Abah Landoeng, Tjatatan Sana-sini (1) HUT RI ke-71 Bersepeda dari Bandung ke Gunung Rinjani, NTB Lombok, Bersama Komunitas RAN

altss1DestinasiaNews Pria gaek penuh enerji berusia 90 tahun kelahiran 11 Juli 1926, Abah Landoeng atawa si “Oemar Bakri”, predikat khas pemberian muridnya di SMPN 5 Bandung 1970-an, penyanyi balada sohor di negeri ini Iwan Fals, kembali bikin ulah. Kali ini ulahnya bukan sembarang ulah – Bersepeda-ria dari KM 0 Kota Bandung ke Gunung Rinjani di pulau Lombok! Hayoh, yang muda-muda sanggupkah mengikuti jejaknya?

“Perjalanannya dijadwalkan 35 hari. Targetnya, mengibarkan bendera merah-putih di sekitar Rinjani. Sepanjang jalan mengenalkan budaya Jawa Barat, dan progres pembangunan kota Bandung di bawah pimpinan Walikota Ridwan Kamil”, urai Abah Landoeng dengan semangat joang ‘45 tinggi.

Tjatatan (sana-sininya ?), kali ini (1/8/2016) Abah Landoeng hanya mengantar sampai area Nagreg Kabupaten Bandung. Praktis, Ia hanya mengiringi 4 anggota komunitas Rajawali Adventure No Limit (RAN). “Abah mah hanya memotivasi saja bagi yang muda-muda. Kalau bisa mah yang muda dan masih bugar itu sambil main Pokemon Go, bersepeda keliling Nusantara atau dunia, malah. Jangan hanya di seputar Bandung saja …”, begitu ujarnya sambil tersenyum.

altss2Empat anggota pesepeda dari komunitas RAN itu, yang kelahirannya diinisiasi Abah Landoeng sejak era 2010-an, terdiri atas pasutri Setyo Hadi (49) - Tuti (47), lainnya Imas Sumirat (31), dan Ridwan Fadillah (22). “Selama ini kami dalam setiap kegiatan selalu mandiri. Berkegiatan tanpa sponsor – self standing-lah ”, kata Setyo Hadi ketika DestinasiaNews hubungi per telepon pada 4 Agustus 2016.

Katanya, mereka kala itu sudah tiba di Karanganyar, Gombong (Jateng), esoknya akan ke Kebumen, Purworejo, Wates, dan Yogyakarta. “Di Yogya kami akan menginap semalam”.

Mengantar …

altss4Ulah Abah Landoeng yang terbilang “luar biasa” untuk pria seusianya, untuk event kali ini Ia hanya mengantar sampai Nagreg, mengapa? Tidak seperti dahulu misalnya 1994 – 1997 bersepeda keliling Nusantara, berlanjut ke Timur Tengah melalui Abu Dhaby, Riyadh, Mekkah, dan langsung naik haji – meraih predikat khusus dari media di Timur Tengah dengan sebutan bicycle hajj (Haji sepeda !).

Tjatatan lainnya, pada 2002 bergowes-ria ke Tanah rencong Aceh kala bencana tsunami 2004 melanda. Kisah menarik, tak banyak orang tahu, selama di Aceh - secara rahasia Ia pernah dibawa terbang khusus dengan helikopter Chinook, berlabuh di kapal induk Abraham Lincoln yang lego jangkar di Samudera Hindia. “Tiga hari di USS Abraham Lincoln. Salah satu rekomendasinya dari Brigjen Suroyo Gino (Wapangkoops pada era 2004 - Red.). Membantu tugas kemanusiaan di atas kapal yang sangat besar dan canggih ini”, sambil memperlihatkan salah satu tetinggalnya – sebuah jaket US Army hadiah dari seorang prajurit AS yang disembuhkannya.  

altss3Di kapal induk ini Abah Landoeng berkiprah disela-sela membantu sekitar 6.500-an korban tsunami Aceh. Keakhliannya, berupa paduan metoda trauma healing modern dengan yang khas tradisi Indonesia – sempat dipraktikkan mengobati dua ratusan prajurit US Army koban perang Irak.”Alhamdulillah, tentara Amerika itu sangat menghargainya. Abah mah hanya perantara saja, yang menyembuhkan itu Yang Maha Kuasa …”.  

Usai membantu korban tsunami Aceh 2004 – 2006, kakek yang bandel dan kerap bersemangat tinggi pada missi kemanusiaan, sempat bersepeda ke Sabang Km 0. Petualangannya, berlanjut ke Meubaloh, Sibolga, pulau Nias, dan Sumatera Barat. Hebatnya dari sini langsung “kakek yang tak pernah diam” ini ngibrit bersepeda mendatangi korban erupsi gunung Merapi (Jateng), berlanjut hingga ke Bantul, dan Parang Tritis.

Tsunami Pangandaran

Tatkala pulang ke Bandung, Ia dihadang bencana tsunami Pangandaran (17/7/2006). “Langsung saja Abah bersepeda ke Pangandaran. Pokoknya, selama badan sehat, dimana ada bencana, Abah siap menolong …”.

Walhasil, hingga kini, tak putus membantu berbagai bencana alam yang terjadi di Jawa Barat (banjir, longsor). Terakhir yang cukup fenomenal Ia membantu tim SAR kala pesawat Sukhoi Superjet 100 jatuh di puncak Gunung Salak (10/5/2012), dan kapal AURI yang jatuh kala survey fotogarfi, masih di Gunung Salak, Bogor. “Kisah Abah di Gunung Salak, entah mengapa banyak dimuat sama adik-adik wartawan. Padahal Abah mah, tak mau ditulis macam-macam lah. Abah mah orang biasa saja …”.

Stop press, pertanyaan mengganjal – Mengapa Abah kali ini menyambut HUT RI ke-71, tak ikut serta-merta bersama komunitas RAN bersepeda ke Gunung Rinjani?

Ternyata, jawabannya cukup singkat dan diplomatis –“Sekarang Abah mah waktunya terbatas. Setiap minggu, ada saja yang memanggil Abah untuk ini dan itu”. Tatkala didesak apa yang dimaksud ini dan itu, itu? “Ya, nanti saja lain kali Abah ungkapkan secara terbuka. Tak ada yang Abah tutup-tutupi, semua transparan Abah mah sejak dulu-dulu juga”, pungkasnya sambil menunjukkan dokumentasi poster dari sahabatnya selebriti Dewi Sandra.

Sememangnyah, ada hubungan khusus apa, antara Abah Landoeng dengan Dewi Sandra? - Bersambung Bung ! (HS/SA/dtn)

 

Baca juga :

Abah Landoeng, Tjatatan Sana-sini (2) Bersama Dewi Sandra


emgz2

Artikel lain...

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI   destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban...

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Untuk kali pertama, Crown Group meluncurkan proyek terbarunya di Indonesia lebih awal dibandingkan negara lainnya. destinasianews -  Pertama dalam sejarah...

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

destinasianews – Sudah hampir enam bulan lamanya Hurubatu Grill Garden – The Papandayan Hotel terpaksa tutup mengikuti anjuran pemerintah sejak merebaknya...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

Pengunjung

05666785
Hari ini
Kemarin
3706
3995