Serunya TIM

Add a comment

Prajurit TNI Ikuti Donor Darah HUT Jayapura ke-106

Donor Darah 2

Destinasianews -  Prajurit TNI dari Satuan Tugas Batalyon Infanteri (Satgas Yonif) 406/Candra Kusuma, Purbalingga, Jawa Tengah, yang tengah melaksanakan tugas di Papua dalam rangka pengamanan perbatasan RI-PNG, beberapa waktu lalu mengikuti kegiatan Donor Darah yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, RS. TNI AL Lamtamal X dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura, bertempat di Masjid Fajrul Islam Kotaraja, Jayapura, Papua, Rabu, 17/2/2016.

Kegiatan Donor Darah yang diikuti oleh 50 orang pendonor darah dari Satgas Yonif 406/Candra Kusuma dan masyarakat serta 60 orang anak yang melakukan sunatan massal, dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jayapura yang ke-106 yang jatuh pada tanggal 7 Maret, dan dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Bapak Arif Dwi Darmanto, SKM, M.Kes.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Bapak Arif Dwi Darmanto mengatakan bahwa, kegiatan Donor Darah dan Sunatan Massal dilakukan untuk menyambut HUT Kota Jayapura, selain itu kegiatan ini bertujuan agar masyarakat Kota Jayapura mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik.

Donor darah 3

Sedangkan menurut Walikota Drs. Benhur Tommi Mano, MM dalam sambutannya mengatakan bahwa, pada hari ini adalah fungsi pelayanan karena pemerintah hadir justru karena ada rakyat, sehingga rakyat harus dilayani dengan baik, di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastuktur serta menyiapkan tata kelola birokrasi yang baik dan benar untuk melayani masyarakat.

Sementara itu, Komandan Peleton Kesehatan (Dantonkes) Satgas Yonif 406/Candra Kusuma Letda Ckm Mujiono menyampaikan bahwa, sudah kewajiban TNI untuk membantu pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang sehat khususnya di Kota Jayapura, tempat dimana bertugas, semoga darah yang didonorkan bisa bermanfaat untuk masyarakat Jayapura yang membutuhkan. (Puspen Mabes TNI/IM/dtn)

Add a comment

Satgas Indobatt di Lebanon Juara Umum Unifil Badminton Competition 2016

 

Baminton

Destinasianews -  Satuan Tugas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda (Konga) XXIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) atau Indobatt, menempati peringkat Juara Umum pada pertandingan Badminton antar negara kontingen Unifil yang diselenggarakan FHQSU (Force Head Quarter Support Unit) beberapa waktu lalu, di Rubb Hall, Markas Unifil Naqoura, Lebanon Selatan. Tropy Juara Umum langsung diserahkan Komandan FHQSU (Komandan Kontingen Indonesia di Lebanon) Kolonel Kav Jala Argananto kepada Lettu Kav Denis Indrayadi selaku Kordinator Badminton Indobatt.

Ketua Penyelenggara dari FHQSU Lettu Cba Whevy Sugratama menyampaikan bahwa pertandingan antara negara-negara Kontingen Unifil tersebut diikuti 9 (sembilan) negara, terdiri dari : Ghana, Prancis, Korea Selatan, India, Tanzania, Malaysia, India, Nepal, Austria, Srilanka dan Indonesia (Indobatt, Sempu dan FPC).

“Sistem pertandingan yang digunakan pada kejuaraan Unifil Badminton Competition 2016 adalah setengah kompetisi, dengan mempertandingkan 5 (lima) partai yaitu : Single Putra dan Putri, Ganda Putra dan Putri, serta Ganda Campuran yang seluruh partai dilaksanakan selama 6 (enam) hari,” pungkas Lettu Cba Whevy Sugratama.

Tim Badminton Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil memastikan diri sebagai Juara Umum setelah berhasil meraih beberapa medali, yaitu : 2 (dua) Emas, 2 (dua) Perak, dan 2 (dua) Perunggu, pada 5 (lima) partai pertandingan. Medali Emas, diraih pada pertandingan Ganda Putra yang dipersembahkan oleh Lettu Inf Anatona Zebua berpasangan dengan Serma Rosiyanto, setelah berhasil mengalahkan tim Satgas FPC di partai final dengan skor 2-0.

Sedangkan pada Ganda Putri, Serma Rina berpasangan dengan Serka Elysia berhasil mengalahkan Kontingen Ghana (Ghanbatt) dengan skor 2-0 Sementara itu, Medali Perak dipersembahkan Lettu Inf Anatoa Zebua pada partai Single Putra dan Lettu Inf Refan W. berpasangan dengan Serka Elysia pada partai Ganda Campuran.

Untuk Medali Perunggu diperoleh dari partai Single Putra Serka Sriyanto dan pada partai Ganda Putra Serka Lange berpasangan dengan Sertu Nasrudin.

Kemudian untuk peringkat kedua juara umum ditempati oleh tim pebulutangkis dari Satgas Sempu (Sector East Military Police Unit) dengan perolehan medali 2 (dua) Emas,  peringkat ketiga ditempati oleh Kontingen Malaysia (Malbatt) yang mendapatkan 1 (satu) Emas dari partai Single Putra.

Komandan Satgas Indobatt Konga XXIII-J/Unifil Letkol Inf Dwi Sasongko, S.E. menuturkan, bahwasanya kegiatan pertandingan olahraga ini bertujuan untuk memupuk jiwa kebersamaan, persahabatan dan jalinan komunikasi yang baik antar Kontingen negara-negara di dunia dalam mendukung pelaksanaaan misi United Nations Interim Force in Lebanon, serta yang paling utama akan selalu mengibarkan bendera Merah Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Lebanon. (Puspen Mabes TNI/IM/dtn)

Add a comment

348 Masyarakat Pulau Liran Dapat Pelayanan Pengobatan di KRI dr. Soeharso

 

Pengobatan di KRI

Destinasianews - Sebanyak 348 masyarakat di Pulau Liran, Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, mendapat pelayanan pengobatan di atas KRI dr. Soeharso-990, kemarin. Pengobatan yang dilaksanakan di dalam KRI dr. Soeharso dengan Komandan Letkol (P) Ashari Alamsyah dikarenakan situasi medan yang kurang baik, sehingga masyarakat di evakuasi dengan menggunakan perahu.

Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan yang dilakukan oleh TNI di Pulau-Pulau Terluar Indonesia, seperti Pulau Lakor, Moa, Leti, Kisar, Wetar dan Liran, sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur.

Para Tim Kesehatan TNI sudah dapat menerima pasien yang berobat sebanyak 348 orang dari 1.000 jumlah penduduk, terdiri dari : 146 orang Poli Umum, 12 orang Poli Gigi, 20 orang THT, 9 orang Bedah Minor, 17 orang Bedah Umum, 30 orang Poli Mata, 27 orang Poli Penyakit Dalam, 14 orang Poli Spesialis Syaraf, 57 orang Poli Spesialis Anak, 1 (satu) orang Poli Spesialis Jantung dan 15 orang Poli Kulit / Kelamin.

Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS selaku Komandan Satgas Bantuan Sosial (Dansatgas Bansos) pada saat pelayanan pengobatan di Pulau Liran mengatakan, Tentara Nasional Indonesia (TNI) siap melaksanakan segala situasi yang ada dengan perencanaan yang demikian singkat, dengan kesiapan yang terdadak ternyata kita mampu membuktikan, bagaimana sulit medannya dan bagaimana motivasi serta semangat jiwa juang dan solidaritas dari Prajurit TNI.

“Satgas Bansos TNI telah melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan di enam Pulau Terluar Indonesia yaitu, Pulau Lakor, Moa, Leti, Kisar, Wetar dan terakhir di Pulau Liran,” ujarnya. “Enam hari Satgas Bansos TNI melaksanakan kegiatan. Satu hari satu Pulau, biasanya kalau operasi seperti ini 3 (tiga) hari, satu hari mendarat, satu hari dilakukan pelayanan, dengan penuh tekad langsung melaksanakan pelayanan, kemudian kembali ke kapal. Ini membuktikan bahwa TNI mampu melaksanakan tugas dengan baik, serta bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa semua dapat berjalan dengan baik, tanggapan dari masyarakat juga baik, dan sampai saat ini seluruh personel dalam keadaan aman dan baik,” ujar Dansatgas Bansos TNI.

Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS juga menuturkan, kendala yang dihadapi selama bertugas adalah medan dan cuaca dengan kondisi keterbatasan saluran internet yang tidak dapat akses. Namun demikian, seberat apapun kendala ini bisa dilewati walaupun gelombang sampai dua meter tetap di tempuh dengan baik. Kendala yang berikutnya masalah personel, kemampuan kapal tidak ada masalah, yang dikhawatirkan pada saat itu adalah kalau sampai kehabisan obat-obatan, tapi berkat bekerja sama dengan Menteri Kesehatan, hal ini dapat teratasi.

Situasi saat ini obat cukup, asumsi hanya 1.500 pasien ternyata dibawah 1.000, sisa obat dikembalikan ke Puskemas setempat. Sistem koordinasi tim konsolidasi semua berjalan baik, sehingga operasi berjalan sempurna.

Sementara itu, Kepala Staf Operasi Kolonel Laut (K) dr. Wiweka yang kesehariannya menjabat Kadiskes Lantamal III Jakarta mengatakan antara lain, kegiatan ini direncanakan sesingkat mungkin, harus bisa merencanakan dalam waktu yang singkat, perkiraan waktu yang cepat dan perkiraan-perkiraan yang akan terjadi di lapangan serta membutuhkan putusan yang sangat sulit, tapi itu harus dilakukan demi kelancaran dan terlaksananya kegiatan Bakti Sosial TNI. (Puspen Mabes TNI/IM/dtn).

Add a comment

Satgas Bansos Kesehatan TNI Tiba di Pulau Moa Maluku

Pengobatan Maluku

Destinasianews - Usai mengunjungi Pulau Lakor Nusa Tenggara Timur, Satuan Tugas Bantuan Sosial (Satgas Bansos) TNI yang dipimpin Kapuskes TNI Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS selaku Komandan Satgas (Dansatgas) beserta 342 Personel TNI (AD, AL, AU) Misi Pelayanan Kesehatan, terdiri dari 186 Personel Kesehatan meliputi 2 (dua) Dokter Umum, 2 (dua) Dokter Gigi, 15 Dokter Spesialis, 2 (dua) Apoteker, 165 Personel dari Batalyon Kesehatan 2/Kostrad dan Batalyon Kesehatan 1 Marinir beserta 156 Personel KRI dan Crew Helly, beberapa waktu lalu tiba di Pulau Moa Provinsi Maluku.

Misi Kemanusiaan dalam Pelayanan Kesehatan di Pulau Terluar Indonesia, seperti Pulau Lakor, Moa, Letti, Kisar, Wetar dan Liran, yang akan berlangsung sampai tanggal 15 Februari 2016 tersebut, sebagai tindak lanjut perintah Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu, usai melakukan kunjungan ke beberapa Pulau Terluar di wilayah Indonesia bagian Timur.

Kedatangan Dansatgas Bansos beserta rombongan di Pulau Mao, disambut langsung oleh Pejabat Daerah, Tokoh Masyarakat dan masyarakat setempat dengan diiringi kesenian daerah Hamalot. Turut hadir dalam kunjungan ini, Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Gatot Triswanto selaku Wadansatgas Bansos, Kasdam XVI/Patimura Brigjen TNI Bambang Taufik, Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari, S. dan Asops Bansos Kolonel Weweka yang kesehariannya menjabat sebagai Kadiskes Lantamal III Jakarta.

Masyarakat Pulau Moa menyambut baik kedatangan Dansatgas Bansos dan tim medis TNI untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang sudah lama ditunggu-tunggu. Pulau yang berpenduduk  9.500 jiwa dari 7 Desa dan 6 Dusun menghadiri kegiatan pengobatan tersebut, diantaranya Bibir Sumbing, Hernia, Benjolan (Lipoma), Operasi Besar, Operasi Sedang, Usus Buntu, Bedah Minor (Khitan), Lipoma Poli THT, Poli Mata, Bedah Mayor (selektif).

Dansatgas Bansos Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS mengatakan bahwa, kedatangan rombongan ke Pulau Moa adalah dalam rangka menindak lanjuti hasil kunjungan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa bulan lalu telah datang ke Pulau Moa.

“Kedatangan kami bersama Kasdam XVI/Patimura Brigjen TNI Bambang Taufik dan Danlantamal VII Kupang Brigjen TNI (Mar) Siswoyo Hari, S. beserta para Perwira Staf lainnya adalah merupakan konsep rencana pembanguna Indonesia bagian selatan.

Pada saat bersamaan nanti, Danlantamal akan membangun Pos AL di setiap Pulau bagian luar Indonesia, serta Kasdam XVI/Patimura Brigjen TNI Bambang Taufik akan membangun daerah teritorial untuk Babinsa. Tujuannya adalah untuk membantu menjaga keamanan wilayah NKRI,” kata Dansatgas Bansos.

Dansatgas Bansos Mayjen TNI dr. Ben Yura Rimba, MARS juga mengatakan bahwa, ini sudah masuk dalam agenda kami. Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mencanangkan bahwa wilayah selatan ini adalah prioritas dan target utama. Dalam bahasa Tentara artinya kami akan melakukan pembangunan-pembangunan seperti Koops AU dipindah ke wilayah diantaranya Kupang Eltari, demikian juga Armada Timur akan digeser ke salah satu daerah, sehingga dampak dan efeknya akan menimbulkan daya bangun yang besar di wilayah ini.

“TNI datang ketempat ini sebagai tim pembuka, diawali dengan pelayanan kesehatan, kita harapkan awal dari sebuah kegiatan yang panjang kedepannya. TNI datang ke pulau terluar ini tanpa ada batas waktu, kalau memang sangat membutuhkan satgas akan memperpanjang operasi ini,” kata Dansatgas Bansos Mayjen TNI dr Ben Yura Rimba, MARS mengakhiri sambutannya.(Puspen Mabes TNI/IM/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

Bandung  Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

destinasiaNews - Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya...

Tuntas Jernihkan Pemberitaan Sepihak HU Pikiran Rakyat, Eka Mencuci Lesung …

Tuntas Jernihkan Pemberitaan Sepihak HU Pikiran Rakyat, Eka Mencuci Lesung …

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo, dan Sekjen...

Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar,  Jelaskan Keberatan Pemberitaan HU Pikiran Rakyat

Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar,  Jelaskan Keberatan Pemberitaan HU Pikiran Rakyat

destinasiaNews – Bergulirnya pemberitaan di harian umum (HU) Pikiran Rakyat berjudul “Dilengserkan, Adi Gugat DPP Partai Berkarya” pada hari Rabu...

Jadilah Politisi Cerdas Dan Bijak..

Jadilah Politisi Cerdas Dan Bijak..

destinasiaNews.com – Bursa calon pemimpin dalam Pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak akan kembali digelar pada 2018 di berbagai daerah di...

Kasus PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Bayu Risnandar Bersaksi – Boleh Dibangun, Asal …

Kasus PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Bayu Risnandar Bersaksi – Boleh Dibangun, Asal …

destinasiaNews– Seperti apa jalannya sidang di PTUN Bandung dalam perkara No 80/G/2017PTUN-BDG pada 13 September 2017 ? Adakah yang berbeda...

Pengunjung

01600348
Hari ini
Kemarin
501
1329