Megawati Terima Gelar Doctor Honoris Causa ke Empat

Mega HC6

DestinasiaNews  –  Presiden Repuplik Indonesia ke-5, Megawati Soekarnoputri dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa ( Dr. H.C ) bidang politik dan pemerintahan dari  Universitas Padjadjaran (Unpad) dan secara resmi, Rektor Unpad, Prof. D.r Tri Hanggoro Achmad, membacakan SK dan melantiknya, upacara berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata kampus Unpad Jalan Dipati Ukur Kota Bandung, Rabu, 25/5/2016.

Kutua Tim Promotor Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, M.Si., mengatakan, pertimbangan penganugerahan tersebut setelah mencermati sikap dan kebijakan Megawati dalam tiga periode. Yakni, sebelum menjadi presiden, saat menjadi presiden dan setelah menjadi presiden.  

Ia menilai Megawati memiliki pemikiran berbeda tentang konsolidasi demokrasi, hal tersebut tidak hanya bisa dilakukan dengan menguatkan peran masyarakat sipil, tetapi memerlukan peran negara yang kuat.

Megawati dinilai dapat menyeimbangkan kekuasaan antara pemerintah yang berkuasa dan aktor politik diluar pemerintahan, yang merupakan kontribusinya pada ilmu politik, ujar Obsatar

"Megawati yang anak Presiden, pernah jadi Presiden, bahkan menentukan siapa yang menjadi Presiden. Tapi memilih menangis dan tertawa bersama rakyat," kata Obsatar yang disambut applaose para hadirin.

Tim Promotor penganugerahan gelar itu adalah Prof. Dr. H. Obsatar Sinaga, M.Si. (Ketua); Prof. H. Oekan Soekotjo Abdoellah, M.A., Ph.D. (Anggota) dan Dr. Arry Bainus, M.A. (Anggota)

Mega HC8
Megawati merasa bangga dan terhormat atas anugerah gelar Doktor Honoris Causa dari Unpad ini, "Saya ucapkan terima kasih. Saya terharu dan bangga," kata Mega, saat menyampaikan orasi ilmiah "Bernegara Dengan Satu Keyakinan Ideologi".

Pemberian anugerah ini mengingatkan kembali pada peristiwa ketika dirinya dilantik sebagai mahasiswi di Universitas Padjadjaran 51 tahun yang lalu, yang kala itu Ia masih berusia 18 tahun dan oleh ayahandanya yakni Ir. Soekarno diharuskan masuk ke FakultasPertanian Unpad karena urusan pangan merupakan urusan mati hidupnya bangsa, kenang Mega.

"Hanya dua tahun kesempatan untuk belajar di Universitas Padjadjaran ini (1965-1967). Kesemuanya memaksa saya untuk tidak melanjutkan kuliah di kampus ini", kata Mega

"Meskipun saya sangat tertarik pada ilmu psikologi, namun Bung Karno sangat kokoh dan meyakinkan saya, untuk memasuki dunia yang menjadi mata pencaharian terbesar seluruh rakyat Indonesia," ujarnya."Melalui ilmu pertanian saya memahami bahwa fundamen terpenting bagi bangsa Indonesia untuk maju antara lain diukur dari kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri di bidang pangan bagi rakyatnya”.                                 

"Petani adalah gambaran nyata wong cilik di mana seluruh keberpihakan politik seharusnya ditujukan kepada mereka. Inilah kesadaran yang muncul ketika saya belajar di kampus ini," katanya.

Mega HC3"Peristiwa yang saya alami di kampus inilah yang kemudian membentuk saya menjadi seorang politisi dan memilih untuk terus mengorganisir rakyat melalui jalan kepartaian," kata Mega

Akhirnya melalui praktik membumikan ilmu pertanian secara langsung bersama para petani dirinya tidak hanya mengerti secara ideologis tentang hakikat kedaulatan pangan.

Ilmu pertanian menjadi jalan kerakyatan yang terbuka lebar untuk memahami keseluruhan peri kehidupan rakyat Indonesia dan melalui ilmu tersebut dirinya menjadi paham bahwa hakikat politik sejatinya adalah membangun peradaban yang berangkat dari realitas kehidupan rakyatnya, tutur Mega

 Bukan hanya Ilmu Pertanian dari Unpad yang didapatkan oleh dirinya selama berkuliah di kampus tersebut namun di tempat tersebut mentalnya ditempa untuk belajar memahami dan bertahan pada keyakinan terhadap ideologi dalam artian yang sesungguhnya.

Usai penyampain orasi ilmiahnya, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, langsung mendapatkan ucapan selamat dari Wakil Presiden Yusuf Kalla, “Selamat atas penganugrahan gelar Doktor honoris causa”, ucapnya.

“Mendapat gelar Doktor honoris causa bidang politik dan pemerintahan tidaklah mudah. Megawati telah membuktikan dan melakukannya selama puluhan tahun, walaupun Ia kuliah di Pertanian ”, kata Jusuf Kalla. “Semoga hal tersebut menjadikan motivasi bagi generasi penerus bangsa”, tegasnya.

Selain dari Unpad, gelar Doktor (Honoris Causa) tersebut, Megawati juga menerima dari beberapa universitas terkemuka di mancanegara diantaranya dari : Waseda University, Tokyo Jepang, 29 Agustus 2001, Dr. H.C dalam bidang hukum; Moscow State Institute of Internationale Relations, Rusia, 22 April 2003, Dr. H.C dalam bidang politik; Korea Marityime and Ocean University, Busan, Korea Selatan, 19 Oktober 2015, Dr. H.C dalam bidang politik  

Menurut pantauan destinasianews.com pada upacara penganugerahan tersebut dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla (Kabinet Kerja) serta pejabat penting lainnya.  Seperti  Wapres  Tri Sutrisno (1993-1998),  Wapres  Budiono (2009-2014),  juga sejumlah menteri kabinet kerja Presiden Jokowi, antara lain Menko PMK Puan Maharani, Menko Maritim Rizal Ramli, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menhub Ignatius Jonan, Menkumham Yasonna H. Laoly, Kepala BIN Sutiyoso, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Mentan Amran Sulaiman, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menpan Yuddy Chrisnandi, , Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, dan undangan VVIP, VIP lainnya. (HRS/dtn).

Mega HC7

 


emgz2

Artikel lain...

Ini Ujar Emil & Pegiat Lingkungan Hidup Dalam Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum

Ini Ujar Emil & Pegiat Lingkungan Hidup Dalam Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum

destinasiaNews – Bertempat di Graha Mangala Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (15/1/2019) berlangsung rapat evaluasi 1 tahun program Citarum Harum. Hadir dalam kesempatan...

Ada Pesan Mendalam di Film Preman Pensiun tentang Tanggungjawab

Ada Pesan Mendalam di Film Preman Pensiun  tentang Tanggungjawab

destinasiaNews - Pemain Preman Pensiun Serbu Bandung bersama Gubernur Jawabarat dan wakil Walikota Bandung nonton bareng, MNC Pictures menggelar Gala...

Persib Legend Ke Eka Santosa, Minta Temui Ridwan Kamil - Benahi Kisruh KONI Jabar!

Persib Legend Ke Eka Santosa, Minta Temui Ridwan Kamil - Benahi Kisruh KONI Jabar!

destinasiaNews  – Abah Landoeng (93) saksi sejarah ketika Persib berdiri pada tahun 1933, kala itu masih berusia 9 tahun di Bandung....

Gerakan Hejo Temui Ridwan Kamil – “Jangan Asyik Main Sendiri!”

Gerakan Hejo Temui Ridwan Kamil – “Jangan Asyik Main Sendiri!”

destinasiaNews – Gedung Pakuan rumah dinas Gubernur Jabar yang terletak di Jl. Cicendo No. 1 Kota Bandung, yang kini ditempati...

Hasil Lomba Digital Kominfo Pramuka Jabar 2018

Hasil Lomba Digital Kominfo Pramuka Jabar 2018

DestinasiaNews - Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Barat sudah memilih dan menentukan juara Lomba Digital Pramuka Jabar 2018. Lomba yang...

Pengunjung

02908428
Hari ini
Kemarin
1044
1009