Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

unnameddestinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua BMC (Bandung Music Council) memberi angkat jempol tinggi-tinggi ‘kasih tabik’ atas niatan ini.

“Rencananya digelar di Hotel Hilton Bandung. Konduktornya Robert Nordling,” papar Erlan yang juga dikenal sebagai vokalis Wachdach Band disela-sela praktik hobi rutin menggowes sepeda di seputaran Bandung Raya.

Harapannya melalui pagelaran genre musik klasik ‘toelen’ yang bertajuk ‘Legenda’ dengan persembahan empat nomor, masing: "Simphony no. 5 In C Minor" (Ludwig van Beethoven), "Overtur Tragis, Op. 81" (Johannes Brahms), "Totentanz" (Franz Liszt), dan "Ngasirah" (Marisa Sharon Hartanto), bisa memberi nuansa baru iklim musik di Kota Kembang.

“Walaupun hingga kini kota ini belum punya gedung pagelaran musik yang representatif, padahal silih berganti walikotanya menjanjikan akan membangunnya,” tambah Erlan.

Masih kata Erlan yang punya obsesi menyalurkan bakat musik generasi muda secara proporsional, pada gelaran ‘Legenda’ ini yang akan ditampilkan secara khusus repertoire “Ngasirah”.

”Hadirnya penampilan solo pianis asal Indonesia yang punya segudang pengalaman manggung di berbagai negara, Aryo Wicaksono, ini nafas baru bagi musisi Bandung. Semoga ini bisa menginspirasi musisi Bandung dari berbagai genre, ini bagus sekali.”

Intinya, bagi Erlan dan jajaran BMC pagelaran ini merupakan tambahan nuansa baru bagi geliat Kota Kembang. “Pokoknya, rasanya tak sabar menantikan gelaran ini terwujud,” tutupnya sembari mengucapkan – “Sampai bertemu di arena musik klasik.” (HS/SF/dtn     gambar : google) 

Add a comment

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

tos1destinasiaNews - Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara, yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 sebagai akselerasi percepatan kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar 20118 -2023,  akhirnya Sabtu, 15 September 2018 resmi dibubarkan. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi wakilnya Uu Ruzhanul Ulum di ‘Dome’ Lapangan Tenis kompleks  Gedung Pakuan Kediaman Resmi Gubernur Jabar, setelah memantau dan bersinergi bersama 565 anggota TOS selama 6 minggu, memberikan apresiasi atas lahirnya buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin setebal 1,000 halaman.  

 

Secara simbolis Gubernur Jabar Ridwan Kamil menerima buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin setebal 1.000 halaman dari Ketua Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara Erry Riyana Hardjapamekas di Gedung Pakuan, Sabtu (15/9/18).

 

Diketahui tim yang diketuai Erry Riyana Hardjapamekas, dengan dukungan 31 kelompok kerja, di dalamnya ada 565 anggota yang 133 di antaranya doktor dan 10 profesor, telah melakukan 200 kali rapat.  TOS ini telah pun menyerap 5.500 aspirasi via online. Keluarannya, ada sebanyak rumusan 742 program, termasuk rekomendasi 24 program Quick Wins pada tahun 2018, dan 94 Quick Wins pada tahun 2019.

 

“Ini sangat luar biasa, menandakan kami dipilih secara demokratis, memulai proses perencanaan masa depan 5 tahun Jabar juga dengan demokratis dan akan diawasi secara demokratis juga,” kata Ridwan Kami di Gedung Pakuan.

 

Wujudnya, usai dibubarkan secara resmi, dan buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin setebal 1.000 halaman lebih, Ridwan Kami berharap tidak ada lagi yang mengatasnamakan TOS, kembalilah menjadi masyarakat yang mengawal dengan cara yang baik.

 

“Tim ini sekarang telah kami bubarkan. Jadi, tidak boleh ada lagi yang mengatasnamakan TOS, tapi kembali jadi masyarakat yang mengawal kami,” ujar Ridwan.

 

Tugas Sekda

tos2Tugas berikutnya, semua yang tertuang di buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin,  kini ada di tangan Sekretaris Daerah Jabar Iwa Karniwa. Ia bertugas, menerjemahkan ke-742 program ke dalam bahasa birokrasi dan bahasa program. Hasilnya akan menjadi bahan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Jabar,  yang akan disinkronkan dengan anggota dewan.

 

“Demi memuluskan program ini, secepatnya akan dibuat website untuk mengawal ini semua. Masyarakat silahkan terlibat mengawasinya,” lanjut Emil sapaan akrab Ridwan Kamil sambil menambahkan  - “Cara ini bisa menjadi contoh,  bahwa di Jabar semua pihak dirangkul untuk terlibat. Mudah-mudahan di ujung 5 tahun nanti, Jabar menjadi provinsi terbaik se-Indonesia,” jelas Emil.

 

Untuk program 100 hari ke depan, ada 24 program dari pasangan Emil- Uu yang akan diwujudkan di lapangan. Di antaranya yang segera di-launching yaitu Jabar Quick Respon (Senin, 17/9/2018), mempersiapkan 1 desa 1 perusahaan, program layad rawat, layanan publik berbasis smart city, dan lainnya.

 

“Jumlahnya ada 24 program yang akan kita rilis satu-persatu,” ungkap Emil di hadapan para pewarta.

 

Ketua TOS Jabar Juara Erry mengungkapkan, TOS dibentuk sebagai salah satu upaya mendorong partisipasi publik agar bisa memberi masukan dan usulan pembangunan di Jawa Barat:”Ini libatkan warga untuk pengawasan. Ini model yang baik untuk pembangunan kita.”

 

Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat sebagai salah satu dari 14 anggota TOS, mendukung program ini sepenuhnya. “TOS menurut saya amatlah realistis, perencanaannya dilakukan dengan cara kekinian. Segala aspek dari berbagai sisi kehidupan di Jabar diperhatikan dengan seksama. Lanjutannya, tinggal sinkronisasi dengan OPD, SKPD, dan legislatif, lalu kembali lakukan pengawasan. Ini cara baru, cukup rumit, namun berkat teknologi, kita bisa rampungkan.”

 

Sementara itu Yudi Nurul Ihsan yang sehari-hari di TOS ini sebagai Ketua Pokja Kelautan dan Perikanan, selama di Gedung (Dome) Pakuan tampak lega:”Ya, selama 6 minggu membagi tugas siang malam dengan tugas sehari-hari, cukup melelahkan juga. Namun, hasilnya sepadan, hari ini buku Ringkasan Roadmad Kelautan dan Perikanan Menuju Jabar Juara, telah masuk ke dalam buku Prolog Jabar Juara Lahir Batin. Tugas bersama kita adalah mengawasi seperti biasa,’ para Yudi yang sehari-hari bertugas sebagai Dekan FPIK Unpad. (HS/SF/dtn)

Add a comment

Eka Santosa, Koord. FPOR : Jangan Ambil Resiko Soal RAT & Musorprov KONI Jabar 2018!

cropped KONI logo NEW 2015 1destinasiaNews Eka Santosa, Koordinator Forum Penyelamat Olah Raga (FPOR), kembali angkat bicara soal pelaksanaan RAT (Rapat Anggota Tahunan) KONI Jabar pada 5 September 2018 lalu. Menurut kabar, RAT ini akan dilanjut dengan Musorprov pada 12 – 14 September 2018 di Bandung.

 

Pada Minggu sore, 9 September 2019 Eka Santosa sekali lagi menyatakan kepada Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jawa Barat di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa (9/9/2018 ), agar jangan mengambil resiko. Dan memohon untuk mencermati persoalan ini.

 

 

Lebih lanjut, apa yang dimaksud dengan pernyataan ini? Eka menjelaskan, ini mengacu pada pidato Ridwan Kamil sendiri tatkala Sertijab di Gedung Sate (5/9/2018), yakni menempatkan urusan olahraga di Jabar sebagai bagian dari membangun provinsi yang sepenuhnya berlandaskan Pancasila. Menjadikan warga Jawa Barat lebih bahagia.

 

 

Pertimbangan utama Eka  bersama rekan-rekannya di FPOR, terkait adanya pelanggaran substansial, rencana Brigjend (TNI) Ahmad Saefudin yang diduga akan mencalonkan kembali sebagai Ketua Umum KONI Jabar masa bakti 2018-2022.

 

“Prinsipnya, silahkan saja mencalonkan diri, asal yang bersangkutan sudah pensiun.” Tutur Eka. Menurutnya lagi, landasan tetap pada pada UU SKN Pasal 40 yang menyebutkan, ”Pengurus komite olahraga nasional, komite olahraga provinsi dan komite olahraga kabupaten/kota bersifat mandiri dan tidak terikat dengan kegiatan jabatan struktural dan jabatan publik.”

 

Diketahui, pencalonan ini kontroversial. Karena  yang bersangkutan  dikenal sebagai TNI aktif dan menjabat sebagai Kapus Litbang Sumdahan Balitbang Kemhan berdasarkan Keputusan Panglima TNI No. Kep/951/M/IX/2016 tanggal 26 September 2016.

 

Pertimbangan lain, pelaksanaan RAT dan Musorprov KONI Jabar tahun 2018 pun dinilai melanggar etika dalam organisasi. Apalagi karena digelar sebelum pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar terpilih, yang semula akan dilaksanakan pelantikannya pada 17 September 2018, walaupun kenyataannya pelantikan ini terjadi pada 5 September 2018 di Jakarta.

 

“Sebelumnya Kang Emil sendiri di Pendopo Kota Bandung (1/9/2018) waktu menerima pengurus provinsi cabang olahraga, pengurus KONI kabupaten/kota, dan badan fungsional olahraga, menyerukan untuk memboikot rencana RAT maupun Musorprov KONI Jabar 2018, dengan alasan telah melanggar etika, ” ungkap Eka.

 

Satu hal lain pertimbangan mengapa Eka angkat bicara soal ini untuk kesekian-kalinya, ”Saya mendengar kabar besok Senin, 10 September 2018 katanya akan menghadap Kadispora Jabar (Yudha M Saputra) ke Gubernur Jabar untuk melaporkan soal ini. Harapan saya, Kadispora mengungkapkan semua permasalahan ini dengan gamblang, tidak mancla-mencle. Ini menyangkut nasib masyarakat olah raga se Jabar,” tandas Eka sambil menambahkan, ”Intinya sama saya katakana untuk Pak Gubernur Jabar dan Kadispora, harus hati-hati.”  (HS/Gun/dtn. gambar : google)

Add a comment

Impian Ridwan Kamil Usai Sertijab - HP Buatan Tanah Pasundan, Pemekaran Wilayah, Dan Bersihnya Sungai Citarum

lantikrk1destinasiaNews - Gubernur terpilih Jawa Barat masa bakti 2018-2023, Ridwan Kamil, dalam pidato pertama seusai melaksanakan sertijab dari Pejabat Gubernur Jabar Mochamad Iriawan di halaman Gedung Sate (6/9/2018), Jalan Diponegoro Bandung, sempat mengangankan sesuatu dari Tanah Pasundan. Kira-kira, apa gerangannya ya?

 

"Nggak usah yang yang aneh-aneh, deh. Cukup hape buatan Jabar. Pirage (masa sih) HP masa enggak bisa?," kata Ridwan Kamil  yang ditepuki ribuan pengunjung mengapresiasi angan-angannya.

 

Tak lain keinginan tersebut diutarakan mengingat dalam perjalanannya ke beberapa negara, betapa warganya begitu fanatik akan penggunaan produk dalam negeri mereka. Ini dicontohkan ketika mengunjungi negeri Jerman, Korea Selatan, Jepang, dan China.

 

Selain hape buatan sendiri, Ia juga menginginkan sungai Citarum kembali bersih. Caranya, pindahkan sebagian besar pabrik ke Majalengka, ”Tentu harus ada perencanaan matang untuk hal in. Nanti kita upayakan.”

 

Soal Sungai Citarum yang diperihatinkan adalah keterkenalannya bukan karena sesuatu yang baik, ”Citarum terkenal karena notorious (bhs. Inggris) yang dekat dengan unsur negatif-nya. Ini kebalikan dari kata fame atau famous karena unsur positif-nya.”

 

Beranjak sambutan Ridwan Kamil ke jomplangnya pembangunan di Jabar Selatan saat ini, ia katakan, ”Masih banyak tanah luas terlantar di sana. Ini harus dicari solusinya, utamanya sejahterakan warga setempat.”

 

Salah satu solusi untuk Jabar Selatan di antaranya segera dilakukan pemekaran wilayah baik di Jabar Tengah, maupun di Jabar Utara. “Tujuannya, agar rentang kendali dan pelayanan masyarakat bisa ditangani lebih efesien.” Imbuhnya.

 

lantikrk2Ditelisik atas tiga angan-angan Ridwan Kamil, menurut Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, ”Itu semua hal yang wajar. Masa 48 juta populasi Jabar tak bisa hasilkan hape sendiri? Pemekaran wilayah merupakan sebuah keniscayaan, pun soal Sungai Citarum bersih memanglah harus segera ditindaklanjuti dengan seksama. Saya percaya, semua bisa terwujud.”

 

Perihal tiga hal yang diangankan Ridwan Kamil, kembali ditanyakan kepada Irvan Helmi Khadafi, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Cianjur yang didampingi rekannya Dira Devara Putra dan Fajar Anurahman, ”Yakinlah hal-hal yang bersifat mendasar ini bisa tercapai, selama kita ini kompak dan perencanaannya matang serta konsisten diterapkan di lapangan.”

 

Sementara itu menurut Deni ‘Ozenk’ Tudirahayu yang menyertai Irvan, menanggapi tiga angan-angan Ridwan Kamil di atas mengapresiasi atas niatannya yang tak terbilang muluk-muluk, ”Ini impian yang realistis, sejauh kita sama-sama turut mendukung dan mengimplementasikannya di lapangan.” (HS/SF/dtn)

Add a comment

Partai Berkarya Jabar  Jelang Pilpres 2019 Gelar Bimtek- Priyo Budi Santoso & Ridwan Kami, Beri Bekal  

IMG 20180901 WA0060
destinasiaNews  - Partai Berkarya Jawa Barat menjelang Pilpres 2019 yang di dalamnya tercakup Pileg, menggelar Bimbingan Teknik (Bimtek) bagi para kadernya.  Bimtek kali ini ditujukan sebagai pembinaan bagi Calon Legislatif DPRD Provinsi Jawa. Teknisnya dilakukan selama dua hari (1 – 2 September 2018). Menusut penyelenggara terdapat sedikitnya 80 orang peserta, yang dilaksanakan di Grand Asrilia Hotel Jl. Pelajar Pejuang ’45 No. 123 Kota Bandung .  
 
Hadir pada hari pertama, dua tokoh regional dan nasional, masing-masing Gubernur Jabar Terpilih, Ridwan Kamil, dan Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santosa. Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil dalam pembekalannya, mengapresiasi peran partai ini dalam dukungan pemenangan Pilkada (27 Juni 2018) lalu.
IMG 20180901 WA0059
 
“Saya percaya Partai Berkarya adalah benteng Pancasila, walaupun relatif baru telah berperan baik dalam hal penggalangan massa, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Karenanya, selamat berjuang” ujarnya sambil mengilustrasikan bagaimana runtuhnya Uni Soviet pada era 1980-an menjadi beberapa negara.
 
“Kejadian seperti negara Uzbekistan, Azerbaijan, Armenia, Belarus, Estonia, dan Georgia, haruslah menjadi pelajaran pahit bagi bangsa kita. Penyebabnya, karena masalah ideologi, tak dijaga semestinya. Harapan besarnya, kita tidak boleh seperti itu, ” lanjut Kang Emil yang mendapat applaus dari para hadirin.
 
Siangnya Priyo Budi Santoso secara mendalam memberikan pembekalan ke para peserta, termasuk para Ketua DPD Partai Berkarya se Jawa Barat. Menurutnya, betapa penting kita selalu menyamakan persepsi:
 
”Kita bergabung di Partai Berkarya untuk apa? Tentu ada tujuan tersendiri yang hakiki…”
 
Menurut Priyo, menghadapi tahun politik pada 2019, telah terjadi banyak fenomena istimewa. Ia uraikan dalam hal persepsi masyarakat dalam bernegara dan berbangsa. Secara nyata telah jauh berbeda dengan era reformasi 1998. Dalam paparan lainnya, kemajuan teknologi informasi kini semakin nyata. Kini dunia dan kejadiannya setiap detik perubahannya dapat kita monitor. Menurutnya, denyut kehidupan manusia sedunia, seakan berada dalam dalam ‘genggaman’ kita. Begitu pun fenomena perubahan lingkungan, baik  secara fisik dan non fisik. Berkat gawai (hand phone) yang kita bawa setiap hari:
 
”Implementasi bernegara dan berbangsa dalam konteks ideologi Pancasila, sudah mengalami pergeseran. Contoh nyata, istilah dunia dalam genggaman, sudah nyata. Karenanya, menghadapi April 2019 (Pilpres) kita harus siap menghadapi perubahan ini.”
 
Ujaran Eka Santosa
 
Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya selaku tuan rumah pada penyelenggaraan Bimtek kali yang  menurutnya pertama di lingkungan partainya, mengulas betapa raihan lolos parliamentary threshold(ambang batas) 4 % pada Pilpres 2019, amatlah penting.
 
“Ini salah satu fokus utama itu. Kader atau calon legislatif DPRD Provinsi Jabar selama dua hari fulldibekali teori maupun aplikasi, dan dasar ideologisnya. Minimal per dapil satu kursi. Dasarnya, 3 juta suara harus tergarap utuh dari sekitar 32,6 juta DPT di Jabar. Panduannya, dari amanat Rapimnas di Solo pada Maret lalu.”
 
Bagi Andi Riandi, Ketua DPD Partai Berkarya yang hadir pada penyelenggaraan Bimtek kali ini, mengapresiasi atas kupasan materi yang dijadikan bekal para “petarung” di Pileg dan Pilpres 2019 mendatang:
 
” Sebagian besar pembahasan ini merupakan bahan yang penting untuk diteruskan ke kader di tingkat DPD,” demikian pungkasnya.” (HS/SA).  
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

destinasiaNews - Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara, yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 sebagai akselerasi percepatan kerja Gubernur dan...

Pengunjung

02528527
Hari ini
Kemarin
4083
7781