DPD HNSI Jabar di Sosialisasi PPI Rancabuaya Kab. Garut – Setuju, Padukan Nelayan dan Pariwisata

DTN HNSI SOSIALISASI 1 CopydestinasiaNews Ketua DPD HNSI Jabar, H, Nandang Permana beserta jajarannya ketika menghadiri sosialisai pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Rancabuaya Kecamatan Caringin Kab. Garut Jawa Barat (2/2/2017), mengapresiasi sikap nelayan setempat dan pemerintah daerah dalam hal  semengisi PPI kelak. “Bila terwujud PPI yang diimpikan warga Jabar Selatan - Kabupaten Garut sejak era 1990-an. Operasionalnya memadukan kegiatan nelayan dengan kepariwisataan, dan katalisatornya Koperasi Nelayan Indonesia (Koneli)”.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, Jafar Ismail, seusai memimpin sosialisai PPI yang dihadiri ratusan nelayan dan pejabat terkait, menyatakan rasa lega proyek senilai Rp. 42 M yang studi pembangunannya telah dikerjakan oleh PT.Widya Buana Prasetya:”Tadi itu ada kesepakatan tak hanya PPI ini untuk nelayan, melainkan untuk mendinamisasi kegiatan kepariwisataan di daerah ini”.

DTN HNSI SOSIALISASI 2 CopySecara terpisah masih di tempat sosialisi PPI yang berlangsung di Hotel Villa Jaya Sakti 1 di Pantai Rancabuaya Kecamatan Caringin Kabupaten Garut, Lukman Ketua DPC HNSI Kabupaten Garut setali tiga uang, menyatakan rasa gembira atas respon baik dari semua pihak yang terlibat:”Ini berkat perjuangan HNSI Jabar dan struktur di bawahnya selama bertahun-tahun. Kami tahu persis, bagaimana lobi-lobi yang panjang dilakukan demi terwujudnya PPI idaman nelayan di Jabar Selatan”.

Lainnya Dudeng Wakil Ketua HNSI Caringin; dan para Ketua RN (Rukun Nelayan) mulai dari daerah Purbayani, Indra Layang, Samudra Jaya, dan Cimahi yag masing-masing dipimpin oleh Encep, Aep, Jani, dan Asep, secara terbuka di forum ini mendukung kerjasama sinergis antara HNSI Jabar dengan pemerintah setempat.”Saya mah tahu persis perjuangan HNSI baik tingkat DPD maupun DPC. PPI ini satu-satunya cara buat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian. Bantuan pemerintah ini ibarat kail-nya, bukan sekedar ikan-nya. Pariwisata juga bisa maju di Rancabuaya”. (HS/SA/dtn)  

Add a comment

Anton Charliyan Kapolda Jabar & Solihin GP, Hadir di Sawala Luhung BOMA Jabar

BOMA BOMA CopydestinasiaNews – Pantauan terakhir hingga Senin siang, 16 Januari 2017 di Sekertariat BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung, tampak penuh gairah. “Besok siang (Selasa, 17/1/2017 Pukul. 14.00 WIB – red) akan hadir di tempat kami di antaranya Pak Anton Charlyan Kapolda Jabar, dan sesepuh Jabar Solihin GP,” ujar Eka Santosa, Sekjen BOMA Jabar, yang juga menambahkan –“Kang Iriawan atau ‘Iwan Bule’ (M. Iriawan, Kapolda Metro Jaya – red) yang oleh para Olot (tetua adat) telah diberi gelar khusus selaku Lanang Raksa Buana, direncanakan  juga hadir”.

BOMA Jabar yang terdiri atas gabungan 20 Kasepuhan Masyarakat Adat di Jawa Barat, melalui Sawala Luhung ‘Luar Biasa’ yang dilakukan sejak Senin malam, 16 Januari 2017 di Pasir Impun, akan membahas kondisi sosial-politik terakhir di Tatar Sunda dalam kaitan - Maraknya fenomena intoleransi antar umat. “Entah apa yang akan diperbincangkan para Olot pada malam ini. Semua itu diserahkan ke kebijakan para Olot sendiri”, tambah Eka Santosa yang juga menjabat sebagai ,Ketua Umum DPP Gerakan Hejo.

Jujur Jeung Bener

Pantauan terakhir ketika berita dinaikkan sudah hadir beberapa utusan dari Kasepuhan Kampung Adat Cikondang dari Kabupaten Bandung, Kampung Adat Kuta dari Kabupaten Ciamis, Kampung Adat Sanaga dari Kabupaten Tasikmalaya, serta paling awal beberapa Olot Baduy dari Kabupaten Lebak Provinsi Banten sudah tiga hari tinggal di Pasir Impun. “Bagi kami yang diharapkan, hanyalah aman dan tentram antar umat itu tidak saling mengganggu. Kudu jujur jeung bener bae. Ulah ujub jeung takabur …”, pungkas Olot Sahari utusan Olot Baduy menyikapi persoalan intoleransi yang akhir-akhir ini marak di Jawa Barat. (HS/SA/dtn) 

Add a comment

Gerakan Hejo Diskusikan Peran Penyuluh Pertanian – Lagi, Wujudkan Kedaulatan Pangan !

DTN PENYULUH 1 CopyDestinasiaNews– Untuk kesekian kalinya Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, Eka Santosa membahas intensif di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung (22/12/2016) - Peran Strategis Penyuluh Pertanian, Mewujudkan Kedaulatan Pangan Nasional. “Mohon dicatat, kedalaman diskusi ini walaupun dalam konteks nasional, kaitannya erat dengan kondisi pertanian di Jabar”,  tutur Eka yang didampingi “Astro” Rizky Ramdani dari bagian advokasi hukum Gerakan Hejo.

Hadir dalam diskusi ini dari pihak Forum Komunikasi Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian Nasional (FK THL – TBPP Nasional), di antaranya Dedy Alfian, Ketua FK THL –TBPP Nasional; Dudi S Tafajani, Wakil Ketua FK THL – TBPP Nasional; Hikmat Fadilah, Wakil Ketua FK THL – TBPP Jabar; serta pengurus di tingkat Jabar seperti Syaiful M, Asep Santosa, dan Asep Setia M. “Kertas kerja ini membahas  peran penyuluh pertanian dari masa ke masa dengan pasang-surut perannya dalam ketahanan pangan kita”, urai Dedy Alfian yang diamini Hikmat Fadilah yang di DPP Gerakan Hejo kebagian tugas sebagai Wakil Ketua Bidang Ketahanan Pangan.    

Status FK THL – TBPP

Alur kupasan diskusi FK THL – TBPP yang pada tahun 2015 punya anggota 25.734 orang (57.33% - PNS), penyuluh bantu THL-TBPP (19.156 orang – 42,67%) , bersama Gerakan Hejo yang peduli pada pentingnya keseimbangan lingkungan hidup di Jabar, membahas peran strategis penyuluh pertanian untuk 5 atau 10 tahun ke depan. “Peran penting penyuluh usai era otonomi daerah, memang karut-marut.. Selain status kepegawaian yang tak jelas diluar yang sudah PNS, juga kebijakan pangan di tingkat nasional dan daerah kerap tak sinkron”, jelas Hikmat Fajar sambil menyodorkan sejumlah data di tangannya. “Mau dibawa kemana target nasional untuk kedaulatan pangan, selain yang pernah dicapai tahun 1984 dari FAO (Food and Agriculture Organization)?”  

Diketahui Indonesia pada tahun 1984 dinyatakan mampu mandiri dalam hal pangan. Kala itu ada 32.000 penyuluh pertanian, dengan produksi 25,8 juta ton beras, mampu memenuhi kebutuhan pangan 160 juta penduduk. “Kala itu bisa menyumbang 100.000 ton gabah melalui FAO ke negara-negara yang menderita kelaparan”, papar Eka yang menginkan kembali melalui kiprah Gerakan Hejo di Jabar dan nasional – “Pada era millennium bisa ekspor pangan. Bukan, sebaliknya ‘jenis padi raskin’ banyak dikonsumsi sebagian warga yang kini berpolulasi 250 juta jiwa.Hebatnya, kini kita jadi sasaran empuk negara-negara pengekspor pangan”.

Simpulan  

DTN PENYULUH 2 CopySesi akhir diskusi ini yang total berlangsung lebih dari 90 menit, mengeluarkan simpulan, penyuluh pertanian punya peran strategis dalam hal peningkatan swa sembada pangan, pun Ia sebagai penghubung antar semua sektor, serta perannya sebagai agen perubahan di front agraris kita.

Menurut Eka hasil diskusi ini setelah digodog oleh berbagai kajian, akan dipaparkan ke berbagai kalangan pembuat kebijakan di tingkat daerah dan nasional. “Ini akan kita dorong dengan data, dan kajian yang valid. Nantinya, penyuluh pertanian punya pegangan dan arah lebih jelas dan matang, selain kepastian status kepegawaiannya. Mereka itu kan, pahlawan pangan kita,” begitu pungkas Eka yang selama berdiskusi Ia hanya nyeleneh bersarung – sebagaimana budayawan yang bersahaja.(HS/SA)

Add a comment

Sol Beach House Bali Benoa Menerima Penghargaan Super Platinum Tri Hita Karana

SolBeachHouseBenoaBali BeachDestinasiaNews- Meliá Hotels International patut berbangga bahwa salah satu hotel yang dikelolanya, Sol Beach House Bali Benoa menerima penghargaan Super Platinum dalam ajang Tri Hita Karana (THK) Awards 2016 beberapa waktu lalu. Ajang ini adalah sebuah program penghargaan yang disahkan oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB. Super Platinum merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Yayasan Tri Hita Karana dan menjadi kali kedua bagi hotel Sol Beach House Bali Benoa menerima penghargaan ini.

 

Didirikan pada tahun 2000 oleh Bali Travel News, THK Awards memberikan pengakuan dan penghargaan kepada usaha-usaha yang berkaitan dengan perhotelan dan pariwisata yang berpusat di Bali. Diartikan sebagai “tiga penyebab terciptanya kebahagiaan”, Tri Hita Karana merupakan filosofi kehidupan masyarakat Bali. Hal ini mengacu pada hubungan yang seimbang yang mencakup hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan sesama manusia, dan hubungan dengan alam lingkungan. Sol Beach House Bali Benoa menerima penghargaan ini karena telah menerapkan konsep Tri Hita Karana tersebut.

 

Acara THK Awards telah disahkan sebagai program global oleh Organisasi Pariwisata Dunia PBB sejak tahun 2015. Tahun ini, THK Awards digelar untuk yang ke-16 kalinya, terdapat 45 orang juri dengan perwakilan dari Universitas Pariwisata, Badan Pariwisata, dan Yayasan Tri Hita Karana. “Menerima THK Super Platinum Award merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami, dan semua ini berkat usaha seluruh tim hotel. Hal ini tidak mungkin terjadi tanpa usaha dan pengabdian mereka,” ucap General Manajer Sol Beach House Bali Benoa, Alvaro Berton.

 

SolBeachHouseBenoaBali PoolSolBeachHouseBenoaBali Premium RoomIa menambahkan, “Kami selalu memprioritaskan untuk memberikan pelayananan yang berdasarkan pada keunggulan dan kualitas. Pada saat yang sama, kami juga berusaha untuk selalu berinovasi serta membawa passion dan karakteristik hotel kami yang unik. Di Sol Beach House Bali Benoa, para tamu tidak hanya datang ke sini untuk layanan hotel berstandar internasional, tetapi juga untuk mendapatkan pengalaman gaya hidup yang ceria, harmonis dan menyenangkan. Ke depannya, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk para tamu kami.”

 

Diposisikan sebagai merek gaya hidup yang elegan di bawah manajemen Meliá Hotels International, Sol Beach House Bali Benoa dibuka pada tahun 1996 yang bertujuan untuk memberikan wisatawan suatu pengalaman sensorik yang menyegarkan melalui gaya modern dan simple. Dengan meraih penghargaan THK ini, artinya kontribusi hotel terhadap masyarakat setempat dan pencapaian yang luar biasa dari Sol Beach House Bali Benoa di industri perhotelan telah diakui. (SF/dtn)

Add a comment

Meliá Hotels International Akan Membuka Meliá Bangkok

MeliáBangkok Signing 1MeliáBangkok Signing 2Dijadwalkan untuk dibuka tahun 2022 mendatang, Meliá Bangkok menekankan fokus perusaahan untuk memperkuat kehadirannya di kancah internasional


DestiNasianews – Meliá Hotels International, perusahaan hotel terkemuka asal Spanyol, mengumumkan penandatanganan Meliá Bangkok, hotel ini akan menjadi properti pertama yang dikelola perusahaan di Bangkok, dan yang kedua di Thailand.

 

Meliá Bangkok merupakan bagian dari fokus strategis Meliá Hotels International pada pertumbuhan internasional – yang telah membuat Meliá Hotels International menjadi perusahaan hotel Spanyol pertama yang membuka hotel-hotel di pasar-pasar seperti Tiongkok, Amerika Serikat dan Uni Emirat Arab.

 

Perjanjian baru dengan Asset World (TCCAW) – anggota dari TCC Group, salah atu konglomerat bisnis terbesar di Thailand – memberikan dorongan yang signifikan untuk pertumbuhan dan ekspansi Meliá Hotels International di Asia. Meliá Bangkok yang berlokasi di kawasan Sukhumvit, merupakan tonggak sejarah lain dalam kerjasama jangka panjang antara Meliá Hotels International dengan TCC Group yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. “Penandatanganan ini memberi kami rasa percaya diri yang besar untuk bekerjasama dengan Asset World untuk meluncurkan merek Meliá Hotels & Resorts di destinasi berkembang seperti Bangkok,” kata Bernardo Cabot Estarellas, Senior Vice President Asia Pacific dari Meliá Hotels International.

 

Ia menambahkan, “Strategi pertumbuhan kami harus didukung dengan mitra lokal utama yang berbagi visi, filosofi dan budaya kami – bahkan terlebih lagi ketika kami memasuki negara kedua yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan di Asia Tenggara ini. Saya percaya track record Meliá Hotels International selama 60 tahun pada pengelolaan hotel dan membawa budaya pelayanan khas Spanyol akan membuat kami berada di posisi yang baik untuk mencapai pertumbuhan sambil memberikan pengalaman terbaik kepada para tamu kami.”

 

Sementara itu, Nishant Grover, Chief Operating Officer Asset World menanggapi, “Kami dengan senang hati memperluas hubungan kami dengan Meliá Hotels International melalui penambahan properti ketiga kami ini. Kami berkomitmen untuk menghadirkan perhotelan terbaik ke Thailand dan sangat percaya bahwa Meliá Bangkok akan melanjutkan visi kami dalam menciptakan penawaran produk dan layanan yang unik untuk tamu-tamu.”

 

Dikelola di bawah merek Meliá Hotels & Resorts, hotel baru yang mewah ini akan menambah portofolio urban resorts milik Meliá Hotels International yang sudah kuat kehadirannya di seluruh dunia. Meliá Bangkok akan menawarkan total 315 kamar tamu yang mewah, dan menawarkan outlet F&B, fasilitas spa, pusat kebugaran dan fasilitas pertemuan, sehingga akan melengkapi pembangunan konsep mix-used ruang ritel dan perkantoran ini.

 

Dengan lokasi stategis di pusat Sukhumvit yang dikelilingi jalan utama kota serta berjarak 30 menit berkendara dari Bandara Internasional Suvarnabhumi, Meliá Bangkok memberikan kemudahan akses menuju Bangkok Mall, kompleks hiburan yang terdapat dua taman bermain, kawasan komersial, perumahan dan perkantoran; Terminal 21; dan Benjasiri Park.

 

Meliá Hotels & Resorts merupakan merek milik Meliá Hotels International yang paling banyak kehadirannya di kancah internasional, memiliki 126 properti di seluruh dunia dan telah hadir di Asia selama lebih dari 30 tahun; dan Meliá Bangkok merupakan penegasan lain dari komitmen perusahaan di wilayah Asia. Merek Meliá Hotels & Resorts sangat dihargai oleh wisatawan di seluruh dunia dan dicirikan dengan pengalaman personal yang diberikan melalui budaya Passion for Service.

 

Di tahun 2016 ini, Meliá Hotels International merayakan hari jadinya yang ke-60 dan mempertahankan kehadirannya yang kuat di Asia, di mana perusahaan ini akan menggandakan jumlah portofolio hotel di wilayah ini pada tahun 2020. Saat ini, terdapat 13 hotel yang telah dibuka, serta 21 hotel di dalam pipeline, dengan hadirnya Meliá Bangkok, total properti wilayah ini menjadi 35 properti. (SF/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’ - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’  - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

destinasiaNews  – Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, yang juga Sekertaris Jenderal (Duta Sawala) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat)...

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

destinasiaNews - Dalam perjalanan gerakan pemenangan EMAS No.1 begitu di hadapkan pada posisi dinamika politik terutama selama gerakan pemenangan di...

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

DestinasiaNews.com – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat ditemui di Sekretariat Bappilu Partai Berkarya Jabar Jl. Soekano Hatta...

Final, Partai Berkarya di Pilgub Jabar 2018 Mendukung Pasangan Rindu

Final, Partai Berkarya di Pilgub Jabar 2018 Mendukung Pasangan Rindu

destinasiaNews - Belum apa-apa sudah ada pernyataan kejutan dari politisi senior Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat:”Ini ibarat...

YELLO Hotel Paskal Bandung Gelar “Happiness is Ramadan” bersama Anak Yatim Piatu

YELLO Hotel Paskal Bandung Gelar “Happiness is Ramadan” bersama Anak Yatim Piatu

destinasiaNews -   Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 1439 H, YELLO Hotel Paskal Bandung adakan kegiatan “Happiness is Ramadan” bersama anak...

Pengunjung

02163230
Hari ini
Kemarin
1870
3385