TangCityMal Kembali Gelar Festival Rame -Rame Jajan Kuliner 2016

Festv Rame2

DestinasiaNews.com-Berbicara soal makanan, Indonesia negara yang kaya akan rempah-rempah memiliki ragam kuliner yang khas. Mulai dari Sabang sampai Merauke, cita rasa masing-masing daerah mempunyai keunikan tersendiri. Tak heran di masa sekarang ini banyak pecinta kuliner berburu makanan ke seluruh penjuru Indonesia.

 

Menjawab kerinduan akan kenikmatan kuliner khas nusantara, Tangcity Mall kembali menghadirkan event kuliner bertajuk 'Rame Rame Jajan Kuliner (RJK) Cita Rasa Sate & Soto Nusantara'. Event ini digelar mulai 23 September hingga 16 Oktober 2016 di area parkir Perintis, Tangcity Mall.

 

Mengusung tema etnik Nusantara, dekorasi unik dengan gerbang berbentuk pikulan sate dan soto siap menyambut para pengunjung sebelum memasuki area kuliner. Tak ketinggalan kaleng kerupuk raksasa juga dapat ditemui pengunjung saat hendak melakukan transaksi di booth kasir RJK.

 

“Selain ragamnya yang unik, sate dan soto merupakan makanan khas yang hampir dapat ditemui di setiap daerah di Indonesia. Perpaduan bumbu dan rasa yang ditawarkan masing-masing daerah pun memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing. Bagaimanapun juga makanan khas Indonesia memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat,” ujar Building Manager Tangcity Mall, Wina Andriyani. 

 

Pada RJK kali ini terdapat lebih dari 70 tenant yang menawarkan ragam kuliner sate, soto, serta khas nusantara lainnya. Bagi Anda yang gemar sate, Anda bisa mencicipi beberapa jenis sate, sebut saja Sate Marangi Purwakarta & Gulai Balungan Bon-Bon, Sate Padang Ajo Ramon, Sate Ayam Madura Cak Idrus, sampai Sate Lilit & Ayam Betutu Bali.

Festv. Rame1

Namun jika ingin makanan yang berkuah, Anda dapat menikmati Soto Tangkar Enis, Coto Makasar Warung Sulawesi, Soto Roxy H Darwasa, Soto Tegal Sauto, Soto Lamongan Asli Cak Arif, hingga Soto Kudus Raja Soto. Tersedia juga berbagai hidangan khas Nusantara lainnya, seperti Pecel Madiun Mbak Susan, Es Durian Iko Gantinyo, Nasi Bakar Wijaya, Batagor Edo, Nasi Kapau Kramat Soka, dan masih banyak lagi.

 

Tidak hanya memanjakan pengunjung dengan kekayaan kuliner khas Nusantara, event kuliner kali ini juga semakin meriah dengan serangkaian acara menarik untuk menghibur kebersamaan Anda bersama keluarga. Saksikan kemeriahanOpening Ceremony dengan penampilan dan parade dari Baleganjur, Jathilan, dan Angklung Interactive Saung Udjo pada Sabtu, 24 September 2016. Dan jangan lewatkan penampilan Kitchen Percussion pada  1 Oktober dan Ethnic Traditional Music pada 9 Oktober yang dapat membuat momen kebersamaan Anda bersama keluarga lebih berkesan.

 

Bagi Anda yang suka tantangan, Anda dapat mengikuti juga Food Battle Sate Eating Competition (25 September) dan Soto Eating Competition (15 Oktober), serta beradu ketangkasan bersama sahabat dan keluarga Anda di midway games arena dan kiddy rides dari Fun World. Jadi tunggu apalagi, ayo nikmati kekayaan kuliner khas nusantara dan abadikan momen keceriaan Anda bersama keluarga  di Rame Rame Jajan Kuliner Cita Rasa Sate & Soto Nusantara! (BS/dtn).

Add a comment

Tribute To Sukarno di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih – De Sukarnoisasi Masih Ada …

Inggit 4

DestinasiaNews – Bertempat di tapak heritage Rumah Bersejarah Inggit Garnasih Jl. Ciateul No 8 Bandung, Jumat, 30 September telah berlangsung peringatan yang digagas Khatulistiwa Muda. Tajuknya, Tribute To Sukarno. Hadir dalam kegiatan ini yang nuansanya menjejak pemikiran dan implementasi tokoh Proklamator RI Sukarno, antara lain: Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar 1999 – 2004 yang kini sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo; Ren Muhamad, Khatulistiwa Muda; Tito, Cucu Inggit Garnasih; Bonnie Triyana Pimred Majalah Historia, Wisnu Nugroho, Pimred kompas.com.; “Sukarnois” Candra Malik, dan Roso Daras sebagai Sukarnois .

Ren yang akrab disapa Reno sebagai penggagas kegiatan ini menyatakan:”Saatnya generasi muda tak sekedar memajang gambar Sukarno tanpa makna. Melainkan harus diselami dan diimplementasikan pikiran besarnya dalam hidup bernegara dan berbangsa. Sosok Sukarno begitu dihormati dunia internasional. Keterlaluan generasi muda kita, bila hanya tahu itu nama bandara, misalnya…”.

Inggit 1

Sementara Eka Santosa (57) yang pada era 1970-an kala masih SMA di kota Banjar, Jawa Barat, pernah ditangkap aparat CPM setempat gara-gara memakai kaos Sukarno dan mendirikan Gerakan Marhaen. Menurutnya, bila kini Walikota Bandung, Ridwan Kamil, memajang secara atraktif poster Sukarno di seputar alun-alun Bandung dan Gedung Merdeka:”Disayangan bila pemasangannya tanpa makna. Harunya sari pati pemikiran besar Sukarno diwujudkan dalam kemadirian ekonomi, musyawarah mufakat dalam berdemokrasi, nilai-nilai kebangsaan, serta kebijakannya yang sepenuhnya berorientasi kerakyatan. Jangan malah kebarat-baratan. Patung Ibu Inggit justru tak ada, yang ada patung dinosaurus dan super herodari negeri antah berantah ”.

Dalam acara yang diselingi dengan diskusi dan pentas seni dari berbagai alianansi dan forum kemasyaraatan, Tito sempat mengungkapan keprihatinan:”De Sukarnoisasi masih ada setelah di jaman Orba, walaupun bentuknya beda. Nah, soal gedung heritage Inggit Garnasih yang kni disokong Disparbud Jabar, inginnya ada penambahan lahan ke belakang. Itu dulu jaman Pak Karno tinggal di sini adalah kebun, sekarang dijadikan rumah orang. Kalau bisa dibebaskan untuk generasi muda masa datang”.

Terkait isyu de Sukarnoisasi, menurut Eka Santosa paling mudah bisa kita lihat soal misteri Super Semar, sampai sekarang masih belum jelas. “Sepertinya, puluhan tahun ke depan soal ini masih penuh tanda-tanya. Masalahnya, naskah aslinya tak ditemukan. Ini mengheranan”.

Ingin Mirip Sukarno

Menarik disimak pada gelaran diskusi sore itu, hadir Wisnu Nugroho yang disusul Candra Malik,  katanya person yang terakhir ini amat cinta terhadap gagasan besar Sukarno. Tuturan Wisnu Nugroho di akhir diskusi ini, tampaknya amat diminati puluhan kalangan muda. Ia berkisah beberapa tahun menjalani tugas jusnalistik di istana negara. “Hampir semua presiden ingin tampak seperti Sukarno. Mematut diri mulai cara berfoto, berbicara, juga pemilihan kata dalam pidato, sayang semua itu hanya  di permukaan belaka. Gagasan besar Sukarno, hanya dicuplik kulit-kulitnya saja”.  

Inggit 2

Inggit 3Lebih jauh menurut Wisnu Nugroho, fenomena memirip-miripkan Sukarno bisa kita amati hingga Pilkada Gubernur DKI saat ini. “Lagi-lagi, sayangnya itu hanya dipermukaan saja. Setelahnya, kita sama-sama mengalami kekecewaan. Tetapi, sudahlah itulah fenomena Sukarno. Ia telah menjadi salah satu patokan berperilaku pemimpin, walaupun terbatas dalam konteks yang sempit”.

Alhasil, forum ini menurut budayawan Toto Amsar yang hadir pada sore itu:”Mengagumkan, anak muda dari pelosok Nusantara hadir memperingati pada tanggal 30 Septemper. Pilihan tanggal ini pun sangat unik. Kita tahulah apa itu makna tanggal 30 September di negeri ini. Sedikitnya, semoga bisa melawan de Sukarnoisasi itu?!”. (HS/SA /dtn). 

Inggit 5        

Add a comment

Jabar Sabet Emas Drum Band PON XIX/2016

JBDC Pon XIX

 DestinasiaNews Provinsi Jawa Barat sabet medali emas pada hari ketiga pertandingan cabang olahraga drum band PON XIX/2016 Jawa Barat, yang bertarung dalam nomor Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) mix 600 meter di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor , Senin 19 September 2016.

Perolehan medali emas ini sekaligus melengkapi dua medali emas sebelumnya (15/9/2016) yang diraih pada nomor Lomba Ketahanan dan Ketepatan Berbaris (LKKB) campuran 2.000 meter dan 4.000 meter dan medali perak dari nomor LKKB putra 4.000 meter.

Keberhasilan bagi tim Jawa Barat hingga hari ketiga ini dipandang sebagai kemajuan luar biasa. Hal ini tidak mudah bagi tim, untuk membangkitkan mental bertanding setelah hari sebelumnya menderita kegagalan pada hari pertama (14/9/2016), tim tuan rumah gagal mendapatkan satu pun medali emas. Sebab kegagalan tersebut di antaranya adalah insiden lepasnya alat musik quarto tom tom yang dibawa salah satu pemain putri.JBDC Pon XIXb

Pelatih Kepala tim drum band Jawa Barat, Sumasna Setiawan yang akrab disapa Eki, mengakui, kegagalan pada hari sebelumnya memberi pengaruh pada kepercayaan diri para anggota tim. Namun dirinya bersyukur memiliki tim psikologis yang khusus menangani mental para pemain. Tim psikolog tersebut disediakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat.

 “Alhamdulillah (tim psikologis) itu berhasil memulihkan mental para pemain kami, hanya dalam jangka waktu satu hari. Bersyukur sekali hari ini kita semua bisa melihat hasilnya,” ujar Eki saat di hubungi melalui telepon selulernya, usai pengalungan medali emas,

 “Kami menargetkan 5 medali emas dari 10 medali emas yang diperebutkan, dan semoga saja tim kami bisa membawa pulang 2 medali emas lagi di Lomba Unjuk Gelar (LUG) dan Lomba Baris-Berbaris (LBB),” tandasnya.

JBDC Pon XIX2

Arcil Sukarno, pelatih pelaksana, menuturkan , “Kemenangan tiga emas, satu perak hingga hari ketiga ini (Senin, 19/9/2016), adalah kemenangan para pemain yang sudah bekerja keras. Mereka adalah wakil warga Jawa Barat. Ini untuk mereka,”

Penampilan tim Jawa Barat pada nomor LKKB campuran , putra dan putri membawakan lagu “Halo-Halo Bandung” dan “Washington Post” sebagai irama andalan. Namun terdapat beberapa strategi yang diubah. Salah satunya dengan lebih memainkan dinamika irama yang ada pada lagu-lagu tersebut, serta lebih menonjolkan detail-detail musiknya, kata Arcil

Setelah kelas LKBB selesai, cabang olahraga drum band masih menyisakan dua nomor lain yang akan dipertandingkan. Keduanya adalah, Lomba Baris-Berbaris (LBB), dan Lomba Unjuk Gelar (LUG), pungkasnya. (HRS/dtn)

Add a comment

PT. PZ Cussons Indonesia Kembali Gelar 'Cussons Bintang Kecil Season 5'

BK1

DestinasiNews -PT PZ Cussons Indonesia Cussons,Produk pilihan terbaik untuk kategori produk perawatan bayi dan anak Indonesia, kembali menghadirkan ajang yang selalu dinantikan oleh para orang tua ' Cussons Bintang Kecil'.


Mengulang kesuksesan ditahun lalu, PT PZ Cussons Indonesia kembali menyelenggarakan Cussons Bintang Kecil Season 5 dengan tema ‘Tumbuh dengan Cinta’ yang berlangsung pada 10 Oktober hingga 10 Januari 2017. 


Pada kali ini Cussons Bintang Kecil memberikan lebih banyak hadiah dan jumlah pemenang dengan total hadiah terbesar untuk kategori bayi dan anak sebesar Rp 1,3 miliar.
Asia Regional Head PZ Cussons, Ningcy Yuliana mengatakan lomba foto dan video ini dibuka hingga mencapai 600 ribu peserta dan ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 450 ribu peserta.

BK2
 “Tahun ini kami berharap animo peserta untuk usia anak-anak jauh lebih banyak dibanding penyelenggaraan CBK season sebelumnya. Untuk menggugah minat peserta dari kategori anak-anak kami melakukan beragam upaya, salah satunya dengan langkah penyegaran produk Cussons Kids kami,” kata Ningcy seusai acara Relaunch Cussons Kids, di Cinemaxx Junior Karawaci, Rabu, (14/9/2016).


Lanjutnya, lomba foto dan video ini akan dibagi menjadi tiga kategori yaitu:
Kategori bayi (0-1 tahun), batita (1-3 tahun) dan anak (4-7 tahun). Pada ajang CBK season 5 ini untuk kategori komposisi hadiah yang diperebutkan adalah sebagai berikut: tiga pemenang utama akan mendapatkan tabungan pendidikan masing-masing Rp 60 juta, tiga pemenang kedua masing-masing Rp 30 juta, tiga pemenang ketiga masing-masing Rp 15 juta dan 24 pemenang favorit masing-masing Rp 5 juta.


Selain itu masih ada 216 pemenang bulanan kategori foto, 90 pemenang bulanan kategori video, 180 pemenang mingguan dan 1.500 paket untuk pengirim pertama. Untuk mengirimnya bisa melalui cbk.cussonsbaby.co.id atau facebook.com/cussonsMumMe.id. kirim melalui email: registrasi@cussonsbintangkecil.com beserta data lengkap (Nama orang tua, Alamat, Nomor Telpon/HP, Nama Anak, Tanggal Lahir Anak. (BS/dtn)

Add a comment

Asuransi ASTRA Umumkan Pemegang Z-IDEAS di Perayaan HUT Ke-60

Astra1

DestinasiaNews - Asuransi Astra genap berusia enam dasawarsa.  Dalam perayaan ulang tahun ke-60 tersebut, hari ini Asuransi Astra melakukan pengumuman pemenang dan penghargaan kompetisi Z-IDEAS. Awarding dilangsungkan di ICE–BSD City ,Jumat (16/9) 2016 kemarin, yang dihadiri Santosa (CEO Asuransi Astra), Gunawan Salim (Chief Marketing Officer–Retail Business Asuransi Astra), Ida R. M. Sigalingging (Chief Corporate Services Officer Asuransi Astra), Gunawan Geniusahardja (Presiden Komisaris Asuransi Astra), dan Suparno Djasmin (Komisaris Asuransi Astra).

 

Setelah melalui proses penjurian yang sangat ketat, kompetisi Z-IDEAS akhirnya sampai pada tahap akhir. Dua tim terbaik telah ditetapkan menjadi pemenang kompetisi ini. Dengan kegiatan bertajuk SWAG (Super Wow Astra Generation), tim Palugada dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang terdiri dari Vemberita Puti Cecianti, Sofi Cahyaningrum, dan Rachelia Deborah Wangke berhasil menjadi pemenang pertama, sementara Hey ! Tim dari Universitas Brawijaya Malangyang digawangi Muhammad Iqbal Tawakal, Irvan Faried Hidayatullah, dan Nurul Avidhiasari menjadi Runner Up.

 

SWAG terpilih menjadi kegiatan yang mampu merepresentasikan jiwa dan semangat generasi muda dengan segala kreativitasnya, tanpa melupakan unsur edukasi sebagai fondasi masa depan.

 

Hal ini dianggap sejalan dengan budaya Asuransi Astra yang innovative, dynamic, dan sEXy dalam memberikan Peace of Mind. Adapun kegiatan-kegiatan yang mencuri perhatian juri dalam ajang SWAG tersebut terdiri dari kompetisi Jingle SWAG, kompetisi pembuatan videotravelling  /touring SWAG Your Way, kampanye #welivemorethanjusttoday, dan temu komunitas “SWAG Interest”.

 

Sebelumnya kedua tim telah melewati masa persiapan hingga implementasi dengan pendampingan dari buddy dan mentor. Masing-masing tim memiliki mentor yang membantu menyempurnakan ide dan implementasinya dengan jadwalcoaching secara berkala. 

 

Selain itu, sehari-hari mereka juga selalu dipantau dan didampingibuddy yang akan memastikan persiapan kegiatan berjalan lancar melalui progress reportyang harus mereka sampaikan secara rutin.

 

Z-IDEAS sendiri adalah kompetisi untuk mencari generasi muda unggul yang memiliki ide inovatif serta berwawasan dalam industri asuransi umum dan brand activation melalui berbagai kegiatan seperti case competitionvideo competition, seminar dan nonton bareng, dantalent recruitment. Z-IDEAS merupakan hasil kerjasama dengan Markplus Inc. yang dilaksanakan di tiga kota, yaitu Jakarta (3 Mei 2016), Yogyakarta (11 Mei 2016), dan Surabaya (17 Mei 2016).

 

Dari ketiga kali pelaksanaan tersebut, rangkaian kegiatan Z-IDEAS ini telah diikuti oleh 1218 mahasiswa dan 64 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Tingginya antusiasme mahasiswa yang mengikuti Z-IDEAS menunjukkan bahwa upaya Asuransi Astra untuk mengenalkan industri asuransi umum kepada anak muda terbukti berhasil.

 

Hal ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan anak muda dalam berasuransi seperti yang dapat dilihat dalam data hasil survei Markplus Inc. yang menunjukkan bahwa baru 0.8% dari 3000 anak muda berusia 18-24 tahun yang sudah memiliki asuransi.

 

Menurut Santosa, CEO Asuransi Astra yang juga menjadi pembicara dalam seminar Z-IDEAS, semua tim yang ikut berkompetisi memiliki proposal yang bagus. “Saya mengapresiasi semuanya. Ide-idenya inovatif, memiliki semangat dan jiwa muda. Itu yang saat ini kita butuhkan untuk mengawal industri ini di masa depan,” katanya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Suparno Djasmin, Komisaris Asuransi Astra berpendapat bahwa Z-IDEAS sejalan dengan kebijakan Perusahaan. “Tahun ini Asuransi Astra berkomitmen menjadi perusahaan asuransi umum paling digital dan inovatif. Kedua hal tersebut sangat lekat dengan generasi muda.Sehingga, penting bagi pelaku industri asuransi untuk mulai mengambil langkah guna mengakrabkan industri asuransi pada anak muda,” tutup Suparno. (BS/dtn).

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

destinasiaNews –Bertempat di Sekertariat “lokasi nongkrong” Jl. Situ Cileunca No 17 Cijagra Kota Bandung, puluhan aktivis yang tergabung pada Jurnalis...

Fox Harris Hotels Rayakan Hari Kolase Dunia

Fox Harris Hotels Rayakan Hari Kolase Dunia

destinasiaNews – Salah satu hotel besutan Tauziah Hotel management yaitu Fox Harris Hotels Bandung, dalam upaya mewujudkan pengenalan lebih mendalam...

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

destinasiaNews – Kasus “alot” pembongkaran SPBU No. 34 – 40109 (Kebon Kawung) di lahan “panas” PT KAI Daop 2 Bandung,...

Gebyar Hotel Lodaya Bandung, Menggelar Khitanan Masal Gratis

Gebyar Hotel Lodaya Bandung, Menggelar Khitanan Masal Gratis

destinasiaNews  –  Pelataran Hotel Lodaya di Jl. Lodaya No 83 Lingkar Selatan Kota Bandung, pada Minggu pagi 13 Mei 2018, ada...

Rayakan 45 Tahun Bandung Independent School – Digelar Drama Musik Sangkuriang, Keren Abiz!  

Rayakan 45 Tahun Bandung Independent School – Digelar Drama Musik Sangkuriang, Keren Abiz!  

DestinasiaNews – Perlu diksi yang pas benar, memposisikan kesuksesan pagelaran drama musik Sangkuriang di Bandung Independent School (BIS),  pada Sabtu...

Pengunjung

02076049
Hari ini
Kemarin
3580
5437