Kebiasaan Tidur Dengan Lampu Menyala Justru Bisa Memicu Kanker.

IMG 20180402 WA0116
destinasiaNews - Seperti dilansir Womansday, paparan lampu dapat menekan produksi hormon melatonin yang dapat menyebabkan masalah seperti obesitas hingga kanker payudara. Berikut bahaya tidur dengan lampu menyala untuk kesehatan.
 
1. Obesitas
Penelitian di American Journal of Epidemiology dari Universitas Oxford menemukan bahwa, wanita yang tidur di kamar dengan lampu menyala cenderung memiliki body mass index (BMI) lebih tinggi dan ukuran pinggang lebih besar dibandingkan wanita yang tidur di kamar gelap. Cahaya yang terang juga bisa menekan hormon tidur yaitu melatonin yang memengaruhi pola makan dan metabolisme tubuh.
 
2. Insomnia
Paparan cahaya lampu saat tidur akan menekan hormon melatonin sehingga membuat seseorang tidak merasakan kantuk. Akibatnya, kualitas tidur akan menurun sehingga mengalami insomnia.
 
3. Diabetes tipe 2
Paparan cahaya terang selama empat jam sebelum tidur pada penderita diabetes bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Ini dipicu karena paparan cahaya mengganggu hormon melatonin yang berpengaruh pada glukosa dan leptin yang bertugas mengatur glukosa serta nafsu makan.
 
4. Meningkatkan tekanan darah
Paparan cahaya secara terus menerus dapat merangsang sistem saraf yang mempengaruhi tekanan darah. Akibatnya, mereka yang tidur dengan lampu menyala cenderung memiliki tekanan darah yang lebih tinggi.
 
5. Kanker payudara
Penelitian yang dilakukan oleh International Journal of Health Geographic menunjukkan bahwa wanita yang kerap terpapar cahaya lampu, berisiko tinggi mengalami kanker payudara. Hal ini dipicu paparan cahaya membuat hormon melatonin dan estrogen naik sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan tumor.
 
Terkait ini ketua lembaga konsultan Kanker Indonesia (LKKI), Rismaya menyebut,  beberapa spesies tanaman juga dapat bermanfaat mencegah kanker “Berfungsi preventif, pencegahan , meningkatkan daya tahan tubuh seseorang terhadap kanker. Tumbuhan Curcuma zedoaria atau temu putih, Thyponium flagrliforme  (keladi tikus), Andrographis paniculata atau  sambiloto, Curcuma longa  kita kenal dengan kunyit, Merremia mammosae  atau Bidara upas, Gynura procumbens  atau sambung nyawa dan Curcuma mangga atau kunyit putih  jika diracik benar ini sangat bermanfaat mencegah perkembangan sel kanker dalam tubuh, “ kata pria yang aktif memberikan informasi mengenai bahanya kanker dan tumor ini pada senin, 8 April 2018 di Bandung.
 
Lembaga pegiat anti kanker ini juga menyebut kini dipasaran banyak sekali beredar herbal yang mengklaim dapat mencegah kanker “tapi kalau kami merekomendasikan Zerif. Herbal ini sudah melalui uji lab oleh laboratorium yang sudah terakreditasi, terdaftar di BPPOM dan diracik dengan pas. Selain itu sudah digunakan ribuan konsumen,” ujarnya.[rls]


emgz2

Artikel lain...

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence  Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

destinasiaNews – Untuk kesekian kalinya Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), kembali menggelar Konferensi Internasional ‘ICAI 2018 - International Conference of Aquaculture...

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

destinasiaNews - Usai pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 27/6/2018 lalu, Tim Peneliti dari Pusat Studi Politik...

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

destinasiaNews – Sebuah perusahaan terkemuka dari Australia, yang memiliki se-gudang pengalaman dan penghargaan yaitu Crown Group Holdings (Crown Group), merupakan...

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

destinasiaNews – Destiners, khususnya bagi yang tinggal di daerah Sukabumi – Jawa Barat, apalagi yang mengaku Tuna Lovers, sudahkah mencoba...

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

destinasiaNews – Berlokasi di Kawasn Ekowisata dan Budaya Alam Santosa tepatnya di Pasir Impun, Cimenyan Kabupaten Bandung, ngaring (berkumpul) sejumlah...

Pengunjung

02260089
Hari ini
Kemarin
2920
3401