Festival Lauk Juara di ‘Gesat Fest’ Tingkatkan Warga Jabar Gemar Makan Ikan

lauk3destinasiaNews – Mengisi 100 hari pertama Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang kerap disapa Emil, sejak dilantik pada 5 September 2018, rupanya ada gebrakan baru dalam hal perikanan. Tepatnya di bagian barat halaman parkir Gedung Sate Bandung, pada Jumat pagi (16/11/2018) digelar ‘Gesat Fest’ (Gedung Sate Festival).

Dalam waktu bersamaan digelar juga Festival Lauk Juara (FLK). FLK ini melibatkan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, FPIK (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan) Unpad, serta Gemari (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan), pun melibatkan para pengusaha di antaranya PT. Gani Arta Dwitunggal.

Yang terakhir ini merupakan produsen AgroPro dan Aquatec. Aquatec populer di masyarakat, utamanya dalam hal pengadaan perangkat budi daya ikan – Keramba Jaring Apung di perikanan darat maupun laut.  

Menurut panitia, keramaian yang menyedot ribuan pengunjung selama dua hari (16 – 17 November 2018), usai dibuka oleh Sekda Jabar Iwa Karniwa, pada hari kedua bakal diramaikan bintang ‘milenia’ Via Valen, T-Five, Dj Maretha, Angsa & Serigala, Ameshagi Band, Nara & Friend, Rampak Kendang Unpad, PSM Unpad, dan lainnya.

Kepada awak media Iwa disela-sela mengunjungi aneka stand pameran yang didampingi Jafar Ismail, ia sempat mengemukakan pesan khusus dari Kang Emil - lima tahun ke depan dunia kepariwisataan di Selatan Jabar harus berkembang, potensi perikanan budi daya maupun tangkap harus ditingkatkan secara simultan demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

 

Apresiasi Sekda Jabar

lauk1Yang spesial Iwa dan rombongannya selama berkunjung ke stand FPIK Unpad, yang memaparkan hasil kajian dan praktik akademisi untuk pengembangan dunia perikanan di Jabar dan nasional, tampak asyik berdiskusi – topiknya, bagaimana meningkatkan produk ikan di Jabar berikut tingkat konsumsinya.

“Saya sangat terkesan dengan upaya rekan-rekan FPIK Unpad dan para pengusaha ikan yang berwawasan luas dan jauh ke depan, semua demi memajukan dunia perikanan kita,” papar Iwa seusai sejenak berdiskusi dengan para pakar perikanan.

lauk2Tampak dalam diskusi di stand FPIK Unpad, di antaranya: Ir. Muhamad Husen (Masyarakat Akuakultur Indonesia, Jabar); Yudi Nurul Ihsan, Dekan FPIK Unpad; Budiprawira Sunadim, President Director PT Gani Arta Dwi Tunggal beserta Andi J Sunadim, General Manager dari perusahaan yang sama.

“Akhirnya, pada 100 hari pertama Kang Emil setelah dilantik, sebagian rintisan road map kelautan dan perikanan menuju Jabar juara, terjadi di festival ini. Lainnya, seperti peningkatan konsumsi ikan, terus kami upayakan berkolaborasi dengan dinas terkait, akademisi, dan para praktisi perikanan,” jelas Yudi Nurul Ihsan, Dekan FPIK salah satu pemerakarsa kegiatan ini. (HS/HRS/SF/dtn)

Add a comment

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

juri1destinasiaNews - Boleh dikata ini penampilan tokoh Jabar Eka Santosa yang sedikit tak 'lazim' akhir-akhir ini? Gerangannya kali ini penuh dengan unsur budaya, dan pewarisan nilai-nilai Kesundaan.

juri2Pada Sabtu malam, 13 Oktober 208 di 'padepokan seni' Saung Udjo di Jl. Padasuka Kota Bandung. Para juri yakni Chandra Udjo, Ella Sukmini, S.Sn., M.Sn., Diana Novitasari, Erna Hernawati, termasuk tokoh Jabar Eka Santosa berperan sebagai juri pada penampilan aneka seni buddaya Sunda dari 30 peserta se Jabar.

Ajang ini 'Unjuk Kabisa Pamilon Wanoja Jajaka Budaya Jawa Barat'. Ini sudah yang ke tiga kalinya digelar dengan sukses.

"Ini tahapan yang menentukan. Pada 19 hingga 21 Oktober 2018, peserta masuk karantina di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung. Lokasi ini milik Pak Eka Santosa," kata Dudih Sutrisman sebagai representasi penyelenggara, sambil menambahkan - "Grand finalnya pada 27 Oktober 2018 di Gedung Sunan Ambu di Kota Bandung."

 

Warisan Budaya ...

juri3Di ajang ini pula Kepala UPTD Disparbud Jabar, Casmadi bersama Eka Santosa seakan seia sekata dalam hal semangat pewarisan budaya - gelaran pencarian bakat berbasis adat dan budaya Sunda.

"Ajang ini penting, mengingatkan visi dan misi Perda No. 5/2003 tentang Pemeliharaan Bahasa, Sastra, dan Aksara di Jabar,"' papar Eka sambil mengingatkan - "Perda ini dulu tumbuh saat saya jadi Ketua DPRD Jabar. Harapannya, justru makin digalakkan demi menangkal efek liar globalisasi."

Rasa gembira Eka selaku juri di ajang ini yang malam itu diapresiasi ratusan penonton, tatkala ditanya, bagaimana perasannya?

"Sangat menggembirakan melihat animo generasi muda Jabar. Ajang tadi, sungguh mencerahkan. Intinya, kembangkan budaya Sunda, beprospek cerah," pungkasnya dengan rona wajah bungah. (HS/MG/SF/dtn)

Add a comment

Batikku Tradisiku, Aston Sentul

Hr btk nas

destinasiaNews – Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa). Dan merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia sejaak dahulu kala. Di Indonesia, tanggal 2 Oktober merupakan Hari Batik Nasional.

Bertepatan dengan Hari Batik Nasional, Aston Sentul Lake Resort and Conference Center, menggelar kegiatan membatik bersama para tamu dengan mengusung tema “ Batiku Tradisiku”.

Rangkaian membatik ini meliputi, pembuatan pola hingga melukis dengan media malam menggunakan canting. Kegiatan membatik ini terbuka untuk umum dan bagi para tamu yang ingin menyaksikan proses pembuatannya, dapat melihatnya di lantai 6 area lobby.

"Acara ini sangat bagus bagi kami yang belum pernah mengetahui cara pembuatan batik dan sebagai pengetahuan bahwa batik merupakan budaya Indonesia. Kami jadi tau betapa sulitnya melukis batik menggunakan canting yang hanya dapat di lakukan dengan teliti dan penuh kesabaran. Apalagi hasilnya boleh di bawa pulang, jadi bisa di jadikan kenang-kenangan saat mereka pulang ke negaranya" tutur Mis Ow dari Yayasan Sinar Kasih yang memiliki peserta mayoritas berasal dari Korea.

Tentang Aston Sentul Lake Resort & Conference Center

Aston Sentul Lake Resort & Conference Center adalah hotel resort & konferensi terkemuka di Sentul City, terletak dengan jalan tol Jakarta-Bogor sehingga ideal untuk kebutuhan bisnis, konferensi, dan acara, juga pilihan tepat untuk liburan bersama keluarga yang ingin menghindar dari hiruk pikuk kota Jakarta.

Hotel ini dilengkapi dengan 212 kamar dan suite, 8 vila, 11 ruang pertemuan mutakhir dan sebuah ballroom yang bisa menyambut hingga 1000 orang. Aston Sentul juga dilengkapi restaoran dengan banyak pilihan menu, kolam renang, spa, gym berperalatan lengkap, area bermain anak, dan danau menawan yang dikelilingi oleh taman tropis yang rimbun. Semua area dijangkau dengan akses internet berkecepatan tinggi.

Untuk liburan, hotel ini berjarak 5 menit dengan berkendara ke Jungleland Adventure Theme Park, atau hanya berjalan kaki ke Taman Budaya dan juga Sentul Highland Golf. Sementara Pasar Ah Poong, pasar terapung yang menjadi tujuan kuliner bagi wisatawan di Sentul City bisa ditempuh dalam 12 menit. (HRS/Rls/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

RUU Permusikan Batal Diolah DPR – Musisi Bandung, Suka Cita

RUU Permusikan Batal Diolah DPR – Musisi Bandung, Suka Cita

 Para musisi bertemu dengan para anggota DPRI Fraksi PDIP. destinasiaNews – Kamis siang (14/2/2019) di Rumah Makan ‘legendaris’ Bu Eha yang...

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019 - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019  - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

destinasiaNews – Bermula dari pertemuan antara Gerakan Hejo (GH), dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Citarum Harum pada...

Pengembang Memprediksi Masa Depan Yang Cerah Untuk Pasar Properti Australia

Pengembang Memprediksi Masa Depan Yang Cerah Untuk Pasar Properti Australia

"Tingkat Suku Bunga, Pertumbuhan Lapangan Pekerjaan, Kekuatan Ekonomi Dan Pasokan Hunian Baru Yang Terbatas Akan Memastikan Keyakinan Para Pembeli Di...

101 Lampion menghiasi IMLEK & Cap Go Meh THE 1O1 Bogor Suryakancana

101 Lampion menghiasi IMLEK & Cap Go Meh THE 1O1 Bogor Suryakancana

destinasiaNews - Tahun Baru Cina atau yang dikenal dengan imlek dan cap go meh selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk...

Kemeriahan Chinese New Year di Pago Restaurant

Kemeriahan Chinese New Year di Pago Restaurant

  destinasiaNews – Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, The Papandayan kembali mengadakan Chinese New Year Dinner di Pago Restaurant yang dilangsungkan...

Pengunjung

02995856
Hari ini
Kemarin
846
3554