Kaki Palsu Buatan FTMD ITB, Kualitas Global...

Kaki Palsu FTMD Itb 1

Destinasianews - Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara Institut Teknologi Bandung (FTMD ITB), berhasil membuat alat Invensi. Ini pengganti fungsi kaki pada pasien amputasi transfemoral – yakni, sebagai lutut prostesis atau lutut palsu yang dipasang sebagai alat pengganti fungsi kaki (kaki palsu). Kelebihannya, alat ini memiliki sistem kinematika empat batang yang mampu mereplikasi gerak kaki saat pasien berjalan. Suspensi-nya pun mampu bertindak sebagai penjaga kestabilan saat berdiri dan meluruskan kaki palsu. Lainnya. Ia pun memiliki komponen rotator demi memutar lutut palsu pada bidang transversal. Tujuannya, memungkinkan pengguna mencapai posisi yang dibutuhkan pada aktivitas, pun putarannya bisa dikunci.

Di belakng karya ini ada tim penggagas terdiri dari dosen dan alumni ITB yaitu : Prof. Dr. Andi Isra Mahyuddin; Dr. Tatacipta Dirgantara; Dr. Sandro Mihradi; Alvin Raditya Tanto, ST. dan Emilio Omar Bachtiar, ST.  Kemudian Alvin Raditya Tanto dan Emilio Omar Bachtiar (alumni)  mengembangkan purwarupa menjadi produk massal. Mereka ini tergabung dalam Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan ITB.

“Akhir tahun ini kami berniat membuat seribu unit,” kata Alvin kepada destinasianews di sela-sela acara pameran penelitian peringatan Dies Natalies ke-57 Institut Teknologi Bandung, di Aula Timur Kampus ITB, Sabtu, 5/3/2016

Harga Lebih Ekonomis ...

Kaki palsu atas lutut endoskeletal ini hanya berbobot kurang dari 1 kilogram. Produk ini telah mengantongi hak paten. Produksinya dipatok dengan harga Rp 2 juta per buah – “Ini harganya separuh lebih murah dari barang impor”, kata salah satu penjaga stand produk ini.

Menurut Alvin, pengembangan dan dana produksi kaki palsu, lutut endoskeletal ini dibantu atas hibah dana riset dan pengembangan dari Kementerian Riset dan Teknologi. “Jangka waktunya 2016-2018, dari total dana Rp 800 juta. Produksi kaki palsu ini disokong sekitar Rp 400 juta. Tujuannya, membantu pasien mendapatkan kaki buatan berkualitas bagus dengan harga terjangkau”.

“Teknisnya, kaki palsu atas lutut endoskeletal itu menggunakan model empat sumbu dengan perhitungan jarak sumbu yang lebih rinci. Ukuran panjang batang sumbu berkisar 2-5 sentimeter”, tambah Alvin.  Intinya, pengguna tidak saja terbantu untuk melangkah dengan enak dan stabil, tapi juga bisa duduk bersila, serta mampu melipat kaki untuk posisi bersimpuh. “Sekarang kami bagikan gratis dulu ke lima klinik di Bandung, Jakarta, dan kota lain”.

Menurut Tata Cipta Dirgantara, saah seorang dosen - sendi lutut kaki palsu dengan empat sumbu itu mendekati kemiripan pada sendi lutut kaki manusia. Model ini lebih baik daripada yang bersumbu tunggal, atau engsel berupa mur dan baut saja seperti yang umum di pasaran.

Sendi lutut kaki palsu itu kelak akan terhubung dengan soket berbahan fiberglass berlapis busa, sebagai tempat paha pemakainya. “Soket untuk paha itu dibuat terpisah di klinik dengan ukuran penggunanya”, pungkas Alvin. So, destiners, ternyata ITB kini punya produk unggulan berkualitas global. Selamat ya ... (HRS/HS/dtn).


emgz2

Artikel lain...

“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

DestinasiaNews - Nama Solihin Gautama Purwanegara di Indonesia lebih dikenal dengan nama Solihin GP, seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan...

Toni Toharudin Aplikasikan Program Unggulan 4S Sukses, Andai Terpilih Rektor Unpad – 500 Best World Class Univerversity, Ditangan !

Toni Toharudin Aplikasikan Program Unggulan 4S Sukses, Andai Terpilih Rektor Unpad – 500 Best World Class Univerversity, Ditangan !

destinasiaNews – Bakal calon rektor Unpad 2019 – 2024 Dr. Toni Toharudin kelahiran Tasikmalaya 1 April 1970, yang kini menjabat...

Duet Setya Dharma Pelawi & Eka Santosa: Unpad Butuh Sosok Pimpinan yang Tidak Terkontaminasi  

Duet Setya Dharma Pelawi & Eka Santosa: Unpad Butuh Sosok Pimpinan yang Tidak Terkontaminasi  

destinasiaNews  -  Nyaris lantang seperti ketika mereka masih aktif sebagai aktivis di kampus Unpad pada era 1980-an  Setya Dharma Pelawi...

Wow, Kodam 3 Siliwangi Terkait HUT TNI ke -74, Gelar Perayaan Besar di Bantaran Citarum

Wow, Kodam 3 Siliwangi Terkait HUT TNI ke -74, Gelar Perayaan Besar di Bantaran Citarum

destinasiaNews --  Dalam kaitan persiapan rangkaian HUT TNI ke-74, rencananya digelar pada Sabtu, 21 September 2019. Direncanakan yang akan hadir di...

Yusep Sudrajat  Intensif Sosialisasi Merawat Sungai Citarum di Pangalengan Kab. Bandung

Yusep Sudrajat  Intensif Sosialisasi Merawat Sungai Citarum di Pangalengan Kab. Bandung

destinasiaNews  – Urusan bagaimana mensosialisasikan dan merawat, serta mengembangkan sungai Citarum melalui program Citarum Harum oleh Sektor 21 – 18...

Pengunjung

04063202
Hari ini
Kemarin
4020
4538