Kembali FPIK Unpad Gelar FGD Perikanan Budidaya, Yudi Nurul Ihsan: Kita Butuh Rekomendasi Terpadu

ILUSTRASI FOTO BUDIDAYA IKANdestinasiaNews – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjajaran untuk kesekian-kalinya akan menggelar Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan digelar, Selasa, 10 Juli 2018 di Unpad Training Center (UTC) Jl. Ir. H. Djuanda No. 04, Kota Bandung.

 

“Ini terselenggara atas kerjasama Bappenas, Concervation International Indonesia (CII), dan FPIK Unpad,” kata Dekan FPIK Dr.sc.agr. Yudi Nurul Ihsan, S.Pi.,M.Si melalui sambungan telepon pada Jumat, 6 Juli 2018.

 

Kegiatan yang bertajuk “Formal Regional Meeting Tata Kelola dan Akselerasi Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan di Jawa Barat”, dihelat dengan harapan dapat menghasilkan rekomendasi yang efektif dan terpadu, demikian menurut penyelenggara.

 

”Dengan kata lain ada keterpaduan dalam hal rekomendasi demi memajukan perikanan budidaya dari provinsi Jabar yang berpnduduk sekitar 50 juta jiwa. Kita perlu rekomendasi terpadu,” lanjut Yudi.

 

Tercatat beberapa tokoh perikanan budidaya selain dari pihak tuan rumah FPIK Unpad, antara lain Victor Nikijuluw, Dr. Ir. Iskandar, M.Si (Unpad), serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jabar Ir. H. Jafar Ismail M.M  

 

Peserta undangan dari dinas dan instansi terkait di Provinsi Jabar maupun nasional, di antaranya akan hadir Kepala Sub Direktorat Perikanan,Bappenas M Rachmat Mulianda, S.Pi., Mar. Menambah bobot FGD ini, pihak swasta pun dilibatkan, diantaranya akan hadir PT Gani Arta Dwitunggal/Aquatec, PT Stargold Internusa Jaya, dan PT. Sinta Prima Feedmill.

 

Tokoh lain di bidang perikanan budidaya yang akan meramaikan FGD ini di antaranya Ir. Muhamad Husen, Ir. Darsono, Ir. Sri Umayati Sumeru, Prof. Drs. Yayat Dhahiyat, MS. Ph.D, Prof .Dr. Ir, Bachrulhajat Koswara, dan beberapa lainnya. “Semoga saja FGD kali ini dapat mencapai tujuan tadi,” pungkas Yudi Nurul Ihsan. (HS/IG, Ilustrasi Foto: IG)

Add a comment

Bupati Sukabumi Tegaskan - Kader Pramuka Harus Tangguh

IMG 20171231 WA0047
destinasiaNews - Musyawarah Cabang (Muscab) ke-XIII, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi yang berlangsung 2 hari (29 - 30/12/2017) di salah satu hotel di kawasan  Salabintana Kabupaten Sukabumi, berjalan dengan sukses.
 
Muscab tersebut menghasilkan ketua terpilih Drs. Muhammad Solihin, M.Mpd, sebagai Ketua Kwarcab periode 2017 - 2022.
Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami yang berperan sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab ) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kab. Sukabumi, mengapresiasi suksesnya penyelenggaraan ini. Dalam kesempatan ini Bupati meminta kepada Ketua terpilih, segera menyusun kepengurusan baru, serta menjalankan program dengan baik.
 
"Usai ini segeralah berkoordinasi dengan tim formatur. Tujuannya, agar dibentuk kepengurusan yang beriaikan  talenta - talenta terbaik. Ini sangat penting, mengingat program kegiatan pramuka, diakui eksistensinya oleh berbagai kalangan."
 
Bagi Bupati keberadaan pramuka yang tangguh, diharapkan dapat menjawab aneka tantangan yamg akan menghadang generasi muda di masa depan.
 
"Demi menjawab tangtangan ini, Pramuka harus siap sebagai lembaga pengkaderan. Didiklah kader sebanyak mungkin agar muncul generasi tangguh," tegasnya.
 
Siap Hadapi  Tantangan
 
Sementar itu, ketua terpilih Muhammad Solihin, mengungkapkan kesiapannya, mengemban amanah ini. "Bagi diri saya dan jajaran pengurus kelak, ini penghargaan luar biasa. Sekaligus ini tugas yang menantang dan mesti ditunaikan dengan baik, " ucapnya sambil mengapresiasi - "Khusus untuk kakak - kakak, bimbingan dan nasihat senantiasa kami nantikan. Agar, kami mampu menghadapi tantangan ini". [BA/HS]
Add a comment

Temu Jurnalis Bela Negara: Mari, Perangi Berita Hoax, Kata I Nyoman Tri Santosa

IMG 20171230 214344
destinasiaNews  - Bertempat di Pasraman Widya Dharma Jl. Subagyo, Lanud Husein Sastranagara kota Bandung (30/12/2017), berlangsung pertemuan antara jurnalis yang tergabung dalam JBN (Jurnalis Bela Negara), dengan Pembinanya, Marsma TNI I Nyoman Tri Santosa S.Ip M.Tr (Han). “Materi inti pertemuan ini membahas rencana peluncuran JBN. Lainnya, bersilaturahmi dengan Pak I Nyoman Tri Santosa selaku Pembina organisasi ini,” papar Mochammad Gun yang dalam organisasi JBN didapuk sebagai Ketua.
 
Hadir dalam pertemuan ini 16 anggota JBN. “Terdaftar dalam rintisan ini sekitar 42 anggota. Rata-rata sudah lebih dari satu dekade bergiat secara mandiri di mass media. Matra kewartawannya mencakup elektronik dan cetak,” jelas Mochammad Gun ketika memperkenalkan satu persatu anggotanya.
 
Sementara itu Mas Don yang dalam tahun-tahun ini bergiat sebagai pewarta di media online seputarjabar.com dan kini berkiprah di JBN sebagai Sekjen, dalam kesempatan ini menguraikan historis rintisan organisasi:”Berawal dari kekerapan bertemu di lapangan. Sering terlontar keperihatinan dalam isi pemberitaan yang cenderung  mengarah ke hal-hal negatif. Inilah yang kami prihatinkan.”   
 
Era Proxy War
 
I Nyoman Tri Santosa sendiri dalam kesempatan ini, merespon dengan baik niatan para pegiat jurnalis yang tergabung di JBN. Selain itu ia menampakkan antusiasme tinggi:”Banyak masukan dari pertemuan ini. Dunia jurnalistik bukanlah hal baru. Namun, kini tantangannya multi dimensi, munculnya proxy war. Ini tantangan kita bersama,” paparnya sambil menambahkan –“Mari kita perangi bersama fenomena merebaknya berita hoax, di antaranya.” 
 
Di tengah suasana pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan, muncul ujaran yang dianggap penting oleh JBN, tatkala I Nyoman Tri Santosa mengakomodir:”Segera, setelah pertemuan ini usai masalah teknis dan legalitas, kita jajagi JBN masuk ke Dewan Pers”.
 
“Keinginan ke depan JBN, bisa sejajar dengan institusi jurnalis lainnya seperti IJTI, PWI, AJI, PWRI, dan lainnya. Tujuannya, semata untuk kemaslahatan bersama,” papar Bagoes Rianto yang selama ini sering disebut oleh rekan-rekan di JBN sebagai “motor penggerak”.
 
Alhasil, pertemuan ini telah melahirkan sejumlah kesepakatan untuk mengukuhkan organisasi JBN membantu semua pihak memerangi semaraknya berita hoax yang menumpulkan bangsa dewasa ini. “Segera saya laporkan hasil pertemuan ini ke beberapa komandan di beberapa kesatuan yang menangani pemberitaan. Keberadaan JBN itu materi utamanya,” pungkas I Nyoman Tri Santosa yang hari itu ditemani rekan sehobinya di bidang olahraga touring dan otomotiv.  [HS/dtn]
 
Add a comment

Begini, Bocoran 'Diskusi Mudik' ala Susi Pudjiastuti, Eka Santosa, dan Neneng A Tutty, Kala Idul Fitri 1438 H

2017 06 29 11.22.04destinasiaNews - Boleh dibilang ini liburan seru dan unik  dari tiga tokoh di Jabar yang moncer di level regional, nasional, maupun internasional. Adalah tokoh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, mengisi liburan Hari Raya Idul Fitri 1438 H di tempat asalnya di pantai Selatan Pangandaran, Jawa Barat. 
 
"Malah berdiskusi intensif siang malam di kediamannya Jl. Raya Merdeka, Pangandaran. Bahasannya, dari soal maritim, sosial, nasib nelayan dan petani. Ah, semua dibahas tuntas. Ramai-lah, jadinya. Ujungnya, bagaimana mensejahterakan rakyat," kata Deny Ozenk yang menyertai Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, yang juga Ketua Umum Gerakan Hejo.
 
"Kata saya mah, pantas dulu tahun 2012 BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar memberi gelar Wandonna Pinunjul (Perempuan Berpreatasi) baginya," lanjut Deny Ozenk dalam sambungam telepon ke redaksi (28/6/2017) - "Pantas penghargaan atas kebijakan kemaritiman di negara kita diganjar award tingkat dunia, walaupun di dalam negeri pelarangan cantrang banyak ditentang. Tokh, akhirnya stock ikan kita sekarang melimpah setelah illegal fishing dibabat habis."
IMG 20170629 131714
Yang lebih heboh menurut Deny Ozenk pada hari Rabu (28/6/2017)
Hadir di kediaman Susi Pudjiastiti, rekan lamanya dari mereka berdua, yakni Neneng A Tutty, S.H., Ketua Umum Partai Berkarya. "Hadir di sini setelah mengurus persiapan verifikasi faktual KPU di Yogyakarta. Nah, di Pangandaran ini mampir dulu ke sahabat lama saya Ibu Susi, dan ketemu Kang Eka," jelas Neneng melalui sambungan telepon (29/6/2017) -"Banyak hal kami bincangkan. Termasuk kami apresiasi atas keputusan Nadine putrinya menjadi WNI baru-baru ini."
 
Susi, Pilgub Jabar 2018
 
Sementara itu Susi Pudjiastuti sendiri, melalui telepon masih pada Rabu malam (28/6/2017) menyatakan kebenarannya telah terjadi diskusi yang cukup luas serta mendalam:"Kami bahas utamanya soal menurunnya kualitas kondisi lingkungan di Jabar. Termasuk soal pesisir dan nelayan, sungai, danau dan budi daya ikan. Ini kan konsen saya saat ini di tingkat nasional. Keprihatinan kami atas kondisi kesehatan Bapak Sepuh Solihin GP akhir-akhir ini pun kami bahas", begitu ujarnya dengan menambahkan kalimat kala disela - Adakah niat Ibu untuk terjun di Pilgub Jabar 2018? "Mengenai hal terakhir ini saya harus berpikir amat serius. Tentu harus berdiskusi amat jauh dengan Pak Solihin GP. Beliau kan, sesepuh kita bersama. Intinya, saya pikir-pikir ya...?"
 
Sejurus kemudian telepon beralih ke Eka Santosa yang Rabu malam itu mereka berdua mendiskusikan banyak hal. "Nah, itu tadi Ibu Susi dalam titik tertentu, sudah banyak paham soal konstalasi politik terakhir di Jabar. Tadi disinggung soal Bapak Solihin GP. Memang kepada beliaulah, ibu Susi akan  berkonsultasi."
 
WNI Nadine
 
Bagi Eka Santosa sendiri sosok Susi Pudjiastuti sudah dulu kenalnya sejak masa berkuliah di UNPAD Bandung pada tahun 1982. Menurut Eka Santosa, ketika  terjadi letusan Gunung Galunggung di Tasikmalaya, kegiatan kampus libur. Orang tua Eka Santosa yang menjadi pegawai di Perhutani, kebetulan  ditugaskan di Pangandaran. 
 
"Saat itu orang tua saya berkawan baik dengan orang tua Bu Susi. Jadi sudah lama kami bersahabat", urai Eka yang dalam liburan kali ini membawa serta putri keduanya Nusantari (Tari) lulusan Unpar Bandung 2015 dari Fakuktas Hukum, dan cucunya Bintang.
"Sekalian saya perkenalkan anak dan cucu saya pada pertemuan di Pangandaran ini," tambah Eka dalam sambungan telepon sambil katanya mengucapkan selamat secara khusus kepada putri dari Susi Pudjiastuti yakni Nadine Pascale Kaiser - "Diterima sebagai warga negara Indonesia (22/6/2017) yang disahkan oleh Presiden Jokowi."
IMG 20170629 203359
 
Kini Nadine, gadis cantik kelahiran Ciamis, 24 Juli 1994, yang di dunia maya banyak dipuji  para netizen, resmi menjadi WNI. 
"Selama di sini cukup intens bergaul dengan Tari. Tampaknya mereka cucok-lah...." komentar Deny Ozenk dalam teleponnya pada Kamis siang (29/6/2017).
 
Menutup sedikit bocoran  'diskusi mudik' ala Susi Pudhiastuti yang ditemani Eka Santosa dan Neneng A Tutty, diakhir sambungan telepon, Eka memungkas:"Pokoknya, setelah saya di Bandung diskusi mudik yang punya thema jadi-jadian Laut Milik Anak Cucu, dengan segala persoalannya kita bedah lebih lanjut", begitu tutupnya sambil tak lupa meningggalkan suara tawanya yang khas bertimbre bariton. (HS/SA/dtn).
 
Add a comment

Seminar “Law and Security” Sikapi Keberadaan Peretas

Cyber Security

MyprideMagz - Perkembangan zaman yang disertai peningkatan kebutuhan manusia akan memicu adanya peningkatan kemajuan teknologi dalam bidang komunikasi dan informatika. Era sekarang ini teknologi informasi menjadi hal yang wajib ada dalam kehidupan sehari-hari untuk mempermudah aktivitas baik individu maupun kelembagaan seperti pemerintahan atau swasta.Demikian menurut Suhendri. M.Kom, ketika dijumpai di kampus STMIK AMIKBANDUNG Jalan Jakarta No. 28, Bandung, Jumat (12/05/17).

“Dewasa ini banyak sistem yang telah dikembangkan dan digunakan oleh masyarakat luas namun tak jarangpemakai teknologi informasi ini  mengabaikankan keamanan sistem yang digunakannya, seperti aplikasi daring (online) yang tidak terlindungi keamanan datanya. Pengetahuan tentang keamanan jaringan sangat diperlukan untuk mengatasi ancaman fisik/logika yang mengganggu jaringan,” lanjut Suhendri.

Hacking, Cracking, Carder, Phising dan yang lainnya  adalah beberapa istilah yang menjadi momok di dalam dunia teknologi informasi dewasa ini. Konotasi istilah tersebut identik dengan peretas atau pengganggu sistem keamanan komputer jaringan. Di kalangan masyarakat pengertian peretas ini dipandang sebagai tindakan yang melanggar hukum. Itulah sebabnya kita pun harus mengetahui dan memahami keberadaanya untuk kelancaran dan keamanan komputer jaringan yang kita jalankan, sehingga memberi manfaat yang maksimal serta aman.

Berdasarkan amatan tersebut STMIK “AMIKBANDUNG” sebagai Network Security Campus yang memiliki jurusan Teknik Informatika (D3), Teknik Komputer (D3), Manajemen Informatika (D3), Teknik Informatika (S1) dan Sistem Informatika (S1) dan SKOMplus (S1) sejak 34 tahun lalu senantiasa menanggapi perkembangan teknologi komunikasi dan informasi dengan  menyelenggarakan berbagai program sosialisasi yang berkaitan dengan manfaat dan ancaman perkembangan teknologi informasi. Salah satunya adalah melalui seminar bertemakan Law and Cyber Securityyang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Mei 2017 di Aula Kampus STMIK "AMIKBANDUNG",  Jalan Jakarta No. 28 Bandung, mulai pukul 08.00 sampai dengan selesai.

Menurut Suhendri yang juga Ketua Panitia seminar tersebut, pada seminar itu akan dibahas permasalahan dari sisi pengguna, praktisi Cyber Security dan sisi hukum yang berlaku di Indonesia dengan para pembicra: Eko Noer Kristyanto, SH., MH (Peneliti muda Kemenkumham RI), dr. Ahyani Raksanagara, M.Kes (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung) dan Iwan Sumantri (Vice President IDSIRTII). Seminar ini akan dipandu oleh “Maznot” dan moderator Christina Juliane, M.T.

“Materi seminar ini sangat dibutuhkan oleh para pegiat informatika baik sebagai perorangan maupun lembaga pemerintah maupun swasta agar berkemampuan menyikapi perkembangan teknologi dan informasi dalam hal manfaat dan ancamannya,” pungkas Suhendri. (dtn/ar).-

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence  Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

destinasiaNews – Untuk kesekian kalinya Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), kembali menggelar Konferensi Internasional ‘ICAI 2018 - International Conference of Aquaculture...

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

destinasiaNews - Usai pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 27/6/2018 lalu, Tim Peneliti dari Pusat Studi Politik...

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

destinasiaNews – Sebuah perusahaan terkemuka dari Australia, yang memiliki se-gudang pengalaman dan penghargaan yaitu Crown Group Holdings (Crown Group), merupakan...

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

destinasiaNews – Destiners, khususnya bagi yang tinggal di daerah Sukabumi – Jawa Barat, apalagi yang mengaku Tuna Lovers, sudahkah mencoba...

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

destinasiaNews – Berlokasi di Kawasn Ekowisata dan Budaya Alam Santosa tepatnya di Pasir Impun, Cimenyan Kabupaten Bandung, ngaring (berkumpul) sejumlah...

Pengunjung

02267836
Hari ini
Kemarin
3149
3544