orang tuanya. Ketertarikannya pada dunia fashion membuat sarjana ekonomi ini antusias mendalami fashion secara otodidak, sebatas mengamati perkembangannya.

 

“Dulu saya bangun usaha untuk mendesain baju-baju biasa yang dikenakan orang ke kampus, ke pesta, atau sekadar jalan-jalan. Belakangan sekitar empat tahun bergelut dibusana sehari-hari. Setelah pulang menunaikan ibadah haji ditahun 2003, barulah kepikir  menyesuaikan dengan busana yang saya kenakan.” ujar perempuan enerjik yang tampil dalam balutan busana muslim ini.

 

Bagi perempuan kelahiran 9 Maret 1969 ini, merintis usaha di bidang fashion tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tak hanya lihai memproduksi, Meeta juga harus bisa memprediksi karakter dan kemauan pelanggan. Salah satu trobosannya adalah dengan mengikuti bazaar atau pameran di beberapa event di Bandung.

meeta2

Tak hanya giat inovasi, upaya memprediksi kemauan dan faham karakter pelanggan menjadi rahasia  Butik busana muslim  Meeta Fauzan terus berkembang ke mancanegara. Keaktifannya di Ikatan Perancang Busana Muslim (IPBM) Jawa Barat,  membuka kesempatan untuk melebarkan sayap, baik dari sisi produksi maupun pasar. Terbukti, karyanya bisa melanglang buana ke Turkey, Perth Australia, hingga Vienna dan Praha. Semua dijajaki, untuk memperkenalkan karyanya ke level yang lebih tinggi, agar busana Muslim tidak hanya bertumpu di Bandung.

 

“Alhamdulilah, terjun ke dunia fashion itu harus kreatif, berani menyodorkan sesuatu yang baru agar apa yang kita tawarkan tidak monoton dan mengikuti selera pasar.  Sejauh ini, saya cukup berbangga sudah berani  mempertontonkan hasil kreasi sendiri melalui event pergelaran busana hingga ke mancanegara,” paparnya.

 

Pelanggan di butik Meeta Fauzan kebanyakan dewasa muda atau ibu-ibu. Meeta memfokuskan target marketnya untuk usia 30 tahun ke atas. Warna-warna baju muslim yang ada di butiknya cukup beragam. Modelnya pun selalu up to date mengikuti tren fashion busana muslim setiap tahunnya. Hampir semua pakaian yang ada di butiknya didesain sendiri, sehingga butik ini bisa dibilang cukup eksklusif. Karena satu desain paling banyak hanya diproduksi maksimal lima item saja.

 

Tak hanya itu, dalam produksi Meeta mengutamakan cutting, bahan, dan warna. Akan terlihat dari penerapan bahan yang digunakan dan system cutting yang berbeda sendiri. Baginya, yang terpenting, misi yang diemban adalah busana muslim yang tidak ribet, sehingga bisa dikenakan oleh siapapun dan dalam berbagai kesempatan (ready to wear). 

 

Sampai saat ini, Meeta sudah membuka dua line. Selain Butik Meeta Fauzan juga punya Butik Amira. Meeta mengakui, kemajuan media sosial memudahkan pemasaran karyanya hingga kerap di-endorse untuk berbagai acara fashion show baik di wilayah Jabar maupun di luar negeri. 

 

“Kemajuan medsos menjadi upaya untuk melebarkan sayap dan memenuhi permintaan dari manapun. Mudah - mudahan kedepannya saya tetap bisa tertantang untuk selalu membuat garis fashion yang up to date, bisa menginspirasi para pelaku usaha lokal tentunya dengan dukungan pemerintah dan saling bersinergi antara pelaku wirausaha di Indonesia,” pungkasnya. (Reg/dtn - reposting)

Add a comment

Aneka Inovasi Wawan Muliawan Wiradibrata Kreator dbaggers, Tas Sepeda Multi Fungsi

wawan1

DestinasiaNews – Siapa nyana Wawan Muliawan Wiradibrata (59), pensiunan karyawan PT. Telkom, dalam dua tahun terakhir tekun membuat produk tas sepeda multi fungsi dengan merek unik dbaggers. Ternyata, punya segudang obsesi. “Ingin ada kaum muda yang dampingi saya. Seraplah ilmu dan keterampilan saya, silahkan hubungi saya. Saya butuh penerus …”, demikian ujarnya Ia menjelaskan salah satu kiat kinerjanya memuaskan pelanggannya -  tak begitu ber-profit oriented.

Kali lain pria yang sosoknya tampak segar untuk usianya yang lebih dari setengah abad – karena amat rajin bersepeda, selain kerap berpikiran open minded. Dalam hal mengulik task has dbaggers, Ia berprinsip: “Bahannya harus terpilih, konsekuensinya jadi terbatas, atau limited edition. Sedikitnya, wajib bersyaratkan water repellent juga water proof beneran. Biar pemakai puas, saya pun amat puas saja …”.

Sebutlah sapaan akrabnya sebagai Kang Wawan, sang innovator lulusan Universitas Pasundan jurusan Teknik Industri era 1980-an, telah memulai karirnya di bidang pengolahan data di Puslahta Pemprov Jawa Barat (1978 – 1987), selanjutnya berkarir di berbagai perusahan swasta (1987 – 1991), terakhir sebagai karyawan PT Telkom (1991 – 2013). “Sejak kecil saya tak pernah diam, membuat karya apa. Hasilnya, saya berikan buat rekan-rekan. Kini keterusan selalu ingin berkarya”, paparnya sambil menunjukkan “inovasinya yang tertunda dikembangkan” - sand moving picture yang dirintis sejak 1987 hingga 2013.

Destiners, berbincang dengan Kang Wawan, sumpah deh – aslina, sungguh mengasyikkan. Betapa tidak, selain produk tas-nya yang bermutu tinggi, makanya banyak dipesan orang. Soal harga, amatlah sepadan dan terjangkau – kisarannya Rp. 200 ribu  - Rp. 325 ribu. “Sistem penjualan selain melalui internet, juga di car free day di Bandung. Mujurnya, sudah mulai dipesan langsung kini oleh orang Malaysia”, jelas suami dari Nurul Dwiyani yang berputra-putrikan Adhiguna Ilyasa, Maulidya Azhani, dan si bungsu Gibran Mahardika.

Mesin Pencacah

wawan3Menurut Abah Landoeng (91) salah satu sahabatnya yang juga penggila sepeda, ketika ditemui sedang berkunjung ke kediaman Kang wawan di Jl. Kempo No 11 Bandung yang juga sebagai workshop dbaggers: “Saya kenal lama dengan pasangan ini. Kebetulan isterinya murid saya dulu di SMP pada tahun 1976. Kang Wawan saya kenal dulu sebagai pembuat mesin pencacah sampah. Kata Abah mesin ini fenomenal, efisien dan praktis. Sayang, karya ini miskin apresiasi dari para pembuat keputusan terutama di pemerintahan. Padahal soal sampah di perkotaan sarat masalah, kan?!”.

Kembali ke soal tas sepeda yang multi fungsi buatan Kang Wawan yang hanya dibantu salah satu karyawannya, menurut Heri salah satu staf pemasarannya:”Tiap digelar aneka barang tas dbaggers, penggemar sepeda dan tas masa kini banyak yang menyenanginya. Katanya, bahannya bagus, juga trendy modelnya, banyak pilihannya. Harganya tak mahal. Jauhlah dengan produk pabrikan atau buatan luar negeri, ini kelebihannya”.

“Nah, Anda dengar sendiri, kan? Staf saya ini, Heri selalu memberi masukan apa yang disukai para pemakai dbaggers. Dari sinilah saya dapat masukan, dengan  pelanggan pun terjalinlah komunikasi”, jelas Kang wawan yang juga meproduksi perangkat kursi untuk para pemancing dengan konstruksi dan bahan yang lebih baik – “Kursi pancing buatan luar negeri selain mahal, terkadang konstuksinya kurang cocok dengan kondisi tubuh dan alam kita”.

Sand Moving Picture

Nah, destiners sepintas berkenalan dengan Kang Wawan yang suka motekar alias ngoprek berkreativitas sejak masa kecilnya, ketika ditanya bagaimana dengan nasib inovasi sand moving picture yang rasanya belum ada di Indonesia? “Benar, karya ini lama saya tunda, padahal risetnya cukup lama. Baru-baru ini sudah banyak yang berminat memasarkannya. Ini diminati sebagai alat terapi, selain kaya unsur estetiknya. Di luar negeri produk ini berharga puluhan dollar. Yang ini kreasi sendiri, tentu dengan harga yang terkangkaulah, kalau dipasarkan nanti”.

wawan2

Perkara kreasi sand moving picture, patutlah dijelaskan sekilas. Barang ini merupakan sebilah kaca ukuran tebal 3 mm dengan dimensi panjang - lebar  20 X  15 Cm. Uniknya, kaca berisi cairan khusus bermuatan aneka pasir alami dari pelosok Nusantara. Bila digerakkan, Ia akan membuat “lukisan” tersendiri. “Nah, lukisan alami ini bisa kita tafsirkan sesuai daya fantasi dan keinginan kita. Katanya, ini sebagai terapi bagi siapa pun. Lukisan ini seperti hidup, ya penggeraknya gravitasi itu sendiri”, urai Kang Wawan masih disela-sela memperlihatkan aneka model tas dbaggers yang sebentar lagi akan membuka gerai di kota Bandung.

“Satu saja keinginan saya di masa pensiun ini, selain butuh pendamping untuk menampung ide-ide saya, juga ingin mengajar …”, demikian pungkasnya yang workshop-nya sudah beberapa kali dijadikan sebagai tempat praktik kerja  beberapa mahasiswa - “Alhamdulillah beberapa mahasiswa yang berpraktik di workshop yang sederhana ini memperoleh nilai A di kampusnya. Ini menyenangkan bagi saya”.

Pamungkas, sekilas dengan Kang Wawan as creator and innovator dbaggers yang serba tas multi fungsi di sepeda kita utamanya, plus mesin pencacah sampah, dan sand moving picture yang fenomenal itu, semoga menginspirasi bagi kita semua. Salam Inovasi ! (HS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

destinasiaNews - Sudah dua pekan berlalu Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) paket Paslon EMAS (Elin - Maman) blusukan,...

Maman Cawabup KBB no 1 Tatap Muka Bersama Warga Desa Kertajaya

Maman Cawabup KBB no 1 Tatap Muka Bersama Warga Desa Kertajaya

destinasiaNews - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Maman S Sunjaya yang saat ini sebagai Bakal Calon Wakil...

The Boxes Tempat “Hang Out”di Bandung ala Agnez Mo...

The Boxes Tempat “Hang Out”di Bandung ala Agnez Mo...

  destinasiaNerws – Kota Bandung yang akrab dengan julukan Paris van Java atau kota Paris yang ada di Pulau Jawa...

Maman Cawabup nomor 1 Blusukan Sapa Warga Dan Pengurus PDIP

Maman Cawabup nomor 1  Blusukan Sapa Warga Dan Pengurus PDIP

destinasiaNews - Calon wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) nomor urut 1 Maman S Sunjaya  mengajak warga KBB khususnya Cimerang ...

Di Balik Nobar Undian Nomor Urut Partai Jelang Pemilu 2019 - Berkarya Beroleh Angka 7 James Bond !

Di Balik Nobar Undian Nomor Urut Partai Jelang Pemilu 2019 - Berkarya Beroleh Angka 7 James Bond !

destinasiaNews – Nonton bareng alias nobar yang berlangsung Minggu (18/2/2018) malam di  Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir...

Pengunjung

01843170
Hari ini
Kemarin
993
1317