Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

wwswws2DestinasiaNewsHi Destiners, ada rahasia baru dari Wardah untuk kulitmu!

Kali ini, Wardah meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Wardah White Secret Pure Treatment Essence dimana merupakan bagian dari Wardah White Secret Series yang dipersembahkan bagi perempuan Indonesia.

Lalu, apa rahasia produk ini? Seperti dijelaskan oleh Rifina Afandi, Brand Manager Wardah di sela acara peluncuran, produk inovasi terbaru dari Wardah Skin Innovation ditujukan untuk membantu mencerahkan kulit wajahmu yang memudar akibat terpapar polusi dan cuaca. Bahan-bahan aktif di produk baru ini juga  membantu menghidrasi kulit wajahmu agar terjaga kelembapannya sehingga siap menerima nutrisi dari perawatan kulit selanjutnya.

Selain itu, Wardah White Secret Pure Treatment Essence diformulasikan dengan Puressential Skin Solution yang mengandung Edelweiss Extract untuk membantu memancarkan cahaya cerah kulitmu. Dimana, Edelweiss (Leontopodium alpidum) ini  adalah bunga yang mampu tumbuh pada ketinggian 3.000 m di atas permukaan laut meskipun menantang radiasi UV tinggi dan kondisi cuaca ekstrim. Bunga ini dikultivasi berkesinambungan, organik dan memerhatikan sistem fair trade, kemudian diesktrak secara seksama.

Ada juga kandungan lain yang terdapat dalam profuk baru ini, yaitu Silver Vine Extract, Niacinamide, dan Skin Awakening System untuk menjaga kulitmu tetap lembap terhidrasi dan terlihat lebih cerah bercahaya.It’s so gorgeous right, Destiners?

Perawatan Menyeluruh untuk Kulit Cerah Bercahaya

wws3Untuk mendapatkan kulit wajah yang sehat dan cerah bercahaya, Wardah mengajak perempuan Indonesia mulai melakukan perawatan kulit secara rutin dengan langkah-langkah yang tepat. Jika kulitmu berada dalam kondisi optimal, maka penyerapan nutrisi, termasuk bahan aktif pencerah dalam produk-produk Wardah White Secret Series, juga akan berlangsung dengan optimal.

Langkah-langkah perawatan kulit wajahmu yang paling mendasar dan tidak boleh terlewatkan adalah pembersihan, pemberian nutrisi dan kelembapan, kemudian diakhiri dengan perlindungan. Setelah langkah pembersihan, pastikan kulit wajahmu dalam kondisi lembap terlebih dahulu agar kulit siap menerima dan menyerap nutrisi dari produk-produk perawatan yang selanjutnya dengan baik. Di sinilah Wardah White Secret Pure Treatment Essence berperan untuk membantu kulitmu mendapatkan kembali kelembapannya.

Seperti yang dipaparkan oleh Raline Shah, Brand Ambassador Wardah, sebagai pengguna Wardah White Secret Series, dirinya sangat bersemangat saat Wardah meluncurkan inovasi produk ini. Selain mendapat manfaat dari bahan-bahan aktifnya yang membantu kulit wajahnya jadi cerah bercahaya, kulit juga menjadi lebih lembap sehingga siap untuk mendapat manfaat maksimal dari produk perawatan Wardah White Secret selanjutnya.

So Destiners, are you next?

(SF/dtn)

Add a comment

Gerakan Hejo & Darma Usada Netra, Gelar Operasi Mata Katarak Gratis di Palabuhanratu Sukabumi


IMG 20170909 WA0033
destinasiaNews – Kamaludin (65), Ibu Iya (65), yang diantar Neng Lina (31) asal Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu Kab. Sukabumi, hari Sabtu (9/9/2017) di Balai Kesehatan Mata Usada Netra di Cikakak Palabuhanratu, mengantre dengan sabar saat bhakti sosial operasi mata katarak. “Duh,senengnya ikut antre hari ini. Cukup bawa SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu), bisa operasi gratis. Kalau bayar mah duh, bisa jutaan,” kata Ibu Iya dengan nada sedikit memelas namun tampak sumringah.
 IMG 20170909 WA0056
 
Antrian peserta lainnya ada puluhan dari berbagai daerah seperti Bayah di Provinsi Banten, Kabupaten Cianjur, dan Kecamatan Cibadak. “Saya mah nginep dulu di kerabat di Cikakak. Cukup SKTM, sukses operasi penglihatan bisa jelas lagi. Mau lihat cucu. Seperti apa ya mereka?” tutur Kauri (75) asal Bayah dengan suara pelan. Hari itu Kauri datang diantar isterinya Komsyiah (50).
 
Menurut Herlan yang bertugas sebagai Refraksionis Optisien di Balai Kesehatan Mata Usada Netra, kegiatan ini diinisiasi oleh Gerakan Hejo, PERDAMI (Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia), IROPIN Sukabumi, Balai Kesehatan Mata Usada Netra selaku tuan rumah yang dipimpin dr. Vidyapati W Mangunkusumo.
 IMG 20170910 064021
“Sampai siang ini terdaftar sekitar 75 orang untuk diperiksa, 19 orang di antaranya hasil skrining oleh Gerakan Hejo dan DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) Hari Nelayan ke-57, tepatnya 13 April 2017.”
 
Toni Ellen selaku perwakilan dari Gerakan Hejo yang didampingi rekannya Yan Bastian, hadir pada pagi hari itu di Cikakak, menyatakan rasa syukur peserta operasi mata katarak yang dilakukannya beberapa bulan lalu, ditindaklanjuti dengan baik oleh Balai Kesehatan Mata Usada Netra.
 
“Kemungkinan bulan depan kegiatan sejenis, bekerjasama dengan donatur lain akan dilakukan lagi. Setidaknya pada World Sight Day 2017. Ini jatuh pada 12 Oktober. Langkah ini sedang kami persiapkan.” [HS/SA/dtn]   
 
Add a comment

Teten Masduki Jenguk Solihin GP di Cisitu – Jaga NKRI & Pancasila  

IMG 20170620 223042
destinasiaNews – Kediaman sesepuh Jabar Solihin GP, Gubernur Jabar 1970 – 1975 yang juga Sekertaris Pengendalian Operasioal Pebangunan 1977-1992, di Cisitu Indah Kota Bandung hari, Selasa sore (20/6/2017), bersuasana lain. Pasalnya tanpa banyak yang mengetahui atau nyaris diam-diam Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Teten Masduki, mengunjungi Mang Ihin sapaan akrab Solihin GP. “Saya baru bisa berkunjung hari ini. Saat bertemu tadi, cukup banyak pesan penting untuk kami. Intinya, ia berpesan sangatlah penting menjaga NKRI dan Pancasila,” papar Teten yang dalam kunjungan ini ia dampingi istrinya.
 
Teten mengatakan ini beberapa saat setelah ia keluar dari pintu rumah kediaman Solihin GP. Kala itu Teten diantar isteri Mang Ihin Maryam Harmain, serta Yani SGP putri ke-2 Mang Ihin. Tampak pada iringan ini ada penjenguk lain, Yena Iskandar beserta suaminya, Budi Arisandi. Yang terakhir ini Yena dikenal sebagai putri almarhum Nanang Iskandar Ma’some -  pengusaha sukses Jawa Barat.
IMG 20170620 163116 681x511
“Sebelumnya kami sudah berkomunikasi dengan Kang Teten melalui Kang Eka Santosa, untuk bertemu di sini. Kebetulan, saya dan suami punya kesempatan hari ini. Selepas beliau dirawat di RS Advent,” kata Yena yang merasakan suasana khusus pada kunjungan kali ini –“Terharu sekaligus teringat, akan perjuangan ayah (Nanang Iskandar Ma’some) bersama Mang Ihin, selalu memikirkan dan beraktivitas meningkatkan kesejahteraan warga Jabar.”
 
Pesan Presiden Jokowi
 
Masih di kediaman Mang Ihin, Teten pada kunjungannya yang dimulai sejak pukul 15.30 WIB selama kurang lebih 30 menit, menyempatkan diri melayani wawancara bersama awak media.
 
Menurut Teten, pertemuan khusus kali ini dengan Mang Ihin yang juga didampingi rekannya di DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) Prof. Dr. Mubiar Purwasasmita, berdiskusi secara mendasar tentang kondisi regional Jabar dan nasional.”Secara khusus beliau menitipkan, untuk menjaga kondusivitas NKRI dan Pancasila. Penting pula menghindarkan tumbuhnya fenomena intoleransi, dan radikalisme. Disinggung juga, soal pentingnya menjaga kondisi lingkungan di Jabar seperti biasanya.”
 
Terkait fenomena ribuan para Bidan Desa dan THL –TBPP (Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian), yang selama ini menuntut diangkat sebagai PNS, menurutnya hal ini menjadi bidang perhatiannya. “Diakui, selama ini ada gambaran keliru tentang status PNS. Ini berkaitan dengan status pensiun mereka, kelak. Padahal, mereka sama-sama sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara),” begitu ujarnya sambil menambahkan –“Bagi para Bidan Desa dan Penyuluh Pertanian yang usianya kurang dari 35 tahun, sebagian besar sudah diakomodir. Yang di atas usia 35 tahun, sedang dicari rumusannya.”
 
Di akhir paparannya itu, Teten sempat mengungkapkan keprihatinannya dari banyak pimpinan daerah yang selalu menjanjikan mengangkat pegawai dalam kampanye kepemilihannya.”Bila hal ini berlanjut, bisa-bisa APBN dan APBD hanya habis untuk mendanai mereka (pegawai). Ini harus segera diakhiri,” ujarnya sambil menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo – “Tadi saya sampaikan ke Mang Ihin salam dari Pak Presiden yang memang belum sempat berkunjung ke sini. Beliau menaruh hormat tinggi terhadap Mang Ihin, sebagai tokoh Jawa Barat dan nasional.”
 
Secara terpisah, Eka Santosa Ketua Umum Gerakan Hejo yang turut mengatur kunjungan ini, yang juga dikenal sebagai rekan seiring Mang Ihin dalam perjuangan memulihkan kondisi lingkungan hidup di Jawa Barat, dalam 10 tahun terakhir: “Semoga saja Pak Jokowi pun berkenan meluangkan waktu berkunjung, seperti yang dilakukan Wapres Jusuf Kalla ketika masih drawat di RS Advent.” (HS/SA)   
 
Add a comment

Deklarasi Forkom Imunisasi Jawa Barat Untuk Wujudkan Generasi Emas

 1 Forkom Imunisasi Jawar 2017 1024x509
destinasiaNews- Asisten Pemerintahan & Kesejahteraan Rakyat Daerah  Provinsi Jawa Barat (ASDA 1), Koesmayadi Tatang Padmadinata secara resmi membuka acara “Deklarasi, Lounching Logo dan Seminar Forum Komunikasi Imunisasi Tingkat Provinsi Jawa Barat 2017" yang dilaksanakan di Hotel Harris,jl. Cieumbeulit no. 50-58 . Bandung.
 
Acara deklarasi, lounching logo dan seminar Forum Komunikasi Imunisasi (Forkom Imunisasi) Jawa Barat ini dihadiri oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,  Ketua MUI Provinsi Jawa Barat,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Semua Pengurus Forum Komunikasi Imunisasi Jawa Barat, Tim PKK,  Muslimat NU, Aisyah, Perdhaki, CSO / Organisasi masyarakat dan Perwakilan dari 31 kabupaten /Kota di Wilayah Provinsi Jawa Barat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran dan media.
 
Dalam sambutan sekaligus laporan, Ketua Forkom Imunisasi Jawa Barat Ella M Girikomala menyampaikan,"Berawal dari perkembangan hasil imunisasi di Jawa Barat sudah mencakup 93%, akan tetapi ditingkat bawah masih belum merata sehingga dibutuhkan peningkatan. Dengan terbentuknya Forkom Imunisasi Jawa Barat yakni sebuah wadah untuk berkomunukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat tentang pentingnya arti imunisasi kepada masyarakat dan pentingnya memberikan imunisasi kepada putra-putinya dengan tujuan untuk membantu pemerintah dan seluruh masyarakat agar bisa tercapai cakupan imunisasi di jabar secara khusus dengan cara menjalin komunikasi, mengembangkan informasi, mengembangkan program imunisasi, menyebarluaskan informasi melalui media dan memperkuat komunikasi". 
 
"Organisasi ini sudah terbentuk 2 tahun yang lalu tapi mengalami revitalisasi oleh Kemenkes pada tanggal 5 Juni 2017 hingga sekarang ini dideklarasikan sikap Forkom Imunisasi Jawa Barat yang bertujuan diantaranya ingin membantu dan mengupayakan sosialisasi pentingnya memberikan imunisasi kepada anak demi tercapainya generasi emas jawa barat", terang Ella. 
 
Pada masyarakat, lanjut Ella, pemahaman tentang imunisasi dimasyarakat ada yang berbeda bahkan menolak karena isu negatif dan belum paham, belum sepaham bahwa pentingnya arti dan manfaat imunisasi. Adanya kesepahaman pada masyarakan merupakan tantangan bagi Forkom untuk mengupayakan.
 
Sementara pada sesi seminar, narasumber dari Kementrian Kesehatan, yakni Kepala Seksi Advokasi Direktorat Kesehatan, dr. Muhani,Skm,M.Kes mengatakan bahwa Pemerintah  wajib melindungi anak termasuk didalamnya kesehatan. Salah satu diantaranya dengan Imunisasi berdasarkan  UU 23/Tahun 2002 dan cara pemberian imunisasi itu harus diawasi oleh Pemerintah dan masyarakat, maka dari itu imunisasi merupakan tanggung jawab bersama. Jawa Barat merupakan pilot project diantara tiga provinsi lain yakni Sulawesi Selatan dan Sumatera Barat.
 
Pada narasumber lain, Rachmat Syafei Ketua Majelis Ulama Indonesia Jawa Barat, memberikan penjelasan tentang imunisasi menurut pandangan Agama Islam berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Hal tersebut untuk menepis keraguaan tentang imunisasi sehingga MUI mengeluarkan mengeluarkan Fatwa bahwa Imunisasi itu ”HALAL” dan Hukumya wajib dengan ihktiar tujuan untuk menjaga kesehatan.
 
Sedangkan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Barat, Rodman Tarigan mengatakan bahwa kewajiban negara adalah melindungi anak, salah satunya adalah wajib memberikan imunisasi untuk anak. Dengan tujuan Eradikasi Penyakit (final goal) menjadi bebas penyakit.  Salah satunya penyakit yang dapat terjadi pada anak, seperti difteri yang bisa menyebabkan kematian karena gagal pernafasan dapat dicegah dengan memberi imunisasi lengkap.
 
Pada akhir paparannya, Rodman menyimpulkan bahwa anak yang diimunisasi disertai gizi yang baik dan pola asuh yang baik akan tumbuh dan berkembang menjadi individu yang sehat. Untuk itu dibutuhkan cakupan yang lebih luas coveragenya. Sehingga diharapkan Forkom Imunisasi Jawa Barat dapat melaksanakan tugasnya sesuai tujuan Forkom Imunisasi menciptakan generasi emas dapat tercapai, sepenuhnya didukung oleh IDAI.
 
Dalam kata sambutannya, Kadis Kesehatan Jawa Barat, Dodo Suhendar mengatakan bahwa untuk daerah yang terpencil seperti Jawa Barat bagian Selatan akan di prioritaskan dalam pemberian imunisasi, bahkan kalau diperlukan jemput bola ke lokasi walaupun infrastruktur tidak mendukung bahkan sulit dijangkau tetap akan kita salurkan cakupan imunisasi sampai ke Anak-anak Pedesaan. Maka dari itu dibutuhkan partisipasi dan peran serta seluruh elemen yang ada dimasyarakat untuk mensukseskannya,”kata Dodo.
 
Imunisasi merupakan investasi yang hemat, terhindar dari penyakit (karena bersifat preventif bukan kuratif) dan mendukung tumbuh kembang anak. Imunisasi memberikan hasil yang besar dengan investasi yang kecil.(HS)
 
Add a comment

Gerakan Hejo & Polres Sukabumi gelar Pengobatan Mata Katarak Gratis di Palabuhanratu

katarak1destinasiaNews  – Sekaitan syukuran nelayan Pantai Palabuhanratu ke-57 Tahun 2017, Gerakan Hejo bekerja sama dengan Kepolisian Resor Sukabumi,  yang didukung Hotel Bunga Ayu Resort, menggelar pengobatan mata gratis. Hari Rabu, 13 April 2017, tampak di loby Hotel Bunga Ayu di jantung Palabuhanratu, antusias lebih dari seratus warga sekitar Pelabuanratu rela antre, mendaftarkan diri mendapatkan pengobatan mata gratis.

 

“Saya mau melihat lagi dengan lebih jelas. Seperti dulu lah …”, ujar Mak Iyoh (55) warga Kampung Citarik Rt 03/04. Mak Iyoh, hanyalah salah satu dari 160 peserta pengobatan mata gratis, yang ditangani tim medis RS Mata Cicendo (Bandung), dan Dokpol Polres Sukabumi, serta klinik Cikakak Palabuhanratu.

 

Toni Ellen selaku pemilik Hotel Bunga Ayu Resort, yang juga anggota Gerakan Hejo di DPP Jawa Barat, selaku pemerakarsa kegiatan ini yang dibantu Yani Solihin GP, “Untuk hari Nelayan ke- 57, baru ini yang bisa kami lakukan. Luar biasanya, peserta tadinya hanya untuk 80 orang. Namun terdaftar ada 160 orang”, begitu ujarnya disela ikut mengatur puluhan pasien yang diperiksa oleh dr. Nuraida dan dr Reanggi Marendra dari RS Mata Cicendo.

 

“Terpikir oleh kami untuk melakukan kegiatan sejenis di masa mendatang. Apalagi khusus operasi katarak, tergantung hasil skrining saat ini. Jadi operasinya akan dilakukan kelak,” tambah Toni Ellen yang terlihat “pak pik pek” bergerak lincah selama kegiatan berlangsung.

 

Katarak, Cukup Mahal

katarak2Perihal, mengapa skrining mata untuk operasi katarak ini penting? Menurut Bambang P Nugroho dari DPKLTS (Dewan Pemerhati Lingkungan dan Kehutanan Tatar Sunda) yang turut membidani kegiatan bakti sosial ini: Bagi warga kebanyakan, operasi katarak ini masih dianggap cukup mahal. Bayangkan saja, minimal Rp. 8 juta ongkosnya. Karenanya, kegiatan ini amat penting bagi warga Palabuhanratu, khususnya.”

 

Secara terpisah, Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo yang memonitor kegiatan ini dari kesibukannya sehari-hari di kota Bandung, ”Salut saya ucapkan untuk inisiatif ini. Prosesnya terbilang cepat, nyatanya bisa sukses.”

 

Lebih jauh menurut Eka Santosa, ”Tak menutup kemungkinan kegiatan ini akan diperluas tak hanya di Palabuhanratu. Bila perlu untuk daerah pelosok Jawa Barat lainnya”, tutupnya. (HS/BA/SA/SF/dtn) 

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

destinasiaNews – Ibaratnya, jalan terang itu masih sebatas angan-angan. Padahal, reformasi di negeri ini telah muncul sejak 1998. Sempat kala...

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

destinasiaNews – Suasana Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, hutan buatan seluas 4,5 ha, yang kini melebat kembali sejak ditanami...

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

  destinasiaNews -  Lanjutan sidang “pembebasan lahan” PLPR Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi di PTUN Bandung Jl. Diponegoro Bandung, nama resmi perkara...

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

DestinasiaNews – Hi Destiners, ada rahasia baru dari Wardah untuk kulitmu! Kali ini, Wardah meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Wardah White...

Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

Bandung  Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

destinasiaNews - Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya...

Pengunjung

01606060
Hari ini
Kemarin
2101
1289