Atlet Disabilitas Gugat NPC Indonesia ke PN Bandung – Tak Sudi Bonus Prestasi Dipotong 25%

IMG 20180417 WA0138
destinasiaNews – Babak baru perjuangan para atlet disabilitas yang tergabung pada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Jawa Barat. Kali ini, medannya berbeda bukan di lapangan olah raga. Galibnya, ada 6 penggugat yang telah beroleh bonus di ajang Peparnas XV/2016 DI Jawa Barat, akumulasinya setelah dipotong pajak Rp. 1.700.100.000,- (satu milyar tujuh ratus juta seratus ribu rupiah).   
 
 “Karir jadi mentok, dengan status juara nasional, tak bisa ikut ajang Asean Paralimpik 2017 di Malaysia dan Asian Paralimpik 2018 di Indonesia,” kata Farid Surdin (27) atlet atletik penyandang low vision, yang diucapkan di halaman PN Bandung (17/4/2018).
 
Hari itu Farid dan rekannya diantar pengacara Kamaludin, SH dari LBH Galuh Pakuan Padjadjaran, yang juga ditemani rekannya aktivis Andri Perkasa Kantaprawira.
 
Menurut Kamaludin, hari itu mereka mengantar para atlet ini untuk mengajukan gugatan melalui PN Bandung, sambil memperlihatkan surat penerimaan bernomor 185/PDT G/2018/PN Bdg Tanggal 17-04-2018.
 
Dalam gugatan ini para tergugat, turut tergugat I,II, dan III adalah organisasi National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di tingkat Pusat (Nasional), Provinsi, Kabupaten dan  Kota sebagai wadah keolahragaan para disabilitas Indonesia yang bersifat independen.
 
Lainnya, tercantum dalam gugatan yang dilayangkan ke PN Bandung, pada Jumat 2 Februari 2018 di Kantor Tergugat I di GOR Pajajaran kota Bandung, para penggugat melakukan klarifikasi terkait persoalan ‘tidak memasukkan atau memanggil’ para penggugat untuk ikut ajang olahraga tingkat Asean Paralimpik 2017 di Malaysia.
 
“Ini berimbas pada seleksi atlet di Solo untuk ajang Asian Paralimpik 2018 di negara kita. Penyebabnya, karena kami tidak menyetor kontribusi 25% dari bonus raihan medali ajang Perpanas XV 2016,” lanjut Farid sambil menambahkan –“Kalau hanya 5% boleh lah, bisa memahami. Tak sudi bonus prestasi dipotong 25%. Heran, Ketum dan Sekertaris dari kantor ini turut hadir, diduga tahu persoalan ini.”
 
Kala ditanya kepada pengacara kapan kira-kira ajuannya akan disidangkan? “Kemungkinan dalam waktu dua minggu ke depan. Kita tunggu sajalah. Tujuannya, agar persoalan ini menjadi jelas. Para pihak yang diduga terlibat, biarlah pengadilan yang memanggilnya.
 
Pada pihak lain Eka Santosa Ketua KONI Jabar 2002 -2006 kala diminta komentarnya:”Miris mengetahui permasalahan ini. Semoga saja dengan masuknya ke pengadilan, tentu dengan resiko bagi para penggugat yang memiliki keterbatasan, persoalan ini menjadi terang benderang. Terpenting, keadilan itu bisa ditegakkan.” (HS)       
 


emgz2

Artikel lain...

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI   destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban...

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Untuk kali pertama, Crown Group meluncurkan proyek terbarunya di Indonesia lebih awal dibandingkan negara lainnya. destinasianews -  Pertama dalam sejarah...

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

destinasianews – Sudah hampir enam bulan lamanya Hurubatu Grill Garden – The Papandayan Hotel terpaksa tutup mengikuti anjuran pemerintah sejak merebaknya...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

Pengunjung

05664846
Hari ini
Kemarin
1767
3995