Gerakan Hejo & Polres Sukabumi gelar Pengobatan Mata Katarak Gratis di Palabuhanratu

katarak1destinasiaNews  – Sekaitan syukuran nelayan Pantai Palabuhanratu ke-57 Tahun 2017, Gerakan Hejo bekerja sama dengan Kepolisian Resor Sukabumi,  yang didukung Hotel Bunga Ayu Resort, menggelar pengobatan mata gratis. Hari Rabu, 13 April 2017, tampak di loby Hotel Bunga Ayu di jantung Palabuhanratu, antusias lebih dari seratus warga sekitar Pelabuanratu rela antre, mendaftarkan diri mendapatkan pengobatan mata gratis.

 

“Saya mau melihat lagi dengan lebih jelas. Seperti dulu lah …”, ujar Mak Iyoh (55) warga Kampung Citarik Rt 03/04. Mak Iyoh, hanyalah salah satu dari 160 peserta pengobatan mata gratis, yang ditangani tim medis RS Mata Cicendo (Bandung), dan Dokpol Polres Sukabumi, serta klinik Cikakak Palabuhanratu.

 

Toni Ellen selaku pemilik Hotel Bunga Ayu Resort, yang juga anggota Gerakan Hejo di DPP Jawa Barat, selaku pemerakarsa kegiatan ini yang dibantu Yani Solihin GP, “Untuk hari Nelayan ke- 57, baru ini yang bisa kami lakukan. Luar biasanya, peserta tadinya hanya untuk 80 orang. Namun terdaftar ada 160 orang”, begitu ujarnya disela ikut mengatur puluhan pasien yang diperiksa oleh dr. Nuraida dan dr Reanggi Marendra dari RS Mata Cicendo.

 

“Terpikir oleh kami untuk melakukan kegiatan sejenis di masa mendatang. Apalagi khusus operasi katarak, tergantung hasil skrining saat ini. Jadi operasinya akan dilakukan kelak,” tambah Toni Ellen yang terlihat “pak pik pek” bergerak lincah selama kegiatan berlangsung.

 

Katarak, Cukup Mahal

katarak2Perihal, mengapa skrining mata untuk operasi katarak ini penting? Menurut Bambang P Nugroho dari DPKLTS (Dewan Pemerhati Lingkungan dan Kehutanan Tatar Sunda) yang turut membidani kegiatan bakti sosial ini: Bagi warga kebanyakan, operasi katarak ini masih dianggap cukup mahal. Bayangkan saja, minimal Rp. 8 juta ongkosnya. Karenanya, kegiatan ini amat penting bagi warga Palabuhanratu, khususnya.”

 

Secara terpisah, Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo yang memonitor kegiatan ini dari kesibukannya sehari-hari di kota Bandung, ”Salut saya ucapkan untuk inisiatif ini. Prosesnya terbilang cepat, nyatanya bisa sukses.”

 

Lebih jauh menurut Eka Santosa, ”Tak menutup kemungkinan kegiatan ini akan diperluas tak hanya di Palabuhanratu. Bila perlu untuk daerah pelosok Jawa Barat lainnya”, tutupnya. (HS/BA/SA/SF/dtn) 

Add a comment

JJ Rumah Sehat Berfungsi Menjaga Kesehatan Dan Kebugaran

RUMAH SEHAT 1DestinasiaNews - JJ Rumah Sehat yang berlokasi di Paskal Hyper Square jalan Pasirkaliki Blok D 41-42 Kota Bandung, merupakan tempat Spa dan Massage yang fokus di sektor pariwisata dan mengangkat budaya lokal Sunda.

Dalam acara Media & Travel Gathering, Rabu, (15/03/2017), di Paskal Hyper Square jalan Pasirkaliki Blok D 41-42, turut hadir perwakilan manajemen JJ Rumah Sehat Hadi permana, dan Public Relation JJ Rumah Sehat Hildya Triselly.

Perwakilan manajemen JJ Rumah Sehat Hadi Permana dalam wawancara dengan para awak Media menceritakan,” Dari literatur yang saya baca ternyata massage itu adalah warisan leluhur yang harus di lestarikan karena pada jaman kerajaan massage atau spa digunakan oleh keluarga kerajaan untuk menjaga kebugaran tubuh, dengan nilai idealis kami JJ RUMAH SEHAT ingin mengembalikan marwah dari Massage itu sendiri yang pada jaman sekarang massage sering di identikan dengan hal-hal negatif bahkan seringkali profesi sebagai therapist dianggap sebelah mata, padahal therapist adalah profesi yang membutuhkan skill, semoga visi misi JJ RUMAH SEHAT bisa membuat citra Massage lebih positif,” Ujarnya.

Lebih lanjut Hadi mengatakan ,“JJ Rumah Sehat konsepnya pariwisata, karena tempat massage dan spa ini mengangkat budaya lokal, yaitu budaya Sunda agar terpromosikan kepada turis-turis mancanegara yang datang ke kota Bandung, suasana dan desain interior JJ Rumah Sehat sudah pasti bernuansa Sunda sesuai dengan Tagline kita yaitu, The First Sundanese Spa and Beauty,” kata Hadi.

RUMAH SEHAT 2“Ketika nantinya ada wisatawan dari Malaysia dan Brunei yang datang ke JJ Rumah Sehat, selalu kita sambut dengan audio kecapi dan suling Para terapis juga akan selalu menyambut para tamu dengan seragam kebaya dan pangsi,” ungkap Hadi.

Public Relation JJ Rumah Sehat Hildya Triselly atau biasa di sapa Selly mengatakan, ke depannya JJ Rumah Sehat akan menjadi Sundanese Massage, “Kami ingin turis yang datang ke tempat kita puas, karena tidak ada tempat lain seperti JJ Rumah Sehat,” tegasnya.

“Selain bermain di segmen turis mancanegara, nantinya JJ Rumah Sehat terbuka untuk turis luar kota Bandung,” pungkas Selly.

JJ Rumah Sehat yang memiliki tiga lantai menawarkan beberapa perawatan seperti, Body Massage, Healthy Body Massage, Reflexy, Beauty Treatment, Intimate Care, dan Hair Treatment, perawatan di tempat ini mulai dari harga Rp.50.000 hingga Rp. 525.000.

Di akhir wawancara Hadi yang di amini rekannya Selly mengatakan, sebenarnya, Massage berfungsi menjaga kesehatan dan kebugaran, “Massage bukan untuk Entertainment,” pungkasnya. (SA)

Add a comment

Gelaran Fun Bike & Fun Walking 2016 Peringati Hari Ibu

FUN KKB 1DestinasiaNews - Gelaran Fun Bike  & Fun Walking Jawa Barat Minggu 2 Desember 2016 dilapangan Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB) berlangsung meriah . Acara yang digelar tersebut menghadirkan artis ternama Tukul Arwana menyedot perhatian sekitar 2000 peserta.

 

Ratusan pesepeda dan pejalan sehat dari Kabupaten Bandung Barat dan warga masyarakat sekitarnya mengikuti agenda Fun Bike  & Fun Walking  Jawa Barat 2016. Acara tersebut digelar sekaligus untuk memperingati Hari Ibu.

FUN KBB 3Acara tersebut dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Achmad Heryawan beserta Isteri dan Ketua Umum KONI  Elin Suharliah (Isteri Bupati Bandung Barat). Ahmad Heryawan menuturkan, digelarnya acara ini selain untuk memperingati Hari Ibu, juga untuk mengingatkan kepada masyarakat Bandung Barat untuk selalu hidup sehat, “Salah satu caranya, bisa dengan olahraga bersepeda dan juga jalan sehat,” ungkap Gubernur Jawa Barat.

Menurutnya, bersepeda menjadi olahraga yang sedang digemari masyarakat perkotaan. Mengingat, pola hidup masyarakat perkotaan yang erat kaitannya dengan polusi udara dan debu.

Selain itu, ungkap Ahmad Heryawan, agenda tersebut juga satu tujuan dengan visi-misi Kabupaten Bandung Barat yang menyiratkan adanya keharusan untuk berpola hidup sehat, baik itu jasmani ataupun rohani.

“Kita dukung Bandung Barat, dan selalu menjadi yang terdepan,” tandasnya.

Ketua Umum Perkumpulan Syarikat Umrah dan Haji Indonesia Teten Indra mengaku, merasa senang dengan adanya Fun Bike & Fun Walking 2016. Apalagi kegiatan yang diselenggarakan ini memiliki makna mendalam.

“Suatu kebahagiaan bagi kami untuk ikut berpartisipasi dalam acara memperingati Hari Ibu ini. Ibu sebagai sosok panutan dan pendidik generasi penerus merupakan salah satu faktor penentu masa depan Indonesia,” ujar Teten

Sebagai dukungan khusus, pihak penyelenggara EO Aria Productions dan SYUHADA memberikan berbagai hadiah

FUN KBB 2“Hadiah dua tiket umroh, satu buah sepeda motor dari sepeda santai 5 dari BJB dan banyak lagi hadiah elektronik untuk peserta Jabar Funbike yang hadir di lokasi, ” ujar Pamriyadi sebagai ketua pelaksana kegiatan.

“Sumbangan itu merupakan dukungan penuh dari Gubernur pada acara ini, semoga di tahun selanjutnya kita dapat mengadakan acara ini dengan lebih meriah lagi,” kata  Pamriadi.

Disamping itu, lanjut Pamriadi, Gubernur Jawa Barat ikut berpartisifasi dalam acara ini dengan menyumbangkan satu buah motor dan lima buah sepeda.(SA/dtn)

FUN KBB 4

Add a comment

Ayooo Jalan Sehat bersama Kimbo Reddi

DTN JALAN SANTAI 2 Copy

DestinasiaNewsJalan Sehat Kimbo Reddi, direncanakan akan diikuti sebanyak 10.000 orang, dipusatkan dilapangan HubDam, Moh Toha, Bandung pada minggu, 6 November 2016, PT. Madusari  Nusaperdana  yang bergerak di bidang manufacture tepatnya produsen daging olahan, mengadakan acara “Jalan Sehat Kimbo”  untuk memperingati Hari Pahlawan. Acara ini dimaksudkan  selain untuk menggugah kembali jiwa patriotisme, juga menjalani silahturahmi  antara konsumen langsung  dan perusahaan serta pelanggan  sosis Kimbo Reddi di Jawa Barat khususnya di bandung. Dihadiri oleh Coo PT. Madusari Nusaperdana, Ibu Monawati Sugiarto serta GM PT Mitra Periangan Persada, Bapak Tonidi selaku distributor area Jawa Barat.

Pada Press conference di Kafe Inang Ba (04/11/2016). Distributor area Jawa barat, Tonidi menjelaskan sekilas tentang Sosis Kimbo “Kali ini Sosis Kimbo,  hadir dengan 2 kategori sasaran yaitu pertama untuk anak anak dengan merk Kimbo Reddi dan kedua untuk ibu – ibu rumah tangga dengan merk Kimbo Sosis Lauk. Kimbo Reddi sudah launching beberapa varian yaitu rasa ayam, rasa sapi, rasa ayam jagung pedas, rasa sapi keju panggang. Sedangkan Kimbo Sosis Lauk juga terdapat  beberapa varian rasa yaitu Sosisayam spesial dan sapi spesial yang cocok sebagai teman makan nasi. Beberapa waktu lalu, PT. Madusari Nusaperdana juga melaunching varian baru bagi pecinta mie yaitu Kimbo Sosis Lauk Mie Rasa Ayam Bakar untuk Mie Goreng dan rasa Baso Sapi untuk Mie Kuah.  Saat ini produk sudah ada di pasaran tersebar di seluruh jawa baratupermarket dan Minimarket seperti Afamart, Alfamidi, Indomaret, Lion Superindo, Yogya Group dan lain lain di seluruh Jawa Barat.

Yang ditargetkan penyelenggara, agar  masyarakat dalam mengikuti acara tersebut, dapat lebih mengenal lagi sosis Kimbo Reddi. Kata Producer Manager Sosis Kimbo, Moh. Ali saat jumpa pers di Kedai Inangba, Cihampelas Bandung.

DTN JALAN SEHAT 1 Copy

Dikatakan Moh. Ali bahwa “Pada acara jalan sehat Sosis Kimbo tersebut nanati akan diserahkan secara simbolis  hadiah utama program doble  bonus dengan hadiah  Grand Prize 1 Mobil Datsun Go+, 20 Motor Honda Beat, 200 HP Samsung Galaxy  young2 serta hadiah langsung 1 Milyar pulsa  untuk 50.000 pengirim pertama. Dimana pemenang hadiah utamanaya adalah warga Cimahi, karena itu acara ini dilakuakan di bandung”.

Masih katan Moh. Ali “Acara Jalan Sehat Kimbo ini akan di meriahkan  dengan lomba masak, jaipongan serta musik yang hadir dengan artis cantik Linda Momoy, Rini Rose serta Trio Ladies Geulis. Di panduoleh MC heboh Ceu Idar (Rumah Uya) Peserta Jalan Sehat Reddi semakin semarak dengan jutaan  door prizes. Hadiah Grand Prize berupa 1 paket Umroh, 1 unit motor, 5unit sepeda, 5 buah TV, 5 kompor gas, 5 buah kulkas, 10 Hp, 10 kpas angin, Walhasil, semua rangkaian promosi Sosis Kimbo Reddi dimaksudkan agar konsumen, pelanggan selalu setia dan bersama – sama berkomitmen untuk menyediakan makanan bergizi melalui peningkatan konsumsi protein dalam rangka mendukung upaya pemerinta membentuk generasi sehat cerdas dan kuat.” (Dtn/SA)

DTN JALAN SANTAI 3 Copy

Add a comment

Eka Santosa, Ketua FPOR: Apa Kabar Aroma Korupsi KONI Jabar?

PON KONI 1DestinasiaNews Selesai penyelenggaraan PON XIX Jabar yang katanya terbilang sukses?! Fantastis kata banyak orang. Jabar menggaet 217 emas , 157 perak, dan 157 perunggu. Ini terbanyak dalam sejarah PON.Faktanya, Jawa Timur di peringkat kedua dengan perolehan 132 emas, 138 perak dan 134. Dan sang juara bertahan DKI Jakarta, pada PON kali ini yang menghabisan dana Rp. 2,3 triliun, harus bertekuk lutut duduk di peringat ketiga - perolehannya 132 emas, 124 perak,.dan..118   perunggu. . .

“Ah, Jabar Kahiji diraih dengan penuh kontroversi, mau bangga bagaimana? Lalu ada lagi nih, yang disebut sukses menyisakan banyak tanya. Pertanggung-jawaban keuangannya bagaimana?”, kata Maman (52) seorang pensiunan dini dari sebuah perusahaan swasta yang rajin ber-jogging-ria  di area GOR Saparua Bandung (6/10/2016).

Maman, ditanya secara acak – kesan pesta olahraga yang menelan biaya triliunan rupiah, bagaimana? “Sayamah jadi malu, katanya sukses tapi banyak saudara kita di luar pulau Jawa kecewa. Liciknya tuan rumah terlalu menyolok. Buat apah atuh dapat medali kalow caranya tapi begitu?”, tutupnya tersipu disela gerakan lari di tempat yang Ia lakukan.

 

Aroma itu

 

Usai PON XIX Jabar yang penutupannya cukup menggelegar (29/9/2016) di satdion GBLA Bandung yang pembangungunan gedungnya “beraroma korupsi”, Koordinator Central Budget Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi (4/10/2016) di Bandung, merekomendasian dengan keras - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus memanggil Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, dan Ketua Harian Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, Iwa Karniwa. Ada apa gerangan?

Menurut Uchok, pemanggilan itu bersifat “segera”, tersebab - adanya potensi kerugian negara di dana PON XIX Jabar sebesar Rp8,2 miliar dari yang Rp2,3 triliun itu."Ini modal KPK untuk membuka penyidikan ini. Orang-orangnya harus diperiksa,".

Paparan lanjutan atas tudingan Uchok itu, didedarkan:”Di lapangan ada persekongkolan administrasi dalam hal pelelangan. Di GOR 2 dan 3 Sumedang, (venue - red) polo air, dan penataan fisik venue sepatu roda. Kerugian Rp1,5 miliar. Awalnya Rp 6,6 miliar, dan sekarang menjadi Rp8,2 miliar”.

Lanjutannya, Uchok mencontohkan, pelelangan tribun dan penutup tribun venue polo air di Kabupaten Bandung senilai Rp15 miliar. "Pastilah banyak penyimpangan. Satunya lagi, lelang tribun dan penutup tribun polo air sebesar Rp15 M, kalau kita lihat, mereka tidak punya SP 007, tapi dikasih ke pemenang lelang," ungkapnya dengan penuh percaya diri.

Silang pendapat ini bagi kalangan awam.“Terus terang jadi bingung. Kenapa penegak hukum dari dulu di Jabar sepertinya diam saja. Ada apa semua ini?”, kembali tanya Tatang yang tubuhnya makin berkeringat pada pagi hari itu di Gasibu.

Alkisah lanjutannya yang bikin bingung Tatang sebagai representasi warga Jabar, guliran aroma korupsi di seputar penyelengaraan PON XIX Jabar langsung di tepis Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan:”Penggunaan anggaran PON XIX Jabar sebesar Rp2,3 triliun bisa dipertanggungjawabkan dengan transparan”, begitu ujarnya seperti yang banyak dilansir para awak media.

 

Eka Santosa – Bau Busuk

 

Tiba giliran Eka Santosa, Ketua KONI Jabar 2002 – 2006, selaku Ketua FPOR (Forum Penyelamat Olahraga) Jawa Barat ketika ditemui di Pasir Impun Kabupaten Bandung yang juga sebagai Sekertariat Gerakan Hejo (6/10/2016), mengomentari aroma korupsi PON XIX Jabar dari yang dikemukaan Uchok pegiat CBA:”Semoga paparan Bung Uchok bisa menjadi entry point dari gunung es aroma korupsi PON Jabar. Bagi saya, hal ini sejatinya sudah lebih dulu mengemukaan bau busuk ini. Sekarang, bila diingatkan kembali, ada bagusnya dan saya apresiasi …”.

PON KONI 2Beberapa hal penting yang kami catat dari paparan Eka Santosa itu, diantaranya berasal dari data yang sering dilansir media selama ini.  1. Adanya manipulasi, dan money politik secara sistematis dalam Agenda Rapat Anggota KONI Jawa Barat Tahun 2014 menjadi MUSORPROVLUB. Menurutnya, ini melanggar AD/ART KONI yang dilaksanakan pada 13 – 14 September 2014 sehingga hasil MUSORPROVLUB cacat hukum. 2. Ketua Umum KONI Jawa Barat terpilih (Kolonel TNI Aktif/pejabat struktural) hasil MUSORPROVLUB, diduga keras melanggar Undang-undang SKN No 3 tahun 2005 dan Undang-undang RI no 34 tentang Tentara Nasional Indonesia pasal 47. 3. Laporan Pertanggungjawaban kinerja dan khususnya keuangan KONI Provinsi Jawa Barat periode 2011 – 2014 sebesar Rp. 367 miliar yang tidak melalui proses audit internal dan diduga melanggar AD/ART KONI. 4. Perubahan RAPAT ANGGOTA KONI TAHUN 2014, menjadi MUSOPROVLUB diduga tidak adanya upaya untuk mempertanggungjawabkan keuangan sebesar Rp. 367 miliar, otomatis ini melanggar AD/ART KONI yang dapat berakibat terjadinya masalah pidana korupsi. 5. Penggunaan Dana Hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada Pengurus KONI Jawa Barat 2011 -2014, yang diduga bermasalah, maka tidak sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Lainnya, pendapat Eka Santosa mensitir kembali bukti tertulis laporan penerimaan dan pengeluaran keuangan, sesuai surat perjanjian kerja sama pengadaan jasa Gathering PON XIX pada 2014. Dugaan kuatnya, penyelenggaraan Gathering PON XIX di Hotel Trans Bandung 23 Agustus 2014 lalu. Dalam surat perjanjian itu, penyelenggara kegiatan adalah KONI Jabar. Penyelenggara seharusnya PB PON.
Faktanya, surat perjanjian bernomor 165 A Tahun 2014 itu ditandatangani oleh Yeyen Rusyana Diyan yang tertera sebagai Ketua III pada 12 Agustus 2014. Anehnya, KONI Jabar malah melakukan penunjukan langsung kepada PT Diplus Indonesia sebagai penyedia jasa. Padahal dengan nilai kontraknya Rp 4,07 miliar. “ Seharusnya ini dilakukan melalui lelang”, ujar Eka Santosa dengan geram.

Tak hanya itu, surat tagihan nomor 205/EXT/IV-3/IX/2014 yang dilayangkan PT Diplus ke KONI Jabar pada 17 Oktober 2014, ternyata hanya mencantumkan nilai proyek total Rp 3,7 miliar. "Belum lagi ada pencantuman harga-harga yang fantastis dalam rencana anggaran belanja proyek itu. Masa ada harga ballpoint per buah seratus ribu rupiah untuk 350 orang, ini patut diduga ada penggelembungan. Eh, itu lagi ada buat gubernur, KONI, Menpora dan Deputi untuk 4 kamar di hotel @ Rp 9 juta. Hitung saja sendiri, berapa itu …" tuturnya seakan mengajak kita menjadi akunting profesional.

Lagi menurut Eka Santosa, berkas bukti yang dimilikinya sudah dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada pertengahan Februari 2016 lalu. "Kami tunggu nih progresnya. Apalagi PON Jabar sudah selesai kan?”, lanjutnya yang menyoroti banyaknya kasus jual-beli atlit. “Soal jual beli atlit, nantilah ada sesi tersendiri. Biar kita fokus dulu ke aroma korupsi ini”. (HS/SA/dtn). 

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

destinasiaNews – Ada kisah unik, dari kuliner legenda di Kota Bandung. Ini sudah ada lho, semenjak era Kemerdekaan RI pada tahun 1945...

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

destinasiaNews -Elemen warga yang tergabung pada “Musisi Bandung”, berencana membikin dompet khusus terkait bencana gempa bumi yang melanda Lombok pada...

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Destinasianews – Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat gelar konferensi pers di Kawasan Ekowisata Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung,...

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit - Ini Pertimbangannya …

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit  - Ini Pertimbangannya …

destinasiaNews – Kabar teranyar dari kesepakatan di antara konsumen Grand Asia Afrika Residence(GAAR) Bandung yang tergabung dalam wadah Paguyuban Konsumen...

Pengunjung

02342455
Hari ini
Kemarin
219
3030