Tia Fitriani DPRD Jabar di Reses ke -1 Tahun 2017 – Demi Rakyat Siap Pasang Badan

RESES SURALAYA 1 Copydestinasianews - Gelaran reses ke-1 tahun 2017  anggota DPRD Jawa Barat, kembali menyerap aspirasi sekaligus mensosialisasikan program pembangunan dan aktivitas DPRD. Dalam hal ini Dra Hj Tia Fitriani Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem,  kali ini menemui konstituennya dari dua kabubaten sekaligus,  Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) di Jalan Suralaya V no 11 A, Cijagra, Lengkong, Kota Bandung (24/2/2017)

RESES SURALAYA 3 CopyReses kali ini dihadiri ratusan konstituen dari dua kabupaten tersebut. Menariknya, turut pula hadir tim Dulur saTIA, pengurus Garnita Malahayati, dan puluhan kader NasDem. Dalam dialog reses tersebut yang dimoderatori Robby, serta diisi pemateri Dindin Sabarudin, dikupas  tentang makna reses, tugas dan fungsi anggota dewan, “Reses adalah masa dimana DPR atau anggota dewan melakukan kegiatan di luar masa sidang, terutama di luar gedung DPR. Lazimnya, melakukan kunjungan kerja, baik secara perseorangan maupun berkelompok,” Ujar Dindin yang menguraikan persoalan ini dengan runtun.

RESES SURALAYA 2 CopyTia Fitriani, walaupun dalam kondisi kesehatan belum pulih, sambil duduk di kursi rodanya, Ia hadir di forum ini. Dengan sabar Ia dengarkan aspirasi warga:”Walaupun kita  sedikit kepanasan disini, harus tetap semangat. Yang disampaikan Pak Dindin tadi, itu pencerahan bagi kita. Perjuangan, memang belum selesai”, paparnya dengan nuansa penuh keibuan.

”Tahun lalu, banyak ajuan aspirasi, sayang banyak pula yang  tak sempat masuk dalam slot anggaran. Penyebabnya,  terbentur oleh keharusan prosedur. Namun, saya akan terus  perjuangkan. Bantuan ini semata untuk kemaslahatan. Tolong pula, para kader membantu memberikan pencerahan dan pemahaman ke masyarakat, dan persyaratannya dilengkapi,” ujar Tia yang tak sungkan-sungkan menyatakan –“Demi rakyat, saya siap pasang badan. Asalkan, para kader dan masyarakat  bekerjasama secara erat.Jangan ada dusta di antara kita”.

Masih di forum ini, salah satu tim dulur saTIA, yakni Toni yang akrab di sapa Babeh, berujar dengan polos:”Sedari awal saya ikuti perjalannan ibu, sangat luar biasa semangat ibu Tia. Selalu memaksakan menemui warganya, walaupun kondisi fisiknya sedang sakit. Mungkinkah, ini merupakan sesuatu kerinduan beliau terhadap rakyat?” ujar Babeh yang diamini rekannya Robby, dan Susi, serta puluhan hadirin lainnya. “Ibu Tia memang ngangenin juga sih?”, seru salah satu hadirin yang duduk di bangku paling belakang. (SA/dtn)

RESES SURALAYA 4 Copy

Add a comment

Tia Fitriani, DPRD Jabar, Reses di 2 Kecamatan Kab. Bandung – Pentingnya Semangat Perjuangan

RESES NAGREG 1 Copydestinasianews – Anggota DPRD Jawa Barat Komisi II, Tia Fitriani kali ini (23/2/2017) kembali mengisi masa reses ke 1 tahun 2017  bertemu dengan masyarakat di dua tempat Kabupaten Bandung. Rumah makan Ojolali Jl.Raya Cipasir KM 22 No.192 Rancaekek adalah tempat reses pertama yang Ia kunjungi, selanjutnya Rumah makan Kampoeng Nagreg Jln. Raya Nagreg untuk bertemu konstituennya dan masyarakat setempat.

Dalam reses di dua tempat tersebut turut hadir kepala desa Sangiang kec. Rancaekek, Kepala desa Haur Pugur kec Rancaekek, dan kepala desa Ciaro Nagreg pada dialog reses tersebut di pandu oleh  Robby dan salah satu pengisi materi Dindin Sabarudin tentang pentingnya tugas dan fungsi anggota dewan, “yang menjadi salah satu tugas angota dewan  yaitu memperjuangkan apa yang di inginkan oleh masyarakat sesui prosedur yang berlaku,”Ungkap Dindin.

RESES NAGREG 2 CopyKepala desa Sangiang dalam sambutanya mengatakan, “ibu Tia yang dalam kondisi sakit namun masih semangat untuk menemui kita semua, mudah-mudahan kedepannya partisipasi warga yang mendukung Ibu Tia lebih baik lagi, dan mudah-mudahan Ibu Tia dalam lindungan Allah SWT dan diberi kesembuhan dan sehat”,Ujarnya.

Dalam kunjungan “marathon kecil” kali ini, Tia selain menampung aspirasi mengatakan,” Pentingnya suatu semangat perjuangan  dalam menjalankan segala sesuatunya agar tujuan tercapai, utamanaya adalah memperjuangkan aspirasi dari masyarakat, ungkapnya.

Lanjut Tia,”semula saya gak akan datang karena kondiai fisik, karena semangat untuk menemui bapak ibu sekalian yang membawa saya untuk hadir di sini, memang perjuangan itu berat namun harus di jalani karena ini menjadi ketulusan saya sebagai wakil rakyat”.

RESES NAGREG 3 CopyPada kesempatan reses di RM Kampoeng Nagreg, Kepala Desa Ciaro Wawan Hermawan mengungkapkan terima kasihnya pada legislator Tia Fitriani,”Sebetulnya saya hari ini ada kegiatan, namun reses  dan untuk bertemu ibu Tia lebih penting, terima kasih ibu Tia atas perjuangannya selamat datang dan salam silaturahmi dari warga Nagreg, bahwa kami di jajaran kepemerintahan kec Nagrek dari dulu sedang mengusahakan pembangunan masjid ,dan memang luar biasa bantuan yang paling besar  yang di dorong dan diperjuangkan  ibu tia yaitu 1 miliar, terimakasih ibu tia atas perhatiannya pada rakyat,”Ungkapnya. (SA/dtn)

RESES NAGREG 4 Copy

Add a comment

Bambang Irawan Siap Kembangkan Budidaya Ikan di KBB

BAMBANG DAN HNSIdestinasiaNews - Bambang Irawan aktivis pro demokrasi yang berdomisili di Kabupaten Bandung Barat (KBB), setelah sukses menggelar seminar Pengarusutamaan Gender (PUG) di Aula Plaza Ramayana Jl.Raya Padalarang Bandung (14/2/2017), yang helatannya dihadiri ratusan ibu-ibu se KBB, kali ini punya kiprah baru.

Pada Senin, 20 Februari 2017 tatkala Ia diundang khusus oleh pengurus DPD HNSI Jawa Barat di kantor sekertariatnya Jl. Dago Pakar  Barat No 9b Bandung, Bambang hari itu diberi mandat untuk membentuk dan menyusun kepengurusan DPC HNSI KBB. “Saya siap bersama rekan di KBB, Utamanya budidya ikan di waduk Cirata, Saguling dan sekitarnya termasuk sungai dan empang. Memang pengembangan budidaya ikan di daerah kami, diakui belum maksimal dikembangkan”, ujarnya seusai Ia menerima surat mandat yang disaksikan pengurus DPD HNSI Jawa Barat, disela-sela rapat persiapan Rakorda HNSI Jabar yang akan berlangsung di Hotel Savoy Homann pada 1 Maret 2017.  

Ketua DPD HNSI Jawa Barat, H Nandang Permana usai memberikan pemaparan potensi budidaya ikan di KBB seperti pembiakan ikan sidat, ikan mas, gabus malas, lele, belut, dan sebagainya yang berpotensi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun ekspor, merasa gembira atas kehadiran Bambang Irawan:”Secepatnya, Kang Bambang melakukan pemetaan dan konsolidasi, juga mengadakan pendekatan dengan pemerintah setempat”.

Secara terpisah  Agus Warsito, Bendahara DPD HNSI Jawa Barat mendukung keterlibatan Bambang Irawan:”Potensi ekonomis ikan budidaya, kami sering didatangi para pebisnis ikan dari dalam dan luar negeri. Masalahnya, perkembangan budidaya ikan kita masih minim, padahal lahan dan SDM  cukup”.

“Sebenarnya, tinggal kemauan dari warga dan pemerintah setempat untuk pembudidayaan ikan ini. Jangan pula salah kira HNSI itu tak hanya berhubungan dengan nelayan ikan di pantai dan laut, termasuk di daerah daratan bahkan pegunungan pun HNSI bisa berperan. Makanya, masuknya KBB menjadi strategis”, pungkas Agus yang mengetahui bahwa di KBB ada pabrik pakan, jala dan perlengkapan alat tangkap ikan lainnya. (SA/dtn)

Add a comment

Pelantikan Pengurus Harian KB FKPPI Kota Bandung - NKRI itu Harga Mati !

PELANTIKAN FKPPI 1 CopydestinasiaNews– Pelantikan Pengurus Harian Keluarga Besar (KB) FKPPI (Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI Polri) Kota Bandung, berlangsung di Makodim 0618/ BS, Jl. Bangka No.2, Kota Bandung (19/02/2017).

Menurut penyelenggara ini merupakan acara resmi peleburan kepengurusan Ormas dan Generasi Muda (GM) FKPPI. Intinya, mereka melebur dalam wadah “baru” kepengurusan Keluarga Besar (KB) FKPPI. Sekaligus peleburan ini menandai tumbuhnya rumah besar “baru” bagi putra putri purnawirawan TNI dan Polri

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Yossi Irianto pada kesempatan ini mengatakan, dalam kondisi masalah integritas bangsa sedang terganggu:”FKPPI harus tampil sebagai inspirasi di tengah masyarakat yang sedang gelisah. Kita harus jadi jalan penerang”.

“Tinggal bagaimana kepengurusan baru ini mampu dan mau, meluangkan waktu demi memahami kondisi sekarang ini”, tambah Yossi kepada para wartawan usai pelantikan pengurus FKPPI periode 2017-2022. .

Ketua FKPPI Kota Bandung yang baru dilantik Adde Mararif Suratman mengatakan, NKRI adalah harga mati. FKPPI ke depan akan merangkul semua elemen, demi menjaga integritas bangsa.

“Bila kita bersatu, Insya Alloh akan semakin kuat. Kalau bersatu, Insya Alloh segala tantangan bisa kita hadapi secara bersama-sama,” tandasnya.

PELANTIKAN FKPPI 2 CopyAdde juga menambahkan, FKPPI kedepannya harus menjadi panutan bagi masyarakat. Untuk itu ia akan merangkul rayon-rayon FKPPI di kota Bandung agar mempersatukan misi dan visi.

“Rayon-rayon FKPPI di Bandung ada yang menjadi LSM dan lainnya melalui kepengurusan baru, dihimbau rayon-rayon untuk lebih fokus terhadap visi dan misi FKPPI,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Ketua KB FKPPI Daerah Jawa Barat H. Yana M. Soepardjo SE MM mengatakan, ini merupakan pelantikan ke 4 pengurus cabang KB FKPPI Kab/Kota wilayah Jawa Barat. Ia berharap pula segera diikuti wilayah Kab/Kota lainnya. Yana pun mengapresiasi pelaksanaan pelantikan pengurus ini, karena mampu menghadirkan banyak kader potensial.

“Pelantikan kali ini luar biasa. Banyaknya kader potensial yang hadir menandakan, KB FKPPI dapat dijadikan contoh dalam peleburan yang mulus dan berprospek”, tutup Yana. (SA/HS/dtn)

Add a comment

Buyung Lalana & Eka Santosa Sowan ke Solihin GP – Dibekali Sapu Lidi !

DTN BUYUNG 1 CopydestinasiaNews – Minggu pagi (20/2 /2017) di kediaman sesepuh Jawa Barat Solihin GP (91) di Jl. Cisitu Indah Bandung, ada  suasana khas. Kala itu pasangan  Mayor Jenderal TNI Mar (purn.) Buyung Lalana hadir bersama Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo. Gerangan apa, berdua sowan ke mantan Gubernur Jabar (1970 – 1974)? 

“Bersilaturahim dan berdiskusi membahas soal lingkungan dan lainnya di Jawa Barat. Ini rutin bersama Mang Ihin (sapaan akrab Solihin GP)”, terang Sobirin Supardiono, Dewan Pakar DPKLTS yang ditemani rekannya Prof. Mubiar Purwasasmita, Ketua DPKLTS –“Bedanya kali ini, ada Kang Buyung (sapaan akrab Buyung Lalana). Beliau ini asli orang Jabar kelahiran Bandung, lho? Rupanya cocok dipasangkan dengan Kang Eka …”, tambah Mubiar yang tampak ceria sesaat sebelum memulai berdiskusi.

Belakangan baru diketahui, kehadiran khusus Buyung Lalana (59) yang ditemani istrinya Adriana Buyung Lalana, sekaitan Ia memang digadang-gadang dicalonkan sebagai gubernur Jabar 2018 -2023. Buyung yang kelahiran Bandung, ternyata masa kecilnya tinggal di daerah Cikaso bandung. Dikenal pula sebagai alumni SMAN 9 Bandung. Ia adalah lulusan Akademi Angkatan Laut 1983. Terahkir berdinas sebagai Komandan Korps Marinir (30/3/2015 – 15/6/2016). Kini Buyung menjabat sebagai Staf Khusus Menteri Perhubungan.

“Eka biar jadi tukang beberes. Buyung itu orang tuanya dari Tasikmalaya dan Sumedang, Percayalah, ini pasangan ini clean and capable. Jabar yang darurat lingkungan, biar segera pulih, dan rakyatnya makmur”, papar Mang Ihin menjelaskan sekilas sosok pasangan ini.

“Tak sabar saya. Segera bereskan Jabar dari kondisi awut-awutan birokrasi, alam dan lingkungannya. Yang bangor itu biar diteunggeul (dipukul), tapi rakyatna diayomi”, tambah Mang Ihin yang mantan Sesdalopbang (Sekertaris Pengendalian Logistik dan Pembangunan) pada era Orde Baru.

Lanjutannya, tatkala Mang Ihin kembali ditanyakan kehadiran pasangan ini, sepertinya terkesan tiba-tiba? “Terpenting, esensi pasangan ini cocok, tadi sudah saya tanyai keduanya. Buat apa lama dicocok-cocokan, lalu hasilnya sontoloyo …?!”, katanya disertai reaksi derai tawa hadirin atas lontarannya yang ceplas-ceplos.

Simbol &  Amanah

DTN BUYUNG 2 Copy“Sejak awal, saya siap dipasangkan dengan siapa saja. Syaratnya, punya visi dan misi terhadap lingkungan yang sejalan dengan perjuangan Mang Ihin. Tak gampang, mencari pasangan yang cocok itu”, papa Eka yang juga sebagai Duta Sawala (Sekertaris Jenderal) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar.

Yang cukup unik, usai diskusi intensif yang berlangsung lebih dari dua jam, di teras kediaman Mang Ihin yang tampak resik dipenuhi kehijauan, dilakukan prosesi spontan terhadap pasangan ini. Pertama, keduanya diajak panco, sambil Mang Ihin berucap:”Satukan tenaga kalian, biar nanti yang coba-coba mengganggu mundur dengan sendirinya”.

DTN BUYUNG 4 CopyProsesi kedua, pasangan ini diharuskan menyiram air ke tanaman dengan memegang gembor secara bersama-sama:”Nah, begitu jadikan nanti Jabar itu hijau kembali, dan airnya cukup di musim kemarau, tak banjir di musim hujan”, seru Mang Ihin disela-sela tepuk tangan dari hadirin. “Ini sarat makna”, celetuk seseorang kala itu.

Terakhir, prosesi paling unik, Mang Ihin seakan tanpa protokoler apa pun, menyabet sapu lidi yang ada di teras, lalu diberikan ke pasangan Buyung Lalana – Eka Santosa:”Ini buat kalian, pegang ini. Ini sapu lidi biasa, pegangan  buat kalian nanti. Silahkan tafsirkan sendiri …”, jelas Mang Ihin yang diamini tanda mengerti pemberian simbol sapu lidi ini.      

Allhasil kehadiran pasangan ini di kalangan pengamat dan praktisi politik di Jawa Barat memunculkan sinyal kuat - pasangan inilah yang akhirnya direstui Mang Ihin untuk memimpin Jabar era 2018 – 2023. “Dihitung-hitung ini sudah ketujuh kalinya Eka dipasangkan dengan calon gubernur. Rupanya, dimata Mang Ihin inilah yang dianggap paling pas”, papar Yan Rizal yang dihubungi secara terpisah. (HS/SA/dtn)

DTN BUYUNG 3 Copy

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

destinasiaNews – Ada kisah unik, dari kuliner legenda di Kota Bandung. Ini sudah ada lho, semenjak era Kemerdekaan RI pada tahun 1945...

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

destinasiaNews -Elemen warga yang tergabung pada “Musisi Bandung”, berencana membikin dompet khusus terkait bencana gempa bumi yang melanda Lombok pada...

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Destinasianews – Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat gelar konferensi pers di Kawasan Ekowisata Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung,...

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit - Ini Pertimbangannya …

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit  - Ini Pertimbangannya …

destinasiaNews – Kabar teranyar dari kesepakatan di antara konsumen Grand Asia Afrika Residence(GAAR) Bandung yang tergabung dalam wadah Paguyuban Konsumen...

Pengunjung

02342445
Hari ini
Kemarin
209
3030