Jakarta Fashion Week 2017 Siap di Gelar

Jkt Fashion week 2017

Destinasianews.com - Sebagai platform penggerak industri mode Indonesia, Jakarta Fashion Week terus menyelenggarakan berbagai program untuk mengembangkan kapasitas desainer dan membawa mereka ke pentas dunia.


Setelah sukses membawa para desainer yang tergabung dalam program pengembangan kapasitas Indonesia Fashion Forward ke beragam ajang pekan mode dunia, antara lain ByVelvet dan Norma Hauri yang memamerkan koleksi terbaru mereka di Mercedes-Benz Fashion Week Tokyo pada Maret lalu, maka hari Kamis (6/10/2016) kemarin, Jakarta Fashion Week mengumumkan serangkaian kolaborasi internasional yang akan berlangsung di Jakarta Fashion Week 2017.


“Kesuksesan tahun-tahun sebelumnya dan pesatnya perkembangan bisnis para desainer nasional membuat para mitra internasional semakin gencar melakukan kolaborasi, terutama dengan para desainer Indonesia Fashion Forward. Kolaborasi pun semakin meluas, terutama di Asia Pasifik, dengan berbagai organisasi dan institusi yang memiliki visi dan tujuan sama dengan Jakarta Fashion Week, yaitu untuk mengembangkan dunia mode Tanah Air. Misi terpenting adalah membawa desainer-desainer Indonesia tersebut ke kancah internasional,” ungkap Lenni Tedja, Direktur Jakarta Fashion Week di Jakarta, Kamis (6/10/2016).


Selama sepekan, mulai dari 22 Oktober hingga 28 Oktober 2016, Jakarta Fashion Week 2017 akan menampilkan sejumlah fashion show yang merupakan hasil kolaborasi desainer-desainer Indonesia Fashion Forward dengan berbagai organisasi dan pusat kebudayaan internasional, seperti British Council, Council of Fashion Designers of Korea, Korea Creative Content Agency, Korean Cultural Center, dan Amazon Tokyo Fashion Week.

Kerja sama antara Jakarta Fashion Week dengan British Council sendiri sudah terjalin sejak 2012 lewat program pengembangan kapasitas Indonesia Fashion Forward. Dan tahun ini, menyusul kesuksesan kolaborasi kreatif dan artistik di Jakarta Fashion Week 2016 lalu antara desainer Indonesia Fashion Forward, Dian Pelangi, dengan desainer muda Inggris dari London College of Fashion, Odette Steele dan Nelly Rose Stewart, Jakarta Fashion Week kembali berjalan beriringan dengan British Council yang menjalankan program residensi.

Sejak Agustus 2016, dua desainer muda dari Inggris, Billie Jacobina dan Rosella May, menghabiskan waktu mereka di lokasi residensi berbeda, yaitu Baduy, Jawa Barat, dan Pekalongan, Jawa Tengah, untuk mengembangkan koleksi karya bersama dengan desainer Indonesia Fashion Forward, LEKAT dan SOE Jakarta. Koleksi kolaboratif yang terinspirasi dari konsep mode berkelanjutan, atau sustainable fashion, dan ide-ide menarik antara Indonesia maupun Inggris tersebut akan tampil di panggung Fashion Tent Jakarta Fashion Week 2017 pada Senin, 24 Oktober 2016, pukul 17.30-18.00.


Kolaborasi antara desainer Korea dan Indonesia juga akan tampil dalam Jakarta Fashion Week 2017, sebagai bagian dari kerja sama antara Jakarta Fashion Week dengan Council of Fashion Designers of Korea, Korea Creative Content Agency, dan Korean Cultural Center. Desainer ternama dari Korea, Lie Sang bong, akan berbagi panggung Fashion Tent dengan TOTON, yang juga merupakan desainer Indonesia Fashion Forward generasi kedua dan memenangkan perlombaan perancang mode International Woolmark Prize kategori busana wanita untuk ronde Asia, pada Senin, 24 Oktober 2016, pukul 19.30-20.00.

Sementara itu, desainer muda Indonesia, I.K.Y.K., generasi keempat Indonesia Fashion Forward, akan berkolaborasi dengan fashion brand Korea, Twee x Hwangsung Park, di hari terakhir Jakarta Fashion Week 2017, Jumat, 28 Oktober 2016, pukul 18.30-19.00.


Sebagai bagian dari kerja sama antara Jakarta Fashion Week dengan Amazon Tokyo Fashion Week, desainer Indonesia Fashion Forward generasi kelima, yaitu Bateeq, akan kembali menampilkan koleksi kolaboratif dengan Suzuki Takayuki di Jakarta Fashion Week 2017. Tahun lalu, Bateeq dan Suzuki Takayuki pun telah menjalin kerja sama di Jakarta Fashion Week.


Selain berbagai kolaborasi antara desainer Indonesia Fashion Forward dengan institusi-institusi mancanegara tersebut, Jakarta Fashion Week 2017 akan diwarnai pula oberagam fashion show dan talkshow yang diselenggarakan oleh para mitra internasional sendiri, seperti Department of International Trade Promotion (DITP) Thailand, Australia-Indonesia Centre, Virgin Australia Melbourne Fashion Festival, Kedutaan Besar Australia, Kedutaan Besar India, Kedutaan Besar Swedia, Women in Global Business – Austrade (Australian Trade Commission), serta Australia Fashion Chamber.


Melanjutkan penetrasi konsep sustainable fashion yang telah dimulai tahun lalu, tiga talkshow digelar oleh Jakarta Fashion Week 2017, berkolaborasi dengan Kedutaan Besar India, Kedutaan Besar Swedia, dan British Council, serta beberapa media yang berada di bawah payung Feminagroup. Ketiga talkshow tersebut akan dibalut dalam kampanye FAIR, yang merupakan bagian dari tren desain berkelanjutan, di mana produk fashion dibuat dan diproduksi dengan mempertimbangkan dampak lingkungan dan sosial yang mungkin ditimbulkan selama rentang keberadaannya.


PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menjadi salah satu pendukung acara ini. Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, CIMB Niaga akan terus mendukung upaya-upaya yang dilakukan bagi kemajuan kebudayaan dan industri kreatif Indonesia. Melihat banyaknya perancang busana berbakat Indonesia, Jakarta Fashion Week menjadi ajang yang tepat untuk mengembangkan dan membina dunia mode di Tanah Air melalui kreasi yang inovatif.


“Kami menyambut baik kemitraan ini dan akan membantu pengembangan bisnis para desainer nasional melalui layanan dan produk perbankan komprehensif yang kami miliki, termasuk juga memberikan informasi produk dan acara kepada para nasabah kami untuk bersama-sama mendukung industri kreatif Indonesia,” kata Lani. 

 
Jakarta Fashion Week 2017 ini terlaksana juga berkat dukungan dari Wardah,L'Oreal Professional,CIMB Niaga,Matahari Departement Store,UBS Pusat Emas Model Baru,Dulux,Giv,Softerner Soklin,Top Coffee,Make Over,Epson, Batik Air,Info jadwal fashion show dan talkshow kolaborasi internasional tersebut bisa dilihat di : www.jakartafashionweek.co.id (BS/dtn).

Add a comment

Buruan Ke Sumarecon Mal Bekasi, Masih Ada Festival Kuliner Bekasi Yang Ke-4

fkb1

DestinasiaNews - Festival Kuliner Bekasi (FKB) kembali hadir di Summarecon Mal Bekasi dimana festival ini membawa beragam makanan nusantara. Bagi para pengunjung yang rindu untuk memanjakan lidah dengan cita rasa kuliner Indonesia, setiap tahunnya FKB selalu membawa makanan dan kebudayaan khas daerah dengan tematik.

 

Kali ini FKB mengusung budaya khas Jawa yang memiliki ragam kuliner lezat serta budaya yang menarik untuk diketahui. Acara yang berlangsung mulai 9 September - 2 Oktober 2016 ini memiliki tagline Panganane wenak, musike jos..!!, artinya makanannya enak, musiknya asik. Dibuat dengan konsep yang berbeda, FKB tahun ini akan semakin memberikan nilai entertainment yang lebih bagi para pengunjung. Hal ini dilakukan dengan menyatukan area Downtown Walk yang sudah dikenal oleh pengunjung sebagai pusat kegiatan live music di Summarecon Mal Bekasi dengan area FKB yang dilakukan di area parkir barat.

 

Menyesuaikan dengan kebudayaan khas Jawa, area lesehan berada di antara area Downtown Walk dan FKB untuk menciptakan nuansa makan yang lebih santai bagi pengunjung. Kehadiran hiburan dari musisi papan atas tanah air di tiap akhir pekan tidak lepas sebagai upaya untuk memberikan hiburan yang menyeluruh bagi pengunjung FKB. Willy Effendy selaku GM Operation Summarecon Mal Bekasi menyatakan, sejak dimulai di tahun 2013 FKB telah menjadi sebuah event tahunan yang selalu ditunggu oleh masyarakat Bekasi. Setiap tahunnya beragam konsep kami coba jalankan, hingga pada tahun ini ada perbedaan yang cukup signifikan dalam rangkaian FKB ke 4. Tahun ini kami coba perkuat dari sisi entertainment dengan harapan pengunjung semakin betah dan terhibur untuk menghabiskan waktu selama FKB sekaligus membedakan Summarecon Mal Bekasi dengan mal-mal lainnya yang ada di wilayah Bekasi.

 

Ragam Kuliner Khas Jawa

fkb2

Dengan luas area 9500m2, area parkir barat The Downtown Walk diubah menjadi area makan dengan dekorasi menarik berupa sejumlah replika yang menjadi icon daerah seperti replika candi, replika Tugu Yogyakarta, Tugu Jam Pasar Gede, dan Gapura Makutha Solo.

 

Nuansa khas Jawa juga dapat dilihat dari dekorasi booth makanan yang di desain layaknya rumah joglo khas Jawa. Festival ini menghadirkan 82 tenants yang terbagi atas 30 gerobak dan 52 booths. Selama 24 hari, pada hari Senin-Kamis pengunjung dapat menikmati acara Festival Kuliner Bekasi mulai pukul 16.00-22.00 WIB, sedangkan untuk hari Jumat mulai pukul 16.00-23.00 WIB. Untuk hari Sabtu dan hari libur dimulai pukul 11.00-23.00 WIB, sementara hari Minggu mulai pukul 11.00-22.00 WIB.

 

Pengunjung dapat puas berwisata kuliner makanan khas Jawa seperti Gudeg Jogja Pejompongan, Bakmi Jogja Mbah Padmo, Sate Klatak Mas Tanto, Tengkleng Solo, Srabi Solo Notosuman Ny. Handayani, Martabak bro, Es oyen pak eef, Bakso Mercon dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu aneka jajanan juga tersedia di 30 gerobak seperti Tahu Petis Yudistira, Angkringan nasi kucing "ini warjok”, Es selendang mayang, Mie ayam "jawir ndower", Jajanan baheula "djava oenik", Putu bambu medan, dan aneka jajanan lainnya. Untuk menikmati makanan bersama orang terdekat, tersedia area makan lesehan bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana yang lebih santai.

 

Sistem pembayaran yang digunakan untuk melakukan transaksi di Festival ini, pengunjung akan menggunakan uang-uangan dengan nominal Rp 1, Rp 5, Rp 10, Rp 20, dan Rp 50 yang setara dengan nominal ribuan. Pengunjung dapat menukarkan uang di kasir yang tersedia agar dapat menikmati setiap keseruan yang ada di FKB 2016.

 

Panggung Hiburan, Area Permainan & Pasar Tresno

Berbeda dari tahun sebelumnya, FKB kali ini menghadirkan sederet artis ternama untuk menemani pengunjung berwisata kuliner. Setiap akhir pekan, pengunjung dapat menyaksikan penampilan spesial dari The Groove (10 September), Geisha (17 September), Repvblik (24 September), dan Kahitna (1 Oktober) setiap pukul 19.30 di panggung The Downtown Walk, Summarecon Mal Bekasi.

 

Selain dapat memanjakan lidah dengan aneka masakan khas Jawa, di Festival Kuliner Bekasi para pengunjung dapat mencoba permainan “Mogo” atau Mobil Gowes. Permainan ini berupa mobil yang berhiaskan lampu dan musik yang meriah. Untuk menjalankannya, pengunjung harus menggowes pedal seperti mengendarai sepeda. Cukup dengan membayar Rp 30.000, pengunjung sudah dapat mencoba permainan Mogo ini. Selain itu adapula becak mini yang bisa dikendarai oleh para pengunjung secara gratis di area dekat Tugu Yogyakarta.

 

Tidak hanya itu, kekayaan budaya khas Jawa pun dapat disaksikan oleh para pengunjung di panggung The Downtown Walk berupa tari-tarian khas Jawa seperti Tari Baksan Wireng, Tari Renggawati, Tari Gambyong, Tari Sekar Bedhaya, Tari Serimpi, dan Tari Diasmara. Keunikan FKB tahun ini pun ditambah dengan adanya penampilan dari Pak Kusen yang didatangkan langsung dari Jawa Tengah. Pak Kusen akan menghibur para pengunjung dengan aksi botol bernyanyi yang unik dan lucu.

 

Berkeliling di area ini, pengunjung bisa menghampiri “Pasar Tresno”. Pasar ini berisi sejumlah booth pameran dengan beragam pilihan item fesyen dan aksesoris menarik bagi pengunjung untuk berbelanja setelah puas menikmati kuliner khas Jawa yang nikmat. Di Pasar Tresno tersedia beragam pilihan batik, baju rajut, aksesoris dan kerajinan rajut dan anyaman. Dengan total sebanyak 24 booth, Pasar Tresno dibuka mulai 9 September – 2 Oktober 2015 setiap hari, Pukul 10:00 – 22:00 WIB. (BS/dtn)

Add a comment

TangCityMal Kembali Gelar Festival Rame -Rame Jajan Kuliner 2016

Festv Rame2

DestinasiaNews.com-Berbicara soal makanan, Indonesia negara yang kaya akan rempah-rempah memiliki ragam kuliner yang khas. Mulai dari Sabang sampai Merauke, cita rasa masing-masing daerah mempunyai keunikan tersendiri. Tak heran di masa sekarang ini banyak pecinta kuliner berburu makanan ke seluruh penjuru Indonesia.

 

Menjawab kerinduan akan kenikmatan kuliner khas nusantara, Tangcity Mall kembali menghadirkan event kuliner bertajuk 'Rame Rame Jajan Kuliner (RJK) Cita Rasa Sate & Soto Nusantara'. Event ini digelar mulai 23 September hingga 16 Oktober 2016 di area parkir Perintis, Tangcity Mall.

 

Mengusung tema etnik Nusantara, dekorasi unik dengan gerbang berbentuk pikulan sate dan soto siap menyambut para pengunjung sebelum memasuki area kuliner. Tak ketinggalan kaleng kerupuk raksasa juga dapat ditemui pengunjung saat hendak melakukan transaksi di booth kasir RJK.

 

“Selain ragamnya yang unik, sate dan soto merupakan makanan khas yang hampir dapat ditemui di setiap daerah di Indonesia. Perpaduan bumbu dan rasa yang ditawarkan masing-masing daerah pun memiliki keunggulan dan keunikan masing-masing. Bagaimanapun juga makanan khas Indonesia memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat,” ujar Building Manager Tangcity Mall, Wina Andriyani. 

 

Pada RJK kali ini terdapat lebih dari 70 tenant yang menawarkan ragam kuliner sate, soto, serta khas nusantara lainnya. Bagi Anda yang gemar sate, Anda bisa mencicipi beberapa jenis sate, sebut saja Sate Marangi Purwakarta & Gulai Balungan Bon-Bon, Sate Padang Ajo Ramon, Sate Ayam Madura Cak Idrus, sampai Sate Lilit & Ayam Betutu Bali.

Festv. Rame1

Namun jika ingin makanan yang berkuah, Anda dapat menikmati Soto Tangkar Enis, Coto Makasar Warung Sulawesi, Soto Roxy H Darwasa, Soto Tegal Sauto, Soto Lamongan Asli Cak Arif, hingga Soto Kudus Raja Soto. Tersedia juga berbagai hidangan khas Nusantara lainnya, seperti Pecel Madiun Mbak Susan, Es Durian Iko Gantinyo, Nasi Bakar Wijaya, Batagor Edo, Nasi Kapau Kramat Soka, dan masih banyak lagi.

 

Tidak hanya memanjakan pengunjung dengan kekayaan kuliner khas Nusantara, event kuliner kali ini juga semakin meriah dengan serangkaian acara menarik untuk menghibur kebersamaan Anda bersama keluarga. Saksikan kemeriahanOpening Ceremony dengan penampilan dan parade dari Baleganjur, Jathilan, dan Angklung Interactive Saung Udjo pada Sabtu, 24 September 2016. Dan jangan lewatkan penampilan Kitchen Percussion pada  1 Oktober dan Ethnic Traditional Music pada 9 Oktober yang dapat membuat momen kebersamaan Anda bersama keluarga lebih berkesan.

 

Bagi Anda yang suka tantangan, Anda dapat mengikuti juga Food Battle Sate Eating Competition (25 September) dan Soto Eating Competition (15 Oktober), serta beradu ketangkasan bersama sahabat dan keluarga Anda di midway games arena dan kiddy rides dari Fun World. Jadi tunggu apalagi, ayo nikmati kekayaan kuliner khas nusantara dan abadikan momen keceriaan Anda bersama keluarga  di Rame Rame Jajan Kuliner Cita Rasa Sate & Soto Nusantara! (BS/dtn).

Add a comment

Tribute To Sukarno di Rumah Bersejarah Inggit Garnasih – De Sukarnoisasi Masih Ada …

Inggit 4

DestinasiaNews – Bertempat di tapak heritage Rumah Bersejarah Inggit Garnasih Jl. Ciateul No 8 Bandung, Jumat, 30 September telah berlangsung peringatan yang digagas Khatulistiwa Muda. Tajuknya, Tribute To Sukarno. Hadir dalam kegiatan ini yang nuansanya menjejak pemikiran dan implementasi tokoh Proklamator RI Sukarno, antara lain: Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar 1999 – 2004 yang kini sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo; Ren Muhamad, Khatulistiwa Muda; Tito, Cucu Inggit Garnasih; Bonnie Triyana Pimred Majalah Historia, Wisnu Nugroho, Pimred kompas.com.; “Sukarnois” Candra Malik, dan Roso Daras sebagai Sukarnois .

Ren yang akrab disapa Reno sebagai penggagas kegiatan ini menyatakan:”Saatnya generasi muda tak sekedar memajang gambar Sukarno tanpa makna. Melainkan harus diselami dan diimplementasikan pikiran besarnya dalam hidup bernegara dan berbangsa. Sosok Sukarno begitu dihormati dunia internasional. Keterlaluan generasi muda kita, bila hanya tahu itu nama bandara, misalnya…”.

Inggit 1

Sementara Eka Santosa (57) yang pada era 1970-an kala masih SMA di kota Banjar, Jawa Barat, pernah ditangkap aparat CPM setempat gara-gara memakai kaos Sukarno dan mendirikan Gerakan Marhaen. Menurutnya, bila kini Walikota Bandung, Ridwan Kamil, memajang secara atraktif poster Sukarno di seputar alun-alun Bandung dan Gedung Merdeka:”Disayangan bila pemasangannya tanpa makna. Harunya sari pati pemikiran besar Sukarno diwujudkan dalam kemadirian ekonomi, musyawarah mufakat dalam berdemokrasi, nilai-nilai kebangsaan, serta kebijakannya yang sepenuhnya berorientasi kerakyatan. Jangan malah kebarat-baratan. Patung Ibu Inggit justru tak ada, yang ada patung dinosaurus dan super herodari negeri antah berantah ”.

Dalam acara yang diselingi dengan diskusi dan pentas seni dari berbagai alianansi dan forum kemasyaraatan, Tito sempat mengungkapan keprihatinan:”De Sukarnoisasi masih ada setelah di jaman Orba, walaupun bentuknya beda. Nah, soal gedung heritage Inggit Garnasih yang kni disokong Disparbud Jabar, inginnya ada penambahan lahan ke belakang. Itu dulu jaman Pak Karno tinggal di sini adalah kebun, sekarang dijadikan rumah orang. Kalau bisa dibebaskan untuk generasi muda masa datang”.

Terkait isyu de Sukarnoisasi, menurut Eka Santosa paling mudah bisa kita lihat soal misteri Super Semar, sampai sekarang masih belum jelas. “Sepertinya, puluhan tahun ke depan soal ini masih penuh tanda-tanya. Masalahnya, naskah aslinya tak ditemukan. Ini mengheranan”.

Ingin Mirip Sukarno

Menarik disimak pada gelaran diskusi sore itu, hadir Wisnu Nugroho yang disusul Candra Malik,  katanya person yang terakhir ini amat cinta terhadap gagasan besar Sukarno. Tuturan Wisnu Nugroho di akhir diskusi ini, tampaknya amat diminati puluhan kalangan muda. Ia berkisah beberapa tahun menjalani tugas jusnalistik di istana negara. “Hampir semua presiden ingin tampak seperti Sukarno. Mematut diri mulai cara berfoto, berbicara, juga pemilihan kata dalam pidato, sayang semua itu hanya  di permukaan belaka. Gagasan besar Sukarno, hanya dicuplik kulit-kulitnya saja”.  

Inggit 2

Inggit 3Lebih jauh menurut Wisnu Nugroho, fenomena memirip-miripkan Sukarno bisa kita amati hingga Pilkada Gubernur DKI saat ini. “Lagi-lagi, sayangnya itu hanya dipermukaan saja. Setelahnya, kita sama-sama mengalami kekecewaan. Tetapi, sudahlah itulah fenomena Sukarno. Ia telah menjadi salah satu patokan berperilaku pemimpin, walaupun terbatas dalam konteks yang sempit”.

Alhasil, forum ini menurut budayawan Toto Amsar yang hadir pada sore itu:”Mengagumkan, anak muda dari pelosok Nusantara hadir memperingati pada tanggal 30 Septemper. Pilihan tanggal ini pun sangat unik. Kita tahulah apa itu makna tanggal 30 September di negeri ini. Sedikitnya, semoga bisa melawan de Sukarnoisasi itu?!”. (HS/SA /dtn). 

Inggit 5        

Add a comment

Jabar Sabet Emas Drum Band PON XIX/2016

JBDC Pon XIX

 DestinasiaNews Provinsi Jawa Barat sabet medali emas pada hari ketiga pertandingan cabang olahraga drum band PON XIX/2016 Jawa Barat, yang bertarung dalam nomor Lomba Berbaris Jarak Pendek (LBJP) mix 600 meter di Stadion Pakansari Cibinong, Kabupaten Bogor , Senin 19 September 2016.

Perolehan medali emas ini sekaligus melengkapi dua medali emas sebelumnya (15/9/2016) yang diraih pada nomor Lomba Ketahanan dan Ketepatan Berbaris (LKKB) campuran 2.000 meter dan 4.000 meter dan medali perak dari nomor LKKB putra 4.000 meter.

Keberhasilan bagi tim Jawa Barat hingga hari ketiga ini dipandang sebagai kemajuan luar biasa. Hal ini tidak mudah bagi tim, untuk membangkitkan mental bertanding setelah hari sebelumnya menderita kegagalan pada hari pertama (14/9/2016), tim tuan rumah gagal mendapatkan satu pun medali emas. Sebab kegagalan tersebut di antaranya adalah insiden lepasnya alat musik quarto tom tom yang dibawa salah satu pemain putri.JBDC Pon XIXb

Pelatih Kepala tim drum band Jawa Barat, Sumasna Setiawan yang akrab disapa Eki, mengakui, kegagalan pada hari sebelumnya memberi pengaruh pada kepercayaan diri para anggota tim. Namun dirinya bersyukur memiliki tim psikologis yang khusus menangani mental para pemain. Tim psikolog tersebut disediakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat.

 “Alhamdulillah (tim psikologis) itu berhasil memulihkan mental para pemain kami, hanya dalam jangka waktu satu hari. Bersyukur sekali hari ini kita semua bisa melihat hasilnya,” ujar Eki saat di hubungi melalui telepon selulernya, usai pengalungan medali emas,

 “Kami menargetkan 5 medali emas dari 10 medali emas yang diperebutkan, dan semoga saja tim kami bisa membawa pulang 2 medali emas lagi di Lomba Unjuk Gelar (LUG) dan Lomba Baris-Berbaris (LBB),” tandasnya.

JBDC Pon XIX2

Arcil Sukarno, pelatih pelaksana, menuturkan , “Kemenangan tiga emas, satu perak hingga hari ketiga ini (Senin, 19/9/2016), adalah kemenangan para pemain yang sudah bekerja keras. Mereka adalah wakil warga Jawa Barat. Ini untuk mereka,”

Penampilan tim Jawa Barat pada nomor LKKB campuran , putra dan putri membawakan lagu “Halo-Halo Bandung” dan “Washington Post” sebagai irama andalan. Namun terdapat beberapa strategi yang diubah. Salah satunya dengan lebih memainkan dinamika irama yang ada pada lagu-lagu tersebut, serta lebih menonjolkan detail-detail musiknya, kata Arcil

Setelah kelas LKBB selesai, cabang olahraga drum band masih menyisakan dua nomor lain yang akan dipertandingkan. Keduanya adalah, Lomba Baris-Berbaris (LBB), dan Lomba Unjuk Gelar (LUG), pungkasnya. (HRS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

destinasiaNews - De Paviljoen Bandung by HIM akhirya menambah satu lagi fasilitas baru yang akan menjadi salah satu fasilitas unggulan...

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo, Jumat sore (20/10/2017) di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa Pasir...

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

  destinasiaNews - Bandung, 19 Oktober 2017 Industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan...

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

destinasiaNews.com - Perusahaan ritel yang bergerak dalam bidang perlengkapan rumah dan produk gaya hidup ACE secara resmi membuka toko terbarunya,...

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil  Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah...

Pengunjung

01648153
Hari ini
Kemarin
1203
1318