Persib Legend Ke Eka Santosa, Minta Temui Ridwan Kamil - Benahi Kisruh KONI Jabar!

leg1destinasiaNews  – Abah Landoeng (93) saksi sejarah ketika Persib berdiri pada tahun 1933, kala itu masih berusia 9 tahun di Bandung. Dirinya masih ingat dibawa kakek dan ayahnya  menyaksikan berdirinya Persib. Kala itu dibentuk Persib karena para remaja antar kampung, ” Hampir setiap sore suka garelut (berkelahi). Ini bikin pusing para penguasa saat itu.”

 

Abah Landoeng kala itu di kediaman Eka Santosa mantan Ketua KONI Jabar di Kawasan Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung (12/1/2019) menguraikan dengan fasih riwayat dan perkembangan Persib dari tahun ke tahun sebagai aikon kegairahan berolahraga khususnya sepak bola di Indonesia.

“Pelajaran utama berdirinya Persib kala itu, bagaimana membangun jiwa ksatria dan disiplin. Buktinya, bangsa kita yang waktu itu sangeunahna, berangsur bisa paham pentingnya disiplin terhadap waktu dan sportivitas. Ini bicara sebelum RI terwujud. Berlanjut ke jaman Soekarno menjadi pentingnya nation and character building, sampai sekarang …”    

Uraian Abah Landoeng itu tercetus disela-sela dua belas anggota Persib Legend kala menyambangi kediaman Eka Santosa di Alam Santosa. Menurutnya, kondisi para mantan pemain Persib yang telah membela bangsa hingga ke manca negara, nasibnya dimasa tuanya cukup miris. “Salah satu solusinya, berbicaralah dengan pemerintah.”   

Pantauan redaksi para anggota Persib Legend yang curhat, membahas posisi dan masa itu terdri atas: Nyanyang,  Dadan, Iwan Sunarya, Dadang Kurnia, Ujang Mulyana, Suhendar, Yayan Sundana, Dede Rosadi, Juhanda, Wawan Kurniawan, dan Encas Tonif. “Sebenarnya masih banyak yang lain akan ke sini. Maklum banyak yang bentrok jadwalnya dan sebagian ada di luar kota. Anggaplah ini permulaan saja,” papar Encas Tonif.

 

KONI Jabar, Kumaha ?

leg2Faktanya, sebelum Abah Landoeng berkisah tentang keprihatinan kondisi keolahragaan Indonesia, di antaranya menyoal nasib Persib Legend, Eka Santosa yang juga Ketua FPOR (Forum Penyelamat Olah Raga) Jabar kembali mengkritisi apa yang disebutnya borok-borok kepengurusan KONI Jabar sejak 2014 sampai sekarang.  

 

“Mau bukti? Gubernur Jabar Kang Emil (Ridwan Kamil) masih belum menentukan sikap ke KONI Jabar atas hasil Musorprov September 2018 lalu (2018 – 2022),” jelas Eka sambil menunjukkan sejumlah dokumen tentang belum adanya pertanggung-jawaban internal dari segi keuangan.

 

“Ini ada sekitar Rp. 649,5 M yang saya laporkan ke Kang Emil sejak 25 September 2018. Ini diluar peran Ketua KONI Jabar yang jelas-jelas melanggar Pasal 40 UU RI No. 3 Tahun 2005 tentang SKN dan AD/ART KONI, yang semuanya cacat hukum. Saran saya ke Kang Emil, segera bekukan, lalu ambil alih sesuai kewenangan Gubernur” tegas Eka dengan menambahkan, “Mau tak mau urusan pembinaan sepak bola pun jadi amburadul seperti sekarang.” 

 

Bahasan curhatan dari Persib Legend, Eka pun membuka tengarai kuat ketidakjelasan posisi dana abadi KONI Jabar. Menurutnya, akumulasinya sejak 2014 – 2018 atas transisi dari almarhum H. Aziz Syarif (Ketua KONI Jabar hingga April 2014) sebesar Rp. 22 M.

 

“Sayangnya keberadaan dana abadi ini yang tersimpan di deposito Bank BRI tetap misteri,” terang Eka dengan nada geram.

 

Yang terjadi, para anggota Persib Legend menanggapi kondisi KONI Jabar periode 2014 – 2018 yang diteruskan dengan periode lanjutan 2018 – 2022 dengan segala permasalahannya, mereka hanya bisa geleng-geleng kepala.    

 

Ada Harapan

leg3Dibalik curhatan pada Sabtu sore di spot Warunk Hawu di Alam Santosa yang resik, ternyata masih ada secercah harapan untuk menumbuhkan suasana persebakbolaan di Jabar. Harapan itu berupa rencana dari Gubernur Jabar membangun Sport Center dan Youth Center di 27 kota dan kabupaten.

 

“Siap secepatnya menemui Kang Emil (Gubernur Jabar) bersama Kang Eka. Pembangunan Sport Jabar di tiap kota dan kabupaten, kami dukung. Sekaligus kita usulkan untuk sepakbola diadakan kompetisi lebih kerap pada tiap tingkatan, antar klub. Namanya bisa apa saja. Ini yang kita perlukan, demi menggantikan Persib baru atau pemain nasional yang biasanya banyak dari Jabar,” kata Encas Tonif yang diamini rekan-rekannya.

 

Menurut Hadi Lesmana aktivis kemasyarakatan yang kebetulan datang ke Alam Santosa termotivasi karena kehadiran para anggota Persib Legend dan mengikuti curhatan ini, menyatakan rasa optimis kemelut kepengurusan KONI Jabar bisa dibenahi dengan turunnya beleid dari Gubernur Jabar. “Kewenangannya ada di Pak Emil soal KONI Jabar ini. Biarlah cabor-cabor lain juga ikut mengerti soal ini” (HS/SF/dtn)  


emgz2

Artikel lain...

TikTok Meluncurkan All-Star Southeast Asia 2019 Sebagai Hasil Studi Tunjukkan Video Sebagai Format Konten Terbaik Untuk Mengekspresikan Kreativitas,

TikTok Meluncurkan All-Star Southeast Asia 2019 Sebagai Hasil Studi Tunjukkan Video Sebagai Format Konten Terbaik Untuk Mengekspresikan Kreativitas,

destinasianews - TikTok, platform terdepan untuk video mobile berdurasi singkat, meluncurkan kompetisi All-Star tingkat wilayah yang bertujuan untuk menemukan dan menginkubasi creator baru di Asia Tenggara, sesuai dengan hasil studi yang menunjukkan bahwa...

Pemusnah Sampah ‘Stungta’ dari Gerakan Hejo, Disambangi Tim Auditor Teknologi Ramah Lingkungan  - Layak Pakai, Hasilnya

Pemusnah Sampah ‘Stungta’ dari Gerakan Hejo, Disambangi Tim Auditor Teknologi Ramah Lingkungan  - Layak Pakai, Hasilnya

destinasiaNews  -  Kembali, mesin ‘Stungta’ karya anak bangsa yang dikenal sebagai incinerator pemusnah sampah yang ramah lingkungan, dan hemat enerji,...

Eka Santosa Gerakan Hejo Kaget Lihat Gunungan Sampah di Sarimukti

Eka Santosa Gerakan Hejo Kaget Lihat Gunungan Sampah di Sarimukti

destinasiaNews - "Saya kaget lihat ratusan pemulung malah mendekati sampah dari truk, padahal itu semua kotor dan sangat berbau. Saya...

Hasil Riset Dosen & Mahasiswa Tersaji di Stand FPIK Unpad, West Java Festival 2019 - Edhy Prabowo Sempat Menyambangi ...

Hasil Riset Dosen & Mahasiswa Tersaji di Stand FPIK Unpad, West Java Festival 2019 - Edhy Prabowo Sempat Menyambangi ...

destinasiaNews -- Mau tahu, keseruan apa yang harus kita alami, andai berada di area perburuan di antara ratusan stand di...

Dubes RI untuk Polandia Beri Tips Sukses Ke Mahasiswa Widyatama

Dubes RI untuk Polandia Beri Tips Sukses Ke Mahasiswa Widyatama

destinasiaNews - Siti Nugraha Mauludiah Dubes Indonesia untuk Polandia menjadi pemateri saat digelar stadium general atau kuliah umum di Universitas...

Pengunjung

04342949
Hari ini
Kemarin
1016
3317