Tribute To Sukarno di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih – De Sukarnoisasi Masih Ada …

Inggit 4

DestinasiaNews – Bertempat di tapak heritage Rumah Bersejarah Inggit Garnasih Jl. Ciateul No 8 Bandung, Jumat, 30 September telah berlangsung peringatan yang digagas Khatulistiwa Muda. Tajuknya, Tribute To Sukarno. Hadir dalam kegiatan ini yang nuansanya menjejak pemikiran dan implementasi tokoh Proklamator RI Sukarno, antara lain: Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar 1999 – 2004 yang kini sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo; Ren Muhamad, Khatulistiwa Muda; Tito, Cucu Inggit Garnasih; Bonnie Triyana Pimred Majalah Historia, Wisnu Nugroho, Pimred kompas.com.; “Sukarnois” Candra Malik, dan Roso Daras sebagai Sukarnois .

Ren yang akrab disapa Reno sebagai penggagas kegiatan ini menyatakan:”Saatnya generasi muda tak sekedar memajang gambar Sukarno tanpa makna. Melainkan harus diselami dan diimplementasikan pikiran besarnya dalam hidup bernegara dan berbangsa. Sosok Sukarno begitu dihormati dunia internasional. Keterlaluan generasi muda kita, bila hanya tahu itu nama bandara, misalnya…”.

Inggit 1

Sementara Eka Santosa (57) yang pada era 1970-an kala masih SMA di kota Banjar, Jawa Barat, pernah ditangkap aparat CPM setempat gara-gara memakai kaos Sukarno dan mendirikan Gerakan Marhaen. Menurutnya, bila kini Walikota Bandung, Ridwan Kamil, memajang secara atraktif poster Sukarno di seputar alun-alun Bandung dan Gedung Merdeka:”Disayangan bila pemasangannya tanpa makna. Harunya sari pati pemikiran besar Sukarno diwujudkan dalam kemadirian ekonomi, musyawarah mufakat dalam berdemokrasi, nilai-nilai kebangsaan, serta kebijakannya yang sepenuhnya berorientasi kerakyatan. Jangan malah kebarat-baratan. Patung Ibu Inggit justru tak ada, yang ada patung dinosaurus dan super herodari negeri antah berantah ”.

Dalam acara yang diselingi dengan diskusi dan pentas seni dari berbagai alianansi dan forum kemasyaraatan, Tito sempat mengungkapan keprihatinan:”De Sukarnoisasi masih ada setelah di jaman Orba, walaupun bentuknya beda. Nah, soal gedung heritage Inggit Garnasih yang kni disokong Disparbud Jabar, inginnya ada penambahan lahan ke belakang. Itu dulu jaman Pak Karno tinggal di sini adalah kebun, sekarang dijadikan rumah orang. Kalau bisa dibebaskan untuk generasi muda masa datang”.

Terkait isyu de Sukarnoisasi, menurut Eka Santosa paling mudah bisa kita lihat soal misteri Super Semar, sampai sekarang masih belum jelas. “Sepertinya, puluhan tahun ke depan soal ini masih penuh tanda-tanya. Masalahnya, naskah aslinya tak ditemukan. Ini mengheranan”.

Ingin Mirip Sukarno

Menarik disimak pada gelaran diskusi sore itu, hadir Wisnu Nugroho yang disusul Candra Malik,  katanya person yang terakhir ini amat cinta terhadap gagasan besar Sukarno. Tuturan Wisnu Nugroho di akhir diskusi ini, tampaknya amat diminati puluhan kalangan muda. Ia berkisah beberapa tahun menjalani tugas jusnalistik di istana negara. “Hampir semua presiden ingin tampak seperti Sukarno. Mematut diri mulai cara berfoto, berbicara, juga pemilihan kata dalam pidato, sayang semua itu hanya  di permukaan belaka. Gagasan besar Sukarno, hanya dicuplik kulit-kulitnya saja”.  

Inggit 2

Inggit 3Lebih jauh menurut Wisnu Nugroho, fenomena memirip-miripkan Sukarno bisa kita amati hingga Pilkada Gubernur DKI saat ini. “Lagi-lagi, sayangnya itu hanya dipermukaan saja. Setelahnya, kita sama-sama mengalami kekecewaan. Tetapi, sudahlah itulah fenomena Sukarno. Ia telah menjadi salah satu patokan berperilaku pemimpin, walaupun terbatas dalam konteks yang sempit”.

Alhasil, forum ini menurut budayawan Toto Amsar yang hadir pada sore itu:”Mengagumkan, anak muda dari pelosok Nusantara hadir memperingati pada tanggal 30 Septemper. Pilihan tanggal ini pun sangat unik. Kita tahulah apa itu makna tanggal 30 September di negeri ini. Sedikitnya, semoga bisa melawan de Sukarnoisasi itu?!”. (HS/SA /dtn). 

Inggit 5        


emgz2

Artikel lain...

Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

Bandung  Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

destinasiaNews - Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya...

Tuntas Jernihkan Pemberitaan Sepihak HU Pikiran Rakyat, Eka Mencuci Lesung …

Tuntas Jernihkan Pemberitaan Sepihak HU Pikiran Rakyat, Eka Mencuci Lesung …

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo, dan Sekjen...

Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar,  Jelaskan Keberatan Pemberitaan HU Pikiran Rakyat

Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar,  Jelaskan Keberatan Pemberitaan HU Pikiran Rakyat

destinasiaNews – Bergulirnya pemberitaan di harian umum (HU) Pikiran Rakyat berjudul “Dilengserkan, Adi Gugat DPP Partai Berkarya” pada hari Rabu...

Jadilah Politisi Cerdas Dan Bijak..

Jadilah Politisi Cerdas Dan Bijak..

destinasiaNews.com – Bursa calon pemimpin dalam Pemilihan kepada daerah (pilkada) serentak akan kembali digelar pada 2018 di berbagai daerah di...

Kasus PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Bayu Risnandar Bersaksi – Boleh Dibangun, Asal …

Kasus PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Bayu Risnandar Bersaksi – Boleh Dibangun, Asal …

destinasiaNews– Seperti apa jalannya sidang di PTUN Bandung dalam perkara No 80/G/2017PTUN-BDG pada 13 September 2017 ? Adakah yang berbeda...

Pengunjung

01600292
Hari ini
Kemarin
445
1329