Dwiki Darmawan Buka Road to TPJBF 2018

 

TpJazz2018eda

Penampilan Dwiki Darmawa bersama Nguyen Le dan Beledo pada Gitar, Rudy Zulkarnaen pada Bas, Budhy Haryono pada Drum, Ade Rudiana pada Kendang serta Dede Yanto pada Suling dan Rebab

destinasiaNews - Setiap tahun, TP Jazz Bandung Festival (TPJBF) menjadi tuan rumah bagi para penikmat musik jazz di Bandung. Setelah kesuksesan 3 tahun menggelar Festival Musik Jazz di The Papandayan,  TPJBF 2018 kembali hadir untuk memanjakan para penikmat musik jazz. 

Sebagai pembuka dan pemanasan untuk acara TPJBF 2018, The Papandayan menggelar serangkaian event road to TPJBF 2018 yang pada kali ini dibuka oleh Dwiki Dharmawan – “Rumah Batu” Live bersama musisi Jazz dunia yakni Beledo dan Nguyen Le.

Acara ini berlangsung dari jam 21.00 WIB sampai selesai dengan bertempat di TP Stage, The Papandayan Hotel. Acara dimulai dari alunan Dwiki Darmawan dengan menampilkan lagu dari album terbarunya Rumah Batu dengan diiringi oleh NGUYÊN LÊ dan BELEDO.

TpJazz2018edbPenamaan album Rumah Batu terinspirasi ketika Dwiki melakukan proses rekaman di rumah kawannya yang berlokasi di Casa Mila, Catalonia Barcelona, sebuah gedung Heritage dengan gaya fasad batu yang bergelombang. Casa Mila atau La Pedrera dalam bahasa Indonesia artinya adalah Rumah Batu.

Seperti yang diketahui, Dwiki Dharmawan merupakan maestro musik paling berbakat dan terkenal di tanah air. Dwiki yang seorang pemain keyboard, komposer dan produser, dan ikon budaya multi genre mempunyai rentang karir dalam dunia musik selama lebih dari 30 tahun dan sudah melakukan pertunjukan di lebih dari 70 negara.

TpJazz2018edc

Press converence sebelum acara bersama management TP Jazz Papandayan

Rekan duetnya di pertunjukan “Rumah Batu” Live, Nguyen Le merupakan seorang musisi multi talenta yang juga seorang komposer, produser asal Vietnam berkewarganegaraan Perancis. Sedangkan Beledo yang merupakan gitaris dan composer asal New York, Amerika Serikat

Tahun ini The Papandayan Jazz Bandung Festival (TPJBF) 2018 dijadwalkan akan diselenggarakan pada tanggal 4-6 Oktober 2018 dengan penampilan lebih dari 30 musisi Jazz terkemuka di Indonesia. (HRS/Rls/dtn)



Add a comment

Bandung Vintage Market 2018 – Yang ‘Rongsok’ Nan Menohok!

vintage market 2destinasiaNews – Namanya Bandung, terkait kreativitas rupanya tiada tara di kota Paris van Java ini. Lihatlah, dikomandoi Denny F Kusumah selaku Ketua Panitia Bandung Vintage Maket 2, ditemani Ruly ‘Kumis’ Cikapundung selaku Ketua Asosiasi Pedagang Barang Antik Cikapundung, dan Untung Maulana, GM Marcom Click Square, berencana menghelat Bandung Vintage Market 2 pada tahun 2018. “tepatnya pada 17 hingga 18 Februari 2018 di Click Square Jl. Naripan kota Bandung,” ujar Denny (13/2/2018) di Click Square yang selama ini dikenal selaku salah satu dedengkot barang vintage di kota kreatif ini.

“Vintage itu bukan sekedar rongsok lho? Ia tak lain barang atau benda bila disimpan makin lama nilai dan harganya makin tinggi,” jelas Denny yang ditimpali rekannya Ruly –“Ada sederet keuntungan, bahagia memilikinya. Bangga, melihatnya. Bahagia karena kawan bertambah. Pun, bungah bila terjual dengan harga tinggi, plus banyaklah alasan lain. Jadi bukan barang rongsokan ya?!”

Tersebab alasan yang (tak) dibuat-buat itu, setelah sukses dengan gelaran niatan sejenis di tahun lalu, kini digelar serba besar-besaran.”Sedikitnya ada 100 booth. Yang dari negeri jiran pun ada. Ada AMY SEARCH Legenda Rocker Malaysia. Terus ada World Radio Day. Ah, pokoknya, bakal hebohlah…,” ucap Denny yang disambut Untung –“Kami sediakan sesuatu yang khas untuk pasar vintage yang bukan sekedar barang rongsokan ini. Yang pasti bakalan aduhai…dan menohok dalam banyak hal.”

Nah, pembaca budimn khususnya pecinta barang-barang vintage, sila hadir pada waktunya. “Boleh bawa aneka barang yang dibuang sayang, nanti kita nilai dan kalau bisa kita pasarkan juga,” tutup Denny yang selama hayat masih dikandung badan –“Akan setia menggeluti dunia vintage.” (HS)

Add a comment

Uniknya Nuansa “Jabar Darurat Lingkungan” di Pasar Hejo, Kota Baru Parahyangan KBB

PHPH1destinasiaNews  – Sabtu pagi, 6 Mei 2017 ada sesuatu yang berbeda di salah satu sudut Kota Baru Parahyangan (KBPa), Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB). Tepatnya, di salah satu bantaran Sungai Citarum yang mengalir ke Waduk Saguling, di area KBPa yang sejak tahun 2000-an menjadi hunian resik yang berwawasan lingkungan, ada formasi ‘inisiasi’ khusus.

 

 “Siapkah Anda pegang amanat menghijaukan Jawa Barat demi meningkatkan kesejahteraaan hidup kita?”

 

Yang bertanya dengan rona serius penuh pengharapan tinggi sambil memberikan pataka, tak lain Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo. Pun, Eka disini berperan juga sebagai Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum. Sedangkan yang ditanya alias obyek inisiasi - Shahadat Akbar dan Yunan Wirahadikusumah. Masing-masing, hari itu Akbar dikukuhkan sebagai Ketua Gerakan Hejo Kabupaten Bandung Barat.

 

Sedangkan, Yunan didapuk sebagai Ketua Forum DAS Citarum KBB. Sesaat kemudian, usai Eka bertanya – meminta kesanggupannya memegang amanah, terlontarlah kata, ”Siap,” seru keduanya dengan nada tegas. “Duh, seru juga nih pengukuhannya, khidmad pula …”, celetuk salah pengurus Gerakan Hejo yang menyaksikan ‘inisiasi’ ini dengan cermat, sambil mengabadikan aneka momen yang menurutnya –“Cukup langka ada kegiatan seperti ini di pinggir sungai ini yang biasanya sepi.”    

 

Secara keseluruhan, ‘inisiasi’ ini pun terbilang istimewa karena dihadiri Sekda KBB, Maman Sunjaya. Selain itu puluhan aktivis lingkungan dari Gerakan Hejo, Forum DAS Citarum, serta khususnya bagi para penghuni KBPa – “Ini hari pertama kami selenggarakan lagi Pasar Hejo ke- 2 (6 – 7 Mei 2017 - red). Sekalian saja ada pengukuhan ini”, jelas Ryan Brasali, Manajer KBPa beberapa saat usai kegiatan di bantaran Sungai Citarum.

 

Langkah Kecil

PH2PH3PH4Eka Santosa dalam sambutan pada pengukuhan ini, seakan kembali mengingatkan betapa kondisi lingkungan di Jawa Barat sudah pada tahap darurat, ”Langkah kecil disertai penanaman pohon hari ini, adalah simbol untuk memicu, menghijaukan ratusan ribu hektar lahan kritis di tanah subur Jabar. Yakin, kita bisa menghijaukan lagi Jabar, minimal seperti 10 tahun lalu… ”

 

Sementara itu Maman Sunjaya dalam sambutannya di pengukuhan ini, menekankan persetujuannya bagi program penghijauan di KBB, ”Sejatinya, tanpa diminta oleh Kang Eka pun, menanam pohon dan menghijaukan KBB adalah tugas saya. Sekarang, ditambah himbauan khusus Kang Eka, makin bersemangat lah …”. Tak pelak, jawaban Sekda KBB ini menuaiapplaus para hadirin di pagi hari itu.”Lanjutkan penghijauan di Jabar,” serempak kata beberapa hadirin dengan penuh semangat.

 

Pasar Hejo

PH5Boleh dikata gema penyadaran “Jabar Darurat Lingkungan” yang terbilang lantang dan unik, kembali dikumandangkan Eka pada siangnya. Kali ini terjadi tatkala pembukaan Pasar Hejo ke – 2 di venue Bale Pare Kota Baru Parahyangan. Di sini, sejumlah kemeriahan khas yang bertema pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan hidup, berpadu-padan manis sambil diapresiasi ratusan pengunjung.  

 

Aneka tarian, pelepasan burung, penyerahan cindera mata ke Sekda KBB pun berlangsung di sini. “Itu burungnya dilepaskan, baguslah. Biarkan burung itu terbang, kemana mereka mau – di sini namanya recet manukna …hejo tangkalna…,” jelas Stefiani (24) salah satu penunggu booth di Pasar Hejo, dari kelompok produk rumahan berbasis go green & friendly environment.

 

“Pasar Hejo kali ini, lebih beragam dibanding tahun lalu. Benar, kesadaran lingkungan sejatinya harus dimulai dari lingkungan terkecil. Harapannya bisa menular ke tempat lain,” ujar  Sanusi Tanawi, Dirut Kota Baru Parahyangan yang diamini Ryan Brasali dan Tan Siaw Gie rekannya. Sanusi mengurai demikian kala ditanya – Yang khas untuk Pasar Hejo tahun ini apa, dan solusi mengatasi kerusakan lingkungan paling sederhana, seperti apa?

 

Kearifan Lokal

PH6Hal lain yang cukup menarik perhatian dalam penyelenggaraan Pasar Hejo kali ini, Gerakan Hejo menghadirkan Olot (tetua adat) bernama Sahari dari Kampung Adat Baduy, Provinsi Banten. “Olot Sahari sengaja kami datangkan dari Baduy Kanekes Kabupaten Lebak. Kali ini sambil membawa produk tenun. Silahkan belajar langsung darinya – bagaimana mereka hidup berdamai dengan alam sepenuhnya, dan tanpa merusaknya, sudah dijalani ratusan tahun lalu”, tambah Eka dalam salah satu selipan sambutannya.

 

Rupanya, pesan khusus Eka Santosa yang dilengkapi dengan ujaran Sekda KBB di Pasar Hejo, tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan, gemanya dirasakan langsung oleh banyak pengunjung.

 

“Ini saya ambil dua stel tenun asli Baduy. Bagus dan langka karya seperti ini, di sini bisa kita dapat”, kata Nila (26), pengunjung asal Kota Cimahi. Nila tidak datang sendirian, ia malah ditemani keluarga besarnya –“Pasar Hejo ini bagus banget. Banyak pesan menarik buat kami yang masih muda-muda. Penanganan lingkungan ke depan, memang tak bisa hanya sendirian kita kerjakan. Harus gotong-royong, eh ngemeng-ngemeng, gotong royong itu masih ada nggak di antara kita?” (HS/SA/SF/dtn)

Add a comment

Menwa YON XI/UPI Juara Umum YMC 2016 Riau

YMC Riau b1

DestinasiaNews – Resimen Mahasiswa (Menwa) Indonesia kembali menggelar agenda dua tahunannya yaitu Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti 2016 (YMC) dan untuk tahun ini diselenggarakan di Universitas Riau (UR) selaku tuan rumah, berlangsung pada tanggal 10 – 17 Desember 2016. Diikuti 14 grup Resimen Mahasiswa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, yang masing-masing grup di wakili oleh tiga orang, papar Danul Risyandi, Komandan Menwa Batalyon 041 Indra Buana Universitas Riau.

Pekan Integrasi Nasional YMC 2016 memperlombakan empat kategori perlombaan yaitu lomba menembak yang dilaksanakan di Batalyon Komando 462 Paskhas, lomba Halang Rintang, lomba Essai Bela Negara dan lomba Napak Tilas jejak pahlawan Sultan Syarif Qasim di Kabupaten Siak Sri Indrapura, kata Danul menambahkan.

Upacara pembukaan Pekan Integrasi Nasional YMC 2016 dibuka langsung oleh Rektor Universitas Riau (UR), Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi DEA, yang betindak selaku Pembina upacara, yang dilaksanakan di halaman Gedung Rektorat Univesitas Riau, Senin (12/12/2016).

“Kegiatan upacara ini merupakan kegiatan untuk menyempurnakan pengabdian ilmu pengetahuan dan ilmu olah keprajuritan. Pada tahun ini Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti diselenggarakan di bumi lancang kuning yang menjadi tuan rumah, Universitas Riau melalui Menwa Indra Pahlawan Riau Batalyon 041 Indra Buana Universitas Riau (UR) sebagai penyelenggaranya,” ujar Aras.

YMC Riau b

“Saya berharap, pada kegiatan ini Menwa UR dapat menjadikan momentum ini sebagai langkah untuk meningkatkan jiwa bela Negara, Patriotisme dan Nasionalisme, kemudian di dalam berkompetisi nantinya dapat menempatkan menang dan kalah adalah suatu hal yang wajar. Maka dari itu, diharapkan kepada setiap peserta menjadikan perlombaan ini sebagai ajang persaudaraan,” tegas Aras.

Dalam kesempatan itu juga digelar Seminar Kebangsaan dengan tema “Revolusi mental pemuda Indonesia dalam ketahanan negara” dengan pemateri oleh Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewyk Pusung.  Pada seminar ini juga turut hadir kasubdit minat dan bakat organisasi kemahasiswaan Kemristekdikti Asep Supanda, Brigjen TNI Nurendi Komandan Komando Resort Militer 031/Wirabima, Rektor Universitas Riau Prof Dr. Ir. Aras Mulyadi DEA, serta puluhan personil Menwa dari berbagai daerah di Indonesia.

YMC ini merupakan ajang perlombaan sekaligus ajang silaturrahim antara Resimen Mahasiswa se-Indonesia yang penyelenggaraannya rutin diadakan sekali dalam dua tahun, kata Hendriano Meggy, salah satu peserta dari Menwa Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia ( YON XI/UPI).

Bagi Menwa YON XI/UPI perlombaan YMC ini merupakan sejarah yang terulang kembali, dimana saat itu (2010) YMC yang digelar di Makasar, menjadi Juara Umum YMC 2010, setelah itu dua kali rehat (2012 dan 2014) tidak mengirimkan timnya, lalu kemudian YMC 2016 yang di laksanakan di UR ini, Menwa YON XI/UPI ikut berpartisipasi dan kembali menggoreskan jejak prestasi di kota bertuah madani (Pekanbaru, Riau), sebagai Juara Umum YMC 2016 dan berhak membawa pulang Piala Pangdam I/Bukit Barisan, jelas Meggy.

YMC Riau

“Juara YMC ini menjadi suatu kebanggaan bagi YON XI/UPI dipenghujung akhir tahun 2016 dan 16 Desember 2016 menjadi tanggal bersejarah dalam perjalanan 50 tahun Menwa YON XI/ UPI”, ujar Meggy

“Yudha Manunggal Chakti merupakan lomba paling bergengsi Resimen Mahasiswa Indonesia” tegas Meggy

Di tengah sibuknya perkuliahan dan persiapan ujian akhir tiga pandawa Menwa YON XI/UPI yang ikut pada lomba Pekan Integrasi Nasional Yudha Manunggal Chakti 2016 Riau yaitu : Hendriano Meggy (Wakil Komandan, PKh 2013), Rasiman (Provost, Pendidikan Olahraga PJKR 2009), dan Muhammad Fauzi (Remaja, Matematika 2015), telah mampu mengelola dan membagi waktunya demi memperjuangkan nama baik Menwa Batalyon XI/ UPI di tingkat nasional.

“Rasa syukur, bangga, haru, menjadi campur aduk di dalam hati, tidak pernah terbayangkan bisa menjadi Juara Umum YMC 2016, banyak ilmu yang didapatkan.  Selain ilmu pengalaman berharga menjadi bagian dari perjalanan hidup, tapi pada kegiatan ini saya percaya dan yakin berkat doa, dukungan, dan dorongan dari semua pihak yang terkait khususnya Komandan Batalyon XI/UPI dan Rektor Universitas Pendidikan Indonesia beserta jajarannya sehingga kami berhasil membawa nama Universitas Pendidikan Indonesia di tingkat Nasional”, ujar Meggy, Wadan Menwa YON XI/ UPI.

Urai Ramadhani, Komandan Batalyon XI/UPI, mengatakan, “Saya sebagai pimpinan mengucapkan selamat atas prestasi yang telah diraih oleh anggota sebagai Juara Umum YMC tahun 2016, hal ini sangat membanggakan bagi Batalyon XI/UPI tercinta. Tidak lupa saya mengucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang terkait, khususnya kepada pejuang yang telah berjuang sehingga meraih gelar juara umumnya, saya ucapkan terimakasih kepada Ikatan Alumni Menwa Batalyon XI/UPI serta Batalyon Infanteri 303 Raider Cikajang, Garut yang telah memberikan doa, dukungan, dan membina pejuang Menwa Yon XI/UPI, hingga bisa mengukir sejarah di Tanah Pekan Baru, Provinsi Riau”.

YMC Riau4a

Kegiatan Yudha Manunggal Chakti diakhiri dengan motivasi yang sangat membangun untuk Menwa Indonesia dari Inspektur Upacara, Prof. Dr. Ir. Thamrin, M.Sc (Wakil Rektor I Bidang Akademik, Universitas Riau), sekaligus menutup rangkaian kegiatan YMC 2016 Riau.

Dalam kata sambutannya Prof. Dr. Ir. Thamrin, M.Sc , “Resimen Mahasiswa dalam kapasitasnya mempunyai nilai plus dalam lingkungannya, namun tidak berbeda kualitasnya dengan mahasiswa lainnya. Hal ini didasari karena Menwa memiliki tujuan membangun persada Nusantara demi Ibu Pertiwi yang kita cintai”, tegasnya.

Menwa Batalyon XI/ UPI meraih Juara Umum YMC 2016 Riau didapat dari klasifikasi : Juara 1 lomba Menembak, Juara 1 Halang Rintang dan Juara 3 Essai Bela Negara. (Amalia/dtn)

Add a comment

Menwa Batalyon XI/UPI Gelar Kompetisi “Golden Globe” - Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Se-Jawa Barat dan Banten

LBB1

DestinasiaNews - Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia(Menwa Yon XI/UPI), kembali menggelar Kompetisi yang diberi nama Golden Globe” (Gebyar Lomba Baris Berbaris Eksis) ke XI antar pelajar SMP/MTs dan SMA/MA sederajat se-Jawa Barat dan Banten,memperebutkan Piala Bergilir Pangdam III/ Siliwangi, berlangsung di halaman parkir kampus UPI, Minggu pagi, 13/11/2016

Kompetisi Golden Globe ini dimulai pada pukul 7:30 WIB dan secara resmi dibuka oleh Pembina Menwa Batalyon XI/UPI, Dr. Cik Suabuana, M.Pd.“Saya mengapresiasi kinerja Dan Yon XI beserta staff yang berhasil menyelenggarakan Lomba Baris Baris yang ke XI, tanpa kerja keras dari mereka, acara tersebut tidak mungkin bisa berhasil, terlaksana dengan baik”, kata Cik

LBB5

Komandan Menwa Batalyon XI/UPI, Urai Ramadhani mengatakan, kompetisi Golden Globe ke XI kali ini bertemakan “Generasi Muda yang Menjunjung Tinggi Nasionalisme, Bela Negara dan Sportifitas”,merupakan agenda tahunan Menwa Yon XI/UPI. Pada Tahun ini (2016) diikuti sebanyak 52 regu, yang terdiri dari 32 regu SMA/MA dan 20 regu SMP/MTs yang berasal dari Bandung, Garut, Purwakarta, Subang, Sukabumi dan Tasikmalaya, papar Urai.

Selain itu, kompetisi ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Terbukti dengan adanya trophy bagi para juara, diantaranya trophy dari Kemenpora RI, Pangdam III/ Siliwangi, Ajendam III/ Siliwangi, Rindam III/ Siliwangi, Pussen Arhanud, Brigif 15 Kujang, Lanud Husein Sastranegara, Polsek Cidadap, serta Polsek Sukajadi, tegas Urai

LBB4

Bagi regu yang berhasil menjadi Juara Umum baik tingkat SMP/MTs maupun SMA/MA dalam kompetisi Golden Globe ke XI, akan mendapatkan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp. 1 Juta, kata Urai menambahkan

Acara kompetisi Golden Globe XI yang rencananya akan di tutup pada pukul 17:00 WIB, molor hingga pukul 20:30 WIB karena cuaca siang itu (Minggu, 13/11/2016) yang tidak bersahabat akibat hujan deras. Kompetisi Golden Globe pun tertunda hingga hujan reda.

“Saya salut bagi para peserta kompetisi Golden Globe XI, walaupun hujan rintik-rintik, peserta kompetisi Golden Globe tetap semangat melanjutkan berbagai formasi gerakan-geraknya”, pungkas Urai.

Sambil menunggu hasil penilaian dewan juri, musik elektun pun turut meriahkan acara tersebut dengan alunan irama riang, mengudang para peserta berjoged ria, menambah kehangatan suasana malam itu.

LBB3

Pada kompetisi Golden Globe XI kali ini Juara Umum tingkat SMP/MTs dimenangkan oleh : SMPN 1 Bojong Purwakarta dan untuk tingkat SMA/MA jatuh kepada SMAN 1 Cipeundeuy Subang, sekaligus keduanya menerima piala bergilir Pangdam III Siliwangi dan uang pembinaan masing-masing Rp. 1 Juta.

Pada acara tersebut dihadiri oleh, Wakil Rektor UPI Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Prof. Dr. H. Asep Kadarohman, M.Si., Kol. Sujan (Secapa AD), Letkol. Harlansyah (Pby. Komsos Kodam III/Siliwangi), Myr. Sigit S. (Dansatsis Pa. Pusdikkum TNI AD), Kapten Baharuddin (Kaurpuanter Rindam III/Siliwangi), Kapten A. Rivanga (Kaurpers Ajendam III/Siliwangi), Iptu. Adi Mulyadi S. SPd. (Kanitlantas Polsek Cidadap), Korps Menwa Batalyon XI/UPI, civitas akademika UPI serta para undangan lainnya.(‘Azmi/dtn).

LBB2

Daftar Para Juara Lomba Golden Globe XI :

Kategori SMP/Mts : Juara Umum : SMPN 1 Bojong Purwakarta, Juara PBB Murni : 1. SMPN 1 Bojong Purwakarta, 2. SMP Bakis Nusantara 666 Cileunyi, 3. SMPN 1 Lembang, Juara Harapan PBB Murni : 1. SMPN 4 Lembang, 2. SMPN 1 Karang Pawitan Garut, 3. SMPN 1 Margahayu Bandung. Juara Madya PBB Murni : 1. SMPN 2 Subang, 2. SMPN 27 Bandung, 3. SMPN 3 Bandung. Juara Bina PBB Murni : 1. SMPN 10 Tasikmalaya, 2. SMPN Sumatra 40 Bandung, 3. SMPN 6 Lembang. Juara Variasi dan Formasi : 1. SMPN 1 Bojong Purwakarta, 2. SMP Bakis Nusantara 666 Cileunyi, 3. SMPN 4 Lembang. Juara Harapan Variasi dan Formasi : 1. SMPN 1 Karang Pawitan Garut. 2. SMPN 1 Margahayu Bandung, 3. SMPN 1 Lembang. Danton Terbaik : SMPN 1 Bojong Purwakarta, Kostum Terbaik : SMP Bakis Nusantara 666 Cileunyi, Favorit : SMPN 1 Bojong Purwakarta

Kategori SMA/MA: Juara Umum : SMAN 1 Cipeundeuy Subang, Juara PBB Murni : 1. SMAN 1 Cipeundeuy Subang, 2. SMAN 1 Wanayasa, 3. SMKN 45 Lembang, Juara Harapan PBB Murni : 1. SMAN 1 Cileunyi, 2. MAN 2 Subang, 3. SMAN 1 Purwadadi. Juara Madya PBB Murni : 1. SMKN 2 Bandung, 2. SMAN 2 Subang, 3. SMK Taruna Terpadu Lembang. Juara Bina PBB Murni : 1. SMK KBU Limbangan Garut, 2. MAN 1 Tasikmalaya, 3. SMKN 1 Sukabumi. Juara Variasi dan Formasi : 1. SMAN 1 Cipeundeuy Subang, 2. SMAN 1 Wanayasa, 3. SMK KBU Limbangan Garut. Juara Harapan Variasi dan Formasi : 1. SMA 18 Garut. 2. MAN 2 Subang, 3. SMKN 45 Lembang. Danton Terbaik : SMAN 1 Cipeundeuy Subang, Kostum Terbaik : SMA 18 Garut, Favorit : SMAN 1 Cipeundeuy Subang

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Subsektor 10-21 Pelihara Bantaran Sungai Dengan Membabat Tanaman Liar

Subsektor 10-21 Pelihara Bantaran Sungai Dengan Membabat Tanaman Liar

destinasiaNews - Para prajurit satgas Citarum Harum dalam mengemban tugasnya untuk mengembalikan ekosistem DAS Sungai Citarum, mereka juga melakukan beberapa...

Berani Beda? Rasakan Kejutan Bukber Ramadhan di THE 1O1 Bogor Suryakancana

Berani Beda? Rasakan Kejutan Bukber  Ramadhan di THE 1O1 Bogor Suryakancana

destinasiaNews - Tidak terasa bulan Ramadhan hanya tinggal beberapa minggu saja. Saat bulan Ramadhan, tentu saja momen yang paling dinantikan...

Rohim, Koeliling Bandoeng Pikoel Kerorpoek Djadoel – Ta’ Lengket di Lidah

Rohim, Koeliling Bandoeng Pikoel Kerorpoek Djadoel – Ta’ Lengket di Lidah

DestinasiaNews – Selakoe djournalist pinggiran jang ta’ mampoe hatsilkeun reportage ‘kekinian’ jang bernas, sekali tempo sewaktoe penoelis mengaso di seboewah...

Aksi Simpatik Pramuka Jabar Dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

Aksi Simpatik Pramuka Jabar Dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019

DestinasiaNews – Di tengah pelaksanaan Pemilu 2019 di seluruh Indonesia, Pramuka Jabar diterjunkan sesuai fungsinya dalam Pengawasan Partisipatif Pemilu 2019....

Kelompok ‘Tujuh Ruang’ Aries Budi H - Wujudkan Wisata Kreatif, Komunitas Bandung, Bersatulah

Kelompok ‘Tujuh Ruang’ Aries Budi H - Wujudkan Wisata Kreatif, Komunitas Bandung, Bersatulah

destinasiaNews – Adalah Aries Budi Hartanto, Ketua Kelompok ‘Tujuh Ruang’, ditemani Donny Armando Rozalie, Penasihat Kelompok ‘Tujuh Ruang’, serta Indra...

Pengunjung

03197634
Hari ini
Kemarin
3330
4485