Incinerator STUNGTAxPINDAD van Bandung Solusi Persampahan di Lokasi Wisata, Betha Kurniawan: Yes, Bro and Sis…

Stungtahejo1

destinasianews– Menindaklanjuti nota kesepahaman antara PT. Pindad (Persero) dengan PT. Top Tekno Indo (Hejotekno) pada Februari 2020 lalu, hampir satu semester kemudian tepatnya pada Kamis, 16 Juli 2020 telah berlangsung soft launching product incinerator, kini berubah nama menjadi STUNGTAxPINDAD. Acara ini  berlangsung di Komplek PT Pindad Jalan Gatot Subroto No. 517 Kiaracondong, Kota Bandung.

Performance STUNGTAxPINDAD Smokeless Incinerator ini merupakan incinerator ramah lingkungan, dan telah teregistrasi Teknologi Ramah Lingkungan dari KLHK-RI. Mesin ini dikenal sebagai produk incinerator pertama di Indonesia yang secara voluntary menjalankan proses SNI insinerator.

Pihak tuan rumah PT. Pindad (Persero) yang diwakili Heri Heriswan, Direktur Bisnis Produk Industrial, dan Wiweka Hernadi, GM Peralatan Industri dan Jasa, tampak mengapresiasi acara peluncuran ini. Menurut keduanya, STUNGTAxPINDAD dapat dianggap sebagai produk anak bangsa yang dapat dibanggakan, “ini merupakan solusi penanganan sampah secara berkualitas, dan mengikuti kaidah-kaidah yang berlaku.”

Lebih jauh menurut Heri Heriswan: “Saatnya kita menghargai produk unggulan dari dalam negeri. Varian baru dari Pindad ini amatlah unik. Secara umum ini bersinggungan dengan peningkatan aspek lingkungan, pengembangan sosial, dan kesehatan. Dikaitkan dengan situasi pandemi Covid-19, kehadirannya dapat menjadi salah satu solusi masalah lingkungan dan kesehatan.”

Wiweka Hernadi sendiri kala ditanya tentang produk ini usai mengetahu kierjanya melalui demo di lapangan: ”Ini hal yang inovatif bagi perbaikan lingkungan, sampah dari hulu ditingkat rumah tangga utamanya bisa diselesaikan demi mengurangi penyebarannya ke TPA yang kerap bermasalah.”

Sementara itu Betha Kurniawan, Direktur Utama PT. Top Tekno Indo (Hejotekno) yang merupakan salah satu pimpinan di divisi teknologi Gerakan Hejo menuturkan: “Kini performance STUNGTAxPINDAD Smokeless Incinerator setelah dikolaborasikan dengan PT. Pindad (Persero) hampir 90% tampil lebih fresh, lebih ergonomis plus dengan peningkatan kualitas material dan kinerja-nya.”

Betha menuturkan mesin ini siap digunakan menjadi bagian dari solusi penanganan sampah dengan konsep zero waste di Jabar, juga Program Citarum Harum berupa revitalisasi ekosistem di DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum. “Dari Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil, setidaknya 70 titik di DAS Citarum dalam waktu dekat akan memakai mesin ini untuk solusi sampah,” jelas Betha dengan menambahkan – “Khusus untuk daerah wisata yang mengalami banyak masalah dalam hal persampahan, mesin ini cocok mengaplikasikan zero waste dan yes, bro and sis…”

Kelebihan lain dari ‘STUNGTA versi Pindad’ menurut Betha di antaranya flow negatif chamber berfungsi secara smokeless (nir asap), ketika membuka pintu input sampah, sehingga proses kontinuitas input sampah lebih optimal. “ Barang tentu banyak penguatan struktur dan material. Ini menambah umur pakai mesin yang mampu menyisakan sampah hanya 5% berupa residu pasir, dengan rata-rata kapasitas 200 kg per jam.”

Kinerja PDU Jelekong  

Stungtahejo2

Hadir pula Eka Santosa, Ketua Umum DPP Lembaga Gerakan Hejo yang selama ini mendorong Hejotekno untuk terus berkiprah dan memberikan kemanfaatan khususnya di bidang teknologilLingkungan.

“Darurat sampah ini terjadi sejak tahun 2000-an. Sayangnya, kita masih berkutat menyelesaikannya dengan cara-cara konvensional, mahal dan tidak efisien. Jalurnya masih di seputar rumah tangga atau industri penghasil sampah atau limbah ke TPS, lalu TPA. Alur ini masih sangat riskan baik secara ekonomi maupun kesehatan lingkungan".

Secara terpisah, masih kata Eka,“saatnya kita mengolah sampah dari sumbernya (hulu), memilah sampah ekonomis dan non-ekonomis, organik dan an-organik, selanjutnya dimanfaatkan. Lalu, lalu residunya dimusnahkan memakai mesin ini, sehingga mengurangi beban pengiriman sampah ke TPA,” ujarnya sambil menambahkan – “Penasaran dengan keberhasilan pemusnahan sampah setelah diambil manfaatnya, silahkan hadir di UPT Jelekong di Kabupaten Bandung.”

Secara terpisah destinasiaNews mengontak Teguh Adha dari Hejo Tekno menjelaskan peran mesin Emunah sampah ini di UPT Jelekong. Menurutnya, saat ini timbulan sampah di di sana rata-rata per hari mencapai 13 ton dengan wilayah layanan 8 RW, dan 3 pasar yakni Bale Endah, Ciparay, dan Banjaran. Saat ini pengolahan sampah di UPT Jelekong menggunakan sitem Maggot untuk organik, peuyeumnisasi, dan pemilahan sampah ekonomik:

“Di sana mesin ini hadir sebagai teknologi yang memusnakan hingga level residu. Rata-rata kami musnahkan sampah 700 – 1.000 kg atau kurang lebih 1,7 kubik per hari. Intinya, kini sampah di sana tak dikirim ke TPA lagi yang jauh dan mahal,” tutup Teguh Adha.  

(HS/HRS/dtn)

Add a comment

Hejo Tekno Tuntaskan ‘Label’ SNI dari BSN-BPPT - ‘Stungta’, Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan, Dinanti Kiprahnya …

Olah Sampah

destinasiaNews– Hampir bersamaan menjelang program pengenalan alat pengolah sampah berbasis thermal ramah lingkungan ‘Stungta’, yang digelar oleh Dinas lingkungan Hidup Provinsi Jabar pada Kamis, 5 Desember 2019 (Pukul 09.00 WIB sd Selesai) di Gedung BPKAD Jl. Kawaluyaan Indah Raya No. 6 Bandung, rombongan Hejo Tekno yang digawangi Betha Kurniawan sebagai salah satu divisi dari Gerakan Hejo kembali menyambangi kantor BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan teknologi) di Jl. M.H. Thamrin No 8 Jakrta Pusat (3/12/2019).

“Agenda utama Hejo Tekno finalisasi atau penuntasan proses ‘labelisasi’ SNI pada produk mesin pemusnah sampah ramah lingkungan ‘Stungta’. Sejatinya, kami telah lolos uji dari beberapa instansi terkait lainnya (Sucofindo, KLHK, dll), “ papar Betha Kurniawan yang ditemani rekannya Kus Aripudin, dan aktivis lingkungan Swara Wimayoga yang punya kegiatan ‘sampingan’ selaku basis di Band J-Rock.

Masih kata Betha Kurniawan, menyoal pertemuannya dengan Dr. Wahyu Purbowasito Setyo Waskito M.Sc., selaku Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Halal, dari Kantor BSN (Badan Standarisasi nasional), BPPT Jakarta, progres ‘labelisasi’ SNI tinggal beberapa langkah kecil saja: “Sepintas permasalahannya, di Indonesia ini perangkat pemeriksa atau penguji utamanya dari segi ‘soft ware’, relatif masih belum tertata, Yang terjadi katanya justru gara-gara incinerator Stungta ini perangkat soft ware untuk pengujiannya itu menjadi akan terbentuk lebih baik lagi.”

Teknis Lawan Kebijakan 

Redaksi destinasiaNews yang berkesempatan mewawancarai Wahyu Purbowasito di BPPT dihari yang sama, usai mengikuti rombongan Hejo Tekno hadir di Forum Group Discussion (FGD) yang di antaranya diselenggarakan oleh IKAL (Ikatan Alumni) BPPT, dengan tema ‘Keekonomian Pegolahan Sampah Menjadi Pellet, RDF, SRF, dan Pupuk Karbon, Berbiaya Murah’, menyinggung masih belum keluarnya ‘label’ SNI dari BSN, di antaranya:

“Diakui dalam beberapa bulan ini secara teknis administratif apa yang diajukan oleh Hejo Tekno ke BSN sudah clear, namun di lapangan kasat mata sudah lolos uji teknis, dari pihak kementerian lain masih harus ada finalisasi lagi,” ujar Wahyu Purbowasito yang menekankan secara khusus –“Di negara kita ini masih ada fenomena masalah teknis ditentukan oleh kebijakan.”

Masih kata Wahyu Purbowasito, fenomena ini sebaiknya dipecahkan saja, untuk hal-hal teknis yang relatif bisa dilakukan, lembaganya dapat dikelola oleh pihak ketiga:”Berikanlah keleluasaan pihak ke tiga untuk mengurusnya. Ini erat kaitannya dengan upaya perampingan birokrasi.”

Dicontohkan oleh Wahyu Purbowasito perlunya di antara kementrian pemberi ijin sebaiknya memiliki bahasa teknis yang sama, baik dalam hal ijin edar maupun registrasi produk, misalnya. Dicontohkan untuk hal-hal yang bersifat strategis, tetaplah pihak negara yang mengaturnya. Dicontohkan untuk keabsahan obat-obatan, pihak pemerintah pengendali sepenuhnya. Termasuk dalam hal uji peralatan teknis alat-alat medis seperti mesin X-Ray dan yang sejenisnya.

Kembali ke nasib mesin pemusnah sampah ramah lingkungan yang telah lolos uji teknis di berbagai lembaga dan kementerian terkait dalam beberapa bulan ini, kata Wahyu Purbowasito:”Terkadang ada rasa khawatir terhadap para inventor di negara kita. Mereka pasti akan menghadapi periode seperti ‘ketidakpastian’ hukum dan prosedur. Inilah yang harus segera kita benahi, bila negara kita akan menjadi negara yang kuat dibidang riset dan pengembangannya.”

Kagumi Kiprah Sri Bebassari

Kepada Betha Kurniawan, kembali disinggung manfaat apa selain membahas finalissi dengan pihak BSN dan mengikuti FGD yang dilakukan oleh IKAL BPPT tentang  ‘Keekonomian Pengolahan Sampah’ selama di Jakarta itu?:

“Para pemapar di FGD ini sangatlah menarik dan full inovatif. Suasana ini yang kita butuhkan. Para inventor yang peduli lingkungan khsusnya pengedalian sampah, bisa bertemu dan bertukar gagasan secara terbuka dan produktif, “ujarnya sambil mengingatkan  - ”Kiprah ‘Stungta’ dewasa ini sudah banyak dinanti banyak kalangan, tinggal urusan administratrif saja …”

Penutupnya Betha Kurniawan tatkala diingatkan perihal kiprah ahli sampah senior pensiunan BPPT usia 70-an Sri Bebassari selaku pakar sampah yang juga diakui dunia internasional di FGD - IKAL BPPT: “Jadi teringat dengan konsep KaMiSaMa (Kawasan Minimasi Sampah Mandiri) yang Hejo Tekno usulkan untuk penggunaan ‘Stungta’. Unsur manusia tetap penting, perlu pula ada undang-undang persampahan yang komprehensif seperti di Jepang, dibuat sedikitnya oleh 16 kementerian. Apa yang diungkap Ibu Sri Bebassari, amatlah tepat. Masalah sampah bukanlah urusan masyarakat secara parsial belaka.” (HS/HRS/dtn)

Add a comment

Startup Penyedia Aplikasi Gadjian dan Hadirr, Bidik UMKM di Jabar

AG1

destinasiaNews -Startup penyedia aplikasi penggajian dan sumber daya manusia (Gadjian) dan aplikasi absensi karyawan (Hadirr), berekspansi ke Jawa Barat dengan membuka kantor perwakilan penjualan di Jalan Ir. H. Juanda (Dago) Kota Bandung.  Ekspansinya diharapkan agar aplikasi Gadjian dan aplikasi Hadirr dapat melayani kebutuhan pengelolaan SDM  perusahaan-perusahaan skala kecil dan menengah (UMKM)  di Jawa Barat dengan lebih optimal serta edukasi Gadjian Academy semakin diminati.

Hal tersebut disampaikan CEO Gadjian, Afia Fitriati saat konferensi pers di salah satu caffee Jalan Dayang Sumbi Kota Bandung, Kamis, 5/9/2019.

"Potensi perusahaan kecil dan menengah di Bandung dan Jawa Barat pada umumnya sangat besar untuk mendukung peningkatan perekonomian daerah, " jelas  Afia.   

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018 tercatat ada 300.000 perusahaan skala kecil dan menengah berada di wilayah Jawa Barat.  Karena itu, Gadjian dan Hadirr membidik Jawa Barat sebagai pangsa pasar potensial,  papar Afia.

Afia mengatakan bahwa segmen usaha yang menggunakan aplikasi Gadjian dan Hadirr untuk Bandung dan sekitarnya antara lain boutique, caffee dan salon, lalu kemudian untuk wilayah Jawa Barat adalah produsen sepatu Adidas, Brodo, dan J & C Cookies.

Lebih jauh Afia menjelaskan, sejak tahun 2016, aplikasi Gadjian dan Hadirr telah merambah ribuan perusahaan di berbagai provinsi di Indonesia, dengan menyediakan aplikasi berbasis awan (cloud) yang mengotomatisasi fungsi-fungsi rutin administrasi SDM, seperti menghitung gaji, BPJS, pajak penghasilan PPh pasal 21 serta pengelolaan data absensi, terang Afia.

Untuk aplikasi Gadjian dipatok dengan harga Rp12.500 per karyawan per bulan untuk pelayanan standar.  Adapun, layanan premium yang mencakup pengurusan BPJS, pajak penghasilan PPh 21 dan pencatatan kasbon dikenakan tarif Rp 20.000 per karyawan per bulan, kata Afia

"Harga ini jauh lebih terjangkau dibandingkan aplikasi serupa yang biasanya digunakan di perusahaan-perusahaan," ungkap Afia. Dengan harga yang terjangkau ini, Gadjian membidik segmen perusahaan menengah dan kecil (UMKM), jelas Afia menambahkan.

Selain itu, bagi yang menggunakan paket aplikasi pencatatan absensi karyawan yaitu aplikasi Hadirr,  cukup merogoh kocek Rp10.000 per karyawan per bulan.  Lewat aplikasi ini, perusahaan yang memiliki karyawan dengan mobilitas tinggi tidak perlu kesulitan untuk merekam absensi karyawan, karyawan cukup melakukan absensi melalui aplikasi Hadirr dengan konfirmasi lewat swafoto yang dilengkapi teknologi pemindai wajah dan pengecekan melalui sistem GPS yang terhubung dari komputasi awan (cloud) dengan basis Google Map, beber Afia.

Diantaranya, ada beberapa perusahaan di Indonesia yang mengambil sekaligus dua aplikasi tersebut untuk mempermudah pekerjaan HRD sehingga perusahaan lebih fokus terhadap pengembangan produk dan lainnya, papar Afia.

Saat ini, Pemerintah daerah yang sudah mengunakan aplikasi Hadirr, untuk mencatat absensi PNS di wilayahnya adalah Kabupaten Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara, kata Afia.  "Dengan aplikasi Hadirr, PNS yang tidak melakukan absensi tidak mendapatkan tunjangan kehadiran," ujarnya

Afia berharap Gadjian dan Hadirr dapat digunakan tidak hanya dari perusahaan, tetapi juga diseluruh pemerintah daerah di Indonesia.

Sarana Edukasi SDM

Selain menawarkan aplikasi, Gadjian juga menyediakan sarana belajar ilmu pengelolaan SDM melalui unit Gadjian Academy.

AG2

Gadjian Academy didirikan sejak 2017. Hingga saat ini, Gadjian Academy telah memberikan pelatihan ilmu pengelolaan SDM sedikitnya 30 sesi yang diikuti 800 peserta se-Jabodetabek.  Sementara untuk di wilayah Bandung Raya, Gadjian Academy baru mengadakan dua kali sesi kelas diikuti oleh 50 perusahaan, ujar Afia.   “Ternyata,  peminatnya tidak hanya berasal kota Bandung, melainkan juga dari Cianjur, Cimahi dan sekitarnya, kata Afia menambahkan

Menurut Afia, Gadjian Academy biasanya mengabarkan sesi kelas melalui media sosial ataupun email. Dalam sesi kelasnya, Gadjian Academy menghadirkan pakar-pakar pengelolaan SDM dan pengembangan bisnis.

Bagi peserta program kelas Gadjian Academy untuk perusahaan kecil dan menengah (UMKM), pihaknya mematok harga sebesar Rp 200.000 - Rp300.000.  Kelas ini terbuka bagi semua perusahaan, sekalipun belum mengunakan dengan Gadjian dan Hadirr, jelas Afia. "Untuk pengguna Gadjian dan Hadirr, bisa gratis," pungkasnya. (HRS/dtn)

Add a comment

Cashbac Hadirkan Promo Cashback 45% Hingga Rp. 74 Ribu Menyambut Hari Kemerdakaan

cashbackdestinasianews - Dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74 pada tanggal 17 Agustus esok, Cashbac memberikan promo spesial untuk pengguna Cashbac yakni Promo Cashbac Merdeka yang memberikan cashback hingga Rp 74.000.

Cashback hingga Rp 74.000 ini berupa:

  1. Cashback 45% maksimal Rp 74.000 untuk pengguna baru Cashbac dengan memasukkan kode voucher ‘MERDEKA74’
  2. Cashback 45% maksimal Rp 45.000 untuk seluruh pengguna Cashbac dengan memasukkan kode voucher ‘MERDEKA45’
  3. Promo ini berlaku pada 17-18 Agustus 2019 & dapat digunakan 1 kali per-pengguna, per-harinya

Promo ini bertujuan untuk memberikan rewards tambahan bagi para pengguna Cashbac sekaligus merayakan Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bersama keluarga, saudara dan teman terdekat dengan menikmati beragam penawaran dari merchant-merchant Cashbac yang bekerjasama, kecuali di merchant AlfaMart, Family Mart, UH Mart, Nina Mart, Palm Mart, dan di merchant yang menggunakan metode dengan pembayaran barcode.

Hingga saat ini Cashbac sudah bekerjasama dengan ribuan merchant dan puluhan ribu outlet. Mulai dari merchant F&B seperti McDonald's, Ippudo, Duck King, Seribu Rasa, Sour Sally, QQ Kopitiam, Negiya, Excelso, Fore Coffee, Hong Kong Cafe, Penang Bistro, Raa Cha, GoKana, Altitude, Grand Cafe Grand Hyatt, dan lainnya. Cashbac juga bekerja sama dengan lifestyle brand, seperti CGV, Kidzania, Allegro KTV, Masterpiece Karaoke. Serta health & beauty brand, seperti Joanne Studio, Anna Wijaya Salon, dan juga lainnya yang dapat dicek di aplikasi Cashbac.

Selain itu Cashbac juga baru meluncurkan fitur baru, yaitu Cashbac Deals. Fitur terbaru ini memungkinkan para pengguna untuk membeli voucher yang menawarkan menu favorit di merchant secara khusus berdasarkan kesukaan pelanggan selama ini. Setiap pembelian voucher Deals untuk menu spesifik di merchant dan outlet tertentu, pengguna bisa mendaptkan diskon hingga 45% dan juga  selalu mendapatkan cashback sebesar 5% secara otomatis dan langsung dalam transaksi yang sama. Fitur ini dapat dinikmati pengguna Cashbac di puluhan merchant yang telah bekerja sama, seperti Fore Coffee, Kopi Kenangan, St. Marc Café, Magal Korean BBQ, Liberica, Negiya,  Ah Yat Abalone, Bounce Street Asia Trampoline, Taman Sari Royal Heritage Spa, Kaizen, dan masih banyak lagi yang lainnya.

FYI, aplikasi Cashbac dapat diunduh secara gratis di Play Store untuk pengguna Android juga App Store untuk pengguna iOS. Yuk, download Cashbac sekarang. Untuk mendapatkan update promo dari Cashbac ikuti akun instagramnya di @cashbacapp. (HS/SF/dtn)

Add a comment

Wajib Beli, Ini Dia 5 Rekomendasi Powerbank dengan Harga Terjangkau

pb destinasiaNewsDestiners, untuk menunjang aktivitas berwisata-mu jangan lupa berbekal powerbank. Kan, nggak lucu ya, ketika jeprat-jepret sana-sini tiba-tiba indikator baterai di gawai-mu low, alhasil amburadul deh momen terpentingmu.

Sekilas tentang powebank adalah adalah salah satu alat kemajuan teknologi yang berfungsi untuk mengisi daya smartphone atau macam gawai-mu dengan konsep portable agar bisa dibawa kemana saja. Untuk itu tidak heran jika saat ini banyak orang yang memakai powerbank ketika sedang beraktivitas di luar rumah.

Jika destiners sekalian ingin membeli powerbank dengan spesifikasi kapasitas, keamanan dan pastinya harga yang terjangkau, maka kali ini kami akan memberikan beberapa rekomendasi powerbank dari berbagai macam merk ternama. Yuk, simak selengkapnya di sini!

 

Samsung

pb samsungIni adalah powerbank dengan pengisian daya baterai yang cepat dengan harga terjangkau juga mudah untuk di bawa kemana saja. Powerbank Samsung ini sudah tidak diragukan lagi kualitasnya bukan? Samsung powerbank memiliki kapasitas 10.000 mAh sehingga dapat digunakan 1 sampai 3 kali pemakaian, serta dilengkapi LED untuk mengetahui seberapa pengisian daya pada smartphonePowerbank ini memiliki desain yang cukup tipis, hingga mudah diselipkan dan dapat digunakan di berbagai macam merk handphone.

 

Mi

pb miJika kamu mencari powerbank dengan ukuran yang minimalis dan memiliki harga terjangkau, maka besutan dari MI bisa dijadikan pilihan. Sebab, produk ini memiliki desain yang slim, mudah dibawa kemana saja, memiliki pengisian yang sangat cepat dan terdapat LED yang berfungsi untuk memberikan penerangan cahaya sementara.

Powerbank ini tersedia dengan berbagai macam kapasitas yang terdiri dari 5000 mAh,10.000 mAh, 20.000 mAh. Harga power bank ini juga cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 155.000 - Rp 200.000.

 

Robot

pb robotPowerbankRobot ini memiliki harga yang terjangkau dengan kualitas kapasitas 6600 mAh. Hanya saja kecepatan pengisian dayanya terlalu lama untuk mengisi daya handphone. Kelebihan yang dimilikinya bisa untuk mengisi ulang dari 1 sampai 4 kali pemakaian. Powerbank ini juga memiliki ukuran yang cukup berat, juga hanya bisa untuk mengisi 1 handphone saja. Produk Robot telah dipercaya oleh banyak orang karena paling bagus dan terbaik untuk Android maupun iPhone.

 

Asus

pb asusPowerbank Asus juga memiliki kualitas yang cukup baik untuk digunakan. Karena selain dijual dengan harga terjangkau, juga memiliki berbagai macam warna dengan 10.050 mAh sehingga bisa dipakai untuk berkali-kali recharger. Lainnya, tipe Asus ini sangat tipis dan mudah untuk di bawa kemana saja.

           

Vivan

pb vivanSelain yang disebutkan diatas, merk Vivan sangat cocok buat kamu yang memang sedang mencari powerbank dengan kualitas mumpuni dan harga terjangkau. Vivan ini mempunyai kapasitas yang sangat bagus dan kuat yaitu, 14.000 mAh. Adapun kelebihannya adalah arus dan tegangan dalam pengisian daya cukup stabil. Powerbank vivan ini bisa digunakan berkali-kali untuk mengisi ulang dan dipakai oleh 2 handphone sekaligus. Sudah banyak orang yang memilih menggunakan produk ini karena kualitas dan keamanannya yang sangat baik.

 

Itulah 5 rekomendasi powerbank dengan harga terjangkau dan kualitas yang sudah tidak diragukan lagi. Harus diketahui powerbank merupakan alat terbaik untuk membantu pengisian daya smartphone dalam keadaan darurat. Bagaimanadestiners, ada yang tertarik untuk membelinya? (HS/SF/Iwa;sumber foto/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Menteri KLH Paparkan Pembangunan Kota Ramah Lingkungan untuk Kendalikan Perubahan Iklim pada Ministerial Meeting G20

Menteri KLH Paparkan Pembangunan Kota Ramah Lingkungan untuk Kendalikan Perubahan Iklim pada Ministerial Meeting G20

destinasiaNews - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya hadir secara virtual bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral...

Pertumbuhan Harga Properti Australia Melampaui Prediksi Awal

Pertumbuhan Harga Properti Australia Melampaui Prediksi Awal

  Secara Nasional Selama 18 Bulan Terakhir Harga Rumah Tapak 4 – 12% Lebih Tinggi Dibandingkan Prediksi Awal, Sementara Harga...

Gebrakan Selama Masa PPKM : THE 1O1 Flash Sale ! Pay 1 Night, Get 1 Night Free

Gebrakan Selama Masa PPKM :  THE 1O1 Flash Sale ! Pay 1 Night, Get 1 Night Free

destinasiaNews– Hotel THE 1O1 Bogor Suryakancana menghadirkan promo THE 1O1 Flash Sale!! Pay 1 Night, Get 1 Night Free dengan penawaran...

Pemerintah Singapura Kembali Kirim Bantuan Medis Untuk Indonesia

Pemerintah Singapura Kembali Kirim Bantuan Medis Untuk Indonesia

destinasiaNews - Pemerintah Singapura melalui Kedubesnya di Indonesia kembali mengirimkan bantuan medis seberat 40 ton untuk Indonesia dalam hal ini...

Terkait Podcast ‘EKATANYA’, Perupa Umar Sumarta: 3 D, Pesta Demokrasi 2024 dan Seterusnya

Terkait Podcast ‘EKATANYA’, Perupa Umar Sumarta: 3 D, Pesta Demokrasi 2024 dan Seterusnya

destinasiaNews - Rupanya, the ‘true story’ dari tokoh Jawa Barat, Eka Santosa, saat  ini (12/7/2021) di kediamannya di Kawasan Eko...

Pengunjung

07171913
Hari ini
Kemarin
1734
5254