Tim Tenis UPI Libas Tim Tenis ITB pada Pertandingan Tenis Persahabatan

Itb Upi

destinasiaNews -  Sebanyak 42 petenis meramaikan pertandingan tenis persahabatan antara Tim Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan Tim Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Mereka adalah petenis non-profesional yang berasal dari perkumpulan tenis ITB yang di komandani Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan (WRURK), Prof. Dr. Wawan Gunawan Abdul Kadir, MS., dan perkumpulan tenis UPI di komandani Prof. Dr. H. Adang Suherman, MA., Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK). Namun diantara tim tenis dari ITB, terselip nama petenis legendaris nasional yaitu Atet Wijono, turut meriahkan tenis persahabatan yang digelar selama satu hari ini, berlangsung di Sarana Olah Raga (Saraga) ITB, Jalan Tamansari Kota Bandung, Minggu pagi, 3/2/2019.

Dalam kata sambutannya Prof. Dr. Wawan Gunawan Abdul Kadir, MS., yang juga Ketua terpilih Persatuan Tenis Lapangan (Pelti) Pengprov Jawa Barat masa bakti 2019-2023, menyampaikan bahwa turnamen ini digelar untuk mempererat dan menjalin silaturahmi kedua perguruan tinggi.

“Dengan bermain tenis bersama, tentu persahabatan akan terjalin lebih akrab dan santai,” ujar Wawan panggilan akrab Prof. Dr. Wawan Gunawan Abdul Kadir, MS, dengan gestur senyumnya yang khas menyapa Tim tamu dari UPI.

“Bukan kalah menang, tapi rasa kekeluargaan dan menambah “baraya” (saudara, red), itu tujuan yang penting dalam kegiatan ini,” jelas Wawan

“Ini mah bermain tenis ATUM /Ameng Tambi Urat Murungkut (bermain dari pada urat parises, red), “celetuk salah satu petenis.

Itb Upi2

Hal ini pun di apresiasi baik oleh Tim tamu tenis dari UPI yang diwakili Prof. Dr. H. Adang Suherman, MA., atas undangan ITB untuk bermain tenis bersama. “Semoga saja momentum ini menjadikan landasan bersinergi dalam berbagai bidang lainnya,” katanya.

Rupanya para petenis sudah ingin segera bertanding, acara ritual seremonipun ditutup dengan do’a. Namun diakhir do’a ada koreksi dari pihak tim UPI, pasalnya ada hal yang tidak lazim. “Rasanya baru saya dengar, diakhir do’a ditepuki tangan....hehe,”! ujar Prof. Adang (guyon).

Pertandingan dibagi dua kelompok yaitu kelompok petenis veteran di lapang tenis A-B, diikuti 13 pasang dan kelompok mahasiswa di lapang tenis C-D, yang lokasinya sedikit berjauhan dari langan tenis A-B, terhalang dua lapangan basket, diikuti 8 pasang.

Diawali dengan memainkan pasangan dua komandan yaitu pasangan Wawan/Didi (ITB) vs Adang/Bambang (UPI) di lapang tenis A, pertandingan berjalan dengan seru dan riuh ramai disertai standing applause dari rekan-rekannya yang menyaksikan, ketika ada pukulan yang memenangkan poin. Poin demi poin saling kejar mengejar, akhirnya pasangan Adang/Bambang menyudahi permainan dengan skor 6-3 untuk keunggulan tim UPI.

Kemudian di lapang tenis B pasangan Harry/A Korda (ITB) vs Ahman/Yadi, permainan lebih seru lagi, saling susul-menyusul hingga terjadi 5-5 dan ditutup dengan skor 5-7 untuk keunggulan pasangan Ahman/Yadi (UPI).

Itb Upi3

Keperkasaan tim UPI sulit dibendung pada 4 pasangan pertama yang dipertandingkan, yang dimenangkan tim UPI, poin 4-0, lalu pada pertandingan ke 5 dimenangkan tim ITB, poin 4-1. Kemudian di pertandingan ke 6 sampai 8, ketiganya dibabad tim UPI, pundi-pundi poin tim UPI masih mendominasi dan bertambah menjadi 7-1.

Nah pada pertandingan ke 9 hingga 11, tim ITB mulai bangkit, tiga poin disikat habis tim ITB, poin berubah menjadi 7-4. Pada pertandingan ke12, memainkan petenis legendaris nasional yaitu, Atet Wijono berpasangan dengan Didi (ITB) vs Bambang/Adang (UPI). Permainan cantik sang legendaris, sangat menghibur penonton yang menyaksikannya, sisa-sisa kejayaannya masih nampak di usianya yang sudah menginjak kepala enam (68), ia masih dapat menunjukan permainan yang ciamik. Namun, tim UPI masih kokoh dalam peraihan poin dan pertandingan ke 12 pun dimenangkan tim UPI dengan skor 6-3 dan poin bertambah menjadi 8-4.

Pada pertandingan penutup, ke 13, pasangan Rahman/Fred (ITB) vs Ika/Toni (UPI), diakhiri dengan kemenangan tim ITB dengan skor 7-5.

Dari 13 pasangan veteran yang dimainkan, tim UPI memenangkan 8 pasangan sementara untuk tim mahasiswa, dari 8 pasangan yang dimainkan tim UPI memenangkan 6 pasangan.

Seluruh rangkaian pertandingan yang dimulai sejak pukul 07:30 hingga 12:00 WIB ini, berjalan dengan mulus, lancar dan sukses, seluruh petenis berbaur saling tegur sapa dan bahagia.

Itb Upi4

Ini daftar pasangan petenis veteran : 1. Wawan/Didi -ITB vs Adang/Bambang –UPI (3-6); 2. Harry/A Korda -ITB vs Ahman/Yadi-UPI (5-7); 3. Dida/Dewo-ITB vs Amang/Harisman-UPI (3-6); 4. Fred/Deni-ITB vs Odih/Indra-UPI (5-7); 5. Arifin/Deyu-ITB vs Toni/Yasraf-UPI (6-2); 6. Taufik/Amor-ITB vs Ika/Ihkwan-UPI (5-7); 7. Yani/Syahrul-ITB vs Yadi/Adang-UPI (3-6); 8. Rahman/Jaswin-ITB vs Ahman/Toni-UPI (3-6); 9. Wawan/A Korda-ITB vs Odih/Indra-UPI (6-3); 10. Icak/Chandra-ITB vs Amang/Rendi-UPI (6-4); 11. Deyu/Adi L-ITB vs Yasraf/Mufti-UPI (6-1); 12. Atet/Didi-ITB vs Bambang/Adang-UPI (3-6); 13. Rahman/Fred-ITB vs Ika/Toni UPI (7-5). Tim petenis mahasiswa, ITB : Fajar, Arthur, Reliya, Tio, Arvin; UPI : Riyaldi, Ihwan, Rendi, Rijki, Ikbal, Gilang, Artanto.

Ada hal yang unik dalam pertandingan persahabatan ini, diantara rekan-rekan mereka ada yang memainkan uku-lele (gitar kecil) sambil bernyanyi pula, sementara rekannya sedang berjuang dalam permainan tenis, namun mereka tidak merasa terganggu, bahkan terlihat senang seperti ada penyemangat, luar biasa, salut !

Selain itu tuan rumah ITB menyajikan aneka hidangan makanan dan minuman untuk disantap sambil beramah tamah antar sesama petenis.

Usai pertandingan persahabatan berlangsung, sang Ketua Pelti Pengprov Jabar terpilih, untuk masa bakti 2019-2023, pemilik nama lengkap Prof. Dr. Wawan Gunawan Abdul Kadir, MS.,(Wawan), mengatakan bahwa dalam upaya memajukan tenis di tanah air Indonesia, khususnya di Jawa Barat, dalam waktu dekat, tepatnya Maret 2019, dirinya akan menggelar pertandingan tenis junior kelompok umur (KU) tingkat nasional, yang rencananya akan dilaksanakan selama 7 hari, bertempat di lapangan tenis UPI Jalan Dr. Setiabudi Kota Bandung. “Mohon do’a dan dukungannya saja, semoga rencana ini berjalan lancar dan sukses,” pungkas Wawan sekaligus menutup pertandingan tenis persahabatan. (HRS/dtn).

 


emgz2

Artikel lain...

“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

DestinasiaNews - Nama Solihin Gautama Purwanegara di Indonesia lebih dikenal dengan nama Solihin GP, seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan...

Toni Toharudin Aplikasikan Program Unggulan 4S Sukses, Andai Terpilih Rektor Unpad – 500 Best World Class Univerversity, Ditangan !

Toni Toharudin Aplikasikan Program Unggulan 4S Sukses, Andai Terpilih Rektor Unpad – 500 Best World Class Univerversity, Ditangan !

destinasiaNews – Bakal calon rektor Unpad 2019 – 2024 Dr. Toni Toharudin kelahiran Tasikmalaya 1 April 1970, yang kini menjabat...

Duet Setya Dharma Pelawi & Eka Santosa: Unpad Butuh Sosok Pimpinan yang Tidak Terkontaminasi  

Duet Setya Dharma Pelawi & Eka Santosa: Unpad Butuh Sosok Pimpinan yang Tidak Terkontaminasi  

destinasiaNews  -  Nyaris lantang seperti ketika mereka masih aktif sebagai aktivis di kampus Unpad pada era 1980-an  Setya Dharma Pelawi...

Wow, Kodam 3 Siliwangi Terkait HUT TNI ke -74, Gelar Perayaan Besar di Bantaran Citarum

Wow, Kodam 3 Siliwangi Terkait HUT TNI ke -74, Gelar Perayaan Besar di Bantaran Citarum

destinasiaNews --  Dalam kaitan persiapan rangkaian HUT TNI ke-74, rencananya digelar pada Sabtu, 21 September 2019. Direncanakan yang akan hadir di...

Yusep Sudrajat  Intensif Sosialisasi Merawat Sungai Citarum di Pangalengan Kab. Bandung

Yusep Sudrajat  Intensif Sosialisasi Merawat Sungai Citarum di Pangalengan Kab. Bandung

destinasiaNews  – Urusan bagaimana mensosialisasikan dan merawat, serta mengembangkan sungai Citarum melalui program Citarum Harum oleh Sektor 21 – 18...

Pengunjung

04063237
Hari ini
Kemarin
4055
4538